Bacaterus / Ikan Lele / Mitos Lele Putih, Sering Dianggap Ikan Mistis oleh Masyarakat

Mitos Lele Putih, Sering Dianggap Ikan Mistis oleh Masyarakat

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Siapa yang tidak kenal dengan ikan lele? Salah satu jenis ikan yang kerap dijadikan hidangan lezat ini memang cukup digemari masyarakat tanah air. Selain memiliki cita rasa yang khas, ikan lele juga menyimpan banyak mitos yang kerap dikaitkan dengan berbagai hal berbau supranatural.

Bila selama ini yang kita tahu ikan lele cenderung berwarna gelap. Maka ikan lele yang akan Bacaterus bahas kali ini adalah ikan lele berwarna putih yang memiliki banyak kisah unik yang seru untuk dibahas.

Apa sebenarnya yang membuat ikan ini menarik untuk diperbincangkan? Nah, biar kamu tidak semakin penasaran, simak ulasan makhluk air yang satu ini dalam misteri lele putih, ikan yang sering dianggap mistis oleh masyarakat tanah air berikut ini yuk!

Jenis Ikan Air Tawar yang Digemari Masyarakat

Jenis Ikan Air Tawar yang Digemari Masyarakat

Lele merupakan jenis ikan yang berhabitat di air tawar. Ikan ini memiliki karakteristik yang mudah untuk diidentifikasi. Secara morfologi ikan Lele berbentuk pipih memanjang. Ikan ini juga memiliki kumis yang cukup panjang serta mencuat dari bagian sungutnya.

Ikan lele atau yang sering disebut ikan keli ini tidak memiliki sirip, meskipun begitu ikan ini memiliki patil yang dapat menyengat. Ikan yang dikenal juga dengan mana Catfish dalam bahasa Inggris ini memiliki kemampuannya untuk tetap bertahan hidup dan bergerak di darat dalam waktu yang cukup panjang.

Di Indonesia ikan ini memiliki banyak nama, meskipun demikian umumnya masyarakat tanah air menyebutnya dengan nama ikan lele. Ikan lele sendiri terdiri dari ratusan jenis spesies yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di belahan dunia. Sementara ikan Lele yang menjadi penghuni perairan Indonesia sendiri bernama ilmiah Clarias Batrachus.

Ikan Lele sendiri merupakan salah satu jenis ikan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain memiliki citarasa yang khas, daging yang terdapat dalam ikan jenis ini memang cukup banyak. Sehingga jangan heran bila ikan Lele sering dijadikan sebagai pilihan untuk bersantap.

Masyarakat sendiri bisa dengan mudah menemukan penjual yang menyajikan menu berbahan dasar ikan lele di jalanan pinggir kota bahkan di restoran mahal sekalipun.

Sering Dianggap Berkaitan dengan Hal Gaib

Sering Dianggap Berkaitan dengan Hal Gaib

Selain terkenal karena memiliki kualitas rasa yang lezat, ikan ini juga menyimpan banyak cerita menarik yang penuh akan cerita supranatural. Salah satunya adalah dengan kehadiran lele putih. Perbedaan warna ikan yang mencolok  membuat ikan ini kerap dikaitkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan sesuatu yang gaib.

Indonesia sendiri memang terkenal karena budaya mistik yang cukup kuat. Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab berbagai kepercayaan tentang ikan lele putih terus bermunculan. Sebenarnya kondisi yang terjadi pada lele putih memang bisa dijelaskan secara ilmiah, seperti yang kita ketahui perbedaan warna pada hewan memang bisa disebabkan oleh suatu kondisi.

Kita tentu mengenal istilah ‘Albino’, sebuah kelainan genetika yang menyebabkan absennya pigmentasi warna pada kulit, mata, dan rambut, baik itu sebagian atau keseluruhan bagian tubuh. Meskipun demikian tidak semua hewan berwarna putih diidentifikasi dengan albino. Karena pada kenyataan ada pula beberapa hewan yang memiliki kulit berwarna putih.

Menurut para ahli cara paling sederhana untuk membedakan hal tersebut adalah dengan melihat bagian mata dimana pada kasus albino akan terlihat lebih merah.

Lele Jelmaan Kyai Truno

Lele Jelmaan Kyai Truno

Berbicara mengenai ikan lele putih, maka Kyai Truno adalah sosok yang kerap dikaitkan oleh masyarakat dengan keberadaan ikan Lele putih raksasa yang berada di objek wisata Batu Seribu yang terletak di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Menurut penduduk sekitar, Kyai Truno sendiri merupakan salah satu tokoh yang ikut memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia melawan penjajah Belanda.

Kyai Truno sendiri diketahui merupakan sahabat baik dari Raden Mas Said atau yang lebih dikenal dengan nama Pangeran Sambernyawa. Menurut cerita warga sekitar, objek wisata alam yang berada di ketinggian tersebut dahulu digunakan sebagai pos pemantau untuk mengawasi pergerakan musuh. Para pejuang sendiri kerap silih berganti untuk mengawasi penjajah dari tempat tersebut.

Konon, Ki Truno lebih memilih untuk menjaga tempat yang dipakai untuk menyusun strategi perang tersebut dibanding ikut bersama pasukan dari Pangeran Sambernyawa untuk pindah ke tempat lain. Masyarakat sendiri meyakinkan bahwa lele putih yang ada di sana merupakan jelmaan dari Kyai Truno.

Masih di desa yang sama, terdapat pula cerita menarik mengenai ribuan ikan lele yang disebut melakukan migrasi dengan berjalan menyusuri jalan aspal yang dipimpin oleh ikan lele putih Truno. Menurut cerita, ribuan ikan lele tersebut hendak berpindah menuju ke sumber mata air yang ada di barat akibat musim kemarau.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa ikan lele memang memiliki kemampuan unik untuk berjalan dan bertahan hidup di darat dalam jangka waktu tertentu sehingga hal tersebut mungkin saja bisa terjadi.

Hanya saja hal lain yang membuat cerita tersebut semakin menarik adalah keberadaan seekor ular Weling yang ikut menjaga di bagian depan barisan ribuan lele tersebut. Hal tersebut tentunya bukan fenomena yang biasa.

Migrasi ribuan lele tersebut memang belum bisa dibuktikan kebenarannya. Mengingat kisahnya sendiri hanya berdasarkan kesaksian serta pengalaman segelintir orang tanpa ada bukti otentik yang menyertainya.

Dipercaya Bisa Membawa Bencana

Dipercaya Bisa Membawa Bencana

Ikat lele putih sendiri memang kerap dikeramatkan oleh sebagian masyarakat. Tak sedikit dari masyarakat tanah air yang mempercayai bahwa ikan lele putih tersebut dapat membawa bencana atau kematian bagi siapapun yang berusaha membunuh atau berusaha untuk memakannya.

Kepercayaan semacam itu memang kerap kita temukan di masyarakat yang ada di berbagai daerah yang ada di Indonesia atau bahkan di dunia. Kamu tentu pernah mendengar ikan dewa yang ada di Cibulan, Kuningan, Cirebon atau beberapa hewan yang juga dianggap keramat di daerah seperti kera yang ada di Bali atau ikan mas raksasa yang ada di Danau Toba.

Mitos yang menyelimuti hewan-hewan tersebut memang sesuatu yang biasa kita dengar. Mempercayai hal-hal semacam itu memang syah-syah saja untuk dilakukan. Keberadaan ikan raksasa atau ikan memiliki karakteristik unik seperti lele putih adalah sesuatu yang langka dan mungkin jarang ditemukan.

Oleh karena itu perlu dijaga kelestariannya agar generasi kita selanjutnya masih bisa menikmati beragam keunikan fauna yang dimiliki oleh bangsanya. Menjadikan sebuah tempat, benda atau makhluk hidup sebagai sesuatu yang keramat bisa jadi cara nenek moyang kita untuk menjaga kelestarian alam dari kerusakan yang mungkin dilakukan oleh tangan-tangan manusia.

Hal tersebut memang bisa jauh lebih efektif mengingat kultur budaya Indonesia yang kuat pada sesuatu yang gaib. Namun hal tersebut pun masih perlu belum tentu kebenarannya.

Nah, itulah mitos lele putih, ikan yang sering dianggap mistis oleh masyarakat. Semoga informasi yang telah dibahas Bacaterus di atas bisa membuat kamu lebih bijak menyikapi berbagai hal. Bila kamu memiliki cerita lain tentang ikan yang satu ini tulis komentar kamu di bawah, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *