Bacaterus / Fakta Kucing / Mitos Tentang Kucing Calico, Si Kucing Tiga Warna

Mitos Tentang Kucing Calico, Si Kucing Tiga Warna

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Oktober 2019

Binatang satu ini memang paling banyak diminati untuk dipelihara, apalagi kalau bukan kucing. Lucu, imut dan bulunya yang lembut juga tubuhnya yang menggemaskan, jadi salah satu alasan banyak orang jatuh cinta. Bukan hanya itu, sifatnya yang manja juga membuat kamu ingin mengelus dan bermain dengannya.

Miacis dipercaya sebagai nenek moyang kucing yang rupanya mirip dengan musang. Binatang liar ini hidup pada masa Eosen sekitar 50 juta tahun silam. Miacis mengalami evolusi dan menjadi berbagai keturunan kucing, yang kemudian berkembang menjadi kucing modern.

Nah, diantara banyaknya ras atau jenis kucing, apa kamu tahu kucing Calico? Kucing ini dikenal dengan kucing belang tig. Kucing Calico adalah kucing domestik yang umumnya memiliki warna putih dengan belang oranye dan hitam.

Kalau kamu sudah tahu kucing Calico ini, kamu sudah tahu dong ada beberapa mitos yang menyertai kucing ini. Kira-kira seperti apa ya mitosnya? Yuk, simak lebih lanjut.

1. Calico Jantan Dimakan Induknya Saat Lahir

Calico jantan, dimakan induknya saat lahir (Copy)

Duh, serem juga mitosnya, namun memang itulah mitos yang banyak beredar di Indonesia. Setiap bayi kucing jantan belang tiga terlahir pasti akan dimakan induknya, sehingga kucing Calico jantan jarang sekali dijumpai. Begitulah mitos yang beredar di masyarakat.

Apa benar seperti itu? Ternyata gen misterius adalah sebabnya, para ilmuwan meneliti gen dari kucing Calico ini karena hampir semua kucing dengan tiga pola warna ini memiliki dua kromosom X alias betina. Kromosomnya yang memiliki susunan uniklah yang membuat 99.9% kucing Calico ini berjenis kelamin betina.

Namun bukan berarti kucing Calico jantan tidak ada lho ya, pejantan yang lahir umumnya akan memiliki kelainan bernama sindrom Klinefelter, yaitu terlahir infertile atau steril. Selain itu, kucing Calico jantan juga lebih umum memiliki masalah kesehatan. Jadi, ini murni masalah genetika kucing Calico.

2. Simbol Pembawa Keberuntungan

Simbol pembawa keberuntungan (Copy)

Mitos yang paling terkenal ialah mereka dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Dalam cerita rakyat di berbagai budaya, kucing belang tiga ini memang diyakini membawa keberuntungan. Ternyata mitos seperti ini bukan hanya dibicarakan di Indonesia.

Di Jepang, kucing ini memiliki panggilan “mi-ke”. Bahkan terdapat patung kucing yang diberi nama “Maneki Neko” yang diyakini sebagai dewa keberuntungan dan kekayaan. Patung Maneki Neko ini digambarkan memilki tiga warna pada bulunya, dengan satu cakar yang diangkat naik ke atas.

Maneki Neko ini melambaikan cakar atau kaki yang diangkat tersebut dan memberi isyarat kepada orang-orang untuk masuk. Kamu biasanya akan menemui patung kucing seperti ini saat mampir ke restoran Jepang atau Cina dan toko yang dimiliki orang Jepang.

3. Pembawa Kejayaan

Pembawa kejayaan (Copy)

Tahun 2007 silam, stasiun kereta api di pedesaan Kinokawa Jepang akan ditutup. Hal ini dikarenakan masalah anggaran, namun desa itu menunjuk seekor kucing belang tiga lokal yang bernama Tama untuk menjadi Stasion Master.

Bahkan Tama memiliki kantor dimana dari tempat itulah dia akan menyapa para penumpang, tak butuh waktu lama Tama pun menjadi selebritas. Karena publisitas itu, terjadi peningkatan penumpang sebesar 17% dan menyelamatkan stasiun dari penutupan.

Pada tahun 2010, ia dipromosikan menjadi petugas operasional dan dia pun memiliki asisten bernama Chibi yang adalah seekor kucing.

4. Mata yang Bisa Menghipnotis

Mata yang bisa menghipnotis (Copy)

Pernah dengar mitos bahwa kucing belang tiga ini memiliki kesaktian tersendiri? Mitos yang beredar mengatakan bahwa mata kucing Calico bisa menghipnotis semua hewan.

Misalnya saja, jika kucing Calico ini menatap cicak yang menempel di sinding maka cicak bisa jatuh dari atas dinding. Tak berhenti disitu, dikatakan bahwa mata kucing Calico ini juga bisa menjatuhkan burung yang ada di atas pohon jika bertatapan. Selain dua hal itu, kucing kembang telon ini juga dapat dengan mudah menangkap tikus.

5. Menakuti Hantu dan Badai

Menakuti hantu dan badai (Copy)

Masih dari Jepang, Jepang punya mitos lainnya nih dari kucing belang tiga ini. Dipercaya sebagai simbol keberuntungan, beberapa pelaut sering kali mengajak kucing Calico berlayar bersama mereka.

Rupanya pelaut Jepang berpikir jika membawa kucing Calico di kapal, mereka akan menakuti badai dan para hantu atau arwah leluhur yang pencemburu. Selain itu juga menakuti tikus-tikus yang berkeliaran di kapal.

Jadi motisnya adalah menjaga para pelaut supaya aman dari situasi laut yang tidak menguntungkan dan karenanya pelaut selalu membawa dan menjaga kucing Calico dalam pelayaran.

6. Menyembuhkan masalah kulit

Menyembuhkan masalah kulit (Copy)

Di Irlandia, kucing ini punya mitos tersendiri. Tradisi atau takhayul yang beredar dalam folklore Irlandia. Kucing Calico dipercaya bisa menyembuhkan kelainan pada kulit. Dikatakan dapat menyingkirkan kutil jika kamu menggosoknya pada ekor kucing Calico di bulan Mei.

Mungkin kamu menyadari bahwa kucing tidak akan menikmati hal ini, tetapi itu akan tetap membantu, begitu kata mereka. Percaya atau tidak?

7. Kucing Resmi Maryland

Kucing resmi Maryland (Copy)

Di Amerika, tepatnya di Negara bagian Maryland, kucing Calico adalah kucing yang sangat terkenal. Kadang-kadang kucing ini disebut kucing uang. Tak hanya itu, kucing Calico adalah kucing resmi dari negara bagian Maryland. Mengapa demikian?

Karena kesamaan warna mereka dengan Oriole Baltimore (burung Negara) dan kupu-kupu Checkerspot Baltimore (serangga Negara), kucing Calico diberikan gelar resmi pada 1 Oktober 2001. Hal ini menjadikan Maryland satu dari tiga negara bagian yang memiliki kucing resmi.

Sama seperti Jepang, mereka juga percaya kucing Calico ini akan mendatangkan keberuntungan dan kejayaan. Sehingga jika kamu memiliki kucing Calico dan tinggal di Maryland, kamu harus memastikan memperlakukannya dengan rasa hormat yang layak.

8. Kucing Peri

Kucing Peri (Copy)

Di Norwegia, banyak budaya menganggap kucing sebagai makhluk mistis. Mereka menganggapnya benar-benar seperti peri atau goblin yang menyamar, sehingga kucing hutan Norwegia kadang-kadang disebut Kucing Peri.

Dikatakan jika menatap mata kucing, kamu akan melihat visi dunia peri yang memata-matai manusia melalui mata yang sama. Nah, apa kamu percaya dengan mitos seperti ini? Bukan hanya kucing Calico, anggapan kucing adalah makhluk mistis sepertinya senantiasa berlaku di beberapa negara.

Belang yang banyak dijumpai pada kucing Calico biasanya memang kucing berwarna putih dengan belang hitam dan oranye. Namun, beberapa kucing Calico dapat berwarna lain juga lho. Tapi apapun jenis atau warna apapun kucingnya, jika kamu tertarik atau sudah memelihara kucing di rumahmu ingat untuk memberikannya diet bergizi, tempat perlindungan yang nyaman dan aman.

Setelah melihat beberapa mitosnya, ternyata kucing belang tiga ini juga paling banyak dianggap sebagai jimat keberuntungan di banyak budaya di seluruh dunia. Apa kamu tertarik memelihara kucing kembang telon ini? Kalau tertarik memelihara, sebaiknya kamu harus pelajari dulu sifat dan kesukaannya.

Kalau kamu punya mitos lainnya tentang kucing Calico, yuk bagikan di kolom komentar berikut ini. Baca juga artikel lainnya dari Bacaterus.com untuk menambah pengetahuan kamu ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar