Bacaterus / Misteri Laut / Misteri Samudera Hindia, Samudera Terbesar Ketiga Dunia

Misteri Samudera Hindia, Samudera Terbesar Ketiga Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebagian besar permukaan bumi tertutup oleh air, dimana samudera menyimpan kandungan air yang paling banyak di bumi. Samudera sendiri adalah kumpulan beberapa laut yang bertemu dalam satu tempat. Di bumi sendiri terdapat 5 samudera yang kita kenal, yaitu samudera Atlantik, samudera Pasifik, samudera Hindia, samudera Antarktika dan samudera Arktik.

Berbicara mengenai samudera, tidak akan seru bila tidak membahas misteri yang menyelimuti di dalamnya. Salah satunya seperti misteri yang ada di kawasan samudera Hindia. Kali ini Bacaterus telah rangkum cerita menarik yang menyelimuti samudera terbesar ketiga tersebut. Biar tidak menambah penasaran. Berikut adalah ulasannya:

Lautan terhangat dunia

Lautan terhangat dunia (Copy)

Samudera Hindia adalah samudera ketiga terbesar yang ada di dunia. Samudera Hindia memiliki 20% kandungan air yang menyelimuti permukaan Bumi. Samudera ini memiliki garis pantai 66.526 km dengan rata-rata kedalaman laut sekitar 3.890 meter. Samudera Hindia dalam bahasa Sansekerta disebut dengan Ratnakara yang berarti ladang permata.

Samudera Hindia sendiri disebut sebagai salah satu lautan terhangat yang ada di bumi karena temperatur air yang cukup tinggi sekitar 22-28 Celsius. Karena kondisi seperti inilah yang menyebabkan produksi fitoplankton yang ada di samudera Hindia lebih rendah ketimbang samudera lain.

Sementara keberadaan fitoplankton sendiri sangat penting untuk kelangsungan kehidupan biota laut yang ada di samudera Hindia.

Pulau berhantu di tengah samudera Hindia

Pulau berhantu di tengah samudera Hindia (Copy)

Salah satu pulau yang menarik yang ada di tengah samudera Hindia adalah Pulau Ross yang berada di kepulauan Andaman dan Nikobar. Salah satu pulau peninggalan kolonial ini memang cukup menarik meskipun sejatinya menyimpan cerita kelam masa penjajahan pada abad ke-19. Pulau Ross digunakan pemerintahan Inggris sebagai tempat pembuangan para pemberontak India pada tahun 1857.

Seiring waktu pulau Ross berubah fungsi menjadi kantor pusat administrasi dan hunian para perwira tinggi. Setelah adanya kebijakan tentang pembebasan tahanan politik pada tahun 1938. Kepulauan yang berada di sekitar samudera Hindia tidak lagi berfungsi sebagai tempat pembuangan pada tahun 1942.

Pulau Ross sempat di kuasai oleh penjajah Jepang. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena Inggris berhasil menduduki kembali wilayah tersebut. Setelah India mendapat kemerdekaan pada tahun 1947. Pulau Ross pun terbengkalai dalam waktu yang cukup lama. Hingga pada tahun 1979 angkatan laut India menguasai wilayah tersebut.

Keberadaan pulau Ross di tengah samudera ini memang cukup menarik. Selain meninggalkan sisa-sisa bangunan tua yang terlihat eksotis dengan akar yang secara alami menyelimuti hampir setiap bangunan sejarah yang ada di sana, pulau Ross juga menyimpan sejarah panjang perjuangan rakyat India.

Keberadaan pulau Ross di tengah samudera Hindia memang cukup mengerikan mengingat sampai sekarang pulau tersebut masih kosong dan dikuasai oleh alam.

Makhluk misterius terekam di dasar laut

Makhluk misterius terekam di dasar laut (Copy)

Alam memang menyimpan banyak misteri yang menunggu untuk dipecahkan. Sama seperti tempat-tempat lainnya yang ada di bumi, samudera pun menjadi laboratorium raksasa bagi para ilmuan yang haus akan penemuan.

Sebagai salah satu samudera terbesar yang ada di dunia. Samudera Hindia memang menyimpan banyak misteri yang menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah hewan yang menghuni kawasan air terdalam yang ada di samudera Hindia.

Banyak dari para peneliti lautan ikut berpartisipasi dalam mengungkap misteri yang ada di bawah laut samudera Hindia. Termasuk yang dilakukan oleh Victor Visovo, pemimpin penyelaman dalam ekspedisi yang mereka sebut dengan ‘Five Deep Expedition’ yang dilakukan di samudera Hindia.

Saat melakukan penyelaman, Visovo dikejutkan dengan biota laut yang diyakininya sebagai spesies ubur-ubur yang belum pernah ia temukan sebelumnya. Setelah mencari tahu lebih dalam mengenai mahkluk aneh tersebut melalui literatur, internet dan diskusi dengan peneliti asal Jepang tentang makhkuk yang ia temukan.

Hasilnya cukup mengejutkan karena hewan yang ia dan timnya temukan ternyata bukan dari spesies ubur-ubur seperti dalam perkiraan sebelumnya. Biota laut tersebut termasuk ke dalam jenis hewan Tunicata, alias Sea Squirt.

Sea Squirt sendiri adalah hewan invertebrata yang biasa ditemukan di dasar laut. Melihat mahkluk tersebut bisa beradaptasi di  lingkungan yang ekstrim. Menambah daftar panjang makhluk misterius yang menghuni samudera Hindia.

Suku misterius pembawa kematian

Suku misterius pembawa kematian (Copy)

Keberadaan Pulau Sentinel yang berbatasan langsung dengan samudera Hindia ini telah membawa cerita menarik tentang sebuah suku yang jauh dari peradaban. Keberadaan sebuah suku yang menempati sebuah pulau memang menjadi sesuatu yang biasa. Namun  bagaimana bila sebuah pulau dihuni oleh sebuah suku yang konon terkenal sangat sadis?

Salah satu suku yang dikenal dengan sebutan suku Sentinel ini memang cukup berbahaya dan mematikan. Sifat mereka yang agresif dan cenderung membahayakan ketika bertemu dengan pendatang atau orang asing di pulau Sentinel memang cukup membuat nyali para peneliti menciut.

Suku Sentinel terkenal sadis bila berurusan dengan para pendatang. Konon para peneliti yang akan berkunjung ke sana tidak akan disambut dengan baik. Mereka yang datang hanya akan mengantarkan nyawa.

Kisah tentang kekejaman suku Sentinel memang telah lama terdengar seperti angin kencang yang berembus. Kisah dua nelayan yang harus kehilangan nyawa mereka saat sedang beristirahat di pulau Sentinel memang menjadi cerita mengerikan dari suku tereebut.

Sentinel sendiri merupakan sebuah pulau yang memiliki pesona keindahan alam yang masih belum terjamah pihak luar. Sikap suku Sentinel yang tertutup seakan menjaga diri untuk tidak terpengaruh dengan peradaban luar.

Pemerintah India sendiri sebenarnya ingin menyentuh salah satu suku yang ada di pulau tersebut. Akan tetapi hal tersebut sangat sulit dilakukan, mengingat penduduk suku Sentinel yang menutup akses komunikasi dengan orang asing.

Sentinel sendiri dipercaya sebagai suku yang paling rentan oleh para peneliti. Suku ini diperkirakan sudah ada sejak 60 ribu tahun yang lalu. Keberadaan suku Sentinel yang rentan terhadap wabah penyakit memang dikawatirkan akan menghilang bahkan punah bila mereka tetap menutup akses komunikasi.

Misteri benua yang hilang

Misteri benua yang hilang (Copy)

Misteri hilangnya benua di samudera Hindia memang menjadi salah satu cerita menarik yang mengundang banyak pertanyaan. Keberadaan benua ini memang menjadi misteri yang belum bisa dipecahkan hingga saat ini.

Para peneliti dari seluruh dunia pun berlomba mengungkap misteri benua Mauritia yang konon hilang secara misterius. Dari beberapa fakta yang sudah dikemukakan oleh para peneliti. Mauritius sebuah negara kepulauan kecil yang memiliki keindahan alam yang eksotis diduga menyimpan bukti-bukti kuno mengenai hilangnya sebuah benua kecil yang pernah ada.

Menurut para peneliti, garis putih yang tersebar mengelilingi pantai Mauritius memiliki partikel yang usianya jauh lebih tua dari usia pulau Mauritius itu sendiri. Hal tersebut menjadi indikasi bahwa sebelumnya terdapat daratan yang berukuran seperti sebuah benua namun lebih kecil yang mereka sebut sebagai micro continent atau benua kecil.

Berdasarkan penemuan tersebut para peneliti meyakini bahwa benua hilang yang mereka sebut Mauritia memang pernah eksis dengan bukti yang didapat di kawasan pulau Mauritius.

Nah, itulah misteri samudera Hindia, samudera terbesar ketiga yang berhasil Bacaterus rangkum buat kamu. Nantikan informasi selanjutnya tentang misteri lainnya yang lebih menarik.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *