bacaterus web banner retina
Cari kata/istilah

Modar

“Modar” adalah kata yang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti meninggal atau mati. Dalam konteks pergaulan sehari-hari, "modar" sering digunakan sebagai kata serapah atau umpatan yang berfungsi untuk mengekspresikan rasa kesal, marah, atau bahkan sekadar bercanda dengan nada yang kasar.

Penggunaan kata "modar" dalam pergaulan mirip dengan kata-kata lain seperti "sukurin," "rasain," atau "mampus kau." Namun, "modar" memiliki konotasi yang lebih kasar dan intens. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Modar kau!" ketika merasa sangat marah atau kesal terhadap tindakan orang lain.

Asal Muasal Istilah Modar

"Modar" secara harfiah berarti meninggal atau mati dalam bahasa Jawa. Namun, ketika masuk ke dalam bahasa gaul, makna ini mengalami perluasan dan perubahan konteks. Kata ini tidak lagi hanya berarti kematian secara fisik, tetapi juga digunakan untuk mengungkapkan ketidakpuasan atau kemarahan terhadap seseorang.

Walaupun kata "modar" sering digunakan dalam konteks bercanda, penting untuk memahami bahwa kata ini memiliki konotasi yang kasar dan bisa menyinggung perasaan orang lain jika tidak digunakan dengan hati-hati.

Oleh karena itu, penggunaan kata ini sebaiknya disesuaikan dengan situasi dan hubungan dengan lawan bicara. Hindari menggunakan kata ini dalam situasi formal atau dengan orang yang tidak terlalu akrab untuk menghindari kesalahpahaman atau konflik.

Contoh Penggunaan Istilah Modar

Berikut adalah contoh penggunaan istilah “modar” dalam konteks percakapan sehari-hari:

Bercanda dengan Teman:

A: "Eh, kemarin aku jatuh dari sepeda!"

B: "Hahaha, modar kau! Makanya hati-hati dong."

Mengungkapkan Kekesalan:

A: "Lagi-lagi dia nggak bales chat aku."

B: "Yaudah, modar aja dia!"

Reaksi terhadap Kegagalan:

A: "Aduh, tugasnya nggak selesai-selesai."

B: "Modar kau kalau nggak dikerjain sekarang!"

cross