Bacaterus / Novel / 10 Rekomendasi Novel Filsafat yang Menarik Untuk Dibaca

10 Rekomendasi Novel Filsafat yang Menarik Untuk Dibaca

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bagi orang awam, membaca buku filsafat secara kontekstual masih sulit dipahami. Namun untuk yang menyukainya, belajar filsafat akan terasa menyenangkan.

Bacaan filsafat memberikan banyak gagasan baru, karena pada dasarnya ilmu filsafat membahas segala fenomena secara mendalam lewat akal logika manusia. Maka dari itu, manusia akan semakin bijaksana merawat segala kehidupan di alam raya ini.

Membaca novel filsafat adalah cara termudah untuk belajar dan memahami ilmu tersebut. Jika kamu tekun menjadikannya sebagai bahan bacaanmu, bukan tidak mungkin daya berpikirmu bisa seperti seorang filsuf yang bijak.

Untuk menjawab rasa keingintahuanmu, Bacaterus akan memberikan referensi novel filsafat yang dapat membuatmu larut dalam dunia kritis. Mari kita simak sama-sama.

1. The Stranger (Albert Camus)

The Stranger (Albert Camus)

* sumber: www.amazon.com

Meursault memandang dunia yang ia tinggali dipenuhi oleh hal-hal yang tidak penting. Menurutnya, kematian adalah sesuatu yang alami. Saat ibunya meninggal, ia tidak larut dalam kesedihan yang dalam dan terus melanjutkan kehidupannya.

Ia memiliki cerita asmara dengan seorang gadis bernama Marie. Akan tetapi, ia tidak mau melangkah lebih jauh. Baginya pernikahan adalah sesuatu yang tidak penting.

Novel ini mengeksplorasi konsep filsafat ‘absurditas’. Hal itu terlihat dari sikap Meursault yang cenderung bersikap dingin dalam kehidupan sosial. Ia selalu mengesampingkan emosinya dalam setiap tindakan.

Mersault adalah tipikal orang pasif dan selalu berhati-hati dalam bertindak. Namun ia berpendirian kuat, teguh dalam mempertahankan keyakinannya dan bertanggung jawab atas konsekuensi setiap pilihannya

2. Dunia Sophie (Jostein Gaarder)

Dunia Sophie (Jostein Gaarder)

* sumber: mizanstore.com

Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-15, Sophie Amundsend mendapatkan sebuah surat kaleng yang berisi pertanyaan-pertanyaan filosofis. Surat tersebut selalu datang padanya hampir tiap hari.

Dari surat yang diberikan, sang pengirim misterius kemudian mengajarkan filsafat kepadanya. Ia memulainya dengan pertanyaan paling mendasar kepada Sophie, “Siapa kamu?” dan “Dari mana datangnya dunia?”

Sophie yang polos dan lugu lalu diajak untuk menjelajahi dunia filsafat, menembus sejarah ribuan tahun lalu dari jaman Socrates hingga masa sekarang.

Ia pun lalu mengetahui jika sang pengirim misterius tersebut bernama Alberto Knox, seorang pria paruh baya pensiunan veteran. Nasib yang baik memihak Sophie, ia kemudian sering bertemu dengan Alberto untuk memahami filsafat lebih dalam lagi.

3. The Alchemist (Paulo Coelho)

The Alchemist (Paulo Coelho)

* sumber: medium.com

Seorang penggembala domba bernama Santiago hidup di Andalusia. Ia mengalami sebuah mimpi tentang dirinya yang pergi menemukan harta karun di Piramida Mesir.

Demi mewujudkan mimpinya, ia lalu berkelana melintasi Eropa menuju Afrika. Perjalanan yang dilalui tidak mudah, ia mengalami banyak hambatan. Ia mulai kehabisan uang dan terjebak dalam perang saudara yang terjadi di gurun pasir.

Dalam perjalanannya, tanpa sengaja dirinya bertemu dengan sang Alkemis. Ia lalu mengajari Santiago tentang makna kehidupan dan membimbingnya agar cepat sampai ke Mesir.

Tanpa didampingi oleh sang Alkemis, ia pun sampai di piramida tempat tujuannya. Namun naas nasibnya, ia kembali dirampok. Pimpinan pencuri tersebut kemudian menertawakannnya saat Santiago bercerita tentang mimpinya.

Sang pencuri berkelakar bahwa dirinya pun pernah mengalami hal serupa, yaitu bermimpi menemukan harta karun di Andalusia. Mendengar hal itu, Santiago teringat akan ajaran sang Alkemis.

Ia berhasil menemukan jati dirinya, dan pergi kembali ke Andalusia. Benar saja, hartu karun yang ia cari selama ini ternyata berada tepat di bawah pohon tempatnya beristirahat saat menggembala domba.

4. That Hideous Strength (CS. Lewis)

That Hideous Strength (CS. Lewis)

* sumber: ricochet.com

Mark adalah seorang sosiolog yang diajak untuk bergabung dengan organisasi bernama N.I.C.E. Kelompok organisasi tersebut bertujuan mengendalikan kehidupan manusia di Bumi.

Sebagai langkah awal, mereka mengatur sistem sosial dan pemerintahan di Inggris melalui campuran sains dan sihir. Untuk menyempurnakan niatnya, organisasi N.I.C.E mencari makam sang penyihir legendaris bernama Merlin.

Sementara itu, istrinya yang bernama Jane memiliki mimpi aneh tentang tindakan jahat dari N.I.C.E. Ia lalu pergi ke dalam sebuah komunitas yang dipimpin oleh Dr. Ransom.

Bersama anggota lainnya, ia belajar tentang ajaran Tuhan dan melakukan perlawan terhadap organisasi tersebut. Mereka menyelamatkan Inggris dan dunia dari ancaman okultisme serta kejahatan yang dilakukan oleh organisasi tersebut.

5. Le Petit Prince (Antoine de Saint-Exupery)

Le Petit Prince (Antoine de Saint-Exupery)

* sumber: www.theguardian.com

Seorang pilot tengah berada di sebuah gurun akibat pesawatnya jatuh hilang kendali. Dalam kondisi yang tidak bersahabat, ia berusaha memperbaiki kendaraannya supaya tidak terjebak di tempat asing ini.

Ketika sedang serius dengan pesawatnya, seorang bocah laki-laki datang dan meminta kepadanya untuk menggambarkan seekor domba. Sontak saja ia kaget dengan melihat penampilan anak tersebut.

Anak itu berpakaian mirip seperti seorang pangeran, dan rambutnya berwarna kuning keemasan. Setelah beberapa kali diminta, barulah sang pilot mengabulkan permintaannya.

Saat menggambar, ia lalu teringat kenangan masa kecilnya ketika orang dewasa tidak mau mengerti keinginannya. Bersama dengan pangeran kecil, sang penerbang mulai kembali merenungkan tujuan hidupnya di alam raya yang luas ini.

6. The River Why ( David James Duncan)

The River Why ( David James Duncan)

* sumber: www.amazon.com

Frustasi karena orang tuanya selalu bertengkar, Gus Orviston memutuskan untuk tinggal di sebuah kabin di kaki Gunung Oregon Coast Range. Di tempat tersebut, ia hanya memancing dan membersihkan hutan serta sungai akibat ulah iseng manusia.

Gus kemudian bertemu dengan Titus, teman barunya. Titus adalah orang yang mengajarkannya makna dalam tentang arti kehidupan. Ia adalah seorang pemikir yang hebat.

Pertemanannya dengan Titus mengantarkan dirinya berjumpa dengan perempuan bernama Eddy. Kedua orang tersebut menjalin hubungan yang unik.

Eddy membuat Gus berkembang lebih dewasa dan mengajarinya untuk menghargai setiap aspek kehidupannya. Pada akhirnya, Gus memberanikan pulang ke rumah dan memaafkan kedua orang tuanya yang selalu bertengkar dihadapannya setiap waktu.

7. Manuskrip yang Ditemukan di Accra (Paulo Coelho)

Manuskrip yang Ditemukan di Accra (Paulo Coelho)

* sumber: www.bukalapak.com

Tahun 1099, Kota Jerusalem akan segera dikepung oleh tentara salib. Penduduk kota lalu membangun benteng pertahanan untuk mempertahankan wilayahnya.

Namun, dengan kondisi pasukan tentara salib yang jumlahnya banyak, benteng yang mereka bangun nampaknya akan sia-sia. Situasi kota semakin mencekam menuju pertempuran yang akan dimulai esok hari.

Di saat bersiap untuk bertempur, pada malam harinya para penduduk mengadakan pertemuan di pusat kota. Pertemuan tersebut dihadiri oleh orang bijak yang dikenal dengan sebutan “sang guru”.

Mereka kemudian mendengarkan ajaran kehidupan dari pria musafir tersebut. Selanjutnya, penduduk Jerusalem mulai mempertanyakan tentang makna perang, cinta, kekalahan dan permasalah hidup lainnya.

8. The Magic Life: A Novel Philosophy ( Ace Starry)

The Magic Life A Novel Philosophy ( Ace Starry)

* sumber: www.amazon.com

Memiliki kehidupan mapan dan rumah mewah, tidak lantas membuat kondisi James Carpenter merasa nyaman. Ia selalu melakukan rutinitas yang membosankan dalam hidupnya.

Selain bekerja sebagai seorang akuntan, di sela waktunya ia hanya menonton televisi dan tidur. Namun, pertemuannya dengan seorang pesulap yang selalu hadir dalam mimpinya mampu merubah cara pandang dalam hidupnya.

Pesulap tersebut bernama Maximillion Vi dan menjadi sosok yang dikagumi oleh James. Walaupun memiliki sikap yang aneh, setiap perkataan yang Max ucapkan mampu memberikan kesan mendalam bagi James.

Ia lalu memulai perjalanan untuk mencari kebenaran dalam hidupnya. Akhirnya ia mengetahui bahwa dengan menjadi diri sendiri, maka keajaiban hidup akan datang menghampirinya

9. The Orange Girl (Jostein Gaarder)

The Orange Girl (Jostein Gaarder)

* sumber: www.kobo.com

Seorang anak bernama George hidup tanpa seorang ayah sedari kecil. Ibunya kini telah menikah dengan pria lain. Suatu hari, ia menemukan sebuah surat yang telah disimpan oleh ayahnya cukup lama.

Dalam surat tersebut, sang ayah yang bernama Jan Olav menuliskan cerita tentang pertemuannya dengan seseorang yang dijuluki gadis jeruk. Gadis itu bernama Veronika yang sekarang menjadi ibunya George.

Saat ayahnya meninggal, George pada saat itu baru berusia 3 tahun. Dengan membaca surat-surat dari ayahnya, ia pun dapat mengenal lebih dekat dengannya.

Selain menceritakan tentang pertemuannya dengan gadis jeruk tersebut, Jan Olav menyelipkan pertanyaan mengenai kehidupan kepada anaknya. Ia meminta anaknya melihat dunia lewat sudut pandang yang luas hingga menjangkau semesta raya.

10. Catatan Dari Bawah Tanah (Fyodor Dostoyevsky)

Catatan Dari Bawah Tanah (Fyodor Dostoyevsky)

* sumber: www.gramedia.com

Karakter dalam novel ini diceritakan sebagai “tokoh Aku”. Di sini, sang penulis membagi tulisannya dalam dua bagian. Di bagian pertama, Dostoyevsky mencoba menggali pemikiran ‘Aku’ dalam memandang hidup.

‘Aku’ adalah seorang yang memiliki kelebihan secara intelektual dari manusia lain. Ia adalah seorang pemikir, dan tidak pernah bisa bersikap reaktif terhadap kejadian yang ada di sekitarnya.

‘Aku’ berusaha melepaskan diri dari pengaruh orang lain. Menurutnya, sebaik apapun sebuah peraturan maka naluri manusia akan selalu memberontak terhadap aturan tersebut.

Pada bagian kedua buku, cerita berfokus kepada ‘Aku’ saat berusia 24 tahun. Saat itu ia bekerja pada sebuah kantor milik pemerintahan. Di masa tersebut, ‘Aku’ lebih banyak terlibat masalah konyol yang terjadi dalam kehidupannya.

Nah, itulah beberapa rekomendasi novel filsafat yang menarik untuk dibaca. Semoga daftar di atas bisa menjadi referensi yang bagus buatmu. Kamu juga mungkin tertarik untuk menonton beberapa judul film filsafat yang seru untuk ditonton.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *