5 Mitos Badarawuhi yang Ada dalam Kisah KKN di Desa Penari

Ditulis oleh Suci Maharani R

Berbicara soal film KKN Di Desa Penari (2022), tidak bisa dipungkiri ada banyak sekali misteri yang sampai sekarang bikin penasaran. Pasca filmnya tayang di bioskop, banyak sekali kisah mengenai kejadian-kejadian gaib yang dirasakan oleh para penontonnya.

Selain itu, banyak orang yang penasaran dan berusaha mencari tahu lebih dalam mengenai kisah yang viral banget di Twitter ini.

Salah satunya mengenai, siapakah sosok Badarawuhi? Sosok yang telah membawa sukma Ayu dan Bima ke angkara murka ini memang bikin penasaran.

Pasalnya baik dari thread @SimpleMan dan filmnya, tidak ada kejelasan mengenai siapa sosok hantu penari dan siluman ular ini. Namun belakangan, ada beberapa orang yang mulai membagikan kisah di balik siapa dan asal usul Badarawuhi.

Biar nggak penasaran lagi, kali ini Bacaterus akan mengungkap berbagai mitos di balik sosok Badarawuhi yang menyeramkan. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya, kamu wajib banget membacanya di bawah ini.

Baca juga: 20 Film Horor Indonesia Terbaru dan Terseram di 2022

1. Berasal dari Pantai Selatan?

Berasal dari Pantai Selatan

Selain thread buatan @SimpleMan yang viral banget mengenai kisah KKN Di Desa Penari, ada thread lain yang belakangan ini ikut viral.

Thread tersebut mengisahkan mengenai siapa sosok Badarawuhi yang sesungguhnya, yang dibuat oleh akun Twitter @RatuNgondek.

Dalam thread yang dipublikasikan pada tanggal 10 Mei 2022, terdapat kisah yang cukup detail mengenai asal usul Badarawuhi.

Fakta yang menarik, ternyata Badarawuhi merupakan salah satu makhluk halus pengikut Ratu Pantai Selatan. Dalam sebuah kerusuhan yang disebabkan oleh Ratna Narekh, sosok penjaga Alas Daha ini sengaja merasuki tubuh seorang penari.

Sang penjaga Alas Daha menolak untuk keluar dari tubuh penari tersebut, hingga ia diusir oleh Ratu Pantai Selatan dan seluruh kesaktiannya dilucuti.

Badarawuhi yang kini sudah tidak memiliki tempat tinggal, menjelajah tanpa tujuan dan tetap memakai atribut pengikut Ratu Pantai Selatan.

Nama Badarawuhi baru didapatkannya, ketika ia menetap di desa yang kini dikenal sebagai tempat Nur melakukan KKN.

Badarawuhi menjadi sosok yang paling berkuasa di desa tersebut, makanya masyarakat sekitar sampai rela memberikan tumbal untuknya.  

2. Badarawuhi Versi Om Hao dari Cerita Tanah Jawa

2. Badarawuhi versi Om Hao dari Cerita Tanah Jawa

Kesuksesan film KKN Di Desa Penari (2022) membuat banyak orang berlomba-lomba mencari informasi mengenai kisah nyata Nur dan kawan-kawannya. Hal ini pun akhirnya sampai ke telinga Om Hao, yaitu penulis buku Kisah Tanah Jawa yang sangat terkenal.

Dikutip dari Suara, Om Hao mengungkapkan bahwa sosok Badarawuhi ini memang benar-benar ada tetapi hanya bisa dilihat secara gaib.

Om Hao juga menambahkan, bahwa kisah ini memang nyata namun sudah ditambahkan beberapa kisah fiktif yang berkaitan dengan penyajian. Itulah kenapa, ada banyak orang yang merasa kisah KKN buatan @SimpleMan terasa seperti dibuat-buat.

Tapi Om Hao menekankan, bahwa kisah ini memang nyata karena ia memang bertemu langsung dengan sosok Badarawuhi. Sebenarnya, Om Hao sudah pernah mendatangi desa yang menjadi lokasi asli KKN Nur dan kawan-kawannya.

Di sana ia melihat banyak penari yang parasnya sangat cantik, namun mereka bukanlah manusia karena tubuhnya berbentuk ular. Bahkan hal yang lebih mengejutkan lagi, ternyata Badarawuhi menjaga desa tersebut bersama dengan dua teman wanita lainnya.

3. Badarawuhi Versi Jagad Mandala

Badarawuhi versi Jagad Mandala

Beralih ke kisah Badarawuhi versi lain, kali ini kita akan membahas asal usul Badarawuhi dari pandangan Jagat Mandala. Berdasarkan salah satu video yang diupload dalam akun YouTube-nya tahun 2020, ia mengisahkan siapa sih sosok Badarawuhi ini.

Uniknya, kisahnya mirip dengan yang diceritakan oleh akun @RatuNgondek tapi isinya sangat berlainan. Menurut Jagad Mandala, Badarawuhi dulunya adalah seorang manusia dikenal dengan nama Ratna Narekh.

Gadis ini melarikan diri dari penjajah Belanda dan melakukan pertapaan hingga ia memiliki kekuatan yang sakti. Namun karena kesombongannya, semua kekuasaan yang didapatkannya hilang setelah ia kalah melawan Ibu Ratu Pantai Selatan dan para lelembut.

Ibu Ratu Pantai Selatan murka, karena Ratan Narekh berani menyombongkan kekuatannya dan melanggar ritual yang ada.

Ibu Ratu mengutus salah satu pengikutnya untuk merasuki tubuh Ratna Narekh dan menyuruhnya menari tanpa henti. Makhluk halus yang merasukinya baru akan berhenti menari, jika jasad Ratna Narekh sudah hancur.

Jagad Mandala juga menambahkan, bahwa Ratna Narekh akhirnya dikenal dengan nama Badarawuhi. Sosok lelembut ini selalu terlihat sangat cantik dan anggun, lengkap dengan selendang berwarna hijau miliknya.

Badarawuhi kerap mengganggu dan menggoda pada pria, dari sinilah ia melahirkan berbagai keturunan yang sebenarnya adalah jin.  

4. Penjaga Keseimbangan Desa Lelembut dan Desa Pribumi

Penjaga Keseimbangan Desa Lelembut dan Desa Pribumi

Sadar atau tidak, ternyata sosok Badarawuhi memiliki peranan penting bagi masyarakat di desa pribumi. Dari kisah yang berkembang, Badarawuhi diceritakan sebagai penguasa dan pemimpin untuk desa lelembut yang ada di hutan.

Itulah kenapa Badarawuhi terlihat begitu berkuasa, bahkan sosok ini tidak segan untuk melawan siapapun yang menghalanginya.

Tapi di balik itu, kehadiran Badarawuhi menjadi salah satu hal yang bisa dikatakan penting bagi masyarakat sekitar. Alasannya karena Badarawuhi memiliki peran sebagai penjaga keseimbangan, antara para dedemit dengan manusia.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram