Bacaterus / Misteri Jabar Selatan / Mitos Pantai Santolo, Pantai Indah yang Penuh Misteri

Mitos Pantai Santolo, Pantai Indah yang Penuh Misteri

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pantai adalah salah satu destinasi wisata yang cukup banyak digemari oleh masyarakat yang ada di seluruh dunia. Puluhan atau bahkan ratusan pantai di seluruh dunia kerap dipenuhi oleh wisatawan yang sedang menghabiskan waktu liburan sepanjang tahun.

Di Indonesia sendiri terdapat banyak wisata pantai dengan pemandangan alam yang cukup menawan. Salah  satunya adalah Pantai Santolo yang berada di Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Meskipun popularitasnya tidak seperti Pangandaran atau Pelabuhan Ratu, namun keindahan  pantai yang satu ini pun tak kalah menarik.

Hanya saja selain menawarkan pemandangan alam yang mempesona, pantai ini juga memiliki cerita menarik serta mitos yang bisa membuat orang was-was saat berlibur ke sana. Nah, bagaimana situasi pantai tersebut sebenarnya? Untuk itu mari kita simak ulasannya dalam pemaparan berikut ini.

Wisata Pantai yang Menarik di Garut Selatan

Wisata Pantai yang Menarik di Garut Selatan

* sumber: wiki-wisata.blogspot.com

Pantai Santolo merupakan salah satu pantai wisata yang terletak di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut Selatan, Jawa Barat. Masyarakat sekitar Garut sering menyebut objek wisata tersebut dengan sebutan Garsela. Garut sendiri merupakan salah satu daerah yang terkenal memiliki banyak destinasi wisata alam yang sering dijadikan pilihan untuk menghabiskan waktu liburan.

Pantai Santolo memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan hamparan pasir putih halus yang bisa membuat para pengunjung takjub. Pantai ini cukup dikenal di kota Garut dan sering menjadi tujuan wisata dari berbagai daerah, termasuk kota Bandung. Jarak tempuh menuju pantai tersebut sendiri sekitar 88 km dari Garut kota. Sementara dari Bandung sendiri diperkirakan sekitar 150 Km.

Pemandangan yang disajikan oleh pantai ini memang cukup menarik dan tak kalah dengan pantai-pantai lain yang ada di Indonesia. Kawasan Santolo sendiri pada mulanya merupakan tempat berkumpulnya para nelayan tradisional yang kerap menjadikannya sebagai dermaga atau tempat berlabuh bagi perahu-perahu nelayan yang ada di wilayah sekitar Pameungpeuk.

Karena potensi alamnya yang cukup baik, pantai ini pun kini telah menjadi salah satu objek wisata unggulan yang ada di wilayah Garut Selatan.

Pulau Santolo yang Eksotis

Pulau Santolo yang Eksotis

* sumber: www.kompasiana.com

Santolo sendiri sebenarnya adalah nama sebuah pulau kecil yang ada di kawasan tersebut. Untuk mencapai ke pulau tersebut, para wisatawan harus menyeberang menggunakan perahu sewaan.

Meskipun sebenarnya di tempat tersebut terdapat sebuah jembatan penghubung  antara wilayah pantai dengan pulau tersebut, akan tetapi karena kondisi jembatan yang telah rusak dan berbahaya bagi pengunjung, maka jembatan tersebut dihentikan operasinya.

Di sana para pengunjung juga dapat melihat pemandangan unik yang terjadi. Dimana pada saat air laut pasang, airnya akan tumpah  menuju sungai Cilauteureun. Hal tersebut tentu menjadi hal yang menarik, mengingat laut Santolo sendiri merupakan hilir dari sungai Cilauteureun.

Kondisi itu memang bukan sesuatu yang ajaib dan bisa dijelaskan secara ilmiah, dimana secara struktur tanah lokasi hilir sungai tersebut lebih rendah dibanding bibir pantai sehingga pada akhirnya membuat fenomena itu bisa terjadi.

Selain pulau Santolo yang eksotis dan terlihat seperti pulau yang belum terjamah, wisatawan juga bisa mengunjungi pantai Sayang Heulang yang berad sekitar 8 km dari lokasi pantai Santolo. Ombak yang ada di lokasi pantai ini cenderung lebih tenang. Sehingga sering digunakan para pengunjung untuk melakukan aktivitas berenang.

Baca juga: Mitos Pantai Sawarna, Surga Tersembunyi di Sudut Banten

Ganasnya Ombak Pantai Selatan

Ganasnya Ombak Pantai Selatan

* sumber: traveladvisor.id

Banyaknya pengunjung yang berlibur ke pantai Santolo memang menjadi anugerah tersendiri bagi masyarakat lokal. Meskipun demikian kurangnya informasi yang diterima masyarakat luar daerah mengenai pantai yang ada di selatan ini sering kali berakhir dengan sebuah bencana bagi pengunjung itu sendiri dan mungkin akan berdampak pada pengunjung pantai di masa depan.

Ketidaktahuan masyarakat mengenai fenomena ombak yang ada di pantai selatan memang menjadi salah satu hal yang menyebabkan pantai tersebut sering menelan banyak korban, baik itu tenggelam, hilang atau terseret gelombang besar.

Seperti yang kita ketahui bahwa gelombang air laut memang sering kali mengalami perubahan terutama ketika mulai pergantian musim. Dimana pada menjelang musim kemarau atau musim panas, gelombang air laut akan jauh lebih besar dan tinggi dari biasanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di Kabupaten Garut sendiri sering kali memperingatkan pada masyarakat yang ada sekitar pantai selatan untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan ketika hendak beraktivitas di laut mengingat kondisi gelombang yang kemungkinan bisa berubah setiap waktu.

Selain itu hal lain yang juga sering menimbulkan insiden di pantai Santolo adalah kurangnya rasa waspada masyarakat mengenai kondisi alam sekitar pantai. Ketidaktahuan mereka memang menjadi salah satu penyebab utama banyaknya korban hilang atau terseret gelombang air laut.

Sepintas pantai ini memang terlihat seperti pantai-pantai lain yang ada di daerah lain. Akan tetapi banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa karang yang ada di sekitar pantai sangat curam dan bisa membahayakan pengunjung.

Mitos Tumbal Nyi Loro Kidul

Mitos Tumbal Nyi Loro Kidul

* sumber: www.netralnews.com

Banyaknya korban akibat keganasan ombak laut selatan memang kerap dikaitkan dengan sosok makhluk halus yang dipercaya sebagai penguasa laut pantai selatan, yaitu Nyi Roro Kidul.

Kepercayaan masyarakat mengenai sosok makhluk halus yang kerap meminta tumbal nyawa memang telah mengakar kuat di sejumlah wilayah, khususnya yang ada di pulau Jawa. Hampir sebagai besar masyarakat Indonesia memang tumbuh bersama dengan kisah-kisah seperti itu.

Kultur budaya Indonesia yang kuat mengenai hal-hal berbau mistis yang pada akhirnya membuat mitos-mitos seperti ini jauh lebih mudah diterima dibanding penjelasan yang bersifat ilmiah.

Masyarakat yang ada di sekitar pantai pun percaya bahwa korban-korban yang hilang atau meninggal di pantai Santolo disebabkan oleh kemurkaan sang penguasa pantai yang menginginkan tumbal nyawa.

Masyarakat pun percaya dengan mitos yang menyebutkan bahwa ketika sudah ada korban nyawa, biasanya ikan-ikan akan semakin banyak. Padahal kenyataannya hal tersebut terjadi akibat perubahan suhu laut, dimana suhu air dalam yang semakin dingin membuat ikan-ikan bermigrasi menuju wilayah darat yang lebih hangat.

Selain itu ada pula mitos yang mengatakan bahwa penguasa laut pantai selatan tidak suka dengan wisatawan yang datang dari luar daerah. Hal ini pun tidak sepenuhnya benar mengingat terdapat juga nelayan setempat yang akhirnya harus kembali dalam keadaan sudah tidak bernyawa akibat keganasan ombak yang ada di pantai Selatan.

Nah, itulah Mitos pantai Santolo, pantai indah dan penuh misteri yang berhasil Bacaterus rangkum. Sejatinya semua yang terjadi adalah kehendak Tuhan yang maha kuasa. Pentingnya menggali informasi lokasi wisata sebelum memulai perjalanan liburan memang dapat meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu percaya adanya makhluk halus memang bukan sesuatu yang salah, akan tetapi menjadikan kehadirannya sebagai alasan atas musibah yang terjadi bukanlah hal yang bijak. Karena sejatinya hal itu bisa jadi karena kelalaian kita sendiri.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *