Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / Ini Dia Mitos Bunga Wijayakusuma yang Beredar di Masyarakat

Ini Dia Mitos Bunga Wijayakusuma yang Beredar di Masyarakat

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 November 2018

Mitos yang berkaitan dengan bunga sangat marak di kalangan masyarakat Indonesia. Nggak cuma bunga kenanga yang terkenal cantik dan dapat memproduksi minyak yang kaya manfaat saja yang punya banyak mitos, bunga wijayakusuma yang memiliki nama latin epiphyllum anguliger ini juga memiliki banyak mitos yang beredar di kalangan masyarakat Indonesia sejak zaman dulu.

Penasaran, kan, apa saja kira-kira mitos dan manfaat tentang bunga wijayakusuma yang tentunya nggak kalah cantik dari bunga-bunga lainnya? Simak langsung saja pembahasan tentang Mitos dan Manfaat Bunga Wijayakusuma dari Bacaterus.

Mitos Bunga Wijayakusuma

mitos dan manfaat Bunga Wijayakusuma (13) (Copy)

* sumber: fotobungaq.blogspot.com

1. Membawa Keberuntungan

Ternyata masyarakat di Indonesia mempercayai kalau seseorang menemukan atau melihat bunga wijayakusuma yang sedang mekar di malam hari, orang tersebut akan mendapatkan keberuntungan dan rezeki yang melimpah.

Pun jika ditanam di pekarangan rumah, dapat membuat penghuninya dibanjiri dengan keberuntungan. Hmmm, kalau menurut saya sih, mau rezeki yang melimpah harus didapatkan dengan bekerja dan berusaha tentunya. Bagaimana menurutmu? Apa kamu salah satu dari sekian banyak orang yang percaya kalau menanam bunga ini di pekarangan rumah, serta melihatnya mekar pada malam hari akan membawa keberuntungan?

2. Sebagai Pusaka Dewa

Selain dipercaya mempermudah pemilik yang menanam di pekarangan rumah dan orang yang menyaksikan bunga ini mekar, bunga wijayakusuma juga diyakini sebagai jimat yang dimiliki oleh Batara Kresna dalam dunia pewayangan. Batara Kresna sendiri adalah salah satu dewa yang dipuja oleh umat Hindu.

3. Syarat Naik Tahta

Nah, selain mitos-mitos di atas, mitos lain yang beredar tentang bunga wijayakusuma adalah, bunga yang satu ini menjadi syarat bagi seorang raja agar dirinya dapat masuk kualifikasi untuk naik dan menguasai tahta kerajaan. Katanya sih, jika sang raja memiliki sekuntum bunga ini, ia akan bisa dengan mudahnya naik tahta. Kepercayaan ini beredar di kalangan keraton Yogyakarta dan Surakarta, serta sebagian masyarakat Indonesia.

Manfaat Bunga Wijayakusuma

WIJAYAKUSUMA (Copy)

* sumber: www.youtube.com

Selain memiliki banyak mitos yang dipercaya oleh masyarakat, bunga wijayakusuma juga ternyata diyakini memiliki beragam manfaat. Nah, berikut pembahasan tentang manfaat dari bunga cantik nan harum ini.

1. Obat Asma

Sebagian masyarakat di Indonesia menggunakan bunga wijayakusuma sebagai obat asma atau sesak napas. Biasanya, beberapa kuntum dari bunga wijayakusuma ini dicampurkan dengan air serta gula batu. Setelah itu, air dari hasil campuran kedua bahan ini dapat diminum oleh penderita gangguan sesak napas atau asma.

Asma sendiri merupakan penyakit yang bisa dialami seseorang oleh berbagai faktor penyebab misalnya infeksi saluran pernapasan, stress, kondisi cuaca, hingga paparan dari asap rokok. Menurut alodokter, penyebab pasti dari penyakit asma masih belum jelas dan tidak diketahui.

2. Mengobati Tuberkulosis

Selain dipercaya dapat mengobati penyakit asma, air rebusan bunga wijayakusuma juga diyakini dapat menyembuhkan penyakit kronis lainnya, yakni TBC atau tuberkulosis oleh sebagian kalangan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian.

Tuberkulosis sendiri ditularkan melalui air liur penderita kepada orang lain. Salah satu bentuk pengobatan secara medis untuk mengatasi TBC sendiri adalah dengan memberikan ragam jenis antibiotik pada penderitanya.

3. Obat Luka

Bunga wijayakusuma diyakini dapat membuat luka cepat kering dan sembuh dengan cepat karena kandungan yang ada di dalamnya. Selain berfungsi sebagai obat untuk mempercepat sembuhnya luka, bunga ini juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat anti-inflamasi atau peradangan sampai mengatasi pembekuan darah.

4. Obat Bisul

Nah, selain luka, bunga wijayakusuma juga dikenal dapat mengobati bisul. Caranya cukup mudah, menurut merahputih, kamu hanya perlu menempelkan bunga wijayakusuma yang telah dihaluskan serta dicampur air kepada bagian kulit atau tubuh yang terkena bisul. Lakukan ini secara rutin sampai bisulnya mengempis atau sembuh dengan sendirinya. Mudah bukan?

Fakta Bunga Wijaya Kusuma

wijaya-kusuma_20180228_141139 (Copy)

* sumber: bali.tribunnews.com

Bunga wijayakusuma ternyata juga punya beragam fakta unik tersendiri, lho. Mau tahu apa saja faktanya? Let’s check this out!

1. Hanya Mekar di Malam Hari

Bunga wijayakusuma ternyata merupakan salah satu bunga yang hanya bisa mekar selama beberapa saat saja. Bunga ini juga hanya dapat mekar pada tengah malam. Setelahnya, bunga wijayakusuma akan kembali layu, terutama pada siang hari. Jadi kalau kamu ingin melihat bunga ini mekar, kamu harus menunggu sampai malam tiba. Hayo, penasaran? Buktikan sendiri saja, ya. Oh, ya. Sebenarnya, waktu mekarnya sulit diprediksi, tapi bunga ini memang hanya bisa mekar pada malam hari.

2. Termasuk Jenis Tanaman Kaktus

Siapa sangka, ternyata bunga cantik ini merupakan salah satu jenis tanaman kaktus yang berasal dari Venezuela serta Karibia. Namun, bunga wijayakusuma mempunyai helaian daun yang tidak sama dengan kaktus pada umumnya. Helaian daun dari bunga wijayakusuma sama sekali tidak berduri, lho. Ukuran daun dari bunga wijayakusuma berkisar antara 13 hingga 15 sentimeter.

3. Tergolong Langka

Sayang sungguh sayang, bunga yang bagi sebagian orang dianggap memiliki wangi surga ini sudah termasuk bunga yang langka karena sudah sulit ditemukan. Seperti yang dituturkan oleh pertanianku, bunga wijayakusuma termasuk bunga yang statusnya dilindungi oleh suaka alam, lho. Wah, wah, jadi kalau mau menyaksikan bunga ini mekar, agaknya sedikit sulit, ya.

4. Tumbuh di Antara Karang

Yep, bunga wijaya kusuma ternyata adalah bunga yang tumbuh di antara karang. Menurut wiyonggoputih, di Indonesia sendiri bunga ini dapat ditemukan di daerah Madura, Kepulauan Seribu hingga Pulau Nusakambangan.

5. Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit

Bunga yang berasal dari Amerika Selatan ini konon telah ada di Nusantara sejak zaman majapahit. Kerajaan Majapahit sendiri berlangsung sejak tahun 1293 Masehi. Adalah para pedagang asal Tiongkok yang membawa dan memperkenalkan bunga wijayakusuma kepada rakyat pada masa itu.

Tidak heran, ada mitos yang beredar bahwa bunga wijayakusuma menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki seorang calon raja agar dapat naik tahta dan berkuasa, seperti yang sudah di jelaskan pada poin sebelumnya. Jika benar, mungkin hal tersebut bisa jadi merupakan suatu kenyataan, namun sedikit sulit untuk dibuktikan karena kita tidak hidup di zaman majapahit, sehingga hanya berkembang menjadi mitos belaka.

Itulah mitos, fakta, serta beberapa manfaat dari bunga wijayakusuma yang perlu kamu ketahui. Mengenai mitosnya, tentu semua kembali kepada kepercayaan masing-masing. Manfaat dari bunga wijayakusuma yang diklaim mampu menyembuhkan segala macam penyakit, seperti yang sudah dijelaskan di beberapa poin di atas juga nampaknya masih membutuhkan konfirmasi dari para ahli, dan masih harus diteliti lebih lanjut kebenarannya.

Karena tidak sedikit masyarakat, khususnya di Indonesia yang mengandalkan tanaman sebagai alternatif untuk menggantikan obat-obatan medis jika segala jenis obat-obatan tersebut dianggap kurang efektif. Jadi, semoga kedepannya ada penelitian lebih lanjut mengenai efektif atau tidaknya bunga wijayakusuma jika digunakan sebagai alternatif pengobatan medis.

Nah, jika kamu memiliki pendapat mengenai mitos, manfaat ataupun fakta tentang bunga wijayakusuma, kamu bisa menyampaikannya di kolom komentar yang ada di bawah ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Penikmat musik ber-genre alternative rock dan indie, pecinta kuliner dan (bukan) gamer sejati. Aktif menulis di blog pribadi sejak SMP hingga saat ini.

Leave A Comment