Bacaterus / Dunia Mistis / Mitos Kejatuhan Cicak yang Terkenal di Kalangan Masyarakat

Mitos Kejatuhan Cicak yang Terkenal di Kalangan Masyarakat

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Dari sekian banyak hewan reptil yang ada, mungkin cicak merupakan hewan reptil yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hewan ini memang tidak menggigit dan berbisa seperti ular, tapi keberadaannya di rumah cukup mengganggu, apalagi cicak juga merupakan hewan yang kerap kali mencuri atau mengotori makanan dan minuman di rumah.

Selain mengganggu, keberadaan cicak di rumah juga cukup meresahkan lantaran ada banyak mitos yang beredar seputar hewan ini. Mitos cicak jatuh mengenai tubuh kita atau kejatuhan cicak adalah salah satu yang paling sering beredar dari mulut ke mulut. Konon, orang yang kejatuhan cicak dapat memperoleh kesialan.

Nah, untuk membahas lebih lanjut mengenai mitos ini, Bacaterus sudah mengumpulkan beberapa informasi mengenai mitos orang yang kejatuhan cicak. Dari ada semakin penasaran, yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Mitos Kejatuhan Cicak Berdasarkan Bagian Tubuh

Menurut Primbon Jawa, mitos kejatuhan cicak ini berbeda-beda artinya sesuai dengan bagian tubuh yang kejatuhan hewan tersebut. Boleh percaya atau tidak, inilah sejumlah mitos kejatuhan cicak berdasarkan bagian tubuh yang “kejatuhan” hewan itu.

1. Kepala

Mitos Kejatuhan Cicak

Kepala adalah bagian tubuh yang paling sering kejatuhan cicak. Ketika membuka pintu, tiba-tiba ada cicak jatuh dan mendarat mulus di atas kepala Anda. Kejadian seperti ini dapat membuat kita panik dan berusaha mengenyahkan cicak dari kepala secepat mungkin.

Arti kejatuhan cicak di kepala adalah rejeki akan menjadi seret. Jika biasanya rejeki mengalir dengan lancar, setelah kejatuhan cicak di kepala tiba-tiba ada pengeluaran mendadak atau pemasukan pun berkurang.

Tak hanya itu saja, cicak yang jatuh di kepala juga bisa merupakan pertanda bahwa ada keluarga atau orang terdekat yang akan terkena sakit parah atau bahkan meninggal dalam waktu dekat. Meskipun kebenarannya belum terbukti, nyatanya masyarakat zaman sekarang masih saja mempercayai mitos-mitos ini.

2. Tangan

Cicak di Tangan

* sumber: idnews-info.blogspot.com

Selain kepala, tangan juga merupakan bagian tubuh yang sering menjadi “target” kejatuhan cicak. Mitos negatif kejatuhan cicak di bagian tangan ini berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari. Menurut primbon, kejatuhan cicak di tangan adalah pertanda bahwa semua yang Anda kerjakan akan menjadi sia-sia alias tidak memperoleh hasil yang diharapkan.

Mitos lainnya, cicak yang jatuh di tangan adalah sebuah pertanda di mana akan ada masalah pada finansial. Masalah finansial ini bisa berupa pemasukan yang berkurang, pengeluaran tak terduga dalam jumlah besar, atau ditipu oleh orang lain sehingga menyebabkan kerugian materi.

3. Bagian Tubuh Lainnya

Kejatuhan Cicak

Cicak bisa jatuh di kaki, punggung, perut, atau dada. Mitos kejatuhan cicak di bagian tubuh lainnya ini merupakan sebuah pertanda akan kehilangan orang yang disayangi. Kehilangan bukan berarti meninggal dunia saja, tetapi bisa juga ditinggalkan oleh orang yang disayangi karena sejumlah alasan.

4. Jatuh Dekat Tubuh

Cicak dan Kucing

Mitos sial kejatuhan cicak bisa berbau negatif jika hewan tersebut jatuh di atas tubuh kita. Namun, selama cicak hanya jatuh di dekat kita tanpa terkena bagian tubuh, maka hal tersebut memiliki arti yang positif. Usut punya usut, orang yang mendapati cicak jatuh di dekat tubuhnya akan memperoleh berbagai hal positif, seperti jauh dari malapetaka dan masalah.

Cara Mengatasi Mitos Negatif Kejatuhan Cicak

Cara Mengatasi Mitos Negatif Kejatuhan Cicak

Di era modern dan serba digital seperti ini ternyata masih banyak orang yang percaya terhadap mitos ini. Kejatuhan cicak selalu dianggap sebagai pertanda buruk. Seseorang yang menjadi “korban” kejatuhan cicak sering diklaim akan memperoleh kesialan, malapetaka, kehilangan rejeki, bahkan kehilangan orang yang dicintai. Lantas, apakah kita harus mempercayai mitos-mitos tersebut?

Mitos merupakan cerita tradisional mengenai hal-hal gaib. Setiap orang memiliki hak masing-masing untuk percaya atau mengabaikan mitos tersebut. Terkadang, mitos bisa menjadi kenyataan hanya karena sebuah kebetulan belaka.

Jika kita menjadi “korban” mitos kejatuhan cicak, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi atau menangkal mitos tersebut?

Sebagai orang yang beriman alangkah baiknya Anda senantiasa berdoa ketika hendak melakukan sesuatu, entah itu hendak makan, bepergian, atau sekedar memulai aktivitas hari itu. Doa akan melindungi Anda dari hal-hal negatif yang tidak diinginkan. Berdoa bukan berarti Anda percaya terhadap mitos ini, tetapi lebih untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan memohon ridho-Nya dalam setiap keputusan yang diambil.

Bagaimana jika kita memang benar mengalami kesialan atau malapetaka setelah kejatuhan cicak? Apakah hal tersebut membuktikan bahwa mitos yang beredar selama ini benar?

Kesialan yang diperoleh setelah Anda kejatuhan cicak adalah takdir dalam hidup Anda. Bahkan, seseorang dapat mengalami kesialan meskipun tidak kejatuhan cicak. Jadi, mulailah berpikir positif bahwa setiap orang pasti pernah merasa down atau mengalami kesialan.

Dengan atau tanpa kejatuhan cicak, Anda bisa saja memperoleh kesialan atau keuntungan yang tak terduga. Bukankan hidup adalah misteri ilahi? Kita tidak bisa menyalahkan hewan atau suatu hal atas kemalangan yang kita peroleh.

Hukum Percaya Mitos Kejatuhan Cicak

Hukum Percaya Mitos Kejatuhan Cicak

Indonesia memiliki sejumlah mitos yang beredar dari cerita turun temurun. Hampir di setiap daerah punya mitosnya masing-masing. Mitos kejatuhan cicak ini cukup santer terdengar di kalangan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit orang yang mempercayai kebenaran mitos ini.

Menyangkut pautkan binatang dengan takdir merupakan thiyarah. Manusia lebih sering percaya bahwa hewan (seperti cicak) bisa menjadi firasat untuk menentukan takdir hidup kita di beberapa waktu mendatang. Menurut Islam, hal tersebut adalah sebuah bentuk kesyirikan, di mana kita menyekutukan Allah dan menganggap bahwa ada hewan atau peristiwa lain yang bisa menentukan takdir kita selain Allah.

Mirisnya lagi, mitos ini kadang-kadang membuat kita sangat percaya dan paranoid. Kita menganggap ada “kekuatan” lain yang lebih besar untuk menentukan takdir selain Allah.

Tentu saja hal ini merupakan sebuah dosa yang menjerumuskan diri sendiri. Tak hanya di Islam saja, di agama lain pun kita tidak diperkenankan untuk mempercayai hal-hal lain sebagai penentu takdir selain Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bolehkah kita mempercayai mitos kejatuhan cicak?

Jawabannya kembali lagi pada diri Anda sendiri. Jika dipikir kembali dengan logika, kejatuhan cicak memang dapat berakibat buruk mengingat hewan tersebut merupakan hewan yang kotor dan tubuhnya dipenuhi bakteri. Orang yang kejatuhan cicak pasti merasa jijik dan ingin segera membersihkan bagian tubuh yang kejatuhan cicak.

Jadi, daripada mempercayai mitos yang belum tentu jelas kebenarannya, cobalah percaya bahwa kejatuhan cicak bisa membawa penyakit karena tubuh hewan tersebut memang dipenuhi oleh bakteri. Segera basuh bagian tubuh yang terkena cicak dengan air bersih dan sabun. Tindakan seperti ini jauh lebih baik ketimbang harus percaya mitos yang belum pasti.

Kesimpulannya, mitos kejatuhan cicak ini memang populer di kalangan masyarakat. Namun, sebagai manusia yang cerdas dan selalu berpikir dengan logika, mitos tersebut tidak perlu dikaitkan dengan hal-hal gaib atau takdir. Kunjungi artikel cara mengusir cicak dari rumah ini jika Anda benar-benar merasa terganggu dengan keberadaan hewan reptil tersebut.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment