Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / 8 Mitos Tokek yang Paling Terkenal Sejak Zaman Nenek Moyang

8 Mitos Tokek yang Paling Terkenal Sejak Zaman Nenek Moyang

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 November 2018

Tokek.. Tokek.. Tokek..”

Pernah mendengar suara ini? Tokek adalah hewan yang dinamakan sesuai dengan suaranya. Spesies cicak besar ini memang bersuara seperti menyebut namanya sendiri, yakni “Tokek”. Sejatinya, tokek masih termasuk anggota keluarga Gekko. Ukuran tokek beberapa kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan cicak biasa. Selain itu, tokek memiliki kulit yang lebih bermotif dibanding cicak.

Keberadaan tokek sering dikaitkan dengan hal-hal gaib yang di luar nalar. Bahkan, tokek dipercaya sebagai hewan yang bisa meramal masa depan, lho. Penasaran dengan sejumlah mitos tokek yang terkenal sejak zaman nenek moyang kita? Baca ulasan lengkap dari Bacaterus mengenai mitos seputar tokek, yuk!

8 Mitos Tokek Paling Terkenal

1. Penanda Adanya Makhluk Gaib

Tokek 1 Mitos Tokek

* sumber: www.greeners.co

Pernah mendengar suara tokek di malam hari? Awas, bisa jadi itu merupakan sebuah pertanda bahwa ada makhluk halus di sekitar Anda. Mitos tokek sebagai penanda adanya makhluk gaib ini masih dipercaya sampai dengan saat ini.

Konon, apabila Anda mendengar suara tokek di malam hari dari sebuah tempat, maka di sekitar tempat itu terdapat makhluk halus yang sekedar lewat atau memang menghuni tempat itu. Apalagi jika Anda mendengar suara tokek bersumber dari rumah kosong, bisa dipastikan bahwa rumah tersebut memang ada “penunggu” tak kasat matanya.

2. Bisa Meramal Masa Depan

Bisa Meramal Masa Depan

Mitos tokek yang paling santer beredar di masyarakat Indonesia adalah kemampuan hewan tersebut yang bisa meramal masa depan. Kalau Anda mendengar tokek mengambil suara sebelum mulai bersuara “Tokek.. Tokek..” cobalah tanyakan sebuah pertanyaan di dalam hati. Kemudian, ketika tokek sudah berbunyi, hitung jawaban “Ya” atau “Tidak” sampai tokek berhenti bersuara. Jika jawaban Anda berhenti di “Ya” maka itulah jawaban dari pertanyaan Anda.

Di zaman modern seperti ini ternyata masih banyak orang yang percaya bahwa tokek bisa meramal. Padahal, manusia saja bisa memberi ramalan yang salah, apalagi tokek yang hanyalah seekor hewan yang tidak berakal.

3. Dapat Menyembuhkan HIV/AIDS

Dapat Menyembuhkan HIV AIDS

Jauh dari hal-hal mistis, ternyata ada juga mitos tokek seputar kesehatan. Cicak besar ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Untuk informasi, HIV/AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sementara darah tokek dipercaya mengandung zat yang dapat memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan virus HIV/AIDS.

Sayangnya, sampai saat ini tidak ada riset maupun studi yang dapat membenarkan mitos tokek dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Seperti yang kita ketahui, sampai sekarang belum ada obat yang benar-benar mampu menyembuhkan HIV/AIDS secara total. Jadi, alangkah lebih baik jika kita tidak mudah percaya dengan mitos ini.

4. Hewan Pembawa Keberuntungan

Hewan Pembawa Keberuntungan

Terlepas dari adanya mitos tokek yang mengatakan bahwa suara hewan ini adalah pertanda adanya makhluk gaib di sekitar kita, ternyata tokek juga dipercaya sebagai hewan pembawa keberuntungan, lho. Itulah alasan mengapa banyak tokek yang dijual dengan harga yang tinggi karena kolektor mengincar beberapa tokek jenis tertentu yang dipercaya dapat membawa hoki.

Usut punya usut, ciri-ciri tokek yang membawa keberuntungan dapat dideteksi dari kebiasaannya yang suka bersuara “Tokek” dalam hitungan ganjil. Selain itu, tokek yang dapat mendatangkan hoki ini dapat dilihat dari buntutnya yang menghadap ke langit. Jenis-jenis tokek seperti inilah yang biasa menjadi incaran para kolektor dan bakal dihargai dengan nilai yang tinggi.

5. Gigitan Tokek Hanya Bisa Terlepas Saat Ada Petir

Gigitan Tokek Hanya Bisa Terlepas Saat Ada Petir

Jangan sampai digigit tokek. Kalau digigit, cuma bisa lepas kalau ada petir saja, lho!”

Mitos yang beredar dari zaman nenek moyang memang sering terdengar lucu dan konyol. Sebagai contoh adalah mitos mengenai gigitan tokek yang hanya bisa lepas saat ada petir menyambar. Nah, bagaimana jika tokek itu menggigit ketika musim kemarau yang jelas-jelas tidak ada petir menyambar? Bisa berabe, dong?

Hal ini hanyalah sebuah mitos belaka karena sejatinya tokek bukan hewan penggigit jika tidak diganggu. Kalau pun Anda atau orang di sekitar Anda memang benar digigit tokek, gigitannya bisa dilepaskan secara paksa dengan ranting pohon atau benda keras lainnya.

Mitos seperti ini dibuat oleh nenek moyang agar anak-anak tidak bermain atau mengganggu tokek. Pasalnya, gigitan tokek cukup sakit dan bisa menyebabkan infeksi. Jadi, lebih baik menjauhi tokek agar tidak digigit, bukan?

6. Ada Penunggu Gaibnya

Ada Penunggu Gaibnya

* sumber: mediakepo.com

Selama ini, mitos tokek yang beredar luas di kalangan masyarakat memang banyak mengandung hal-hal mistis. Salah satunya adalah mitos tokek yang ada penunggu gaibnya alias khodam. Konon, jika tokek itu ditimbang dan beratnya lebih dari 3 ons, maka tokek itu “ditunggangi” oleh penunggu gaib.

Tokek yang berbobot lebih dari 3 ons ini juga menjadi incaran kolektor, apalagi jika kolektornya memang tertarik dengan hal-hal mistis. Mitos tokek yang memiliki penunggu gaib ini memang tidak terbukti kebenarannya. Anda bebas ingin mempercayainya atau menganggap hal ini sebagai hiburan semata.

7. Bisa Menolak Bala

Bisa Menolak Bala

Bala atau kesialan adalah hal yang pasti ingin dihindari oleh setiap orang. Sebagai manusia biasa, kita tentu ingin hidup lebih tenteram dan damai tanpa diganggu oleh hal-hal mistis apapun. Akan tetapi, sampai saat ini masih ada saja orang-orang musyrik yang ingin membalas dendam atau menyakiti orang lain dengan mengirimkan santet, bala, teluh, dan sebagainya.

Tokek adalah salah satu hewan yang dipercaya dapat menolak bala. Memelihara tokek disinyalir dapat menyingkirkan segala “kiriman” jahat dari orang lain yang membuat susah diri kita. Sayangnya, lagi-lagi hal ini hanya sekedar mitos yang memang tidak bisa dipercaya seratus persen.

Menolak bala bisa dilakukan dengan cara memperbanyak amal dan ibadah, bertobat, dan juga berusaha membersihkan hati dari hal-hal negatif. Jika memang Anda mendapat “kiriman” negatif, konsultasikan dengan pemuka agama Anda untuk mendapatkan solusi yang lebih baik. Hindari hal-hal syirik seperti mempercayai hewan sebagai pelindung atau penolak bala.

8. Tokek Adalah Keturunan Naga

Tokek Adalah Keturunan Naga

Kalau mitos tokek yang satu ini paling terkenal di negeri sakura alias Jepang. Tokek dianggap sebagai hewan sakral di Jepang karena dipercaya sebagai keturunan naga. Jika di Indonesia tokek justru diburu, di Jepang tokek akan disakralkan dan tidak ada yang berani menyakiti hewan tersebut.

Naga sendiri adalah hewan mitologi yang tidak terbukti pernah hidup di dunia. Dari tampilannya saja tokek sebenarnya berbeda jauh dengan naga, lho. Jadi, apakah Anda masih mau percaya bahwa tokek adalah keturunan naga?

8 mitos tokek ini tidak untuk Anda percaya, lho. Yang namanya mitos pasti merupakan suatu hal yang belum tentu terbukti kebenarannya. Di tulisan ini, Bacaterus tidak menggiring Anda untuk percaya pada mitos-mitos seputar tokek ini. Yuk, jadi pembaca yang bijaksana untuk menilai suatu hal yang harus dipercaya atau tidak. Kalau Anda tertarik dengan cerita seputar mitos-mitos di Nusantara, baca juga artikel mitos kejatuhan cicak ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment