Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Philadelphia Experiment yang Masih Diperdebatkan

Misteri Philadelphia Experiment yang Masih Diperdebatkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Desember 2019

Manusia yang hidup pasti bergerak setiap hari. Dari mulai gerak sederhana seperti bangun dari tempat tidur sampai gerak yang membuat kita berpindah tempat seperti ke tempat kuliah atau kantor. Bergerak memerlukan waktu dan kecepatan tertentu, tapi sebagian orang percaya adanya teleportasi. Bergerak dalam waktu di luar batas kemampuan manusia pada umumnya, mungkinkah?

Salah satu kejadian teleportasi yang paling terkenal adalah menghilangnya kapal perang angkatan laut Amerika lalu kembali terlihat di tempat asalnya. Kejadian itu kemudian diberi nama Philadelphia Experiment yang sampai sekarang masih dianggap sebagai misteri. Bagaimana kejadian lengkapnya? Mari kita bahas tentang misteri Philadelphia Experiment yang masih diperdebatkan.

Awal Mula Philadelphia Experiment

Awal Mula Philadelphia Experiment

Philadelphia Experiment berawal dari sebuah penelitian pada tahun 1930 oleh Universitas Chicago yang ingin membuat sebuah benda nggak bisa dilihat oleh mata dengan menggunakan medan listrik. Konsep tersebut diambil dari sebuah teori yang dikemukakan Albert Einstein dengan nama Unified Field Theory.

Teori itu menyatakan bahwa gravitasi dan elektromagnetik memiliki hubungan yang sama dengan massa dan energi. Apabila diaplikasikan bisa membuat sebuah objek nggak terlihat akibat pembengkokan cahaya di sekeliling objeknya.

Pada tahun 1939, penelitian yang dilakukan Universitas Chicago dipindahkan ke Institute of Advanced Studies di Princeton, dekat Philadelphia. Penelitian itu menghasilkan penemuan lalu diberitahukan pada angkatan militer Amerika yang sedang ikut Perang Dunia II. Merasa penemuan itu dapat menjadi terobosan senjata baru, percobaan pun dilakukan pada kapal angkatan laut.

Kronologi Misteri Philadelphia Experiment

Kronologi Misteri Philadelphia Experiment

Tanggal 22 Juli 1943, percobaan rahasia dilakukan untuk menguji teori Unified Field Theory. Kapal angkatan laut Amerika bernama USS Eldrige yang menjadi bahan percobaan. Tujuan pemerintah pada waktu itu hanya satu, mempunyai senjata perang mutakhir karena mereka sedang dalam keadaan perang melawan Nazi.

Senjata itu berupa kemampuan menghilang dari kapal yang mereka punya, nggak cuma menghilang dari tangkapan radar tapi dari penglihatan manusia juga. Kapal USS Elridge kabarnya sudah dibekali generator yang terbuat dari medan magnet terbaru dan bisa menghilang dari radar musuh begitu diaktifkan.

Percobaan pertama dilakukan namun nggak berjalan mulus karena kapal baru di tahap hampir menghilang. Namun dampaknya dirasakan oleh para awak kapal yang mengalami pusing dan mual. Pihak angkatan laut Amerika merasa percobaan untuk menghilang dari radar dan mata manusia terlalu sulit dilakukan.

Percobaan kedua direncanakan tapi tujuannya dibuat lebih sederhana, menghilang dari radar musuh. Tanggal 28 Oktober 1943, percobaan dilakukan dengan membawa banyak awak kapal di USS Elridge dan juga disaksikan oleh banyak orang. Sebuah saklar digerakkan, hasilnya kapal itu disebut-sebut hilang nggak terlihat.

Empat jam kemudian kapal itu kembali muncul di tempat semula. Beberapa saksi mengatakan sempat melihat kemunculan kapal di Norfolk. Banyak orang mengira percobaan kedua berhasil. Namun ada bayaran mahal dari keberhasilan itu, para awak kapal mengalami kejadian memilukan.

Banyak di antara mereka yang jatuh sakit, tubuhnya terbakar, mengalami gangguan jiwa bahkan sampai ada yang meninggal. Bukan hanya itu, ada juga awak kapal yang dilaporkan menghilang secara misterius. Karena percobaan pada kapal USS Elridge dilakukan di Philadelphia maka muncul istilah Philadelphie Experiment.

Sisi Lain Misteri Philadelphia Experiment

Sisi Lain Misteri Philadelphia Experiment

Cerita tentang menghilangnya USS Alridge yang disebut sebagai Philadelphia Experiment berawal dari seorang pria bernama Carlos Miguel Allende. Allende mengirimkan surat pada seorang penulis dan peneliti UFO bernama Morris K Jessup yang baru saja merilis sebuah buku berjudul The Case for the UFO pada tahun 1955.

Buku itu membahas tentang teknologi yang digunakan UFO saat mendarat di bumi. Pendaratan UFO sering dikelilingi oleh cahaya, yang ia sebut sebagai teknologi anti gravitasi atau manipulasi elektromagnetik. Lebih sederhananya, pengaplikasian teori Unified Field Theory.

Allende mengatakan bahwa dia menjadi saksi sebuah eksperimen yang dilakukan pada saat Perang Dunia II di Philadelphia. Allende mengaku melihat dengan matanya sendiri bagaimana kapal USS Elridge menghilang dari pandangannya

Kapal itu lalu tiba di Norfolk, Virginia yang jaraknya 200 mil. Dia mengatakan bahwa kapal itu melakukan teleportasi ke dimensi lain, bertemu alien dan berteleportasi melewati waktu. Akhirnya para awak kapalnya mengalami kejadian memilukan. Jessup mengabaikan cerita itu karena menurutnya cerita itu hanyalah karangan belaka.

Pada tahun 1957, Jessup dihubungi oleh Office of Naval Research yang mendapat parsel dengan tulisan “Happy Easter” berisi bukunya. Namun bukunya itu sudah ditandai di berbagai halaman dan kata. Setelah diselidiki, kemungkinan besar itu dilakukan oleh Allende. Buku itu dirilis ulang dengan tambahan judul Varo Anottation untuk menunjukkan kutipan yang dibuat Allende.

Angkatan Laut Amerika merespons tuduhan dengan bantahan. Bantahan itu dilengkapi dengan bukti bahwa kapal USS Elridge pada tanggal kejadian bukan berada di Philadelphia, melainkan berada di New York. Seorang veteran kapal tersebut bahkan membenarkan pernyataan itu dengan mengatakan bahwa kapalnya itu nggak pernah berlabuh di Philadelphia sama sekali.

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui siapa Allende sebenarnya. Ternyata hasilnya nama itu bukanlah nama asli. Dia pernah menggunakan nama Carl M Allen. Selain itu, dia punya masalah kesehatan mental dan sering mengarang cerita. Bahkan dia dikenal sebagai seseorang yang imajinatif dan sering mengirimi cerita-cerita aneh yang nggak masuk akal.

Nasib Jessup menjadi perbincangan hangat setelah buku dengan anotasinya dirilis. Dia meninggal dunia pada 20 April 1959 dengan cara bunuh diri. Kematiannya diduga akibat melakukan bunuh diri walaupun masih banyak kabar simpang siur. Kematiannya itu kemudian dikaitkan dengan adanya upaya membungkam dirinya karena berani membuka rahasia negara.

Akhir Misteri Philadelphia Experiment

Akhir Misteri Philadelphia Experiment

Banyak yang menganggap bahwa Philadelphia Experiment hanyalah hoax. Namun banyak juga yang mempertanyakan langkah angkatan laut Amerika untuk membantah tuduhan Philadelphia Experiment. Mereka menganggap langkah itu sebagai sebuah bentuk kepanikan karena rahasia mereka terbongkar.

Perbedaan pendapat dan terpecahnya masyarakat menjadi dua kelompok memang umum terjadi. Ada yang percaya, ada juga yang nggak. Pihak angkatan laut terus mengeluarkan bukti dan saksi bantahan atas adanya eksperimen itu, yaitu:

  1. Seorang personil angkatan laut Amerika menyatakan bahwa konsep Philadelphia Experiment nggak tepat. Eksperimen yang dilakukan angkatan laut pada saat itu adalah eksperimen untuk membuat kapal perang nggak terdeteksi oleh ranjau magnetik.
  2. Seorang peneliti bernama Jacques Valee menjelaskan prosedur USS Engstrom yang berada di samping USS Elridge pada tahun kejadian. Dia menyebutkan bahwa pada saat itu kapal USS Engstrom dan Elridge sedang sama-sama dijadikan eksperimen untuk teknologi yang memungkinkan kapal nggak terdeteksi atau terlihat oleh torpedo dan ranjau magnetik.

Eksperimen itu disalahartikan menjadi konsep Philadelphia Experiment yang membuat kapal sama sekali nggak terlihat oleh radar sekaligus manusia. Selain itu Valee mengungkapkan bahwa kapal USS Elridge nggak mungkin berlayar ke Norfolk dan kembali ke Philadelphia. Pada saat itu jalurnya digunakan oleh banyak kapal perang sehingga nggak mungkin kapal kembali secepat itu.

Demikianlah misteri Philadelphia Experiment yang masih diperdebatkan. Menurutmu apakah mungkin menghilangkan benda padat sebesar itu dari pandangan manusia seperti yang dikatakan di misteri Philadelphia Experiment? Kalau mau menambahkan, sudah ada kolom komentar yang disediakan. Jangan lupa untuk turut membaca artikel misteri Frederick Valentich, pilot yang hilang beserta dengan pesawatnya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

One Response

  1. Kak tolong update misteri tentang Raymond Robin dan Anak-anak hijau dari Woolpit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *