Bacaterus / Tokoh Misteri / Misteri Spring Heeled Jack, Penebar Teror di Inggris

Misteri Spring Heeled Jack, Penebar Teror di Inggris

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mendapatkan teror menjadi sesuatu hal yang paling menakutkan. Apalagi teror tersebut datang dari sosok makhluk misterius dan menyeramkan seperti yang akan Bacaterus bahas kali ini. Meskipun keberadaannya masih simpang siur, akan tetapi sosok yang satu ini memang kerap membuat resah masyarakat pada abad ke-19 di kota London, Inggris.

Berjulukan Spring Heeled Jack atau Jack si Tumit Pegas, makhluk yang satu ini telah menjadi legenda menakutkan yang menjadi misteri di era Victoria. Bila kamu ingin tahu mengenai sosok yang satu ini. Berikut adalah rangkuman yang berhasil Bacaterus kumpulkan untuk kamu tentang Spring Heeled Jack, makhluk misterius penebar teror. Inilah ulasannya:

Awal mula kemunculan Spring Heeled Jack

Awal mula

Pada abad ke-19, Inggris dikejutkan dengan kehadiran sosok misterius berjulukan Spring Heeled Jack atau Jack si Tumit Pegas karena ia dapat melompat cukup tinggi saat melakukan aksi teror di kota London.

Beberapa orang menyebutkan bahwa makhluk tersebut adalah iblis, namun tak sedikit pula orang yang berpikir bahwa ia adalah manusia biasa, terlepas dari itu semua kemunculan makhluk tersebut memang sukses meneror masyarakat Inggris kala itu.

Jack si Tumit Pegas pertama kali dilaporkan kemunculannya pada tahun 1837. Saat itu seorang pria berjalan pulang menuju rumah ketika melihat mahkluk tersebut melompat melewati pagar pemakaman yang cukup tinggi dan mendarat beberapa meter tepat di hadapannya.

Makhluk itu berhasil membuat pria itu terkejut dengan penampakan yang tak biasa sebelum akhirnya menghilang di kegelapan. Menurut kisah yang beredar ciri-ciri makhluk tersebut bertubuh kekar dengan mata merah menyala kemudian memiliki telinga dan hidung yang lancip. Makhluk itu bisa melompat cukup tinggi, bahkan mustahil bisa dilakukan oleh manusia normal.

Peristiwa pertemuan antara pria tersebut dan Jack si Tumit Pegas pun akhirnya menyebar di kota London. Kisah yang sebelumnya dianggap rumor seiring waktu berubah menjadi teror ketika banyaknya laporan mengenai kemunculan mahkluk tersebut di beberapa wilayah di Inggris.

Teror Spring Heeled Jack pada perempuan

Teror Spring Heeled Jack pada perempuan

Pada tahun yang sama, seorang perempuan bernama Mary Stevens melaporkan mendapat serangan dari makhluk tersebut. Bermula saat ia berjalan menuju Lavender Hill. Saat perempuan itu melewati Clapham Common, secara tiba-tiba mahkluk tersebut melompat dari sebuah jalan yang gelap kemudian menarik paksa tangannya dan menciumi wajahnya.

Mary sendiri mengatakan bahwa makhluk tersebut memiliki cakar runcing yang mampu merobek kulitnya. Beruntung Mary bisa terlepas dari gangguan makhluk tersebut setelah dirinya berteriak minta tolong dengan suara yang cukup nyaring, hingga membuat makhluk itu melompat kabur.

Setelah kejadian yang menimpa Mary, pada hari berikutnya makhluk itu mulai kembali dan membuat teror di dekat kediaman Mary. Mahkluk yang diketahui mampu melompat setinggi 2,7 meter tersebut tiba-tiba muncul di depan sebuah kereta kuda yang sedang berjalan hingga membuat sang kusir yang melihatnya panik dan kehilangan kendali keretanya hingga menyebabkannya terbalik.

Karena meningkatnya jumlah laporan yang muncul tentang mahkluk tersebut. Media Inggris pun mulai memberitakan dengan menyebutnya sebagai Spring Heeled Jack. Walikota yang menjabat saat itu, Sir John Cowan akhirnya mengadakan pertemuan di Mansion House untuk membahas mengenai makhluk misterius tersebut pada tahun 1838.

Spring Heeled Jack dari tahun ke tahun

Spring Heeled Jack dari tahun ke tahun

Kemunculan Spring Heeled Jack memang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Inggris pada saat itu. Namun yang paling kontroversi tentu kasus yang menimpa Jane Alsop. Peristiwanya sendiri terjadi pada tanggal 19 Februari tahun 1938.

Saat itu Jane mendengar seseorang mengetuk pintu rumahnya dan mengaku sebagai seorang polisi yang membutuhkan lilin. Mendengar hal tersebut Jane pun membawakan sebuah lilin untuknya. Namun saat ia membuka pintu, pria tersebut tampak memakai sebuah penutup kepala.

Menurut pengakuan Jane, makhluk tersebut mengeluarkan api berwarna biru dan putih dari mulutnya, mahkluk itu juga mengenakan sesuatu seperti helm dan jubah. Jane mengatakan bahwa makhluk itu telah menyerang dan merobek pakaiannya, ia juga mendapatkan sayatan di leher dan lengannya akibat cakar yang dimiliki makhluk tersebut.

Namun Jane berhasil selamat setelah meminta tolong dan berlari ke luar rumah. Setelah kasus Jane Alsop dimuat oleh media Inggris. Seorang pria bernama Thomas Millbank kemudian muncul dan mengaku sebagai penyerang Jane. Namun Jane sendiri membantah pengakuan pria tersebut. Ia bersikukuh bahwa yang menyerangnya adalah makhluk tersebut.

Sejak saat itu, selama bertahun-tahun Jack dilaporkan muncul dan sering menunjukan eksistensinya, mulai tahun 1840 di Northhamptonshire hingga East Anglia. Kemudian tahun 1855, ia kembali dikabarkan muncul di Old Hill, Black County.

Selama hampir 20 tahun makhluk itu tidak pernah muncul. Namun pada tahun 1872, saat media Inggris News of the World gencar memberitakan tentang makhluk bernama Peckham Ghost. Jack pun dipercaya sebagai makhluk yang muncul di kota Peckham tersebut.

Pada tahun berikutnya, di bulan April dan Mei tahun 1973, makhluk yang dideskripsikan sebagai Jack kembali muncul di Sheffield. Laporan serupa tentang makhluk tersebut juga kemudian datang dari penduduk di Newport Arch, Lincolnshire pada tahun 1877.

Tak ketinggalan Birmingham Post juga melaporkan kemunculan makhluk tersebut pada tahun 1886 pada salah satu edisinya. Sebelum akhirnya pada tahun 1904, Jack dilaporkan terlihat untuk terakhir kalinya di William Henry Street.

Jack sempat muncul pada tahun 1888 di atas sebuah gereja bernama Saint Francis Xavier di Everton. 67 tahun sejak kemunculannya pada tahun 1837, Jack si Tumit pegas telah berhasil menjadi teror menakutkan bagi masyarakat Inggris.

Teori tentang Spring Jack Heeled

Teori tentang Spring Jack Heeled

Kemunculan Jack si Tumit Pegas memang begitu fenomenal, sehingga beberapa media besar Inggris menjadikan hal tersebut sebagai bahan untuk berita. Sejak penampakannya pertama kali, beberapa spekulasi tentang makhluk tersebut memang telah muncul.

Kehadirannya sering dikaitkan dengan makhluk luar angkasa sampai iblis yang diundang oleh para penganut okultasi. Beberapa orang juga menggapai hal tersebut sebagai histeria masa yang dipicu oleh mitos menakutkan pada abad ke-19.

Namun dari semua teori yang muncul, teori yang mengatakan bahwa Jack si Tumit pegas adalah manusia dengan bantuan alat pada saat beraksi yang kemudian ditiru oleh orang lain pada tahun-tahun berikutnya mungkin jauh lebih mudah diterima. Senada dengan teori tersebut Sir John Cowan pun meyakini bahwa itu adalah perbuatan iseng anak orang-orang kaya pada itu.

Mengingat rumor yang beredar pada tahun 1840 menyebutkan bahwa Jack sebenarnya adalah Henry De la Poer Beresford III, The Marquess of Waterford, seorang bangsawan yang suka berbuat iseng dengan mengejutkan orang-orang yang ada di jalan serta terkenal karena perilaku buruknya pada wanita sehingga ia sering disebut sebagai “Mad Marquess”.

Banyaknya peneliti yang mengidentifikasi Henry sebagai Jack membuat teori yang satu ini mungkin bisa menjawab pertanyaan yang selama beberapa dekade menjadi misteri.

Nah, itulah misteri Spring Heeled Jack, penebar teror di jalanan Inggris. Nantikan misteri lainnya yang lebih menarik yang akan Bacaterus ungkap untuk kamu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *