Bacaterus / Dunia Mistis / Mitos Burung Perkutut, dari Pesugihan Sampai Pembawa Sial

Mitos Burung Perkutut, dari Pesugihan Sampai Pembawa Sial

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 November 2018

Perkutut merupakan burung lokal yang bisa kita temukan dengan mudah di Indonesia. Meskipun bukan jenis burung kicau, nyatanya masih banyak masyarakat yang tertarik untuk memelihara perkutut. Selain harganya tidak terlalu mahal, perkutut juga memiliki warna bulu yang cukup eksotis.

Di balik popularitasnya sebagai burung favorit untuk dipelihara, ternyata ada sejumlah mitos burung perkutut yang tersebar luas di masyarakat. Bacaterus telah mengulas satu persatu tentang mitos burung perkutut. Ada yang percaya bahwa burung ini bisa menjadi sarana untuk pesugihan, ada pula yang percaya bahwa beberapa jenis perkutut dapat mendatangkan kesialan bagi pemiliknya.

Mitos Burung Perkutut Berdasarkan Jenisnya

Burung perkutut terdiri dari beberapa jenis, ada Perkutut Songgo Ratu, Perkutut Lurah, Perkutut Hitam, sampai dengan Perkutut Putih. Menurut cerita turun temurun, setiap jenis perkutut menyimpan mitos tersendiri. Berikut adalah mitos burung perkutut sesuai dengan jenisnya.

1. Perkutut Hitam

Perkutut Hitam Mitos Burung Perkutut

* sumber: www.dewisundari.com

Dari sekian banyak jenis perkutut, nampaknya perkutut hitam inilah yang paling umum dan banyak dipelihara oleh masyarakat. Perkutut hitam bisa dibilang “rajanya” perkutut. Masyarakat di Jawa menyebut burung ini dengan nama Kol Buntet.

Perkutut hitam sering dikaitkan dengan hal-hal gaib. Salah satu mitos mengenai perkutut hitam ini adalah orang yang memelihara burung ini dapat memiliki aura keberuntungan yang sangat kuat. Tertarik untuk turut memelihara burung perkutut hitam ini?

2. Perkutut Lurah

Perkutut Lurah

* sumber: www.suaramerdeka.com

Salah satu jenis perkutut yang cantik ini memiliki ciri bulu di dadanya berwarna putih dan bagian atasnya dipenuhi dengan bulu bercorak loreng seperti kulit ular. Konon, perkutut lurah ini memiliki kewibawaan dan dihormati oleh jenis-jenis perkutut lainnya. Jika dilepas di alam liar, Anda akan menemukan sebuah fenomena di mana perkutut lurah ini tidak mencari makan sendiri, melainkan “disuapi” makanan oleh jenis burung perkutut lainnya.

Mitos burung Perkutut Lurah ini adalah dapat meningkatkan kewibawaan pemiliknya. Percaya atau tidak, orang yang memelihara perkutut lurah ini akan disegani oleh banyak orang. Selain itu, perkutut lurah dipercaya dapat mengundang rejeki bagi pemiliknya.

3. Perkutut Daringan

Perkutut Daringan

Satu lagi jenis perkutut dengan tampilan yang elok, yaitu Perkutut Daringan. Ciri-ciri dari burung yang satu ini adalah bulunya nampak membentuk garis-garis yang nampak memenuhi seluruh bagian tubuhnya, kecuali bagian kepalanya.

Ciri-ciri dari bulu Perkutut Daringan yang membentuk garis yang tidak putus ini melambangkan rejeki yang tidak putus sampai tujuh turunan. Menurut Primbon Jawa, pasangan suami istri yang memelihara jenis perkutut ini akan dilimpahi dengan rejeki yang tak kunjung putus sampai tujuh keturunannya.

4. Perkutut Songgo Ratu

Perkutut Songgo Ratu

Pesona dan mitos burung Perkutut Songgo Ratu memang sangat menarik untuk dibahas. Terlebih burung ini memiliki tampilan yang unik di mana terdapat jambul di atas kepalanya yang nampak seperti sebuah mahkota. Kicauan burung ini tidak terlalu besar, tapi lekukan suaranya mirip dengan jenis perkutut lainnya.

Sebagian orang meyakini bahwa mitos Perkutut Songgo Ratu ini adalah untuk menolak bala atau santet. Di samping itu, burung perkutut ini juga dapat meningkatkan aura kewibawaan pemiliknya. Sama seperti Perkutut Lurah, jenis perkutut ini bahkan dianggap memiliki “kasta” yang lebih tinggi dibanding jenis perkutut lainnya.

5. Perkutut Putih

Perkutut Putih

* sumber: www.jalaksuren.net

Di antara beragam jenis perkutut, mungkin perkutut putih ini adalah jenis yang paling langka. Burung ini sebenarnya albino. Sekujur tubuhnya dipenuhi bulu berwarna putih sedangkan paruhnya berwarna kemerahan. Ada pula perkutut putih yang bola matanya berwarna merah. Jenis ini termasuk langka, maka tak heran jika harganya cukup tinggi di pasaran.

Mitos seputar perkutut putih adalah hewan ini adalah mendatangkan kekayaan bagi pemiliknya. Konon, pemiliknya akan berkelimpahan sampai hewan ini mati. Tak sampai di situ saja, beberapa orang percaya bahwa perkutut putih dapat memberikan “perlindungan” bagi pemiliknya dari hal-hal negatif.

Perkutut yang Dapat Membawa Keberuntungan

Perkutut yang Dapat Membawa Keberuntungan

* sumber: burungnya.com

Mitos tentang burung perkutut sebagai hewan pembawa keberuntungan memang belum bisa dibuktikan kebenarannya. Namun, ada sebagian orang yang percaya jika perkutut yang “cocok” dengan majikannya dapat mendatangkan keberuntungan.

Apa saja keberuntungan yang bisa diperoleh ketika kita memelihara perkutut? Keberuntungan tersebut dapat berbentuk kebahagiaan, kesehatan, kekayaan, dan penangkal ilmu hitam. Ciri-ciri perkutut yang dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya adalah si pemilik akan merasakan ketenangan batin ketika memelihara burung tersebut.

Perkutut yang Mendatangkan Kesialan

Perkutut yang Mendatangkan Kesialan

Selain mendatangkan keberuntungan, ternyata burung perkutut juga bisa membawa kesialan bagi pemiliknya. Mitos mengenai burung perkutut yang dapat mendatangkan kesialan ini dipercaya oleh sebagian orang. Ciri-ciri perkutut yang dapat membawa sial adalah terdapat cacat pada bulunya, suara kicauannya tidak karuan, dan sering berkicau pada tengah malam.

Kesialan yang datang bisa berupa musibah pada diri sendiri atau rumah tangga, penyakit, kebangkrutan, dan masih banyak lagi. Apabila Anda memiliki perkutut dengan ciri-ciri yang dapat membawa kesialan sebaiknya lepaskan saja burung tersebut.

Pesugihan Burung Perkutut

Pesugihan Burung Perkutut

Burung perkutut sering dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat gaib. Selain diklaim sebagai hewan yang dapat mendatangkan keberuntungan sekaligus kesialan, burung perkutut juga bisa menjadi media untuk pesugihan. Nama pesugihan yang mengandalkan burung perkutut adalah “Pesugihan Kutut Manggung”, yang artinya pesugihan perkutut bernyanyi.

Menurut mitos yang beredar, pesugihan ini dapat melancarkan karir dan meningkatkan kekayaan. Setiap orang yang ingin menguasai ilmu pesugihan perkutut ini harus melakukan “pengorbanan” berupa tirakat dan proses yang cukup panjang. Selain itu, jenis perkutut yang biasa dipakai untuk pesugihan ini adalah perkutut yang memiliki jambul di kepalanya atau yang kita kenal dengan nama Perkutut Songgo Ratu.

Orang yang sudah menjalani ritual pesugihan burung perkutut ini akan semakin kaya jika burung peliharaannya sering berkicau. Bahkan, kekayaan yang diperoleh bisa berlipat-lipat ganda.

Terlepas benar atau tidaknya mitos mengenai pesugihan burung perkutut, pesugihan adalah jalan pintas meraih kekayaan yang dilarang di semua agama. Pesugihan adalah suatu tindakan musyrik karena menginginkan kekayaan tanpa kerja keras yang halal. Yang lebih menakutkan, pesugihan biasa meminta tumbal berupa nyawa pelaku atau orang terdekatnya.

Sejarah Burung Perkutut dan Prabu Brawijaya

Burung Perkutut dan Prabu Brawijaya

Selama ini perkutut dinilai sebagai hewan yang dekat dengan dunia gaib. Penilaian ini bukan tanpa alasan mengingat perkutut adalah hewan yang sangat dekat dengan Prabu Brawijaya.

Dikisahkan bahwa burung perkutut milik Prabu Brawijaya adalah jelmaan dari pangeran Kerajaan Padjajaran bernama Joko Mangu. Sang pangeran dikutuk menjadi burung perkutut karena niat jahat musuhnya. Namun, sebelum ia sempat dibunuh, ia melarikan diri ke Kerajaan Majapahit dan bertemu dengan Prabu Brawijaya.

Sejak saat itu, Joko Mangu dalam wujud perkutut menjadi dekat dengan Prabu Brawijaya. Si burung selalu ikut ke mana saja sang prabu pergi. Bahkan, burung perkutut tersebut membantu Prabu Brawijaya menyatukan raja-raja di Tanah Jawa.

Itulah beragam mitos mengenai burung perkutut yang tersebar di masyarakat. Tulisan ini mengungkap berbagai mitos yang belum tentu benar adanya. Sebagai pembaca, Anda boleh percaya atau tidak dengan sejumlah mitos mengenai burung perkutut ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment