Bacaterus / Mitos / Misteri Ogopogo, Makhluk Legenda Penghuni Danau Okanagan

Misteri Ogopogo, Makhluk Legenda Penghuni Danau Okanagan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Keberadaan sebuah tempat tidak akan terlepas dari cerita-cerita yang dipercayai masyarakat di wilayah tersebut. Cerita-cerita tersebut dianggap sebagai legenda walau ada juga beberapa yang nyata terjadi. Di antara berbagai legenda ada yang biasanya menampilkan sosok tertentu, ada juga legenda yang menampilkan hewan sebagai pusat dari ceritanya.

Salah satu makhluk yang sampai saat ini dianggap legenda tapi banyak orang yang mempercayai keberadaannya adalah ogopogo. Ogopogo dipercaya hidup di sebuah danau di Kanada. Banyak yang menyatakan pernah melihatnya. Sosoknya masih menjadi misteri karena belum bisa dibuktikan dengan sains. Mari kita bahas lebih jauh tentang misteri ogopogo.

Awal Mula Ogopogo

Awal Mula Ogopogo

* sumber: i.pinimg.com

Ogopogo merupakan sebuah hewan yang sudah menjadi cerita rakyat bagi orang-orang Kanada. Ogopogo juga dikenal dengan nama naitaka yang berarti roh danau. Walaupun berbentuk hewan, tidak sedikit orang yang menganggapnya sebagai monster yang tinggal di Danau Okanagan, Lembah Okanagan, British Columbia, Kanada.

Seorang sejarawan bernama Mark M. Orkin menyatakan bahwa nama ogopogo diambil dari sebuah kata dalam lirik lagu berjudul “The Ogo-pogo: The Funny Fox Trot” yang populer di Inggris pada dekade 20-an. Kata ogopogo yang tidak diketahui khalayak umum akhirnya digunakan untuk menamai sebuah makhluk yang mirip dengan deskripsi makhluk di liriknya yang berbunyi:

His mother was an earwig
His father was a whale
A little bit of head
And hardly any tail
And Ogopogo was his name.

Dari cerita masyarakat, ogopogo digambarkan sebagai makhluk berwarna hijau yang memiliki panjang 12 – 15 meter dengan tubuh seperti ular tapi kepalanya mampu berada di atas permukaan air. Di badannya ada punuk-punuk yang bisa diangkat ke permukaan air seperti yang diungkapkan oleh beberapa saksi yang konon pernah melihat wujudnya.

Penampakan Ogopogo

Penampakan Ogopogo

* sumber: i0.wp.com

Sebuah misteri akan memudar gaungnya kalau tidak ada yang membuktikannya di jaman modern. Misteri yang sudah tidak bisa dilihat atau dirasakan lagi keberadaannya hanya akan membuatnya dianggap sebagai mitos belaka. Lain cerita dengan ogopogo, beberapa orang pernah melihatnya sehingga banyak yang menganggapnya bukan hanya mitos.

Ogopogo sebenarnya sudah dipercaya ada oleh orang-orang Indian dahulu. Mereka percaya bahwa ogopogo adalah monster yang mendiami Danau Okanagan. Bahkan mereka sering memberi penghormatan dengan memberikan ayam ke danau dengan harapan monster itu tidak akan mengusik kehidupan mereka.

Cerita ogopogo mulai menjadi sesuatu yang menyeramkan setelah ada cerita seorang pria yang membawa kuda-kudanya berenang di dekat danau dan kuda-kudanya tertarik ke bawah oleh sesuatu yang dianggap sebagai ogopogo.

Setelah orang Indian tidak lagi tinggal di sekitar danau, penampakan ogopogo mulai dilihat oleh orang-orang yang datang. Pada tahun 1860, dua wisatawan Eropa yang mengunjungi Danau Okanagan menyatakan pernah melihat sebuah makhluk yang mirip dengan ogopogo.

Berselang 12 tahun, John Allison dan istrinya berlibur ke Danau Okanagan dan mencoba menggunakan perahu di atas danau itu. Mereka mengaku melihat makhluk aneh dengan panjang diperkirakan mencapai 20 meter.

Pada tahun 1926, kemunculan ogopogo dilaporkan oleh orang-orang yang berada dalam mobil ketika melewati Pantai Okanagan Mission. Empat tahun kemudian, penampakan ogopogo kembali muncul dan sempat terekam oleh kamera milik Eric Parmenter yang sedang mengamati danau Okanagan.

Dia tiba-tiba melihat riak air yang tidak biasa, seperti ada makhluk besar yang berenang di bawah permukaan air. Peristiwa langka ini membangkitkan kembali pembahasan tentang misteri ogopogo di kalangan masyarakat umum.

Pada 1968, ada penampakan ogopogo yang tertangkap kamera dan disebut-sebut oleh orang-orang sebagai penampakan paling jelas makhluk tersebut. Edward Fletcher memfoto sebuah makhluk yang panjangnya sekitar 14 meter sedang berenang di North Vancouver. Di foto itu terlihat punuk-punuk dari badannya yang menyerupai ciri-ciri ogopogo.

Di tahun yang sama, Art Folden merekam sebuah video yang menunjukkan sebuah makhluk besar yang sedang berenang di dalam air yang diyakini sebagai ogopogo. Pada 2005, video itu kembali diteliti dan hasilnya memang benar ada sebuah makhluk atau benda padat yang dia rekam hanya saja ukurannya tidak sebesar yang diceritakan.

Penampakan ogopogo berlanjut di tahun 1989. Kali ini seorang pria bernama Ken Chaplin mengungkapkan pengalamannya melihat sosok makhluk seperti ular sedang berenang di air tapi setengah kepalanya berada di atas permukaan air.

Dia sempat mengabadikan momen itu dengan kameranya. Beberapa orang menganggap makhluk yang Ken lihat hanyalah berang-berang. Tapi Ken menambahkan bahwa makhluk itu panjangnya hampir mencapai 5 meter, jauh di atas ukuran berang-berang pada umumnya.

Pada tahun 2011 beredar sebuah video yang menujukkan dua benda padat mengambang di dalam air. Anehnya keduanya bergerak mendekat satu sama lain dan tidak terlihat ada kepala atau ekor. Banyak yang menganggap bahwa dua benda itu adalah dua batang kayu berukuran besar karena di sekitar Danau Okanagan banyak kayu olahan dan industri kayu.

Di tahun 2018, ada tiga laporan yang menyatakan bahwa ada yang melihat sebuah sosok makhluk menyerupai ogopogo. Salah satunya malah menyebutkan makhluk itu seperti ular dalam ukuran besar yang panjangnya diperkirakan mencapai 15 meter. Hanya saja belum ada konfirmasi lebih jauh mengenai kabar ini.

Analisis Tentang Misteri Ogopogo

Keberadaan ogopogo masih menjadi misteri karena belum bisa dibuktikan secara ilmiah sehingga beberapa orang menganggapnya sebagai mitos. Selain itu, kemunculannya yang tidak bisa diprediksi membuat sebagian orang berpikir bahwa makhluk yang pernah dilihat orang-orang itu bukanlah ogopogo yang tinggal di Danau Okanagan.

Seorang pria bernama Dan Popoff pernah menemukan sebuah bangkai dengan panjang lebih dari satu meter saat menggunakan kayak di Danau Okanagan. Dia yang merasa curiga kemudian mengambil bangkai itu dan diserahkan pada peneliti di Ontario agar bisa diteliti dengan baik menggunakan berbagai metode.

Dari berbagai keterangan yang didapat dan informasi mengenai bentuk fisik ogopogo, kita bisa memperkirakan bentuknya kalau benar ogopogo itu ada. Ada beberapa hewan yang menurut beberapa ahli dikatakan sebagai ogopogo sebenarnya atau ogopogo merupakan jenis makhluk itu yang tersisa dan jumlahnya sangat sedikit di Bumi ini. Beberpa makhluk itu adalah:

1. Hewan Purba

basilosaurus

* sumber: ichef.bbci.co.uk

Basilosaurus, hewan purba yang hidup di dalam air. Badannya bisa mencapai 18 meter dan dipercaya sebagai hewan terbesar sekitar 34 juta tahun yang lalu. Pendapat ini datang dari seorang ahli cryptozoology asal Inggris, Karl Shuker. Kalau dibandingkan, basilosaurus dan ogopogo punya kesamaan dalam hal ukuran, hanya saja basilosaurus tidak punya punuk.

2. Reptil Laut

pleasiosaurus

* sumber: www.scientistfactory.com

Plesiosaurus, jenis reptil laut dengan leher panjang yang hidup di air. Ia diprediksi hidup di jaman awal Jurasik. Tingginya 1 m, panjang 3,5 m dan massa 450 kg. Perbedaannya dengan ogopogo adalah pleasiosaurus tidak punya punuk seperti kesaksian orang yang pernah melihat langsung ogopogo.

Keberadaan ogopogo menjadi misteri karena bukti yang mendukung keberadaannya terbilang sedikit dan kurang jelas untuk bisa meyakinkan banyak orang. Kebanyakan cerita tentangnya didapat dari keterangan warga atau turis yang melintas Danau Okanagan.

Demikian misteri ogopogo, makhluk legenda penghuni Danau Okanagan. Semuanya belum cukup untuk mengubah kedudukannya dari cerita rakyat atau legenda menjadi mahluk nyata yang bisa diteliti secara ilmiah.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *