Bacaterus / Misteri Jawa Tengah / Fakta dan Misteri Nusakambangan, Pulau Penjara di Indonesia

Fakta dan Misteri Nusakambangan, Pulau Penjara di Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mendengar nama “Nusakambangan” pasti pikiran Anda langsung tertuju pada penjara dengan penjagaan ketat yang dikhususkan untuk narapidana kelas kakap. Banyak yang salah kaprah dengan menyebut “Penjara Nusakambangan”, padahal Nusakambangan adalah nama pulaunya, sedangkan di pulau tersebut ada tujuh buah lembaga permasyarakatan (lapas) yang masing-masing memiliki nama sendiri.

Pulau Nusakambangan selalu dipandang misterius bagi masyarakat yang belum pernah ke sana. Padahal, pulau ini tidak seseram yang Anda bayangkan meskipun ada beberapa cerita misteri yang dituturkan oleh warga setempat dan petugas lapas.

Di balik seramnya Pulau Nusakambangan, ternyata ada sejumlah fakta yang belum diketahui oleh banyak orang. Bacaterus akan membahas mengenai fakta dan misteri Nusakambangan secara lengkap di sini.

Profil Lapas di Pulau Nusakambangan

Profil Lapas di Pulau Nusakambangan Misteri Nusakambangan

Dikenal sebagai pulau penjara, ternyata Nusakambangan memiliki tujuh buah lapas di dalamnya. Narapidana dikelompokkan sesuai dengan kasusnya dalam setiap lapas. Adapun lapas yang ada di Nusakambangan antara lain adalah Lapas Pasir Putih, Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Kembang Kuning, Lapas Permisan, Lapas Narkotika, Lapas Karanganyar, dan Lapas Terbuka.

Dari tujuh lapas, tiga lapas di antaranya merupakan lapas berisiko tinggi yang menampung narapidana kasus terorisme dan narkotika, yaitu Lapas Pasir Putih, Lapas Batu, dan Lapas Karanganyar. Lapas dengan kategori berisiko tinggi memiliki penjagaan yang sangat ketat. Hampir di setiap sudut lapas terdapat penjaga yang selalu berpatroli dengan membawa senjata laras panjang.

Lapas Pasir Putih adalah lapas yang dihuni oleh tahanan kasus terorisme. Setiap narapidana diberi sel tahanan sendiri, sehingga tidak ada interaksi dari satu narapidana dengan narapidana lainnya. Narapidana berisiko tinggi juga tidak akan berinteraksi dengan petugas lapas. Selain itu, setiap sel juga diberi kamera pengawas.

Narapidana yang mendapat predikat “tahanan berisiko tinggi” biasanya memang memiliki risiko untuk membahayakan lingkungan sekitar atau lingkungan sekitar yang berisiko membahayakan keselamatan narapidana.

Tempat Eksekusi Hukuman Mati

Tempat Eksekusi Hukuman Mati

Tahanan yang mendekam di sejumlah lapas yang berada di Nusakambangan tentu memiliki catatan kriminal yang lebih berat ketimbang narapidana lain yang saat ini menjalani hukuman di lapas atau rumah tahanan daerah. Beberapa di antara narapidana di Nusakambangan juga dijatuhi hukuman mati.

Misteri Nusakambangan memang tidak lepas dari lokasinya yang juga menjadi tempat eksekusi hukuman mati. Sudah ada puluhan atau mungkin ratusan napi yang dieksekusi hukuman mati di Nusakambangan.

Ada sejumlah tempat yang diyakini menjadi lokasi eksekusi terpidana mati di Nusakambangan, yaitu Bukit Nirbaya, Karang Tengah, Limus Buntu, Karang Anyar (dulu sebelum dibangun menjadi lapas adalah tanah kosong), dan Lapas Gleger. Namun, Bukit Nirbaya lah yang menjadi tempat favorit untuk mengeksekusi hukuman mati.

Misteri Pertelon (Pertigaan) Kamboja

Misteri Pertelon (Pertigaan) Kamboja

* sumber: www.tanahnusantara.com

Sekitar 3KM dari Pos Kepolisian Sub Sektor Nusakambangan ada sebuah pertigaan yang sunyi. Di pertigaan tersebut terdapat sebuah pohon kamboja kering yang sudah tidak ada daun dan bunganya lagi. Petugas lapas di Nusakambangan menamakan wilayah tersebut sebagai Pertelon Kamboja. Konon, Pertelon Kamboja ini merupakan salah satu misteri Nusakambangan yang paling menyeramkan.

Warga setempat dan petugas lapas percaya bahwa Pertelon Kamboja menjadi pusat berkumpulnya makhluk astral di Nusakambangan. Ya, pohon kamboja memang identik sebagai pohon yang biasa tumbuh di tanah pemakaman.

Petugas lapas yang pulang pada malam hari dan melintasi pertigaan ini sering mendapat gangguan dari makhluk astral yang memang “nongkrong” di sana. Ada yang mengaku pernah melihat penampakan hantu wanita berambut panjang dan berpakaian putih, serta ada pula yang mengaku pernah melihat orang duduk diam di bawah pohon kamboja dengan wajahnya yang sangat pucat.

Sering Terjadi Kecelakaan di Tunggal Panaluan

Seringnya Terjadi Kecelakaan di Tunggal Panaluan

Tunggal Panaluan adalah kelokan tajam yang di sisi sebelah kirinya merupakan tebing karang dan sebelah kanannya adalah perairan laguna yang diberi nama Segara Anakan. Jarak antara Tunggal Panaluan dengan Pos Kepolisian Sub Sektor Nusakambangan hanya sekitar 1KM saja. Namun, jalur Tunggal Panaluan ini dikenal angker. Bahkan, sering terjadi kecelakaan di jalan ini.

Kecelakaan di Tunggal Panaluan lebih sering terjadi saat malam hari. Jika dipikir dengan akal sehat, kecelakaan di jalan ini memang lumrah lantaran jalannya sempit dan minim penerangan. Namun, ada yang percaya bahwa misteri Nusakambangan seputar Tunggal Panaluan ini tidak luput dari campur tangan makhluk halus.

Sejumlah orang percaya bahwa kecelakaan adalah perbuatan dari makhluk halus yang merupakan arwah orang-orang yang dieksekusi di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan yang letaknya tidak jauh dari jalan tersebut. Konon, orang-orang yang melintas di Tunggal Panaluan pada malam hari juga sering melihat penampakan makhluk halus dengan berbagai wujud.

Suara dan Penampakan di Lembah Nirbaya

Suara dan Penampakan di Lembah Nirbaya

Sebagai tempat untuk melaksanakan eksekusi hukuman mati, tentu saja nama Lembah Nirbaya bisa membuat bulu kuduk para petugas lapas merinding. Entah sudah berapa orang yang menjemput ajalnya di Lembah Nirbaya ini.

Lembah Nirbaya sendiri berupa tanah kosong yang ditumbuhi semak belukar. Namun, saat ini tanah kosong tersebut sudah menjadi Lapas Terbuka Industri Nusakambangan. Hanya saja, para napi dan petugas lapas sering melihat penampakan maupun suara-suara misterius yang menyeramkan di wilayah bekas Lembah Nirbaya ini. Gangguan dari makhluk astral itu juga terjadi di siang hari.

Sosok Mbah Sukur yang Tanpa Kepala

Sosok Mbah Sukur yang Tanpa Kepala

Berbicara mengenai misteri Nusakambangan pasti tidak lepas dengan sosok Mbah Sukur yang menghantui pulau ini. Mbah Sukur adalah sosok pria berperawakan tinggi dengan pakaian biasa, tetapi sosok ini tidak memiliki kepala. Hantu Mbah Sukur ini sering terlihat berjalan-jalan di sekitar lapas dan menampakkan diri pada malam-malam tertentu.

Usut punya usut, Mbah Sukur dipercaya sebagai arwah gentayangan dari salah satu narapidana yang pernah dieksekusi hukuman mati di Nusakambangan. Perlu Anda ketahui bahwa dulu hukuman mati yang dijalankan di sini bukan hanya tembak mati saja, tapi juga pemenggalan kepala.

Sampai saat ini tidak ada yang bisa menjelaskan siapa sosok Mbah Sukur yang sebenarnya. Akan tetapi, sosok gaib ini cukup membuat sejumlah petugas lapas enggan pulang pada malam hari dan memilih untuk menginap saja di lapas jika mereka pulang terlalu malam. Mereka takut jika berjumpa dengan Mbah Sukur saat menempuh perjalanan pulang.

Hutan Nusakambangan yang Tak Kalah Mengerikan

Hutan Nusakambangan yang Tak Kalah Mengerikan

Sebagai pulau yang sebagian besar wilayahnya dijadikan penjara, hutan di Pulau Nusakambangan masih alami dan tidak tersentuh manusia. Misteri Nusakambangan mengenai hutannya ini bukan tentang hal gaib, tapi mengenai hewan liar yang mematikan.

Berbagai macam binatang buas tinggal di hutan ini, mulai dari macan tutul, buaya muara, ular kobra, sampai ular piton. Jadi, kabur menyusuri hutan adalah pilihan yang salah bagi para narapidana. Pasalnya, sejumlah binatang buas tidak segan menyergap manusia yang masuk ke sini.

Itulah beragam fakta dan misteri Nusakambangan yang perlu Anda ketahui. Di balik kisah-kisah seram yang ada di pulau tersebut, Nusakambangan juga memiliki sejumlah tempat wisata yang cukup menarik, seperti Pantai Permisan, Pantai Kalipat, dan Pantai Karang Bandung.

Jika ingin mengetahui tentang sejumlah tempat wisata di Cilacap, kabupaten yang letaknya paling dekat dengan Nusakambangan, baca artikel berikut ini.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *