Bacaterus / Misteri Karakter / Misteri Michelle Von Emster dan Kematiannya yang Janggal

Misteri Michelle Von Emster dan Kematiannya yang Janggal

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Desember 2019

Beberapa kasus kematian masih meninggalkan misteri walau disebut-sebut sudah terpecahkan. Walaupun sudah dianggap selesai, tapi dengan adanya kejanggalan membuat banyak pihak merasa masih ada yang perlu diselidiki.

Dengan teknologi yang ada sekarang digunakan untuk menyelidiki kasus di masa lalu, banyak memberi petunjuk baru tapi sayangnya kasusnya sudah terjadi begitu lama sehingga penemuan semacam itu hanya berguna untuk memenuhi rasa ingin tahu. Dengan kata lain, nggak mengubah akhir dari kasus tersebut.

Michelle Von Emster (Copy)

Salah satu kasus yang menjadi misteri sampai saat ini adalah tewasnya seorang wanita bernama Michelle Von Emster. Dia ditemukan tewas dengan sebagian kakinya hilang. Walaupun polisi menyebut penyebabnya adalah karena hewan buas tapi ada kejanggalan yang membuat kita berpikir ada kemungkinan lain. Kita akan menelusuri lebih jauh misteri Michelle Von Emster.

Kronologi Penemuan Michelle Von Emster

Kronologi Penemuan Michelle Von Emster

Tanggal 15 April 1994, kawasan pantai Sunset Cliffs, San Diego, California digegerkan dengan penemuan jasad yang mengambang di laut. Tubuhnya ditemukan oleh dua orang peselancar yang curiga atas adanya burung camar di atas sesuatu yang mengambang. Jasad itu berjenis kelamin wanita dengan rambut panjang berwarna cokelat dan ada tato kupu-kupu di bahunya.

Setelah dilaporkan pada pihak berwajib, jasad wanita itu dibawa ke tempat penjaga pantai. Investigasi pun segera dilakukan. Jasad itu ditemukan dengan kondisi tanpa busana dan hanya ada perhiasan yang menempel di tubuhnya.

Robert Engel, petugas medis yang memerika jasad menyatakan bahwa jasad itu belum lama berada di dalam air. Selain itu dia menyatakan bahwa kaki kanannya dari paha ke bawah hilang dan ada luka sobek. Dia menyimpulkan bahwa ada kemungkinan jasad itu tewas karena diserang hiu putih.

Keesokan hari setelah kejadian, jasadnya diotopsi secara resmi. Brian Blackbourne, petugas otopsi yang menangani jasad wanita itu mengatakan bahwa kaki kanan yang putus dari paha ke bawah bukan satu-satunya luka yang ada di tubuh korban, melainkan ada luka goresan, memar di wajah dan beberapa tulang iganya patah.

Di bagian leher ada luka yang jenis traumanya seperti orang yang ditabrak. Ditemukan juga pasir laut di mulut, tenggorokan, perut dan paru-paru. Blackbourne menyimpulkan bahwa korban masih hidup ketika mendapat luka-luka itu. Dia juga menyangkal teori korban tewas oleh hiu tapi banyak yang meragukan pendapatnya karena dia belum pernah mengotopsi korban serangan hiu.

Setelah melakukan otopsi dan investigasi yang lebih jauh, identitas korban ditemukan. Namanya Michelle Von Emster. Michelle adalah karyawan di sebuah toko peralatan kantor. Kepolisian secara resmi menyimpulkan bahwa penyebab kematian serangan hiu. Dia diperkirakan pergi berenang atau bermain-main pada tengah malam, nggak lama kemudian dia diserang oleh hiu.

Kejanggalan dalam Penemuan Jasad Michelle Von Emster

Kejanggalan dalam Penemuan Jasad Michelle Von Emster

Seorang saksi mengatakan bahwa di malam sebelum kejadian, dia sempat melihat Michelle sekitar pukul 8 malam. Saat itu Michelle menggunakan mantel berwarna hijau dan membawa tas. Kesaksian itu yang membantu polisi untuk menentukan perkiraan waktu tewasnya Michelle. Tas yang dibawa Michelle kemudian ditemukan di pantai dan nggak ada satu pun barang yang hilang.

Richard Rosenblatt, seorang ahli medis yang pernah menangani kasus penyerangan hiu membantah sebab kematian yang dikeluarkan polisi. Menurutnya kalau kaki kanan Michelle diserang oleh hiu sampai putus, biasanya ada potongan gigi hiu yang tertinggall. Asumsi itu kemudian didukung oleh pernyataan seorang patologis bernama Harry Bonnell.

Identifikasi penyebab kematian yang bukan berasal dari gigitan hiu yang diungkapkan Rosenblatt dan Bonnell ternyata sama dengan hasil penelitian yang dilakukan Ralph Collier yang mempunyai spesialisasi dalam pola hidup hiu putih. Collier yang melihat langsung jasad Michelle menyatakan dia nggak melihat ada kemiripan di bagian kakinya yang putus dengan bekas gigitan hiu.

Dia bahkan berani mengatakan kasus Michelle ini bukan soal gigitan hiu tetapi lebih mirip luka dipotong oleh pisau. Apalagi kalau melihat banyaknya pasir di dalam tubuh Michelle, untuk bisa memasukkan pasir sebanyak itu membutuhkan dorongan yang kuat. Kalau digigit hiu maka Michelle nggak punya kesempatan menelan pasir sebanyak itu.

Michelle yang ditemukan telanjang membuat orang-orang mengira dia memang melepas semua pakaiannya sebelum berenang sebagaimana beberapa orang senang melakukannya. Setelah diselidiki, temperatur di pantai saat itu disebut terlalu dingin untuk berenang telanjang. Apalagi dilakukan tengah malam yang artinya udara sedang dalam posisi yang sangat dingin.

Glenn Wagner yang memeriksa tubuh Michelle pada tahun 2008 memberi keterangan bahwa Michele memang ada kemungkinan digigit hiu putih. Namun luka-luka di tubuh seperti memar dan patah tulang bukan disebabkan oleh hiu. Dia menyimpulkan bahwa Michele telah tewas terlebih dahulu sebelum digigit oleh hiu.

Teori-Teori dalam Misteri Michelle Von Emster

Teori-Teori dalam Misteri Michelle Von Emster

Banyaknya pendapat ahli medis yang berlainan, membuat misteri Michelle Von Emster rasanya terlalu cepat untuk ditutup karena seharusnya masih diselidiki adanya kemungkinan-kemungkinan lain. Karena itu, ada beberapa teori tentang tewasnya Michelle:

  1. Michelle meninggal karena tenggelam. Edwin Decker yang pernah menjalin hubungan asmara singkat dengan Michelle dua hari sebelum kejadian mengungkapkan bahwa Michelle suka berenang dalam keadaan telanjang di malam hari. Teori ini memperkirakan Michele berenang telanjang pada malam itu tapi terseret ombak dan terbentur ke karang. Penemuan bahwa malam kejadian itu kondisi pantai sedang dalam kondisi dingin jelas menggugurkan teori bahwa dia berenang telanjang. Walau mungkin luka-luka di tubuhnya muncul karena badannya membentur karang kemudian digigit oleh hiu.
  2. Michelle terjatuh ke dalam air. Wilayah Sunset Cliffs memiliki tebing curam yang mungkin membuat Michelle terjatuh dan membentur batu sehingga ada luka-luka di tubuhnya. Teori ini mungkin terjadi tapi agak aneh kalau Michelle berjalan-jalan di tebing dengan keadaan telanjang karena jasadnya ditemukan dalam keadaan telanjang bulat.
  3. Michelle dibunuh. Luka memar dan patah tulang di tubuh Michelle ada kemungkinan merupakan luka karena disiksa oleh pelaku. Motif pencurian gugur karena tas Michelle yang ditemukan nggak menunjukkan adanya barang-barang yang hilang, apalagi ketika jasadnya ditemukan Michelle masih menggunakan perhiasan.

Ditemukannya banyak pasir di dalam tubuhnya bisa jadi karena dia dipaksa untuk menelannya oleh pelaku. Kemungkinan pelaku mempunyai masalah asmara dengan korban atau pelaku adalah seorang penguntit atau psycho. Ada dua skenario pembunuhan yang mungkin terjadi.

Pertama, Michelle disiksa terlebih dahulu sampai pelaku memotong kaki kanannya dengan pisau kemudian membawa kakinya itu agar seolah-olah korban tewas karena serangan hiu. Skenario kedua, Michelle disiksa sampai meninggal lalu dibuang dan benar kaki kanannya buntung karena serangan hiu. Masalahnya, belum ada kasus serangan hiu sebelumnya di Sunset Cliffs.

Demikian misteri Michelle Von Emster dan kejanggalan dari kematiannya. Kisah misteri semacam ini biasanya memancing teori yang sangat beragam karena nggak pernah ada jawaban pasti yang sepenuhnya dipercaya. Kalau kamu punya sesuatu dan ingin menambahkan, kolom komentar sudah disediakan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *