Ditulis oleh - Diperbaharui 27 Januari 2019

Pesona Pantai Parangtritis memang begitu menghanyutkan. Pantai yang satu ini selalu menjadi destinasi wisata pilihan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Selain terkenal sebagai tempat wisata, ada juga misteri Pantai Parangtritis yang sangat terkenal. Usut punya usut, konon pantai ini adalah gerbang gaib menuju kerajaan Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul.

Benarkah Pantai Parangtritis ini merupakan gerbang kerajaan sekaligus tempat favorit bagi Nyi Roro Kidul? Bahkan, ada juga sejumlah mitos dan larangan yang mengarah kepada Ratu Pantai Selatan tersebut. Bacaterus akan menguak satu persatu misteri Pantai Parangtritis yang mungkin belum Anda ketahui.

Pintu masuk kerajaan gaib Ratu Pantai Selatan

Pintu masuk kerajaan gaib Ratu Pantai Selatan

Sebagai penguasa pantai selatan, Nyi Roro Kidul dipercaya menguasai sebagian besar lautan di sebelah selatan Pulau Jawa. Di antara banyaknya pantai di selatan Jawa, Pantai Parangtritis dipilih Kanjeng Ratu Kidul sebagai pintu gerbang untuk menuju ke kerajaannya. Melalui pantai inilah Nyi Roro Kidul sering melintas dari atau menuju kerajaannya.

Mengingat Ratu Pantai Selatan ini merupakan penguasa gaib di wilayah Kesultanan Yogyakarta, maka sultan harus menjalin komunikasi intensif dengan beliau. Ketika hendak melakukan suatu hal, kesultanan kerap kali melakukan ritual adat di Pantai Parangtritis ini untuk meminta restu dari Kanjeng Ratu Kidul.

Ombak ganas di Pantai Parangtritis

Ombak ganas di Pantai Parangtritis

Apa aktivitas yang paling menyenangkan saat berada di pantai? Tentu saja berenang di tepi pantai. Sayangnya, ada larangan di waktu-waktu tertentu untuk berenang di laut Pantai Pararangtritis ini.

Misteri Pantai Parangtritis yang masih menjadi buah bibir hingga saat ini adalah keberadaan ombak ganas yang tingginya bisa mencapai 5-7 meter. Ada yang mengatakan bahwa ombak ganas ini membuktikan kekuasaan Ratu Pantai Selatan.

Namun, ada penjelasan yang lebih logis dari ombak ganas di Pantai Parangtritis. Wajar saja bila ombak di pantai ini sangat tinggi. Pasalnya, laut di sini merupakan bagian dari Samudra Hindia. Tentu saja ombak di samudra jauh lebih tinggi dan besar dibandingkan laut yang biasanya diapit oleh dua pulau.

Bila Anda berkunjung kemari, sebaiknya jangan berenang terlalu ke tengah. Boleh saja bermain air di tepi pantai dengan catatan saat laut tidak sedang pasang dan ombak pun tenang. Jika ingin lebih aman lagi, duduk saja di tepi pantai yang eksotis ini sambil ngobrol dan menikmati panorama di hadapan mata Anda.

Larangan memakai baju hijau

Larangan memakai baju hijau

Ada larangan yang sampai saat ini masih banyak dipatuhi dan tetap menjadi bagian dari misteri Pantai Parangtritis. Larangan tersebut adalah pengunjung dilarang memakai baju hijau saat berkunjung ke pantai ini. Konon, hijau adalah warna favorit bagi Nyi Roro Kidul. Bila larangan ini dilanggar, si pengguna baju hijau tersebut akan “dibawa” oleh Nyi Roro Kidul untuk dijadikan abdi di kerajaannya.

Lagi-lagi, ada penjelasan yang lebih masuk akal untuk menjawab larangan memakai baju hijau di Pantai Parangtritis ini. Hal ini berhubungan dengan warna air di laut yang cenderung hijau, sehingga jika ada pengunjung yang tenggelam atau terseret ombak, maka warna pakaian yang dipakai pengunjung tersebut akan membuat tim SAR kesulitan. Pasalnya, warna baju hijau hampir sama dengan warna air laut.

Banyak korban yang tenggelam di laut Pantai Parangtritis

Banyak korban yang tenggelam di laut Pantai Parangtritis

Kecelakaan memang bisa terjadi di mana saja, termasuk saat sedang berenang di laut meskipun posisinya dekat dengan bibir pantai. Pantai Parangtritis adalah pantai yang banyak menelan korban jiwa. Korban yang tenggelam di pantai ini sendiri tidak pandang ras, jenis kelamin, atau usia. Siapa saja bisa menjadi korban tenggelam di pantai ini.

Hampir sebagian besar korban yang tenggelam di Pantai Parangtritis ini meninggal. Hal ini disebabkan oleh Rip current, yang merupakan pertemuan 2 ombak dari arah yang berbeda menuju ke daratan, pertemuan ombak ini menimbulkan arus balik ke laut hingga kecepatan 80 km/jam. Korban yang terseret arus ini tentu akan terbawa hingga ke tengah lautan.

Ada sebuah cerita misteri Pantai Parangtritis yang memang terbukti. Jasad korban yang tenggelam di lautan ini tidak akan pernah ditemukan pada hari yang sama meskipun tim SAR sudah menyisir hingga ke tengah lautan. Ada mitos yang mengatakan bahwa jasad korban tenggelam ini disembunyikan oleh Nyi Roro Kidul.

Tenggelam di Parangtritis

Akan tetapi, ada sebuah fakta yang lagi-lagi lebih logis dibanding mitos tersebut. Di pantai ini terdapat 2 palung, yang satu di sebelah selatan posko tim SAR dan yang lainnya berada di depan terminal baru. Jasad korban tenggelam kemungkinan besar masuk ke dalam palung dan tertimbun pasir. Jasad baru mengapung di lautan ketika ada perubahan arah ombak yang perlahan mengeluarkan jasad itu dari dalam palung.

Tradisi dan ritual di Pantai Parangtritis

Tradisi dan ritual di Pantai Parangtritis

Sejumlah tradisi dan ritual adat yang dilakukan di Pantai Parangtritis seolah memperkuat bukti bahwa ada sejumlah misteri Pantai Parangtritis yang memang berkaitan dengan dunia gaib. Salah satu tradisi yang paling terkenal di pantai ini adalah Upacara Adat Labuhan. Ritual yang sudah dilakukan sejak jaman pemerintahan Sultan Hamengkubowo I ini tetap dilakukan hingga saat ini dan tentunya menarik perhatian wisatawan.

Upacara Adat Labuhan ini dilakukan dalam 4 waktu, yakni satu hari setelah Jumenengen (penobatan sang raja), satu hari setelah Tingalan Jumenengen (peringatan satu tahun penobatan raja), Labuhan Ageng (setiap 8 tahun sekali), dan pada saat-saat tertentu, misalnya ketika putra dan putri raja hendak menikah.

Ritual adat seperti ini dilakukan mengingat hubungan baik antara keluarga kesultanan dengan Kanjeng Ratu Kidul. Sebagai sesama penguasa di wilayah Yogyakarta, tentunya ritual ini semata-mata untuk menjalin kekerabatan dan menjamin kesejahteraan bagi keluarga kesultanan.

Penampakan di Pantai Parangtritis

Penampakan di Pantai Parangtritis

Sebagai tempat yang sarat akan cerita mistis, tentu saja ada yang mengaku pernah melihat penampakan mahluk gaib di pantai ini. Sebut saja Nania “Idol”, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat di salah satu stasiun TV nasional ini memiliki indera keenam.

Saat berwisata ke Pantai Parangtritis, Nania mengaku sempat melihat siluet dari Nyi Roro Kidul. Meskipun tidak terlalu jelas, Nania menggambarkan sosok ini berupa wanita cantik dengan pakaian adat dan sedang berdiri di atas batu karang.

Foto penampakan naga di langit juga sempat membuat gempar dunia maya. Banyak masyarakat percaya bahwa naga tersebut adalah satu satu kendaraan milik Nyi Roro Kidul. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, foto penampakan tersebut hanyalah formasi awan yang unik.

Misteri Pantai Parangtritis

Di balik sejumlah misteri Pantai Parangtritis ini, pantai satu ini memang tidak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan. Apakah Anda percaya dengan misteri-misteri Pantai Parangtritis di atas? Semua kembali kepada diri Anda sendiri. Jika suatu mitos atau larangan mengarah ke sebuah niat baik dan menjaga keamanan diri sendiri, tidak ada salahnya untuk turut melakukannya.