Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Indonesia / 6 Misteri Waduk Cirata, PLTA Terbesar di Asia Tenggara

6 Misteri Waduk Cirata, PLTA Terbesar di Asia Tenggara

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 November 2018

Waduk merupakan perairan buatan yang airnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Selain itu, waduk juga bisa berfungsi sebagai tempat budidaya ikan, irigasi, bahkan PLTA. Seperti sebuah waduk di Purwakarta ini, yaitu Waduk Cirata. Waduk yang satu ini digadang-gadang sebagai PLTA terbesar se-Asia Tenggara, lho.

Setiap perairan yang cukup luas tentu memiliki sisi misteri yang menarik untuk dibahas, tak terkecuali Waduk Cirata ini. Waduk Cirata dan Waduk Saguling sama-sama saling berhubungan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa di masing-masing kedua waduk ini terdapat kerajaan gaib.

Tak perlu berlama-lama lagi, Bacaterus akan membahas misteri Waduk Cirata, sebuah waduk yang konon meminta tumbal setiap beberapa waktu. Pastikan Anda membaca beragam fakta dan misteri Waduk Cirata ini sebelum Anda mengunjunginya.

6 Misteri Waduk Cirata

1. Keberadaan Ikan Predator yang Menyerang Manusia

Keberadaan Ikan Predator yang Menyerang Manusia Misteri Waduk Cirata

Misteri Waduk Cirata tidak harus melulu mengenai hal-hal gaib. Pasalnya, hewan predator yang hidup di dalam waduk ini juga menjadi “ancaman” tersendiri bagi orang-orang yang beraktivitas di waduk ini. Konon, ikan predator yang diketahui dari jenis gabus toman ini juga tidak segan untuk menyerang manusia.

Gabus toman adalah ikan berukuran besar dengan gigi bergerigi tajam. Tentu saja ikan ini dapat menggigit jari atau bagian tubuh Anda lainnya yang tidak sengaja masuk ke dalam waduk. Meskipun para nelayan berusaha menangkap ikan ini, tapi toh usaha mereka tidak pernah berhasil. Sang predator masih saja berkeliaran dan memangsa ikan-ikan kecil.

Keberadaan ikan predator di Waduk Cirata membuat Anda dan pembaca lainnya harus lebih berhati-hati. Pasalnya, ancaman bukan hanya berasal dari hal-hal yang bersifat mistis, terkadang hal yang lebih nyata juga dapat membahayakan diri Anda sendiri.

2. Misteri Bulan Purnama di Waduk Cirata

Misteri Bulan Purnama di Waduk Cirata

Saat bulan purnama sedang penuh tentu asyik sekali jika kita bisa memandanginya dari tempat terbuka, seperti tepi Waduk Cirata. Akan tetapi, masyarakat setempat menghimbau Anda untuk tidak mendekati waduk tersebut ketika sedang bulan purnama.

Tidak ada yang bisa menjelaskan misteri Waduk Cirata yang satu ini. Namun yang pasti, bulan purnama dikaitkan dengan debit air di Waduk Cirata yang dapat pasang dan surut secara ekstrem. Kalau sedang supermoon alias bulan purnama penuh, air di waduk ini bisa menjadi pasang. Tentunya kondisi tersebut sangat membahayakan orang-orang yang berada di tepi waduk.

3. Keberadaan Ular Raksasa di Dalam Waduk

Ular Raksasa Masalembo

Sudah menjadi rahasia umum jika di dalam sebuah perairan besar pasti terdapat hewan-hewan buas yang dapat mencelakakan manusia. Sebut saja buaya, ikan predator, sampai ular menjadi hewan-hewan yang bisa menghuni perairan besar dan dalam.

Di Waduk Cirata sendiri konon terdapat seekor ular berukuran raksasa yang ukurannya sebesar dua paha manusia dewasa. Yang menakutkan, ular ini memiliki kecepatan berenang yang luar biasa. Bahkan, kecepatan ular di Waduk Cirata ini berkali-kali lipat lebih besar dibanding ular pada umumnya.

Keberadaan ular raksasa ini menjadi misteri Waduk Cirata yang sangat meresahkan warga. Warga takut ular tersebut dapat membahayakan nyawa orang-orang yang beraktivitas di waduk tersebut. Apalagi ular ini dapat menyelam dan berenang dengan cepat sehingga mustahil untuk menangkapnya.

4. Kerajaan Gaib di Dasar Waduk

Kerajaan Gaib di Dasar Waduk

Jarak antara Waduk Saguling dengan Waduk Cirata tidak terlalu jauh. Konon, kedua waduk ini masih berhubungan satu sama lain. Misteri Waduk Cirata dan Waduk Saguling ini tidak lepas dari mitos mengenai kerajaan gaib yang masing-masing terdapat di dasar waduk.

Kedua pemimpin kerajaan gaib di Waduk Saguling dan Waduk Cirata ini saling bersahabat satu sama lain, meskipun terkadang keduanya menjadi rival. Walaupun belum pernah ada orang yang pernah melihat wujud kerajaan gaib tersebut, tetapi hal ini diamini oleh orang yang dapat melihat hal-hal gaib. Mereka membenarkan adanya kerajaan gaib di dasar waduk.

Apakah kerajaan gaib inilah yang menyebabkan banyak korban tenggelam dan tewas di Waduk Cirata? Sayangnya, belum ada yang bisa menjawab pertanyaan ini karena belum ada yang dapat memberikan bukti bahwa memang benar ada kerajaan gaib di Waduk Cirata.

5. Makhluk Gaib Penunggu Waduk Cirata

Makhluk Gaib Penunggu Waduk Cirata

* sumber: penjelajahmistery2alam.blogspot.com

Tak ada yang lebih menyeramkan ketika kita membicarakan misteri Waduk Cirata yang satu ini. Sebagai perairan luas, tentu saja selalu ada mitos mengenai makhluk gaib yang menunggu Waduk Cirata. Bahkan, beberapa orang mengaku pernah melihat langsung wujud penunggu Waduk Cirata ini.

Adapun wujud makhluk gaib penunggu Waduk Cirata yang sering dilihat oleh warga setempat adalah pria bertubuh besar dengan kobaran api yang menyelimuti seluruh bagian tubuhnya. Makhluk halus berwujud seperti ini biasa dinamakan Banaspati.

Wujud hantu Banaspati ini tampak seperti manusia api yang berjalan dengan tangan sedangkan kedua kakinya berada di atas. Terkadang Banaspati juga dapat muncul menyerupai bola api.

Walaupun terlihat tidak terlalu menyeramkan, Banaspati adalah makhluk gaib yang ganas dan berbahaya. Sebagian masyarakat meyakini bahwa hantu ini dapat melukai manusia dengan cara menjulurkan lidahnya yang dipenuhi api sehingga dapat mengakibatkan luka bakar di tubuh manusia.

6. Waduk Cirata Peminta Tumbal Nyawa Manusia

Waduk Cirata Peminta Tumbal Nyawa Manusia

* sumber: www.frozzaholic.com

Hampir di setiap waduk, danau, atau laut di Indonesia pasti pernah menelan nyawa manusia. Waduk Cirata juga merupakan perairan yang cukup sering menelan korban jiwa. Entah hal tersebut memang benar-benar disebabkan oleh kecelakaan atau memang ulah makhluk gaib penunggu waduk, tapi serentetan kecelakaan di Waduk Cirata ini mau tak mau membuat wisatawan maupun masyarakat setempat menjadi sedikit takut.

Di akhir tahun 2017, sebuah perahu tenggelam saat melintasi Waduk Cirata. Atas tragedi tersebut dinyatakan korban jiwa mencapai tujuh orang. Bahkan, evakuasi jenazah dari waduk tersebut cukup sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Ada mitos yang mengatakan bahwa jenazah korban perahu tenggelam tersebut sempat disembunyikan oleh makhluk gaib penunggu waduk.

Masih di tahun 2017 ternyata warga di sekitar Waduk Cirata sempat digegerkan dengan penemuan mayat dosen ITB yang sempat masuk ke dalam daftar orang hilang. Diketahui bahwa kematian dosen ini disebabkan karena bunuh diri. Sebelum memutuskan untuk terjun di jurang setinggi 20 meter, dosen ini sempat melakukan berbagai usaha percobaan bunuh diri, mulai dari menyayat pergelangan tangan sampai membakar diri sendiri.

Kemudian, dosen ITB bernama Suryo Utomo tersebut akhirnya terjun dari jurang dan mayatnya ditemukan mengapung di Waduk Cirata. Walaupun kematian sang dosen ini sudah dijelaskan karena bunuh diri, tetap saja ada yang berasumsi bahwa dosen ini dibunuh oleh hantu atau mendapatkan bisikan-bisikan gaib untuk mengakhiri hidupnya.

Misteri Waduk Cirata ini hanya satu dari sebagian tempat angker di Purwakarta. Masih banyak tempat angker lainnya yang dapat Anda eksplor di artikel tempat angker di Purwakarta. Berani untuk melanjutkan penelusuran Anda terhadap semua tempat angker tersebut?

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Linda
Linda is a day-dreamer and a night-thinker. She has been truly in love with writing since a very young age. She started to work as a writer in 2012. Until now, Linda has created content for Unilever's brand (SariWangi, Rinso, Sunlight and Molto), Tropicana Slim, AsmaraKu, and also Carisinyal.com.

Leave A Comment