Bacaterus / Penyakit Dalam / 10 Obat Penurun Panas Dewasa dan Anak yang Alami

10 Obat Penurun Panas Dewasa dan Anak yang Alami

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 Desember 2018

Demam dapat membuat tubuh menjadi panas dan lemah. Penyebab demam sendiri sangatlah beragam, mulai dari faktor cuaca hingga reaksi tubuh setelah imunisasi. Demam sendiri bisa dialami oleh bayi, anak kecil, maupun orang dewasa.

Jika demam ini dialami oleh bayi dan anak-anak, orang tua mereka tentu akan melakukan segala cara untuk menurunkan panas buah hatinya. Sementara itu, orang dewasa yang mengalami demam juga buru-buru mencari cara untuk menurunkan panasnya agar dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Selain parasetamol, panas tubuh dapat diturunkan dengan cara tradisional yang alami, lho. Penasaran apa saja obat alami untuk menurunkan panas anak-anak maupun orang dewasa? Yuk, simak daftar obat penurun panas dewasa dan anak berikut ini.

10 Obat Penurun Panas Dewasa dan Anak yang Alami

1. Bawang Merah

Bawang Merah

Sudah menjadi rahasia umum bila bumbu dapur yang satu ini memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Bawang merah dikenal sebagai obat alami penurun panas yang paling ampuh. Pasalnya, bawang merah mengandung minyak atsiri, kaemferol, metialiin, sikloaliin, dan kuersetin yang dapat menurunkan panas.

Cara penggunaan bawang merah untuk menurunkan panas adalah siapkan 5 buah bawang merah yang sudah dikupas dan dibersihkan. Kemudian, parut bawang merah tersebut, tidak perlu sampai halus. Selanjutnya, campurkan sedikit minyak kelapa ke dalam parutan bawang merah. Aplikasikan parutan bawang merah ini ke ubun-ubun kepala atau seluruh bagian tubuh yang mengalami panas.

2. Kunyit

resep jamu kunyit asam

Selain digunakan untuk bumbu masakan, rempah asli Indonesia ini juga bermanfaat untuk menurunkan panas secara alami. Selain memiliki kandungan minyak atsiri, kunyit juga diperkaya dengan turmeron, antioksidan, antibakteri, dan anti-inflamasi.

Untuk menggunakan kunyit sebagai obat penurun panas, Anda harus memarut 10 gram kunyit terlebih dahulu. Setelah itu, campurkan parutan kunyit dengan ½ gelas air panas. Setelah dingin, saring air kunyit tersebut dan buang ampas kunyitnya.

Masukkan air perasan dari ½ buah jeruk nipis, 2 sdm madu bunga kapuk, dan aduk hingga merata. Bagi air rebusan kunyit ini menjadi 3 gelas dan minumlah secara rutin sebanyak 3 kali sehari untuk menurunkan panas.

3. Jeruk Nipis, Madu, dan Telur Ayam Kampung

cara mengatasi anyang anyangan jeruk nipis

Ketiga bahan alami ini dapat diracik menjadi obat tradisional penurun panas. Pertama, siapkan ½ buah jeruk nipis, madu murni, dan 1 butir telur ayam kampung. Ambil bagian kuning telurnya saja. Kemudian, peras air jeruk nipis ke dalam gelas dan tuangkan ½ gelas air panas, lalu aduk.

Selanjutnya, masukkan kuning telur dan madu secukupnya. Madu digunakan untuk menghilangkan rasa amis pada telur sehingga Anda bisa menyesuaikan takarannya sesuai selera. Aduk semua bahan di dalam gelas dan minum sampai habis.

4. Sambiloto

Sambiloto

Ini adalah daun hijau yang diklaim dapat membantu untuk menurunkan panas. Tak hanya untuk orang dewasa saja, anak-anak juga bisa mengkonsumsi sambiloto pada saat demam. Sambiloto mengandung andrografolid lactones, diterpene, glucosides, dan flavonoid.

Kandungan bahan aktif alami inilah yang membuat daun sambiloto berfungsi sebagai obat penurun panas dewasa dan anak-anak yang alami dan tidak berbahaya. Kunyit dan madu juga dapat Anda gunakan sebagai campuran ramuan sambiloto ini.

Caranya membuatnya, rebus 10 gram daun sambiloto segar bersama dengan 25 gram kunyit kering di dalam 200 cc air. Rebus sampai air mendidih dan tinggal 100 cc saja. Saring air rebusan daun sambiloto ke dalam gelas. Untuk memberikan sedikit rasa manis, Anda dapat menambahkan madu secukupnya.

5. Air Kelapa Muda

Air Kelapa Muda

Air kelapa muda kaya akan mineral dan kalsium. Selain segar diminum di saat terik matahari, Air kelapa muda digadang-gadang sebagai sumber cairan yang baik untuk hidrasi tubuh dan juga untuk penawar berbagai macam racun.

Ketika seseorang mengalami demam, tubuhnya akan lebih banyak mengeluarkan keringat. Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, anak-anak maupun orang dewasa yang sedang demam disarankan untuk meminum air kelapa muda. Saat tubuh terhidrasi, maka lama kelamaan panas tubuh akan turun dengan sendirinya hingga menjadi normal.

6. Temulawak

Temulawak

Anda tentu sudah tidak asing lagi mendengar nama umbi yang satu ini. Ya, temulawak memang sudah biasa diolah menjadi berbagai macam minuman. Sejak dulu, temulawak digunakan untuk mengobati diare, hepatitis, maag, dan pegal-pegal di tubuh.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa temulawak dapat menjadi penurun panas yang cukup efektif? Nah, cara menggunakan temulawak sebagai obat penurun panas adalah dengan menyiapkan 10 gram temulawak yang sudah dicuci hingga bersih. Langkah selanjutnya adalah dengan memarut temulawak dan tambahkan ½ gelas air panas ke dalamnya.

Sama seperti ketika Anda menggunakan kunyit, Anda perlu menyaring air rebusan temulawak ini ke dalam gelas. Tambahkan madu untuk memberikan rasa manis pada air rebusan temulawak. Minumlah rebusan temulawak dan madu ini sebanyak 3 kali sehari.

7. Lempuyang Emprit

Lempuyang Emprit

Lempuyang emprit adalah sejenis herba berbatang semu dengan daun yang berbentuk bonggol. Bunga yang berada di batang di bawah tanah berbentuk bonggol. Ini adalah tumbuhan yang dapat diolah menjadi obat herbal penurun panas untuk anak maupun dewasa. Kandungan senyawa atsiri di dalam lempuyang emprit merupakan zat alami yang dapat menurunkan suhu tubuh yang tinggi.

Untuk membuat obat demam tradisional, Anda dapat memanfaatkan 10 gram lempuyang emprit yang sudah dicuci, lalu parut hingga halus. Setelah itu, masukkan parutan lempunyang emprit ke dalam gelas berisi air panas setengahnya, tambahkan 2 sendok makan madu, dan minum jika sudah dingin.

8. Daun Kemangi

Daun Kemangi

Selama ini Anda mungkin hanya mengenal manfaat daun kami untuk lalap saja. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa daun kemasi bisa menjadi obat penurun panas yang bagus bagi anak-anak maupun dewasa?

Anda hanya perlu merebus 20 lembar daun kemangi bersama dengan jahe yang sudah digeprek. Setelah air tinggal separuh panci, matikan api dan tuang ke dalam gelas. Tambahkan madu murni secukupnya dan minum air rebusan daun kemangi tersebut sampai habis.

9. Cuka Sari Apel

Cuka Sari Apel

Apakah apel merupakan buah penurun panas? Jawabannya ya. Pasalnnya, cuka yang diekstrak dari buah tersebut ternyata bisa menurunkan panas tanpa perlu diminum. Ya, Anda bisa memanfaatkan cuka sari apel sebagai kompres penurun panas yang sangat unik.

Caranya cukup mudah, cukup tuangkan 1 ½ cangkir cuka apel ke dalam air panas untuk mandi. Selanjutnya, berendamlah di dalam air campur cuka sari apel tersebut selama 10 – 20 menit. Suhu tubuh yang tinggi akan berangsur-angsur menurun apabila Anda berendam dengan air cuka sari apel ini. Jika tubuh kembali panas, tak ada salahnya jika Anda kembali berendam.

10. Meniran

Meniran

Sekilas Meniran memang tampak seperti daun liar yang tumbuh di berbagai tempat. Namun, perlu Anda ketahui bahwa meniran adalah tanaman yang dapat diekstrak menjadi obat demam tradisional. Daun ini memiliki kandungan Vitamin C, triterpenoid, tanin, alkaloid, dan flavonoid. Semua kandungan di dalam meniran ini sangat bermanfaat untuk menurunkan panas secara alami.

Jika Anda ingin membuat ramuan penurun panas dari daun meniran, ambil satu genggam meniran yang masih segar dan rebus di dalam panci berisi 2 gelas air. Apabila air sudah berkurang hingga separuh, matikan api dan tuangkan air rebusan meniran ke dalam gelas. Ramuan ini bisa diminum sebanyak 3 kali sehari agar suhu panas bisa turun lebih cepat.

obat penurun panas dewasa

Selain meminum atau menggunakan ramuan dari bahan-bahan alami di atas, Anda juga bisa menurunkan panas dengan metode kompres. Berikut adalah tips kompres yang benar untuk menurunkan panas tubuh:

  • Pastikan suhu air yang digunakan untuk mengompres adalah 38o Kemudian, rendam lap atau handuk di dalam air panas tersebut.
  • Lepaskan pakaian penderita demam sebelum dikompres.
  • Letakkan handuk yang sudah direndam dengan air panas tersebut di ketiak dan lipatan paha. Pasalnya, pembuluh darah besar terdapat di ketiak dan lipatan paha. Jadi, ketika Anda mengompres di bagian tersebut, maka pembuluh darah akan mengirim sinyal untuk menurunkan panas ke otak.
  • Setelah 10 menit, basahi kembali handuk dengan air panas.
  • Keringkan tubuh setelah dikompres dan kenakan pakaian yang tipis agar tidak berkeringat.

Ada anggapan yang menyebutkan bahwa kita tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan medis. Nah, obat penurun panas dewasa dan anak dari bahan alami di atas membantu untuk menurunkan demam secara aman. Karena semua bahan alami tersebut tidak mengandung zat kimia apa pun.

Jika demam yang diderita juga disertai dengan panas dalam, maka Anda bisa mencoba membuat ramuan tradisional panas dalam yang kami ulas di artikel ini. Namun jika deman tidak kunjung sembuh setelah 2 hari, maka sebaiknya segera dibawa ke puskesmas atau dokter terdekat.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

2 pemikiran pada “10 Obat Penurun Panas Dewasa dan Anak yang Alami”

  1. Hay kalau tomat bisa nyembuhin penyakit apa guys

    • Mohon maaf kami belum mempunyai ulasan tentang tomat. Terima kasih. 🙂

Tinggalkan komentar