Bacaterus / Pepaya / 10 Resep Olahan Daun Pepaya yang Enak dan Tidak Pahit

10 Resep Olahan Daun Pepaya yang Enak dan Tidak Pahit

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bukan cuma buahnya, daun pepaya dan bahkan bunga pepaya pun bisa diolah menjadi masakan di negeri kita tercinta ini. Banyaknya pohon pepaya membuat kita tak habis akal untuk memanfaatkan semua bagiannya agar bisa dikonsumsi.

Daun pepaya merupakan ‘lalapan’ khusus dan harus ada untuk masakan Padang. Tapi, daun pepaya bukan cuma bisa diolah sebagai lalapan saja, loh. Buktinya, Bacaterus ada banyak resep olahan daun pepaya di bawah ini. Dan, tentunya semuanya enak tanpa pahit! Penasaran? Yuk, langsung saja disimak resep-resepnya.

1. Bobor Daun Pepaya Muda

* sumber: cookpad.com

Bobor, atau sayur bobor, adalah masakan yang biasanya dibuat dari bayam dan daun singkong/daun kacang, lalu diselimuti kuah santan encer. Masakan khas Jawa Tengah ini biasanya tidak memiliki banyak variasi, tapi bukan berarti Anda tak bisa bereksperimen dengannya. Seperti mengganti sayurannya dengan daun pepaya muda.

2. Tuna Masak Daun Pepaya

* sumber: resepkoki.co

Tuna identik dengan masakan yang ‘mahal’ dan ‘ribet’. Padahal, seperti ikan-ikan lainnya, tuna bisa dimasak seperti apapun yang Anda inginkan. Berhubung kita sedang membahas olahan daun pepaya, bagaimana jika tuna yang terkesan mewah ini dimasak dengan daun yang terkesan sederhana?

3. Oseng Daun Pepaya Petai

* sumber: www.langsungenak.com

Daun pepaya yang memiliki sedikit rasa pahit cocok sekali dengan petai yang ada pedas-pedasnya dan ada aroma yang khas. Ini juga merupakan salah satu cara memasak daun pepaya yang paling populer di Nusantara, loh. Untuk membuatnya, Anda membutuhkan 2 ikat daun pepaya muda, 2 papan petai (dikupas), 1 genggam udang rebon dan minyak goreng untuk menumis bumbu.

Untuk bumbunya, siapkan bumbu tumisan seperti biasa, yaitu 6 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih (iris tipis), cabai rawit merah dan cabai keriting merah (iris), 1 lembar daun salam, gula dan garam secukupnya. Supaya daun pepaya tidak pahit dan jadi lebih lembek, rebus dulu daunnya. Tambahkan 1 sdt garam dan 1 sdm minyak goreng ke dalam rebusan, lalu tiriskan.

Cuci daun pepaya sambil diperas airnya, lalu iris-iris sesuai selera, sisihkan. Tumis bawang-bawang sampai agak layu dan wangi, lalu tambahkan cabai-cabai dan daun salam. Masukkan petan dan udang rebon, aduk rata. Tambah sedikit air, sekalian dengan bumbu. Sekarang, masukkan daun pepaya dan masak hingga matang. Psst, petai sudah, next time coba juga resep ini dengan jengkol!

4. Tumis Bunga & Daun Pepaya

* sumber: id.tastemade.com

Tumisan daun pepaya bisa jadi lebih bertekstur dan memiliki cita rasa lain jika ditambahkan bunganya. Untuk membuatnya menjadi tumisan khas Manado, Anda bisa menambahkan ikan cakalang. Siapkan bahan-bahan berikut:

  • 1 genggam bunga pepaya
  • 2 genggam daun pepaya muda
  • 1 genggam ikan cakalang
  • ½ panci air
  • garam secukupnya
  • minyak goreng secukupnya

Bumbunya:

  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 cabai merah keriting
  • 1 cabai hijau besar
  • 2 buah cabai rawit hijau
  • ½ ruas jahe
  • 1 lembar daun jeruk purut
  • ½ batang daun bawang
  • ½ genggam daun kemangi

Cara memasak:

Rebus bunga dan daun pepaya dengan tambahan garam (untuk mengurangi rasa pahit). Jika terlihat sudah layu, angkat dan tiriskan. Geprek bawang putih lalu rajang, bawang merah juga dirajang tapi tidak perlu digeprek dulu. Iris daun bawang, semua cabai dan daun jeruk purut.

Tumis bawang-bawang sampai layu dan harum, tambahkan cabai, jahe dan daun jeruk. Jika sudah wangi, masukkan ikan cakalang. Jika ikan sudah terlihat kering, masukkan bunga dan daun pepaya. Tambahkan pula daun bawang dan cabai rawit. Beri garam dan merica sesuai selera. Sajikan!

5. Pepes Kembung Daun Pepaya

* sumber: cookpad.com

Ikan = cocok dipepes. Daun pepaya = cocok dipepes/disayur. Jadi, mengawinkan pepes ikan dan dan pepaya merupakan pilihan yang bijak. Untuk memasak pepes sebaiknya menggunakan daging ikan yang tidak mudah hancur seperti ikan kembung, misalnya. Bahan yang dibutuhkan pun simpel, yaitu ikan kembung, kemangi, daun pepaya, daun salam, serai, cabai rawit, garam & gula.

Untuk bumbu halusnya siapkan: 150 gr bawang merah, 6 siung bawang putih, 1 ruas kunyit, 1 ruas jahe, 2 buah tomat, 30 butir cabai rawit, 2 buah cabai merah besar, 8 buah cabai merah keriting. Anda bisa melihat langkah pembuatannya di artikel ini.

6. Urap Daun Pepaya Muda

* sumber: cookpad.com

Urap adalah hidangan salad Indonesia, lebih tepatnya datang dari Jawa. Dibuat dari aneka sayuran kukus yang dicampur dengan kelapa parut yang dibumbui dengan rempah dan parutan kelapa.

Urap bisa dijadikan makanan pendamping nasi dan lauk, tapi jika Anda vegetarian bisa langsung dimakan begitu saja! Biasanya urap terdiri dari kacang panjang, tauge, kangkung.. tapi Anda bisa menggantinya juga dengan daun pepaya.

Anda akan membutuhkan daun pepaya muda, daun salam, air, kunyit, bawang merah, bawang putih, cabai rawit hijau, garam dan kelapa parut tentunya. Rebus atau kukus daun pepaya dengan air dan tambahan daun salam supaya rasa pahitnya agak berkurang. Tiriskan, peras air dari daun pepaya.

Iris-iris daunnya bila perlu. Haluskan semua bumbu, tambah garam, gula dan kelapa parut. Masukkan daun pepaya Anda dan jadi, deh! Kalau mau urapnya bisa bertahan sampai 5 harian, goreng dulu urapnya pakai sedikit minyak.

7. Buntil Daun Pepaya

* sumber: resepkoki.id

Tentu kita tidak boleh melupakan makanan ikonik dari daun pepaya yang satu ini, buntil! Ini agak mirip dengan bothok, tapi dibungkus dengan daun pisang untuk memasaknya. Buntil merupakan daun pepaya gulung yang berisi kelapa muda, ikan teri dan kadang ada kacang merah juga.

Selain menggunakan daun pepaya, orang-orang sering juga menggunakan daun singkong atau daun talas, pokoknya daun yang bisa dimakan. Buntil biasanya ada kuah santan yang encer gitu, segar dan pedas! Resepnya bisa diikuti di artikel ini.

8. Sayur Segar Daun Pepaya Muda

* sumber: cookpad.com

Biasanya orang Indonesia memasak daun pepaya dengan aneka bumbu dan rempah supaya rasa pahitnya tidak terasa. Tapi, ada juga, loh resep sop bening daun pepaya! Cita rasanya segar, pas banget kalau Anda lagi bosan makan makanan bersantan atau yang rasanya kuat.

Untuk menghilangkan rasa pahit daun pepaya, gunakan ampo (tanah liat yang sering digunakan untuk menghilangkan rasa pahit). Resepnya lihat di sini, ya.

9. Keripik Daun Pepaya Jepang

* sumber: buatresep.blogspot.com

Siapa sangka, bukan cuma bayam saja yang enak dijadikan keripik, tapi daun pepaya juga. Tapi, sebaiknya menggunakan daun pepaya Jepang, ya. Biasanya daun ini dijadikan lalapan, digulai, atau ditumis dengan teri. Jika Anda ingin mencoba sesuatu yang berbeda, jadikanlah keripik!

Buat anak-anak dan orang dewasa yang tadinya ogah makan daun pepaya pun pasti ingin mencicipinya, dan siapa tahu malah menyukainya. Resepnya ada di artikel berikut.

10. Jus Daun Pepaya

* sumber: bestrecipefinder.com

Ingin sehat dan bugar? Konsumsi jus daun pepaya! Jus ini sangat baik untuk mengobati demam berdarah, meningkatkan jumlah trombosit dan mencegah kanker.

Jus daun pepaya juga telah terbukti melalui penelitian klinis mampu meningkatkan jumlah trombosit secara signifikan, meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol dan baik untuk mengobati demam malaria.

Cara terbaik untuk membuat jus daun pepaya segar adalah dengan memilih daun yang tidak sepenuhnya matang atau pun terlalu muda. Daun pepaya besar akan menghasilkan sekitar 1 sendok makan jus segar.

Anda bisa menambahkan madu untuk perasa. Minum sebanyak 10 ml dua kali sehari untuk orang dewasa, 5 ml dua kali sehari untuk anak di atas 5 tahun dan 2.5 ml dua kali sehari untuk anak di bawah 5 tahun.

Air rebusan (teh daun pepaya) juga dapat digunakan untuk mengobati demam berdarah, loh! Untuk membuat teh daun pepaya, rebus daun yang telah diiris dalam air sampai warna air berubah. Minumlah sekitar 25 ml dua kali sehari selama 5 hari.

Sayuran yang satu ini dikenal dengan pahitnya, tetapi siapa disangka ternyata daun pepaya bisa menjadi hidangan yang lezat bagi pencintanya. Apalagi daun yang jarang dilirik banyak orang ini memiliki manfaat untuk kesehatan. So, tunggu apa lagi, masak daun pepaya sekarang, yuk!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *