Bacaterus / Binatang Langka / Inilah 7 Monyet Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Inilah 7 Monyet Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebagian dari kamu mungkin pernah melihat monyet berukuran kecil saat berlibur ke suatu daerah wisata. Namun, tahukah kamu ada juga jenis monyet yang memiliki ukuran yang sangat besar yang mungkin tidak kamu lihat saat berwisata? Berikut ini ulasan beberapa jenis monyet yang berukuran cukup besar yang menjadi penghuni planet ini.

Perbedaan Monyet dan Kera

Monyet dan Kera

* sumber: janegoodall.ca

Kamu mungkin mengatakan gorila itu monyet atau juga kera, tetapi sesungguhnya monyet dan kera adalah jenis binatang yang berbeda walaupun keduanya merupakan dari ordo yang sama, yaitu primata. Tahukah kamu yang mana kera dan yang mana monyet?

Ada beberapa cara untuk kamu dapat membedakan antara kera dan monyet. Satu, sebagian besar monyet memiliki ekor, sedangkan kera tidak memiliki ekor. Tetapi terkadang ada juga monyet yang tidak memiliki ekor. Jika begitu kamu bisa melihat dari aspek yang lain, yaitu habitat mereka.

Monyet hidup di atas pohon tetapi kera lebih senang tinggal di tanah dan juga di pohon. Ukuran kera biasanya lebih besar sedangkan monyet biasanya lebih kecil. Kera biasanya bergelantungan dan berjalan dengan dua kaki, tetapi monyet biasanya berjalan dengan keempat kakinya seperti kucing.

Old World Monkeys dan New World Monkeys

monyet dunia lama dan baru

* sumber: www.monkeyworlds.com

Monyet juga dibagi menjadi dua grup utama, yaitu monyet dari dunia lama atau old world monkeys dan new world monkeys atau monyet dari dunia baru. Monyet dari dunia lama berasal dari famili Cercopithecidae, yang diklasifikasikan sebagai Catarrhines atau berhidung ke bawah.

Sedangkan monyet dari dunia baru diklasifikasikan sebagai Platyrrhine atau berhidung datar. Monyet pada dunia baru hidungnya lebih besar dan mengarah keluar, sedang pada monyet dunia lama lubang hidungnya menghadap ke bawah seperti manusia, dan ukurannya sempit serta septum yang tipis.

Pada monyet dunia lama, mereka memiliki bantalan duduk yang terletak pada bokong mereka, sedangkan monyet dunia baru tidak memilikinya. Monyet dari dunia baru memiliki ekor yang dapat menopang tubuh mereka, sedangkan pada monyet dunia lama mereka tidak memiliki kemampuan itu.

Jenis Monyet Berukuran Besar

Sebagian besar dari monyet berukuran besar adalah monyet dari dunia lama, sedangkan monyet-monyet pada dunia baru rata-rata ukuran mereka lebih kecil. Berikut ini beberapa monyet yang dianggap memiliki ukuran besar di dunia.

1. Mandrill – Mandrillus sphinx

Mandrill

* sumber: www.britannica.com

Mandrill merupakan hewan primata yang di Indonesia dipanggil dengan nama monyet dukun. Mandrill merupakan spesies monyet yang masuk dalam kategori old world monkeys atau monyet dari dunia lama. Mandrill dikategorikan sebagai monyet terbesar di dunia saat ini.

Mandrill memang masih berkerabat dengan babun dan juga monyet drill. Mandrill memiliki bulu yang berwarna zaitun, dan akan semakin gelap saat semakin dewasa. Mandrill jantan bulunya akan lebih gelap dari betinanya. Mandril memiliki bobot yang dapat mencapai 50 kg untuk monyet dewasa.

Monyet ini memiliki begitu banyak warna pada bagian wajah dan juga bokongnya. Mereka dapat hidup hingga usia sekitar 31 tahun dalam penangkaran. Kamu dapat menemukan tempat hidup mereka di alam bebas di Kamerun, Gabon, dan juga banyak ditemukan di negara Kongo.

2. Drill – Mandrillus leucophaeus

Drill

* sumber: connectnigeria.com

Drill merupakan jenis monyet yang masih berkerabat dengan monyet mandrill. Monyet jenis ini mendiami daerah di Afrika Barat. Monyet jenis ini dapat kamu temukan di Kamerun dan Nigeria di daerah utara Sungai Sanaga. Monyet ini termasuk ke dalam spesies yang terancam punah.

Drill merupakan jenis monyet yang masuk kedalam jenis monyet dengan ukuran yang besar. Monyet jantannya memiliki ukuran dua kali lebih besar dari ukuran betinanya. Monyet jantan memiliki bobot hingga 50 kg, sedangkan betinanya sekitar 26 kg, dan ukuran rata-rata monyet dewasa adalah 70 cm.

Di alam liar monyet drill sudah cukup sulit untuk ditemui. Drill memiliki wajah yang hitam dengan mata yang berwarna coklat madu. Serta memiliki tonjolan yang mencolok di dekat hidungnya. Bulu di tubuhnya berwarna coklat zaitun dengan bagian perutnya memiliki warna putih yang pucat .

3. Bekantan – Nasalis larvatus

Bekantan

* sumber: commons.wikimedia.org

Bekantan merupakan hewan endemik dari Kalimantan. Monyet ini juga sering disebut dengan sebutan monyet belanda, dikarenakan dengan penampilannya yang memiliki hidung yang panjang dan perut yang buncit. Bekantan merupakan jenis monyet yang masuk kedalam spesies monyet dunia lama.

Kamu mungkin akan langsung hafal dengan bekantan karena hidungnya yang panjang, berbeda dari kebanyakan monyet lainnya. Ukuran hidung dari pejantannya lebih besar daripada betina. Warna pada bulunya berupa warna coklat muda, dan juga terdapat semburat coklat kemerahan di bahunya.

Monyet ini dapat memiliki bobot hingga mencapai 30 kg. Saat ini jika ingin melihatnya, kamu dapat menemuinya di 16 tempat di hutan konservasi, di Indonesia juga Malaysia. Bekantan mampu hidup hingga 13 tahun lamanya di alam liar, dan bisa mencapai 30 tahun di penangkaran.

4. Babun Chacma – Papio ursinus

Babun Chacma

* sumber: www.africansky.com

Babun chacma merupakan jenis monyet dengan ukuran yang cukup besar. Monyet ini memiliki wajah yang mirip dengan anjing dengan taring yang besar dan menonjol. Monyet jantannya memiliki ukuran 1,5 meter dengan berat rata rata 33 kg, sedang betina panjang 1,1 m dengan berat sekitar 15 kg.

Babun jenis ini banyak menghuni daerah Afrika di bagian selatan. Mereka biasa meninggali daerah hutan, sabana, stepa dan juga daerah gurun. Mereka biasa mendiami daerah tinggi di malam hari seperti bukit yang curam, tebing yang tinggi, dan juga pepohonan untuk menghindar dari predator.

Babun jenis ini memiliki sifat yang sangat agresif. Predator yang menyerang mereka akan diserang balik dengan ganas. Mereka memiliki struktur sosial yang baik, sehingga mampu memiliki kekuatan pasukan hingga 100 ekor. Predator alami dari babun chacma adalah leopard dan juga cheetah.

5. Babun Zaitun – Papio anubis

Babun Zaitun

* sumber: fineartamerica.com

Babun zaitun merupakan spesies monyet dengan persebarannya yang sangat luas. Persebarannya dari Sub Sahara Tengah di Afrika hingga daerah yang terisolasi di daerah Sahara. Kamu dapat menemukan babun zaitun ini di daerah padang yang berumput, sabana, dan juga di hutan hujan.

Babun zaitun jantan memiliki bobot hingga mencapai 25 kg dan yang betina sekitar 14 kg. Nama zaitun disematkan pada monyet ini dikarenakan bulunya yang memiliki hijau zaitun yang keabu-abuan. Pada monyet jantan terdapat surai yang besar, sedangkan betina hampir tidak memiliki surai.

Nama anubis yang tersemat pada nama latinnya dikarenakan bentuk dari dari wajahnya yang tampak seperti anjing. Warna kulit pada bagian wajahnya rata-rata berwarna abu kehitaman, pada jantan maupun betina. Babun memiliki gigi yang lebih tajam jika dibandingkan dengan monyet jenis lainnya.

6. Gelada – Theropithecus gelada

Gelada

* sumber: www.flickr.com

Gelada merupakan spesies monyet yang dikenal juga dengan nama monyet jantung berdarah. Gelada merupakan spesies monyet dunia lama. Gelada mendiami daerah Ethiopia terutama di daerah padang rumput yang terdapat di pegunungan yang tinggi. Mereka merupakan pemanjat tebing yang mahir.

Gelada merupakan jenis monyet yang hanya memakan rerumputan. Hari-harinya mereka habiskan dengan duduk, dan memakan rerumputan. Gelada memiliki bobot tubuh sekitar 20 kg, dan panjangnya sekitar 74 cm. Gelada betina memiliki bobot sekitar 14 kg dengan panjang sekitar 60 cm.

Gelada dikenal karena tampilannya yang memiliki bentuk seperti jam pasir berwarna merah di bagian dadanya. Sehingga karena bentuk itu mereka dikenal dengan nama monyet jantung berdarah. Gelada juga memiliki bulu yang panjang yang berwarna coklat keemasan yang membuatnya tampak besar.

7. Monyet Howler Hitam – Alouatta pigra

Monyet Howler Hitam

* sumber: id.pinterest.com

Monyet howler hitam ini merupakan monyet terbesar dari dari tipe monyet dunia baru. Monyet ini dapat kamu temui di daerah Belize, Guatemala dan Semenanjung Yucatan di Mexico. Mereka hidup di hutan hujan yang hijau, di hutan dataran rendah, dan juga hutan yang setengah kering.

Monyet howler hitam memiliki warna bulu yang berbeda antara jantan dan betina. Jika yang jantan memiliki bulu berwarna hitam, sedangkan yang betina memiliki bulu berwarna pirang keemasan. Ukuran monyet jantan 60-65 cm dengan berat 14,8 kg, betinanya sekitar 50 cm, beratnya 7,3 kg.

Hal yang unik dari monyet ini adalah cara pemanggilan mereka yang teramat keras dari seluruh hewan yang ada di darat. Panggilan dari monyet howler ini bahkan dapat mencapai 3 mil atau sekitar 4,8 km. Suara dari monyet jantannya lebih nyaring jika dibandingkan dengan monyet betina.

Itulah beberapa monyet yang dianggap memiliki ukuran yang besar di dunia. Sekarang juga kamu tahu mengapa tidak semua hewan besar masuk dikategorikan sebagai monyet walau ukuran mereka besar dan penampilan mereka mirip. Sebagian dari binatang ini juga memiliki status terancam punah, sehingga sangat penting menjaga habitat mereka agar tidak rusak dan mereka tetap lestari.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *