bacaterus web banner retina
Bacaterus / Makanan / 10 Jenis Olahan Mie Khas China yang Menarik untuk Dicoba

10 Jenis Olahan Mie Khas China yang Menarik untuk Dicoba

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 12 Februari 2021

Negeri tirai bambu tak pernah bisa dipisahkan dari hidangan mienya. Olahan mie khas China memiliki beragam jenis. Mungkin sebagian olahan ini bisa ditemui di restoran-restoran China di Indonesia. Kalau mau tahu jenis olahan mie China lainnya, simak ulasannya di artikel berikut ini.

1. Zhajiangmian (Mie Pasta Kedelai Beijing)

*Sumber: www.youtube.com/c/CookWithMikey

Zhajiangmian atau mie pasta kedelai beijing adalah olahan mie khas China yang merupakan makanan pokok di ibu kota. Selain itu, mie ini merupakan salah satu hidangan termurah untuk dibeli. Zhajiangmian tersedia di sebagian besar restoran yang menyajikan makanan dan kudapan ala Beijing.

Tak hanya restoran besar, mie ini jug dijual di restoran mie yang lebih kecil yang tersebar di gang-gang di Beijing. Hidangannya relatif sederhana yang terdiri dari mie berbahan tepung terigu yang tipis dan berbentuk persegi, pasta kedelai, sedikit daging babi dalam pasta kedelai, dan mentimun. Setiap bahan ditambahkan satu per satu ke dalam mangkuk, jadi mie harus diaduk untuk mendapatkan semangkuk mie yang enak.

2. Dan Dan Mian (Mie Dandan Chengdu)

* sumber: www.delish.com

Banyak orang yang ketagihan sesudah menyantap mie pedas. Dan dan mian alias mie dandan Chengdu merupakan salah satu mie paling pedas, tapi pasti patut dicoba. Tak mengherankan karena Chengdu merupakan ibu kota Provinsi Sichuan, tempat asal merica sichuan yang terkenal menyengat.

Mie dandan merupakan mie tipis dan panjang dengan saus yang terbuat dari sayuran yang diawetkan, biasanya batang sawi bagian bawah atau atas, merica Sichuan, minyak cabai, daging babi cincang, cabai segar, dan daun bawang. Terkadang ada juga pasta wijen di dalamnya.

3. Mie Beras Guilin

* sumber: guilin.wowtripschina.com

Mie guilin terdiri dari mie, irisan tipis berbagai jenis daging, kuah, kacang tanah atau kedelai goreng, dan daun bawang. Hidangan lezat ini juga diberi lebih banyak bumbu seperti cabai, daun bawang, acar lobak putih, acar kacang, dan dengan saus sambal.

Mie beras adalah salah satu jenis hidangan paling populer yang disantap untuk sarapan khas Guilin, dan hidangan ini bisa ditemui dijual di hampir setiap jalan. Saat berwisata ke Guilin, ini adalah salah satu makanan yang wajib dicicipi.

4. Laomian/Lo mein

* sumber: soupeduprecipes.com

Olahan mie khas China lainnya adalah lo mein atau laomian dari Guangdong. Hidangan ini merujuk pada semua jenis hidangan yang dibuat dengan tepung terigu dan mie telur yang direbus secara terpisah yang kemudian dimasukkan ke dalam saus gurih dan dicampur dengan berbagai sayuran atau daging yang digoreng.

Jika dimasak dengan benar, lo mein akan jadi kenyal dan agak padat, seperti pasta Italia atau ramen Jepang. Untuk rasa umami yang kuat, biasanya orang China membumbui hidangan lo mein dengan minyak wijen, tiram atau kecap, daun bawang, dan jahe.

Tergantung pada resepnya, mie ini sering disajikan dengan bagian keras kubis, jamur shiitake, wortel, kacang polong salju, dan berbagai jenis daging seperti daging sapi, ayam, babi, atau makanan laut.

5. Liangpi

* sumber: www.afar.com

Liangpi merupakan olahan mie khas China dari Provinsi Shaanxi. Untuk menyiapkan hidangannya, mie yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu, atau kombinasi keduanya diberi saus kacang, cuka, dan minyak cabai, sedangkan hiasan khasnya yaitu irisan tipis ketimun, tauge, dan ketumbar.

Arti liangpi ketika diterjemahkan adalah kulit dingin. Ini mengacu pada tekstur dan tampilan mie yang kenyal, tebal, dan bening, sementara menurut dongeng rakyat, asal muasalnya terjadi pada masa Dinasti Qing.

Tergantung pada bahan apa yang digunakan, terdapat beberapa variasi liangpi. Dari kota Hanzhong liangpi disiapkan dengan bawang putih kukus dan minyak cabai panas. Sementara maijang liangpi dinamai karena penggunaan pasta wijen hitam dalam saus.

Ada juga shan xin gan mianpi dihiasi dengan gluten tepung, bawang putih tumbuk, dan tauge dalam saus yang dibuat dengan minyak cabai, cuka, dan garam. Liangpi dimakan dingin, sering kali sebagai camilan yang bisa dinikmati sepanjang tahun.

6. Beef Chow Fun

* sumber: lets-playdough.com

Beef chow fun merupakan hidangan mie dari Kanton yang dibuat dengan menumis irisan daging sapi yang sebelumnya sudah direndam bersama dengan bihun pipih, atau hor fun, dan tauge. Karena metode persiapannya, beef chow fun adalah tolok ukur sesungguhnya untuk koki Kanton yang ulung.

Ada dua hal yang perlu dilakukan dengan benar ketika membuat beef chow fun: wok hei, yaitu teknik memasak dengan menumis bahan memakai api besar yang memberikan rasa umami khusus.

Juga pow wok, yaitu cara cepat mengaduk bahan tanpa menggunakan spatula, agar tak lengket dan tidak merusak mie yang lembut. Asal hidangan ini masih belum jelas, tapi menurut cerita masyarakat setempat hidangan ini ditemukan selama Perang Dunia II di Guangzhou.

Sekarang hidangan tumis Kanton ini umum disajikan di restoran yum cha dan cha chaan teng, yaitu restoran teh yang terkenal menyajikan makanan yang beragam dan terjangkau.

7. Mie Pedas Chongqing

* sumber: id.pinterest.com

Mie pedas chongqing merupakan mie vegetarian yang pedas yang sepopuler hot pot di daerah Chongqing. Resep olahan mie khas China ini adalah mie tipis dan panjang direbus dulu.

Selanjutnya mie dimasukkan ke dalam mangkok dengan bawang putih cincang, bawang bombay cincang, merica bubuk, jahe bubuk, kacang cincang, kecap, minyak cabai, minyak wijen, dan cuka. Lalu tambahkan sup yang mendidih selama setidaknya satu jam dengan tulang babi.

Tambahkan juga taburan ketumbar cincang di atasnya. Semangkuk mie pedas chongqing yang lezat siap dinikmati. Pelanggan bisa menentukan jumlah bumbu sesuai dengan pilihan mereka. Beberapa tahun terakhir ini mie pedas chongqing terkenal terutama karena rasa pedas aromatiknya yang khas.

8. Mie-Tarik-Tangan Lanzhou dengan Daging Sapi

* sumber: www.vice.com

Mie-tarik-tangan lanzhou dengan daging sapi juga dikenal sebagai "mie daging sapi lanzhou". Hidangan ini merupakan salah satu olahan mie khas China paling umum di daerah setempat. Pengunjung bisa mendapatkannya di setiap sudut kota.

Mienya dibuat memakai tangan dan hanya diperlukan satu atau dua menit saja untuk meregangkan adonan menjadi mie yang setipis jarum. Di hampir setiap kota di China, terutama yang lebih besar, dapat ditemukan restoran kecil yang menyajikan mie daging sapi lanzhou.

Namun, kebanyakan dari restoran-restoran ini tersembunyi di gang-gang kecil atau di belakang jalan. Kedai yang lebih kecil ini juga umumnya memiliki mie terbaik dengan kaldu terlezat.

9. Liang Fen

* sumber: sogiyake1975.changeip.com

Liang fen merupakan olahan mie khas China bagian utara yang populer. Mie ini juga sering dikonsumsi di Sichuan dan Qinghai. Hidangan mie ini terdiri dari irisan atau potongan jeli pati yang dicampur dengan saus gurih dan pedas yang diberi taburan berbagai hiasan.

Kebanyakan jeli ini dibuat dari pati kacang hijau, tapi pati kacang, pati gandum, dan pati ubi jalar juga umum digunakan dalam resep. Untuk sausnya, biasanya dibuat dari cuka, kecap, bawang putih cincang, pasta wijen, jahe, dan minyak cabai.

Liang fen sering juga ditambahkan kacang tanah, lobak putih, dan potongan wortel. Hidangan ini disajikan dingin, kebanyakan di musim panas, tetapi juga bisa diproses dengan cara digoreng.

Selain versi tradisional, ada juga jidou liang fen dari Provinsi Yunnan yang dibuat dari buncis, chuan bei liangfen dari Sichuan, dan shangxin liangfen pedas yang baru-baru ini ditemukan dari Chengdu dan Chongqing. Tak hanya di cina, jenis masakan serupa bisa ditemukan di Korea, Jepang, dan Tibet.

10. Chow Mein

* sumber: seonkyounglongest.com

Walaupun para sejarawan makanan tidak sependapat mengenai siapa pembuat chow mein yang pertama dan kapan, hidangan tumis yang namanya berasal dari bahasa Mandarin chǎomiàn dan Taishanese chāu-mèing mungkin berasal dari China bagian utara.

Metode pembuatannya pada dasarnya sama meskipun variasi chow mein di China sama banyaknya dengan masakan daerah. Mie tersebut direbus dan digoreng sampai bagian luarnya renyah namun masih empuk di bagian tengahnya.

Selanjutnya mie diaduk dengan potongan daging (bisa ayam, sapi, babi, atau seafood) dengan saus tumis klasik, yang sering dibumbui dengan arak beras. Terakhir, mie ini diberikan topping kubis, jamur, seledri, pucuk tauge, atau bawang bombay.

Nah, itulah jenis olahan mie khas China yang sudah dikenal di luar negeri tirai bambu tersebut. Lo mein dan chow mein atau mie dari Sichuan juga sering kita jumpai di Indonesia.

Jika ada sobat Muslim ingin mencobanya, kalian bisa bertanya kepada pemilik restoran apakah makanannya halal atau tidak. Di beberapa kota besar di Indonesia kalian bisa menemui restoran masakan Tionghoa halal yang menawarkan beragam hidangan yang lezat, mungkin termasuk salah satu mie di atas.

Jangan lupa untuk mengecek artikel: 12 Olahan Mie yang paling Populer dari Seluruh Dunia dan 10 Jenis Mie di Asia yang Populer di Kalangan Pencinta Mie ini.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram