bacaterus web banner retina
Cari kata/istilah

Opet

"Opet” adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang bertingkah laku aneh serta menyimpang dari nilai-nilai sosial yang umum diterima. Istilah "Opet" ini bukan hanya sekedar ejekan, melainkan memiliki makna yang lebih mendalam dan mengandung kritik sosial.

Istilah "Opet" ini disebut-sebut berkaitan dengan nama binatang. Dalam banyak budaya, ada kecenderungan untuk mengasosiasikan perilaku buruk atau tidak menyenangkan dengan nama-nama hewan. Misalnya, seseorang yang bertindak kasar mungkin disebut sebagai "babi," atau yang licik disebut "ular."

Begitu pula dengan "Opet," yang diambil dari nama binatang tertentu dan digunakan untuk merujuk kepada individu dengan sikap dan perilaku yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial.

Asal Muasal Istilah Opet

Istilah "Opet" pertama kali populer melalui serial film anak-anak asal Malaysia, "Upin & Ipin." Dalam serial tersebut, Opet adalah nama fiktif untuk karakter kera yang sering muncul.

Kera ini memiliki perilaku yang lucu dan kadang-kadang menggemaskan, namun juga bisa bertingkah konyol. Karakter Opet inilah yang menjadi titik awal penyebutan kata tersebut dalam percakapan sehari-hari.

Popularitas istilah "Opet" semakin meningkat seiring dengan banyaknya pengguna TikTok yang menggunakan kata ini dalam konten video mereka. Di platform tersebut, "Opet" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertingkah aneh atau konyol, mirip dengan karakter kera dalam "Upin & Ipin." Penggunaan ini memberikan nuansa humor dan sindiran yang ringan.

Selain diartikan sebagai kera, "Opet" ternyata memiliki makna lain yang lebih kompleks. Dalam bahasa Hokkien, yang sering digunakan oleh komunitas Tionghoa di Medan, Sumatera Utara, "Opet" merupakan kosa kata kasar yang memiliki arti bagian sensitif di bagian bawah wanita.

Istilah ini memiliki konotasi yang sangat negatif dan tidak pantas digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Istilah Opet

Berikut adalah contoh penggunaan istilah “Opet” dalam dialog di kehidupan sehari-hari:

1. Sindiran Ringan

"Opet" sering digunakan untuk memberikan sindiran ringan kepada teman yang bertingkah laku aneh atau konyol.

Contoh:

A: *Sedang melompat-lompat*

B: "Kenapa sih kamu lompat-lompat di tengah jalan? Hahaha, kamu kayak Opet aja!"

Dalam percakapan ini, B menggunakan istilah "Opet" untuk menggambarkan A yang bertingkah laku aneh seperti kera dalam serial "Upin & Ipin."

2. Mengkritik Perilaku

Istilah "Opet" juga digunakan untuk mengkritik perilaku seseorang yang dianggap tidak pantas.

Contoh:

A: "Lihat tuh si Doni, buang sampah sembarangan lagi."

B: "Dasar Opet, nggak pernah berubah."

Di sini, B menggunakan "Opet" untuk mengkritik Doni yang berperilaku buruk dengan membuang sampah sembarangan.

cross