Bacaterus / Misteri Musik / Mitos Lingsir Wengi: Lagu Pemanggil Kuntilanak, Benarkah?

Mitos Lingsir Wengi: Lagu Pemanggil Kuntilanak, Benarkah?

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 Juni 2019

Lagu Lingsir Wingi mendadak booming saat salah satu film horror nasional berjudul “Kuntilanak” memasukkan lagu ini ke salah satu adegannya. Sontak lagu ini langsung dianggap sebagai lagi pemanggil kuntilanak. Namun, benarkah Lingsir Wengi merupakan lagu yang dapat mengundang kehadiran makhluk astral?

Sejak Lingsir Wengi menjadi viral. Banyak orang yang akhirnya mencari kebenaran dan sejarah tembang berbahasa Jawa tersebut. Bacaterus pun telah mengumpulkan mitos dan fakta mengenai lagu Lingsir Wengi ini. Apakah makna lagu ini seseram atmosfer yang kita rasakan ketika mendengarkan lagunya? Temukan jawabannya di sini.

Mitos Seram Lingsir Wengi

Sutradara kondang Rizal Mantovani tak menyangka bahwa lagu Lingsir Wengi yang ia selipkan dalam film “Kuntilanak” yang ia garap pada tahun 2006 silam kini menjadi viral. Popularitas lagu Lingsir Wengi masih eksis hingga saat ini meskipun filmnya tayang belasan tahun silam.

Semenjak menjadi viral, tak sedikit yang menganggap bahwa lagu ini seram. Berbagai mitos pun bermunculan untuk menambah kesan mistis pada lagu ini. Apa saja mitos-mitos seputar Lingsir Wengi?

1. Lagu Pemanggil Kuntilanak

* sumber: lifestyle.okezone.com

Dalam film “Kuntilanak” yang dibintangi Julie Estelle dan Evan Sanders, Lingsir Wengi merupakan lagu yang dipakai untuk memanggil kuntilanak. Sejak saat itulah masyarakat berspekulasi bahwa tembang ini memang bisa mengundang kehadiran kuntilanak.

Mitos yang beredar, jika kamu menyanyikan lagu Lingsir Wengi pada tengah malam seorang diri, maka sosok kuntilanak akan hadir menemanimu. Meskipun belum terbukti kebenarannya, tapi mitos ini cukup membuat orang ragu untuk mencoba menyanyikan lagu ini pada malam hari.

2. Disukai Hantu Wanita

* sumber: www.brilio.net

Selama ini, kuntilanak dikenal sebagai makhluk halus berjenis kelamin wanita. Bahkan, kuntilanak dianggap sebagai hantu paling populer di Indonesia. Lagu Lingsir Wengi yang konon bisa mengundang kuntilanak ini ternyata tidak hanya bisa mengundang jenis hantu itu saja, tetapi hantu wanita lainnya.

Sekali lagi, kebenaran mengenai mitos ini memang tidak terbukti. Namun, jika kamu ingin ‘bertemu’ dengan sosok wewe gombel, sundel bolong, atau hantu wanita lainnya, mungkin kamu bisa mencoba menyanyikan Lingsir Wengi di malam hari yang sunyi?

3. Mengandung Unsur Mistis


Masih berkaitan dengan kemunculan lagu ini dalam film “Kuntilanak”, sampai saat ini Lingsir Wengi memang dinilai memiliki unsur mistis tersendiri. Ada sebuah cerita yang beredar di masyarakat bahwa seseorang pernah iseng mendengarkan lagu ini di dekat pohon bambu. Anehnya, pohon bambu tersebut langsung bengkok dengan sendirinya.

Konon, fenomena aneh yang tidak disebutkan lokasinya ini tidak hanya disaksikan satu orang saja, tetapi beberapa orang yang kebetulan berada di sana. Tak jelas apakah bengkoknya pohon bambu tersebut memang karena lagu ini atau faktor lainnya. Akan tetapi, mitos ini sudah cukup menambah seram image lagu Lingsir Wengi.

4. Wanita yang Sedang Haid Dilarang Mendengarkan Lagu Ini

* sumber: heybro.tv

Ada banyak pantangan yang bersifat gaib untuk wanita yang sedang haid, salah satunya wanita haid dilarang mendaki gunung karena dapat menarik perhatian makhluk gaib di gunung tersebut. Namun, tahukah kamu bahwa wanita haid juga dilarang mendengarkan lagu Lingsir Wengi?

Menurut mitos yang beredar, wanita yang sedang haid umumnya berada dalam kondisi yang tidak suci. Ketika wanita tersebut mendengarkan lagu Lingsir Wengi, secara tidak langsung ia mengundang kuntilanak (yang notabene menyukai aroma darah) untuk merasuki dirinya.

Beragam mitos seputar Lingsir Wengi ini memang belum dapat dibuktikan kebenarannya, Mitos-mitos ini diperoleh dari cerita masyarakat yang beredar dari mulut ke mulut. Tentu saja kamu boleh percaya, boleh tidak percaya.

Fakta Lagu Lingsir Wengi

Di balik mitos-mitos seputar Lingsir Wengi ternyata ada fakta yang tersimpan dalam lagu ini. Bahkan, setelah membaca fakta-fakta yang ada, kamu bakal merasa lagu ini tidak seseram dugaanmu kok. Yuk, kenali sejumlah fakta mengenai lagu Lingsir Wengi berikut ini.

1. Ciptaan Sunan Kalijaga

* sumber: www.nu.or.id

Siapa yang tak kenal dengan Sunan Kalijaga? Seorang tokoh Walisongo ini aktif menyebarkan agama Islam melalui tradisi dan budaya Jawa. Beliau selalu menggunakan kesenian untuk menyebarkan dakwahnya. Salah satu kidung yang ia ciptakan untuk keperluan dakwah adalah Lingsir Wengi.

Isi lagu Lingsir Wengi yang sesungguhnya tidak bermakna untuk memanggil makhluk gaib, melainkan berisi doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Pada masa penyebaran ajaran Islam yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga, beliau memang terbiasa menggunakan nyanyian, gamelan, wayang, dan ukiran sebagai sarana dakwahnya.

2. Lagu Gending Jawa

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=DL90nuYlhd0

Lingsir Wengi diciptakan menggunakan pakem gending Jawa, Macapat. Macapat terdiri dari 11 pakem yang salah satunya adalah Pakem Durma. Lagu-lagu Jawa lain yang menggunakan Pakem Durma harus mencerminkan suasana suram, keras, sangar, dan sedih.

Nah, kalau kamu merasakan nuansa menyayat hati, pilu, dan menyentuh perasaan ketika mendengar Lingsir Wengi, itu bukan semata-mata ada makhluk halus di sekitarmu. Lagu ini memang dilantunkan dengan tempo yang lembut hingga menyentuh perasaan dan menyayat hati.

3. Untuk Menolak Bala

* sumber: oknews.co.id

Berbanding terbalik dengan mitos yang beredar, fakta sesungguhnya mengenai Lingsir Wengi adalah lagu ini dipakai untuk menolak bala. Ya, Sunan Kalijaga kerap kali melantunkan lagu ini usai menunaikan sholat malam. Lagu ini beliau lantunkan untuk menolak bala atau mencegah gangguan dari makhluk halus.

Sejak diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga pada masyarakat di Pulau Jawa, akhirnya Lingsir Wengi sering dijadikan kidung oleh para ibu yang sedang menidurkan anak-anaknya. Ritme dan tempo lagu ini memang cocok dijadikan lagu pengantar tidur.

4. Lirik Lingsir Wengi yang Sesungguhnya

Lingsir Wengi yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga sangat berbeda dengan Lingsir Wengi yang kamu dengarkan dalam film “Kuntilanak”. Lirik dan makna lagu Lingsir Wengi yang benar-benar original sama sekali tidak mengandung kata-kata yang bisa mengundang kehadiran makhluk halus. Nah, biar kamu nggak penasaran, berikut adalah lirik dan makna Lingsir Wengi yang sebenarnya.

Lingsir Wengi

Lingsir wengi

Sepi durung biso nendro

Kagodho mring wewayang

Kang ngreridhu ati

Kawitane

Mung sembrono njur kulino

Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno

Nanging duh tibane aku dewe kang nemahi

Nandang bronto

Kadung loro

Sambat-sambat sopo

Rino wengi

Sing tak puji ojo lali

Janjine mugo biso tak ugemi

Berikut adalah arti Bahasa Indonesia dari tembang Lingsir Wengi di atas:

Menjelang Tengah Malam

saat menjelang tengah malam

sepi tidak bisa tidur

tergoda bayanganmu

di dalam hatiku

permulaanya

hanya bercanda kemudian terjadi

tidak mengira akan jadi cinta

kalau sudah saatnya akan terjadi pada diriku

menderita sakit cinta(jatuh cinta)

aku harus mengeluh kepada siapa

siang dan malam

yang saya cinta jangan lupakan ku

janjinya kuharap tak diingkari

Bagaimana? Tidak seseram mitos yang beredar, bukan? Mitos-mitos seram seputar Lingsir Wengi memang sangat populer di Indonesia. Kamu berhak menentukan ingin percaya atau tidak. Yang jelas, lirik Lingsir Wengi ciptaan Sunan Kalijaga memang sangat berbeda dengan lirik Lingsir Wengi yang diputar dalam film “Kuntilanak”, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar