bacaterus web banner retina
Bacaterus / Dunia Mistis / Misteri Pembunuhan Keluarga Watts, Kekejaman Sang Ayah

Misteri Pembunuhan Keluarga Watts, Kekejaman Sang Ayah

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 15 Maret 2021

Pada Agustus 2018 lalu, dunia dikejutkan dengan berita pembunuhan ibu dan dua anak balitanya oleh sang suami sekaligus ayah. Nama Chris Watts di berbagai media, baik lokal atau internasional, mulai banyak dibicarakan. Lelaki berusia 33 tahun ini didakwa telah membunuh istri yang sedang mengandung serta dua anak perempuannya yang masih balita.

Rasanya tidak ada di benak siapa pun tega menghabisi istri serta buah hati. Namun, sesuatu yang tidak terduga bisa terjadi. Seseorang yang paling kita percaya, nyatanya bisa berubah jadi yang paling mengancam nyawa. Kisah pilu Shan’ann, Bella dan Celeste Watts akan diulas dalam artikel ini. Berikut informasinya!

Mengenal Keluarga Watts

Chris Watts dan Shan’ann adalah pasangan muda yang menikah pada tahun 2012 lalu. Satu tahun kemudian, tepatnya 17 Desember 2013, keduanya dikaruniai seorang bayi perempuan yang kemudian diberi nama Bella Marie Watts. Bahagia dengan kehidupan rumah tangganya, mereka menambah momongan.

Celeste Cathryn Watts, putri kedua mereka lahir pada 17 Juli 2015. Dipercaya dengan dua putri, pasangan ini kembali memiliki momongan. Selang beberapa tahun, Shan’ann hamil anak ke tiga yang diprediksi sebagai bayi laki-laki. Bayi tersebut menurut hitungan diperkirakan lahir pada akhir Januari 2019.

Chris Watts dan Shan’ann merupakan warga asli Spring Lake dan Aberdeen, Carolina Utara. Satu tahun setelah menikah dan dikaruniai anak pertama, keduanya pindah ke kawasan Frederick, Colorado. Rumah baru keluarga ini berada tidak jauh dari tempat kerja Chris Watts.

Chris bekerja di sebuah perusahaan minyak bernama Anadarko Petroleum Corporation. Sementara Shan’ann bekerja sebagai tenaga pemasaran di sebuah perusahaan multi level marketing bernama Thrive. Meski keduanya bekerja, keluarga ini dikabarkan mengalami kesulitan keuangan.

Berdasarkan data di pengadilan, pasangan ini menyatakan diri mereka bangkrut pada 2015. Utang keduanya tercatat berjumlah $ 70.000. Sebuah laporan mengenai gugatan perdata juga menyebutkan bahwa mereka berutang sebesar $ 1.533,80 kepada pemilik rumah.

Dibunuh Sepulang Perjalanan Bisnis

Peristiwa mengerikan sekaligus memilukan yang terjadi pada Shan’ann terjadi taklama setelah wanita ini pulang dari perjalanan bisnisnya. Menurut kesaksian Nickole Atkinson, dia selesai mengantarkan Shan’ann setelah keduanya melakukan perjalanan bisnis sekitar pukul 1:48 dini hari. Misteri pembunuhan keluarga Watts dimulai dari sini.

Keesokan harinya, Nickole kembali datang ke rumah pasangan tersebut untuk melihat kondisi sahabatnya sekaligus menetapi janji untuk menemani Shan’ann ke dokter kandungan. Sebelumnya Nickole tahu bahwa Shan’ann pulang dalam keadaan tidak enak badan.

Masih menurut kesaksikan Nickole, dia lantas mengetuk pintu rumah Chris dan Shan’an berulang kali namun tidak ada balasan. Nickole mencoba menelepon Shan’ann, pun tidak ada jawaban. Kekhawatiran perempuan ini semakin menjadi ketika dia melihat mobil Shan’ann masih terparkir di garasi.

Dia kemudian menelepon Chris dan meminta lelaki itu untuk segera pulang. Chris meminta Nickole untuk tidak perlu khawatir sebab menurut pengakuannya, Shan’ann sedang membawa anaknya pergi bermain. Takpuas dengan jawaban Chris, Nickole memutuskan meminta bantuan polisi.

Polisi kemudian menelepon Chris dan meminta kode untuk membuka kunci garasi agar jika Chris masih sibuk dengan pekerjaannya, dia tidak perlu buru-buru pulang. Lagi-lagi Chris berkelit dan enggan memberikan kode kunci yang diminta dengan alasan akan segera sampai ke rumah.

Belakangan menurut pengakuan Chris pada pihak berwajib, sepulang dari perjalanan bisnis, Shan’an dan dirinya bertengkar karena Chris mengaku telah berselingkuh dan menginginkan perceraian. Shan’an dikabarkan mengancam suaminya tersebut bahwa dia tidak akan pernah lagi bertemu dengan kedua anak perempuan mereka. Panik merasa diancam, Chris lalu mendorong dan mencekik Shan’ann hingga tewas.

Kecurigaan Dirasakan Sahabat Shan’ann

Di hari setelah Shan’ann sulit dihubungi, pihak polisi bersama Nickole memerika kediaman Chris. Mereka membuka pintu kemudian mencari keberadaan Shan’an dan dua putri mereka. Saat proses penggeledahan, Chris menemukan cincin pernikahan Shan’ann tersimpan di meja samping tempat tidur.

Chris kemudian menjelaskan bahwa mereka sedang bertengkar sehingga wajar Shan’ann melepas cincin pernikahan yang dipakainya. Chris seperti meyakinkan pihak polisi bahwa kepergian Shan’ann ada hubungannya dengan hal tersebut.

Sayang, upaya Chris tidak berhasil ketika Nickole justru menemukan tas tangan Shan’ann serta obat-obatan Caleste (anak kedua) di meja dapur. Nickole merasa sahabatnya itu tidak mungkin pergi tanpa membawa obat tersebut sebab dia tahu Caleste butuh meminumnya setiap hari. Sehingga jika Shan’ann berniat pergi membawa anak-anak, dia pasti akan membawa obat itu juga.

Baca juga: Misteri Keluarga Sawney Bean, Keluarga Kanibal Menakutkan

Terekam CCTV

Penggeledahan polisi terhadap rumah Chris masih berlangsung hingga tiba-tiba seorang tetangga mereka mengatakan bahwa dia memasang cctv di luar rumah yang mengarah ke halaman rumah keluarga Watts. Sehingga jika ada kegiatan keluar masuk rumah, bisa terlihat ketika dari rekaman cctv tersebut.

Ketika pihak polisi termasuk Chris sama-sama memeriksa rekaman cctv tersebut, Chris memperlihatkan sikap yang tidak biasa. Lelaki ini tampak gugup. Detektif yang berada di lokasi juga merasakan keanehan yang sama. Berdasarkan kecurigaan tersebut, polisi mengajukan pertanyaan yang membuat Chris harus beralibi.

Ketika bertanya di mana keberadaan Chris saat malam hingga pagi hingga tidak menyadari kepergian istri dan dua anaknya, Chris menjawab bahwa dia tertidur ketika istrinya pulang. Pagi harinya, mereka sempat bertengkar sebelum Chris berangkat kerja. Setelah itu, Chris tidak mengetahui yang terjadi pada Shan’ann dan dua putrinya.

Membunuh Istri dan Dua Anak Perempuannya

Sesaat setelah Chris membunuh Shan’ann dengan mencekiknya, Bella mendatangi ayahnya dan bertanya apa yang dilakukan sang ayah pada ibunya. Pengacara Chris menambahkan keterangan, bahwa ketika ditanya oleh Bella, Chris menjawab bahwa ibunya sakit dan perlu dibawa ke rumah sakit.

Lelaki itu kemudian memasukkan mayat istrinya ke dalam mobil, berikut membawa dua putrinya yang masih balita. Chris lalu berkendara ke area tempat kerjanya. Sesampainya di sana, Chris dengan tega membekap Caleste menggunakan selimut kesayanganya hingga gadis cilik itu tewas.

Bella yang melihat kekejaman sang ayah membunuh adiknya memohon  untuk tidak melakukan itu pada dirinya. Entah apa yang menutupi kewarasan Chris Watts hingga permohonan dari darah dagingnya tersebut tidak dia dengarkan. Chris lantas membunuh Bella.

Terungkap Berkat Motif Sprei

Selepas menghabisi seluruh anggota keluarganya tanpa belas kasihan, Chris melakukan sesuatu yang membuat hati banyak orang bertambah teriris. Suami sekaligus ayah ini tega memasukkan, mendorong tubuh dua balitanya ke dalam sebuah tangki raksasa berisi minyak milik perusahaannya.

Padahal dari sebuah tayangan documenter, tangki raksasa yang digunakan memiliki lubang yang cukup kecil. Sementara mayat sang istri dia kubur tidak jauh dari tangki tersebut.

Kejahatan Chris tidak perlu waktu lama untuk terungkap ke permukaan. Dua hari semenjak dilaporkan hilang, tepatnya 15 Agustus, jasad Shan’ann dan dua putrinya yang malang berhasil ditemukan. Pihak polisi, dengan bantuan drone menemukan  sebuah sprei dengan pola yang sama seperti yang ditemukan di kediaman Chris yang kemudian dia buang ke tempat sampah di dapur.

Dari penemuan tersebut, penyisiran lokasi kembali dilakukan secara serius. Hingga akhirnya pihak kepolisian menemukan sebuah tanah bergunduk yang terlihat baru tidak jauh dari tangki minyak. Kini misteri pembunuhan keluarga Watts tidak lagi menjadi misteri.

Perselingkuhan dengan Wanita Lain

Beberapa bulan semenjak kasus ini terungkap, Nichol Kessinger mulai berani membagi cerita perselingkuhan mereka. Rupanya, Chris dan Nichol belum lama menjalin hubungan, tepatnya Juli, satu bulan sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. 

Chris mengaku pada perempuan ini bahwa dirinya dan Shan’ann tengah menjalani proses perceraian. Ketika Nichol mengetahui Shan’ann dan dua putrinya hilang, dia bertanya pada Chris dan tidak mendapat jawaban memuaskan. Merasa Chris telah berbohong, Nichol kemudian menghubungi pihak berwenang.

Dihukum Lima Kali Seumur Hidup

Setelah diperiksa secara intensif, Chris mengakui semua perbuatannya pada 15 Agustus 2018. Tidak lama dari itu, Chris didakwa dengan kasus pembunuhan tingkat pertama untuk lima dakwaan dan satu dakwaan lagi karena membunuh janin yang sedang dikandung Shan’ann.

Hukuman pun dijatuhkan padanya di tanggal 6 November 2018. Chris harus menjalani hukuman berupa lima kali hukuman  seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Walau tidak ada hukuman yang setimpal dari menghilangkan nyawa empat orang sekaligus, pihak keluarga Shan’ann tidak mengajukan hukuman mati untuk Chris.

Misteri pembunuhan keluarga Watts dimuat dalam film dokumenter yang ditayangkan oleh Netflix pada 30 September 2020 lalu. Film dokumenter tersebut berjudul American Murder: The Family Next Door. Ketika menyaksikannya, siap-siap saja merasa pilu, sedih sekaligus marah atas perlakuan yang diterima Shan’ann dan dua putrinya. Apakah Anda ingin mengetahui kasus ini lebih lengkap? Film dokumenter tersebut memuat segalanya.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram