Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / Fakta dan Mitos Mata Kedutan: Ada yang Rindu, Benarkah?

Fakta dan Mitos Mata Kedutan: Ada yang Rindu, Benarkah?

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Di Indonesia terdapat banyak sekali mitos warisan nenek moyang yang tetap dipercaya hingga saat ini. Salah satu mitos yang sering terdengar adalah tentang mata kedutan. Konon, jika mata kita berkedut, itu artinya ada seseorang yang sedang rindu kepada kita, lho.

Lantas, benarkah mitos tentang mata kedutan yang mengatakan bahwa ada orang yang sedang rindu kepada kita? Bacaterus akan mengungkap sejumlah arti dari mitos mata kedutan sesuai dengan bagian mata yang berkedut. Di samping itu, kami juga akan menjelaskan tentang sejumlah fakta dan penyebab mata kedutan secara lebih masuk akal.

Mitos Mata Kedutan Sesuai Bagiannya

1. Alis Mata Kanan

Alias Mata Kanan Mitos Mata Kedutan

Kedutan tidak hanya terjadi di kelopak mata saja, tetapi juga pada bagian alis mata. Mitos mata kedutan yang terjadi di alias mata kanan memiliki arti bahwa bersusah-susah dulu bersenang-senang kemudian. Intinya, Anda harus mengalami kesulitan terlebih dahulu sebelum akhirnya merasakan kebahagiaan.

2. Kelopak Mata Kanan

Kelopak Mata Kanan

Bagian mata yang paling sering mengalami kedutan adalah kelopak mata. Jika kedutan terjadi di kelopak mata kanan atas artinya Anda akan segera memperoleh keberuntungan dalam waktu dekat. Akan tetapi, jika kedutannya terasa di kelopak mata kanan bagian bawah tandanya akan datang kesedihan dalam hidup Anda.

3. Ekor Mata Kanan

Ekor Mata Kanan

Mitos mengenai mata kedutan yang terjadi di ekor mata kanan bagian atas adalah konon Anda akan segera sembuh dari penyakit yang sedang diderita saat ini. Sementara itu, apabila Anda merasakan kedutan di ekor mata kanan bawah artinya Anda akan segera bertemu dengan orang yang datang dari jauh.

4. Bola Mata Kanan

Bola Mata Kanan

Pernah merasakan kedutan di bagian bola mata kanan? Hal tersebut juga memiliki arti mitos tersendiri, lho. Konon, orang yang bola mata kanannya mengalami kedutan akan mendapatkan kesedihan di dalam hidupnya.

5. Alis Mata Kiri

Alis Mata Kiri

Selanjutnya, mitos tentang mata kedutan pada alis mata sebelah kiri memiliki arti yang cukup membahagiakan. Menurut mitos, kedutan di alias mata kiri merupakan sebuah pertanda bahwa Anda akan bertemu dengan seseorang yang telah lama dinanti, entah ia datang dari jauh atau dekat.

6. Kelopak Mata Kiri

Kelopak Mata Kiri

Jika kedutan terjadi di kelopak mata sebelah kiri, Anda harus merasakan apakah kedutannya terasa di bagian atas atau bawah kelopak. Pasalnya, kedutan di kelopak mata kiri atas dan bawah memiliki arti yang berbeda. Kedutan di kelopak mata kiri atas adalah pertanda jika Anda akan bertemu dengan kekasih yang selama ini dinanti atau dirindukan. Pada umumnya, pertanda ini berlaku untuk pasangan yang sedang menjalani hubungan jarak jauh.

Sementara, jika kedutan terjadi pada kelopak mata kiri bagian bawah, maka hal tersebut bisa merupakan tanda bahwa Anda akan mengalami sakit. Namun, semua kembali lagi kepada pribadi masing-masing, ingin percaya atau tidak.

7. Ekor Mata Kiri

Ekor Mata Kiri

Mitos tentang mata kedutan di ekor mata sebelah kiri atas menandakan bahwa Anda akan bertemu dengan famili atau kerabat yang mungkin selama ini tinggal berjauhan dengan Anda. Namun, jika kedutannya terjadi di ekor mata kiri bagian bawah, maka kemungkinan Anda akan mendengar sebuah kabar buruk yang mengecewakan.

8. Bola Mata Kiri

Bola Mata Kiri

Bertentangan dengan mitos kedutan yang terjadi di bola mata kanan, bila kedutannya terjadi di bola mata kiri itu artinya Anda akan memperoleh kebahagiaan dalam waktu dekat. Kebahagiaan tersebut tidak pernah Anda sangka-sangka sebelumnya dan datang sebagai kejutan yang manis.

Kedutan Menurut Medis

Kedutan Menurut Medis

Selama ini kedutan di mata sering dikaitkan dengan mitos-mitos yang diturunkan dari nenek moyang. Padahal, kedutan bisa saja merupakan sebuah pertanda adanya gangguan kesehatan dalam tubuh Anda. Terlepas dari banyaknya mitos mengenai mata kedutan yang beredar luas di masyarakat, ternyata ada penjelasan medis tersendiri mengenai mata kedutan.

Kedutan memiliki istilah medis Blepharospasm (Beb) yang artinya adalah kontraksi otot tak terkontrol yang menyebabkan kontraksi pada area lain di sekitar mata. Apabila kedutan terus terjadi tanpa henti, bisa jadi itu merupakan gangguan gejala saraf.

Menurut Burt Dubow, OD, FAAO, pakar mata dari Contact Lens and Cornea Section of the American Optometric Association, kedutan merupakan kontraksi yang melibatkan otot orbiculars oculi.

Serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat diiringi denyutan pada pembuluh darah sehingga secara tiba-tiba Anda akan merasakan rangsangan yang menaikkan aliran listrik melalui nervus facialis yang menyebabkan mata terasa kejang (kedutan) selama beberapa saat.

Penyebab Mata Kedutan

Penyebab Mata Kedutan

Ketika mata mengalami kedutan, apakah Anda harus langsung percaya pada mitos tentang mata kedutan yang telah beredar di kalangan masyarakat ini? Anda tidak harus mempercayai sesuatu yang belum tentu terbukti kebenarannya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mata kedutan bisa merupakan suatu gejala medis. Agar tidak menerka-nerka lebih jauh lagi, inilah beberapa penyebab mata kedutan yang perlu Anda ketahui:

  • Stres

Setiap orang berpotensi mengalami stres. Bahkan, stres yang tidak terkendali dapat menyebabkan seseorang mengalami kedutan di area mata. Kedutan yang disebabkan oleh stres ini tidak berbahaya. Anda tidak perlu berobat ke dokter karena kedutan ini bisa dihilangkan dengan metode relaksasi untuk melepas stres.

  • Kelelahan

Selain stres, faktor lain yang dapat menyebabkan kedutan adalah kelelahan fisik. Orang yang bekerja terlalu lelah atau kurang tidur dapat mengalami mata kedutan. Untuk mengatasi kedutan yang disebabkan oleh kelelahan maka sebaiknya perbanyak istirahat dan tidur yang cukup. Jika tubuh sudah tidak terasa lelah, kedutan ini akan hilang dengan sendirinya.

  • Menatap Layar Ponsel, TV, atau Komputer Berlebihan

Kedutan sangat rentan dialami oleh sejumlah orang yang aktif menggunakan ponsel, komputer, dan TV. Menatap layar benda-benda tersebut dapat membuat mata menjadi kelelahan. Akibatnya, otot di sekitar mata akan mudah mengalami kontraksi dan hal tersebut merupakan bagian dari kedutan.

Untuk mengantisipasi kedutan akibat menatap layar terlalu lama, terapkan aturan “20-20-20”, di mana setiap 20 menit sekali alihkan pandangan dari layar gadget dan lanjutkan mengistirahatkan mata dengan memandang objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.

  • Konsumsi Minuman Berkafein

Tahukah Anda bahwa minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, juga dapat meningkatkan kontraksi otot di bagian mata? Alhasil, orang lebih berisiko mengalami kedutan setelah mengkonsumsi minuman berkafein ini. Apabila Anda selalu mendapatkan kedutan setelah mengonsumsi minuman berkafein, cobalah untuk berhenti mengonsumsinya dan rasakan perubahan kedutan di sekitar mata.

Mitos mata kedutan yang beredar luas di Indonesia belum tentu benar. Anda memiliki hak untuk mempercayai mitos tersebut atau justru mengabaikannya. Pasalnya, kedutan sendiri juga merupakan pertanda kondisi tubuh Anda secara medis.

Mitos mengenai mata kedutan ini hanyalah segelintir mitos yang terkenal di Indonesia. Masih banyak mitos-mitos lainnya, seperti artikel mitos rumah tusuk sate yang membahas seputar mitos mengenai rumah yang berada tepat di tengah-tengah gang atau jalan.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment