Bacaterus / Misteri Laut / Fakta dan Misteri Palung Mariana yang Wajib untuk Diketahui

Fakta dan Misteri Palung Mariana yang Wajib untuk Diketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2019

Siapa bilang jurang hanya ada di daratan? Di lautan juga ada, lho. Yep, jurang itulah yang dinamakan dengan palung. Dan, palung terdalam yang ada di dunia ini dinamakan Palung Mariana. Palung ini juga adalah tempat terdalam di bumi, lho. Ada banyak fakta dan misteri Palung Mariana yang tak banyak diketahui orang.

Nah, saking dalamnya, Palung Mariana ini tergolong sulit untuk dicapai dan tak mudah dieksplorasi. Palung Mariana nyaris tak tersentuh oleh tangan manusia. Hanya ada segelintir orang yang pernah pergi ke sana. Sehingga tak banyak orang tahu ada apa saja di dalam palung tersebut dan siapa saja yang menjadi penghuninya.

Nah, pada kesempatan kali ini, Bacaterus akan membahas mengenai misteri dan fakta dari tempat terdalam di bumi kita, Palung Mariana. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, simak langsung saja ulasan di bawah ini.

Kedalamannya Melebihi Tinggi Gunung Everest

misteri palung mariana

* sumber: www.earth.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Palung Mariana adalah tempat paling dalam yang ada di bumi. Bahkan, kedalamannya ini melebihi tinggi dari Gunung Everest, yakni mencapai 10.994 meter (36.070 kaki) di bawah permukaan laut atau sekitar 11 kilometer. Sementara Gunung Everest sendiri puncaknya hanya mencapai 8.848 meter di atas permukaan laut atau sekitar 29029 kaki.

Dengan kedalaman mencapai 11 kilometer jauhnya dari atas permukaan air laut, bisa dibayangkan betapa gelapnya Palung Mariana ini karena tak tersinari oleh cahaya matahari. Batas sinar matahari yang dapat menembus ke kedalaman samudera sendiri hanya mencapai 3.300 kaki saja.

Challenger Deep

challenger deep misteri palung mariana

* sumber: gizmodo.com

Tahukah Anda, penelitian mengenai seberapa dalam Palung Mariana dilakukan pertama kali oleh para peneliti yang menggunakan kapal HMS Challenger di tahun 1800-an.

Saking dalamnya Palung Mariana dan belum ada teknologi mutakhir saat itu, para peneliti hanya bisa mengukur kedalaman palung menggunakan alat berupa tali berat yang dilemparkan ke dasar lautan dari atas HMS Challenger. Dari situ didapatkan kesimpulan kalau kedalaman Palung Mariana mencapai 8.184 meter atau sekitar 26.850 kaki.

Nah, beberapa tahun kemudian, USS Nero, kapal pengangkut batu bara asal Inggris yang dialihfungsikan juga mengukur kedalaman Palung Mariana. Hasilnya, kedalaman titik terdalam palung tersebut mencapai 9. 363 meter atau 31.614 kaki.

Belum puas sampai di situ, kapal Challenger II juga melakukan penelitian ulang di tahun 1960 untuk mengukur kedalaman laut dengan menggunakan metode gema suara atau echo sounding yang dinilai lebih akurat dan lebih mudah ketimbang mengukur dengan alat lainnya.

Dan penelitian Challenger II membuktikan bahwa Palung Mariana memiliki kedalaman mencapai 10.900 meter atau 35. 760 kaki. Nah, titik itulah yang kita kenal saat ini sebagai Challenger Deep.

Sejak tahun 1960 silam, banyak penelitian lainnya yang dilakukan untuk mengukur kedalaman dari palung yang berlokasi di bagian barat Samudera Pasifik tersebut. Salah satunya adalah pengukuran yang dilakukan menggunakan ROV atau Remotely Operated Vehicle yang diberi nama KAIKO.

ROV KAIKO memulai petualangannya ke tempat paling dalam di bumi pada bulan Maret 1995 silam. ROV ini mampu menyelam hingga sejauh 10.911 meter di bawah permukaan laut.

Nyaris Tak Terjamah Oleh Tangan Manusia

james cameron mariana trench

* sumber: www.cbsnews.com

Rasanya sangat sulit bagi kita, manusia untuk menyelami Palung Mariana dengan kedalaman 11 kilometer. National Geographic mencatat, di tahun 2012 rekor scuba diving yang berhasil dilakukan oleh manusia ‘hanya’ mencapai kedalaman 1.044 kaki.

Nah, karena itulah selama ini kita hanya bisa menjamah Palung Mariana dan titik terdalamnya, Challenger Deep, dengan menggunakan alat saja. Namun, siapa sangka, ternyata ada manusia yang pernah merasakan bagaimana gelapnya, sepinya dan menakutkannya palung tersebut.

Adalah James Cameron, sutradara dari film populer dunia, Titanic, yang ‘nekat’ menyelam ke Palung Mariana. Tidak, Cameron memang tak menyelam dengan tangan kosong ke dalam sana, karena hal tersebut tak mungkin dilakukan. Mengingat, tekanan air di sana sangatlah tinggi dan sangat amat mungkin bisa membunuh kita dalam waktu singkat.

Lantas, bagaimana sutradara berkebangsaan Kanada tersebut bisa menjelajah Palung Mariana yang nyaris tak pernah tersentuh tangan manusia? Jawabannya adalah dengan menggunakan kapal canggih berbentuk kapsul yang dinamakan Deepsea Challenger.

Cameron menyelam sendiri ke sana dengan menggunakan kapal tersebut di tahun 2012 dan Ia berhasil sampai di titik terdalam Palung Mariana, Challenger Deep.

Tapi tahukah Anda, bukan hanya James Cameron saja yang pernah menjelajahi laut dalam. Sebelumnya, ada Don Walsh dan Jacques Piccard yang berhasil mencapai titik kedalaman 10.916 di Palung Mariana pada tahun 1960. Mereka menaiki bathyscaphe, kapal yang dirancang untuk menjelajah laut dalam dan merupakan kapal yang tergolong canggih saat itu.

Makhluk Penghuni Palung Mariana

liopleurodon misteri palung mariana

* sumber: primalcarnage.fandom.com

Kita semua pasti bertanya-tanya, makhluk seperti apa, sih yang menghuni Palung Mariana, atau Challenger Deep di sana? Jawabannya sudah tentu makhluk hidup berupa hewan laut yang bisa bertahan hidup di laut dalam.

Kabarnya, hiu Megalodon, hiu purba dan hiu yang terbesar di muka bumi ini masih berkeliaran dengan bebas di dalam sana. Namun nyatanya, bukan nenek moyang dari hiu putih tersebut yang ditemukan di sana. Melainkan beberapa spesies ikan dengan bentuk yang terbilang aneh dan memiliki wajah menyeramkan.

Di antaranya adalah ikan fangtooth, ikan yang memiliki taring yang agak panjang dan tajam di mulutnya. Ikan ini adalah ikan karnivora yang mampu memakan apapun yang lewat di hadapannya. Ikan berukuran 18 sentimeter ini tak memancarkan cahaya seperti ikan lainnya yang hidup di perairan laut dalam.

Selain ikan fangtooth, ada pula ikan anglerfish yang dijuluki Sea Devil karena memiliki rupa yang menakutkan dengan gigi taring yang sangat tajam di mulutnya. Ikan dengan ‘lampu’ di kepalanya ini dapat memakan mangsa yang ukuran tubuhnya lebih besar dari dirinya, lho.

Bukan hanya dua makhluk itu saja. Ada ikan lainnya yang juga menghuni Palung Mariana. Sebut saja ikan hiu goblin, hiu dengan bentuk tubuh yang cukup aneh yang punya moncong semacam pedang. Dan tentu saja, hiu yang hidup di kedalaman laut sedalam 3000 kaki ini punya gigi taring yang tajam dan bisa meremukkan mangsanya dalam waktu singkat.

Yang lebih menakutkan dari hiu goblin, kabarnya ada reptil laut yang dinamakan liopleurodon yang masih berkeliaran di sana. Reptil laut ini bisa dibilang mirip dengan buaya, namun tentunya lebih garang dan ganas. Meski diyakini telah punah, sebagian ilmuwan di dunia percaya bahwa hewan karnivora ini masih berenang-renang di wilayah perairan laut dalam, termasuk di Palung Mariana.

Nah, itulah pembahasan mengenai fakta dan misteri Palung Mariana, tempat paling dalam yang ada di dunia. Selain makhluk-makhluk yang di sebutkan di atas, ada banyak makhluk lainnya yang kabarnya menghuni Palung Mariana.

Namun, keberadaan dari beberapa makhluk hidup tersebut ada yang sulit untuk dibuktikan karena tak mudah bagi manusia atau pun robot canggih sekalipun untuk bisa menjelajahi Palung Mariana hingga benar-benar mengetahui makhluk seperti apa saja yang menjadi penghuni tetap di sana.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar