bacaterus web banner retina

10 Novel Terbaik yang Ditulis Pramoedya Ananta Toer

Ditulis oleh Sri Sulistiyani - Diperbaharui 2 April 2021

Nama Pramoedya Ananta Toer tentu sudah tak asing lagi terutama di kalangan para pecinta sastra. Pramoedya atau yang akbrab disapa Pram ini merupakan salah satu sastrawan terbaik yang dimiliki Indonesia. Ia lahir di Blora pada 6 Februari 1925 dan meninggal dunia pada 30 April 2006, namun karya-karyanya tetap abadi hingga masa kini.

Sepanjang masa hidupnya, Pram telah melahirkan begitu banyak karya sastra seperti novel dan cerita pendek. Buku-bukunya yang banyak menceritakan mengenai perjuangan tersebut menjadi buku-buku best seller hingga saat ini. Bagi kamu pecinta sastra, kamu tentu harus membaca 10 novel karya Pramoedya Ananta Toer ini.

1. Bumi Manusia

Bumi Manusia

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Bumi Manusia merupakan novel pertama dari Tetralogi Buru yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer ketika ia menjadi tahanan di Pulau Buru. Novel ini juga menjadi novel Pram yang paling populer dan telah diterbitkan dalam 33 bahasa. Bumi Manusia juga telah diangkat ke layar lebar pada tahun 2019.

Novel Bumi Manusia bercerita tentang seorang pelajar berdarah Jawa yang bernama Minke. Dalam buku ini, dikisahkan awal mula perjalanan Minke dimana ia bertemu Nyai Ontosoroh, seorang wanita pribumi pemberani dan anaknya, Ann yang kemudian dinikahinya. Dari perjalanan ini, Minke mulai menyadari bahwa bangsanya tengah dijajah dari segala aspek.

2. Anak Semua Bangsa

Anak Semua Bangsa

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Anak Semua Bangsa merupakan karya kedua dari rangkaian Tetralogi Buru. Anak Semua Bangsa terbit pada tahun 1981 oleh penerbit Hasta Mitra dengan tebal halaman sebanyak 404 halaman. Novel kedua dari Tetralogi Buru ini masih mengisahkan tentang kehidupan Minke.

Dalam novel Anak Semua Bangsa, Minke yang telah kehilangan Annelis kemudian berangkat untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah dokter STOVIA. Minke juga mengirim sahabatnya, Panji Darman untuk mengikuti Annelis ke Eropa. Dalam novel ini juga diceritakan pergulatan batin Minke yang dulunya begitu memuja bangsa Eropa.

3. Jejak Langkah

Jejak Langkah

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel selanjutnya dari Pramoedya Ananta Toer dan sekaligus juga menjadi novel ketiga dalam urutan Tetralogi Buru adalah novel Jejak Langkah. Novel ini terbit pertama kali pada tahun 1985. Di tahun 1990, novel Jejak Langkah versi Bahasa Inggris juga diterbitkan oleh penerbit Max Lane.

Dalam novel ini, Minke mulai masuk ke lingkaran organisasi-organisasi politik. Minke juga dikisahkan telah memulai karirnya dengan membuka sebuah kantor surat kabar. Kehidupan Minke dalam berorganisasi juga mendapatkan banyak tantangan, mulai dari pemerintah Hindia Belanda, pedagang China dan Arab, hingga pribumi yang tak sepaham dengannya.

4. Rumah Kaca

Rumah Kaca

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Rumah Kaca merupakan novel karya Pramoedya Ananta Toer yang menjadi novel penutup dari rangkaian Tetralogi Buru. Novel ini pertama kali terbit pada tahun 1988 oleh penerbit Lentera Dipantara dengan tebal halaman sejumlah 652 Halaman. Sudut pandang dalam novel ini juga dibuat berbeda dengan tiga novel pendahulunya.

Jika pada tiga novel sebelumnya Pram menggunakan tokoh Minke sebagai sudut pandang orang pertama, maka Rumah Kaca mengambil sudut pandang seorang komisaris polisi Hindia Belanda bernama Jacques Pangemanann. Pangemanann mendapat tugas untuk mengawasi semua gerak-gerik Minke yang ia ibaratkan seperti Rumah Kaca.

5. Gadis Pantai

Gadis PantaiSumber: kreskit.pbsi.uad.ac.id

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Gadis Pantai merupakan novel Pramoedya Ananta Toer yang bercerita tentang fenomena pernikahan dini serta feodalisme yang terjadi di tanah Jawa yang terjadi pada masa Hindia Belanda. Menurut Pram, kisah dalam novel ini ditulis berdasarkan pengalaman neneknya sendiri. Novel Gadis Pantai pertama kali terbit pada tahun 1987.

Dalam novel ini, dikisahkan seorang gadis dari pesisir pantai yang terpaksa menikah dengan bangsawan yang ia sebut Bendoro karena keluarganya begitu miskin dan punya banyak hutang. Pada kenyataannya, gadis ini hanyalah menjadi pemuas nafsu bagi sang Bendoro dimana ia kemudian dibuang setelah melahirkan seorang anak untuk Tuannya tersebut.

Baca juga: Inilah Urutan Tetralogi Buru Karya Pramoedya Ananta Toer

6. Larasati

Larasati

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Larasati merupakan novel karya Pram yang mengangkat tema seputar gejolak revolusi Indonesia pasca proklamasi dari sudut pandang seorang perempuan bernama Larasati. Naskah Larasati pertama kali terbit sebagai cerita bersambung dalam surat kabar Bintang Timur di tahun 1960-an. Versi novelnya sendiri diterbitkan di tahun 2000.

Tokoh Larasati dalam novel ini dikisahkan sebagai seorang aktris atau bintang film yang melakukan perjalanan ke daerah Batavia yang masih menjadi medan pertempuran antara tentara nasional dan NICA. Dalam perjalanan tersebut, banyak peristiwa yang merekam potret-potret perjuangan kaum muda untuk mempertahankan kemerdekaan.

7. Midah Simanis Bergigi Emas

Midah Simanis Bergigi Emas

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Midah Simanis Bergigi Emas juga merupakan karya Pramoedya Ananta Toer lainnya yang menceritakan mengenai perjuangan seorang perempuan. Kisah tentang Midah ini pernah terbit pertama kali di tahun 1950. Versi novel dari Midah Simanis Bergigi Emas yang diterbitkan Lentera Dipantara memiliki total halaman sebanyak 138 halaman.

Midah dikisahkan sebagai seorang gadis dari keluarga yang cukup berada. Ayahnya, Haji Abdul, digambarkan sebagai sosok yang mabuk agama. Midah kemudian kabur dari rumah saat ia mulai merasakan ketidak adilan dalam hidupnya. Midah memulai perjalanannya bersama kelompok pengamen dan bernyanyi dari satu tempat ke tempat lain.

8. Arus Balik

Arus Balik

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Arus Balik adalah novel sejarah karya Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali terbit pada tahun 1995 oleh penerbit Hasta Mitra. Novel yang memiliki ketebalan halaman sebanyak 751 halaman ini berlatar waktu pada sekitar abad XVI ketika Portugis datang ke Nusantara ketika Majapahit mulai terpuruk dan Kesultanan Demak sedang dalam masa jaya.

Tokoh utama dalam novel Arus Balik ini bernama Wiranggaleng. Ia merupakan sosok pemuda desa yang sederhana namun ia mampu bertarung sampai ke pusat kekuasaan Portugis yang kala itu menguasai Malaka. Wiranggaleng bertarung dan menyerahkan segala-galanya demi membendung arus yang disebut “arus utara”

9. Arok Dedes

Arok Dedes

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Legenda mengenai Ken Arok dan Ken Dedes mungkin sudah banyak didengar oleh orang-orang. Namun, Pramoedya mampu menghadirkan sudut pandang baru mengenai kisah ini dalam novelnya yang berjudul Arok Dedes. Novel ini terbit pada tahun 1999 oleh penerbit Lentera Dipantara dengan jumlah halaman sebanyak 578 halaman.

Novel Arok Dedes menceritakan mengenai sejarah perlawanan dan pemberontakan yang dilakukan Ken Arok pada pemerintahan Akuwu Tumampel, Tunggul Ametung. Namun, Pram juga menceritakan bahwa pemberontakan Ken Arok adalah pemberontakan yang dilakukan seorang pemimpin rakyat yang tidak puas dengan pemerintahan yang menindas.

10. Perburuan

Perburuan

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Novel Perburuan konon ditulis oleh Pramoedya ketika ia berada di dalam tahanan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Novel ini pertama kali terbit pada tahun 1950 oleh penerbit Balai Pustaka. Pada tahun 2019, novel Perburuan ini juga diangkat menjadi film layar lebar.

Novel Perburuan bercerita tentang Hardo, salah seorang mantan shodancho atau pemimpin kompi pasukan Pembela Tanah Air (PETA) yang gagal melakukan pemberontakan terhadap pasukan Jepang. Setelah kegagalan tersebut, Hardo dan kawan-kawannya yang berhasil lolos dari Jepang kemudian mencoba bersembunyi dan menutupi identitas mereka.

Selain menjadi karya yang legendaris, novel-novel tadi juga membuat Pramoedya Ananta Toer meraih banyak penghargaan dan apresiasi hingga di dunia internasional. Sepuluh novel tadi juga merupakan novel-novel terbaik yang harus menjadi rekomendasi bacaanmu. Jadi, novel Pram manakah yang sudah tamat kamu baca? Bagikan ceritamu di kolom komentar ya!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram