Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / Mitos Rumah Tusuk Sate: Pembawa Keberuntungan atau Bencana?

Mitos Rumah Tusuk Sate: Pembawa Keberuntungan atau Bencana?

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Pengertian rumah tusuk sate adalah rumah yang berada tepat di tengah jalur pertigaan sebuah jalan. Posisi rumah ini terlihat memotong salah satu jalur pertigaan sehingga nampak seperti jalan buntu. Pada umumnya, rumah tusuk sate ini kurang banyak peminatnya lantaran ada beragam mitos yang beredar di kalangan masyarakat.

Mitos rumah tusuk sate ini kerap kali membuat orang enggan untuk membeli rumah dengan posisi tersebut meskipun dijual dengan harga yang murah. Meskipun demikian, ada juga orang-orang yang tidak terlalu mempercayai mitos tersebut dan langsung tertarik untuk membeli rumah tusuk sate.

Kali ini, Bacaterus akan mengungkap mitos rumah tusuk sate yang selama ini menjadi momok di kalangan masyarakat lantaran penghuninya bisa ketiban sial. Apa saja mitos-mitos mengenai rumah tusuk sate yang beredar di Indonesia? Apakah kita harus mempercayai mitos-mitos tersebut? Temukan jawabannya di sini.

Mitos Rumah Tusuk Sate

1. Mudah Sakit

Mitos Rumah Tusuk Sate

* sumber: tandaseru.id

Mitos rumah tusuk sate yang paling santer terdengar adalah pemiliknya akan sering jatuh sakit. Menurut pakar feng shui, aliran chi yang masuk ke rumah tusuk sate sangat kuat lantaran posisinya yang berada di ujung jalan. Hal ini dapat membuat pemiliknya mudah sakit.

Faktanya, rumah tusuk sate memang memiliki aliran angin yang lebih kuat karena menghadap ke jalanan. Secara ilmiah, kondisi ini dapat menyebabkan lebih banyak debu dan kotoran yang masuk ke rumah. Solusi untuk mengatasi mitos ini sebenarnya mudah, Anda hanya perlu menempatkan jendela di samping rumah sehingga sirkulasi udara berasal dari bagian samping rumah.

2. Membawa Nasib Buruk

Membawa Nasib Buruk

Alasan lain mengapa rumah tusuk sate susah laku adalah mitos yang mengatakan bahwa rumah tersebut akan memberikan nasib buruk terhadap penghuninya. Nasib buruk ini bisa berupa kesialan seperti kerugian atau kegagalan dalam usahanya.

Akan tetapi, mitos ini tidak selamanya benar. Penghuni rumah tusuk sate memang dapat mengalami kesialan, tetapi secara logika kesialan tersebut lebih mengarah pada kecelakaan lalu lintas, seperti kendaraan yang menabrak rumah tusuk sate tersebut.

Mengingat posisinya yang berada di persimpangan jalan, tentu saja rumah tusuk sate bisa menjadi “korban” ketika ada kendaraan yang remnya blong atau pengemudinya tidak fokus, maka kemungkinan bisa menabrak rumah tersebut.

Solusi untuk mengatasi mitos ini adalah menempatkan pot bunga besar di depan rumah. Dengan begitu pot tersebut bisa menjadi penghalang jika ada kendaraan yang tiba-tiba menabrak rumah Anda.

3. Keluarga Jadi Tidak Harmonis

Keluarga Jadi Tidak Harmonis

Beragam mitos mengenai rumah tusuk sate membuat banyak orang tidak mau membeli rumah dengan posisi tersebut. Salah satu mitos yang banyak dipercaya adalah rumah tusuk sate bisa membuat keluarga yang menghuninya jadi tidak harmonis.

Mungkin terdengar konyol ketika rumah yang notabene adalah benda mati dapat memporak-porandakan hubungan rumah tangga penghuninya. Namun, lagi-lagi hal ini memang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Posisi rumah tusuk sate yang berada di persimpangan jalan memudahkan sinar matahari masuk dengan mudah ke dalam rumah. Saat sinar matahari sedang terik-teriknya, hawa di dalam rumah menjadi lebih panas. Hawa yang panas dapat membuat orang-orang yang berada di dalamnya dehidrasi dan mudah tersulut emosinya. Kondisi inilah yang mungkin menyebabkan penghuni rumah tusuk sate lebih sering terpancing emosi.

Bagi Anda yang menghuni rumah tusuk sate dan merasakan hawa panas di dalamnya, hal tersebut sangat wajar dan bukan disebabkan oleh hal-hal mistis. Untuk mengurangi panas, sebaiknya pasang kanopi untuk menghalau sinar matahari masuk ke dalam rumah.

4. Tempat Favorit Bagi Makhluk Astral

Tempat Favorit Bagi Makhluk Astral

Mitos yang satu ini membuat sebagian orang merasa ngeri ketika harus tinggal di dalam rumah tusuk sate. Ya, konon rumah tusuk sate adalah tempat favorit bagi makhluk astral sehingga tamu atau penghuninya akan sering melihat penampakan makhluk-makhluk tersebut.

Sejatinya, mitos ini tidak pernah terbukti kebenarannya. Makhluk astral bisa berada di mana saja sekalipun rumah Anda tidak menempati posisi tusuk sate. Kesimpulannya, tidak benar jika rumah tusuk sate merupakan tempat favorit bagi makhluk astral. Pasalnya, setiap tempat berpotensi menjadi rumah bagi makhluk astral, apalagi jika iman dan ibadah penghuninya tidak kuat.

Tips Penting Bagi Penghuni Rumah Tusuk Sate

Keberadaan mitos tentang rumah tusuk sate yang beredar luas di kalangan masyarakat sebenarnya tidak harus dipercaya. Mitos merupakan sebuah pernyataan yang belum tentu bisa dibuktikan kebenarannya. Sebagai manusia beriman, alangkah lebih baik jika kita selalu berpikir positif dalam segala hal.

Ketika Anda membeli atau sudah menempati rumah dengan posisi tusuk sate, lakukan beberapa hal berikut ini untuk membuat tempat tinggal Anda jadi lebih nyaman:

1. Tempatkan Pagar di Sebelah Kiri atau Kanan

Tempatkan Pagar di Sebelah Kiri atau Kanan

Rumah tusuk sate sangat rawan menjadi sasaran kendaraan yang menabrak di pertigaan. Untuk mengutamakan keamanan diri sendiri dan penghuni lain, tempatkan pagar di sebelah kiri atau kanan, bukan tepat di tengah-tengah rumah dengan posisi menghadap jalanan.

Pagar yang ditempatkan di sebelah kiri dapat mengurangi risiko celaka apabila kita sedang menutup atau membuka pagar, lalu ada kendaraan yang menabrak bagian tengah rumah. Menurut para ahli feng shui penempatan pagar dan pintu rumah tidak tepat di tengah-tengah dapat menghindari energi negatif yang masuk ke dalam rumah.

2. Buat Taman di Halaman Rumah

Buat Taman di Halaman Rumah

Mitos tentang rumah tusuk sate dapat membuat penghuninya sakit-sakitan memang sedikit benar. Pasalnya, posisinya menghadap jalanan membuat banyak debu dan kotoran dapat masuk ke rumah dengan lebih mudah. Oleh karena itu, cobalah membuat taman yang dipenuhi tumbuhan. Taman ini dapat menyaring udara kotor dan tumbuhan-tumbuhan di dalamnya akan menghasilkan lebih banyak oksigen.

3. Ketinggian Rumah 1,5 Meter dari Jalan

Ketinggian Rumah 1,5 Meter dari Jalan

Ada berbagai alasan mengapa Anda harus meninggikan rumah sebanyak 1,5 meter dari permukaan tanah. Tujuannya untuk memberikan tanjakan kecil bilamana ada kendaraan yang menabrak rumah Anda akan terhalang dengan tanjakan kecil yang Anda buat. Selain itu, pakar feng shui juga mengatakan bahwa tanjakan yang Anda buat dapat menghalau energi negatif dari luar untuk masuk ke dalam rumah.

4. Renungkan Keuntungan Memiliki Rumah Tusuk Sate

Renungkan Keuntungan Memiliki Rumah Tusuk Sate

Sudah terlanjur tinggal di rumah tusuk sate? Jangan berkecil hati dan syukuri saja rejeki yang Anda miliki saat ini. Mitos mengenai rumah tusuk sate tidak selamanya benar kok. Apabila Anda selalu berpikir positif, Anda akan menemukan sejumlah keuntungan menghuni rumah tusuk sate.

Sebagai contoh, rumah tusuk sate memiliki posisi yang strategis untuk membuka usaha. Tempat usaha Anda dapat terlihat dengan jelas oleh orang-orang yang melintas di jalan depan rumah Anda.

Kesimpulannya, mitos rumah tusuk sate bukan momok yang menakutkan. Segala sesuatu akan terasa lebih menyenangkan jika kita selalu berpikiran positif. Ingatlah bahwa kesehatan, rejeki, jodoh, dan segala hal yang terjadi dalam hidup Anda sudah dituliskan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadi, apabila ada hal-hal buruk yang menimpa diri Anda itu bukan disebabkan oleh rumah yang Anda tempat saat ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment