bacaterus web banner retina
Bacaterus / Serba Serbi / 10 Novel Sastra Indonesia Terbaik untuk Bacaanmu

10 Novel Sastra Indonesia Terbaik untuk Bacaanmu

Ditulis oleh Sri Sulistiyani - Diperbaharui 18 Desember 2020

Sebuah karya yang baik tentu akan selalu disukai sepanjang masa, tidak terkecuali karya sastra. Karya sastra bisa memiliki ragam jenis, salah satu yang paling banyak digemari adalah novel. Dalam dunia sastra, Indonesia tidak kalah saing dengan negara-negara lain. Indonesia juga memiliki banyak sastrawan-sastrawan hebat dari zaman dahulu hingga masa kini.

Banyak sastrawan-sastrawan besar Indonesia yang melahirkan karya-karya sastra yang luar biasa. Karya-karya ini tetap abadi dan masih banyak dibaca oleh banyak orang setelah bertahun-tahun diciptakannya. Bagi kamu yang sedang mencari rekomendasi buku untuk dibaca, berikut 10 novel sastra Indonesia terbaik yang harus kamu baca.

1. Bumi Manusia

Bumi Manusia

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Bumi Manusia merupakan novel pertama dari Tetralogi Buru karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Novel ini ditulis ketika Pram menjadi tahanan di Pulau Buru dan baru diterbitkan pertama kali pada tahun 1980 oleh penerbit Hasta Mitra. Bumi Manusia telah berhasil diterjemahkan hingga ke 33 bahasa dan diangkat ke layar lebar pada tahun 2019.

Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang pribumi ningrat bernama Minke. Minke adalah pribumi yang terpelajar dan berani mengemukakan pendapatnya. Dengan mengikuti kisah Minke, pembaca akan diajak untuk melihat realita abad ke 19 kala itu dimana terjadi kehidupan yang timpang antara pribumi dan bangsa Eropa.

2. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan salah satu karya terbaik dari Haji Abdul Malik Karim Abdullah atau yang lebih dikenal dengan nama pena Hamka yang terbit pada tahun 1963. Sejak terbit, novel ini masih terus dicetak ulang bahkan sering menjadi bacaan wajib pelajar di Indonesia dan Malaysia.

Novel ini juga sudah diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck menceritakan mengenai persoalan adat di tanah Minangkabau berupa perbedaan latar belakang sosial yang menjadi jurang pemisah cinta antara Hayati dan Zainuddin, dimana Zainuddin yang tidak bersuku dipisahkan dari Hayati yang berasal dari keturunan bangsawan.

3. Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Ronggeng Dukuh Paruk ditulis oleh sastrawan Indonesia, Ahmad Tohari. Novel ini pertama kali terbit tahun 1982 dalam bentuk trilogi. Novel ini juga pernah diangkat ke layar lebar sebanyak dua kali, yaitu dengan judul Darah dan Mahkota Ronggeng serta Sang Penari. Novel ini sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Jepang, Jerman, dan Belanda.

Ronggeng Dukuh Paruk mengambil setting waktu tahun 1960-an di sebuah tempat bernama Dukuh Paruk. Kala itu, Srintil yang masih belia dinobatkan menjadi ronggeng untuk mengganti ronggeng sebelumnya yang meninggal 12 tahun lalu. Gejolak politik yang terjadi di tahun itu kemudian membuat para ronggeng ditahan dan Dukuh Paruk hancur luluh lantak.

4. Laskar Pelangi

Laskar Pelangi

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Laskar Pelangi ditulis oleh sastrawan Andrea Hirata dan menjadi novel pertama dalam tetralogi Laskar Pelangi. Novel yang terbit tahun 2005 ini telah diterjemahkan ke 25 bahasa dan meraih banyak penghargaan, diantaranya menjadi pemenang di New York Book Festival 2013 serta meraih peringkat pertama Buchawards 2013.

Laskar Pelangi berkisah tentang anak-anak di pedalaman Belitong yang begitu semangat untuk menuntut ilmu dan memiliki mimpi-mimpi yang besar. Meskipun tidak memiliki akses pendidikan yang memadai, namun semangat anak-anak Laskar Pelangi banyak menjadi inspirasi bagi para pembacanya.

5. Negeri 5 Menara

Negeri 5 Menara

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Negeri 5 Menara adalah novel karya Ahmad Fuadi yang terbit pada tahun 2009. Negeri 5 Menara adalah novel pertama dari trilogi yang ditulis Ahmad Fuadi. Di tahun 2009, novel ini masuk ke jajaran best seller dan meraih berbagai penghargaan, seperti nominasi Khatulistiwa Literary Award dan dan meraih Anugerah Pembaca Indonesia 2010.

Negeri 5 menara bercerita tentang kehidupan enam orang santri yang berasal dari daerah berbeda yang sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Madani, Ponorogo. Mereka menamakan diri sebagai Sahibul Menara. Para santri ini merupakan anak-anak yang sangat bersemangat meraih mimpi mereka.

Baca juga: 10 Rekomendasi Novel Sejarah yang Menarik untuk Dibaca

6. Cantik Itu Luka

Cantik Itu Luka

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Cantik itu Luka merupakan novel karya Eka Kurniawan yang mengantarkan namanya ke Frankfrut Book Fair 2015, salah satu pameran buku terbesar dan tertua di dunia. Eka Kurniawan juga berhasil meraih penghargaan Prince Claus Awards 2018 kategori sastra, sementara novel Cantik itu Luka memenangkan penghargaan World Readers.

Novel yang sudah diterjemahkan 24 bahasa ini menceritakan mengenai kisah Dewi Ayu, seorang pelacur paling cantik di masa penjajahan Belanda beserta anak-anak keturunannya. Kecantikan Dewi Ayu diwariskan pada ketiga anaknya. Namun bagi mereka, hal tersebut lebih terasa seperti kutukan. Maka, Dewi Ayu meminta agar diberikan anak buruk rupa saat hamil keempat kalinya.

7. Ayat-Ayat Cinta

Ayat-Ayat Cinta

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Ayat-Ayat Cinta yang terbit pada tahun 2004 dan ditulis oleh Habiburrahman El Shirazy ini menjadi salah satu novel paling laris di Indonesia. Ayat-Ayat Cinta dicetak hingga 160 juta eksemplar hanya dalam tiga tahun. Novel ini juga meraih banyak penghargaan, diantaranya Novel Terpuji Pena Award 2005 dan The Most Favorite Book 2005.

Ayat-Ayat Cinta merupakan novel religi yang mengisahkan tentang Fahri, mahasiswa dari Indonesia yang menuntut ilmu di negeri Mesir. Dalam novel ini, dikisahkan juga mengenai kisah cinta yang cukup rumit antara Fahri, Aisha, dan Maria. Ayat-Ayat Cinta telah diangkat kedalam film layar lebar pada tahun 2008.

8. Burung-Burung Manyar

Burung-Burung Manyar

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Burung-Burung Manyar merupakan novel bergenre sejarah yang ditulis oleh Y B Mangunwijaya. Novel ini pertama kali terbit pada tahun 1981 dan telah dicetak ulang lebih dari 15 kali. Burung-Burung Manyar juga pernah meraih penghargaan pada South East Asia Write Award di tahun 1983 dan penghargaan Ramon Magsasay Award di tahun 1996.

Novel Burung-Burung Manyar mengisahkan tentang seorang laki-laki Indonesia keturunan ningrat yang lebih berpihak ke Belanda dibanding pada tanah airnya sendiri. Novel ini mengajak kita untuk melihat sudut pandang baru mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi saat pra kemerdekaan maupun pasca kemerdekaan.

9. Saman

Saman

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Saman adalah karya novel pertama dari Ayu Utami yang terbit pertama kali pada tahun 1998. Novel ini berhasil meraih penghargaan sebagai Novel Terbaik Dewan Kesenian Jakarta tahun 1998 dan mengantarkan nama Ayu Utami meraih penghargaan Prince Claus Award tahun 2000 karena dianggap memperluas batas cakrawala sastra Indonesia melalui bentuk penulisannya.

Novel Saman mengisahkan tentang seorang mantan pastur bernama Saman beserta empat orang perempuan yang telah menjalin persahabatan sejak masa SD hingga mereka dewasa. Para tokoh dalam film ini harus bergulat dengan kondisi sosial, politik, dan budaya yang terjadi di Indonesia pada masa 80-an hingga 90-an.

10. Kambing dan Hujan

Kambing dan Hujan

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Kambing dan Hujan ditulis oleh sastrawan Mahfud Ikhwan yang terbit pada tahun 2015. Novel ini berhasil meraih pemenang Sayembara Novel DKJ 2014 dan mendapat penghargaan dari Badan Bahasa Kemendikbud RI untuk karya terbaik kategori novel. Kambing dan Hujan juga mendapat predikat buku terbaik dari Rolling Stone 2015.

Novel ini mengisahkan tentang kisah cinta antara Miftahul Abrar dan Nurul Fauzia. Mereka berasal dari dua latar belakang yang berbeda, dimana Miftah tumbuh dalam tradisi Islam modern sementara Nurul adalah anak seorang tokoh Islam tradisional. Kambing dan Hujan akan mengajarkan pembacanya mengenai perbedaan yang ada di sekitar.

Itulah 10 novel sastra terbaik karya sastrawan-sastrawan Indonesia yang bisa menjadi rekomendasi bacaanmu. Manakah diantaranya yang pernah kamu baca? Ceritakan novel Indonesia terbaikmu di kolom komentar ya!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram