Bacaterus / Misteri Laut / Misteri Ningen, Makhluk yang Menghuni Perairan Antartika

Misteri Ningen, Makhluk yang Menghuni Perairan Antartika

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kita sebagai manusia tentu menyadari bahwa hidup kita di bumi berdampingan dengan mahluk-mahluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Keduanya memiliki banyak jenis yang sudah diklasifikasikan oleh para ahli. Selain itu banyak juga mahluk-mahluk yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah keberadaannya.

Untuk mahluk yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah tapi banyak orang yang pernah melihat atau meneliti maka mahluk itu disebut mahluk cryptid. Mahluk cryptid nggak cuma hidup di darat, tapi ada juga yang hidup di udara dan wilayah perairan.

Khususnya perairan yang terbentang luas, upaya untuk meneliti mahluk cryptid yang hidup di sana bukanlah sesuatu yang mudah. Ningen adalah salah satu mahluk cryptid yang terkenal pernah dilihat oleh beberapa orang tapi statusnya masih cryptid. Kita akan membahas mengenai misteri ningen, mahluk yang menghuni perairan antartika lebih dalam di sini.

Bentuk Fisik Ningen

Bentuk Fisik Ningen

Ningen berasal dari bahasa Jepang yang berarti manusia. Lebih spesifiknya mereka menggunakan istilah nankyoku no ningen yang artinya manusia yang hidup di wilayah Antartika. Istilah itu digunakan untuk menyebut mahluk menyerupai manusia yang sering ditemukan di wilayah perairan es Antartika. Konon, mahluk itu juga mempunyai wajah yang menyerupai manusia.

Berbagai saksi mata menyatakan bahwa ningen mempunyai badan yang besar. Diperkirakan ukurannya mencapai 20-30 meter. Tubuhnya berwarna putih dan mempunyai kepala, mata, mulut, lengan, lima jari di tangan dan kaki.

Untuk kaki ada perbedaan pendapat, sebagian mengatakan ningen mempunyai kaki layaknya manusia yaitu dua kaki, ada juga yang mengatakan bahwa ningen nggak mempunyai kaki melainkan semacam sirip yang sering kita lihat dalam wujud putri duyung.

Ningen disebut-sebut banyak muncul pada malam hari. Tubuhnya yang berwarna putih seringkali disalahartikan sebagai gumpalan es atau ikan paus. Sampai sekarang belum ada bukti nyata berupa foto yang menangkap wujud asli ningen, tapi fisiknya itu didapat dari deskripsi orang-orang yang pernah melihat sosoknya.

Saksi-Saksi Ningen

Saksi-Saksi Ningen

Berita tentang ningen sudah ada sejak dulu tapi kembali mencuat setelah menjadi perbincangan hangat di sebuah forum internet bernama 2Channel. Di forum itu ada banyak orang yang mendiskusikan tentang hewan-hewan di perairan es Antartika.

Salah satu dari mereka kembali membahas tentang mahluk legendaris bernama ningen. Saking hangatnya, topik itu sampai menjadi sorotan dan dibuat dalam majalah MU, majalah asal Jepang yang membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan paranormal dan konspirasi di tahun 2007.

Saksi-Saksi Ningen 2

Artikel di majalah MU membahas tentang kemungkinan keberadaan mahluk bernama Ningen di Laut Selatan. Untuk membuat pembacanya semakin percaya, mereka menyertakan sebuah foto dari Google Earth. Di foto itu tampak sebuah bentuk padat berwarna putih di Samudera Atlantik Selatan, lepas Pantai Namibia.

Foto itu nggak langsung membuat orang percaya karena banyak yang menganggap benda itu bukan ningen melainkan gumpalan salju atau sebuah fenomena bernama pareidolia. Fenomena pareidoila adalah fenomena psikologis yang melibatkan sebuah stimulus ambigu dan acak dan dipersepsikan sebagai sebuah bentuk yang signifikan.

Sebenarnya sosok ningen sudah pernah mengundang minat banyak orang sebelum kejadian di tahun 2007. Di tahun 60-an ada seorang awak kapal yang ditugaskan oleh pemerintah Jepang sedang meneliti ikan paus.

Awalnya dia mengira kemunculan sosok besar itu adalah kapal selam. Sosok itu semakin mendekat dengan kapal dan dia menyatakan bahwa sosok itu seperti mahluk hidup yang menyerupai manusia. Bedanya, ukurannya besar dan bernapas seperti layaknya mahluk hidup bukan seperti benda mati.

Sayangnya, mahluk itu menghilang dalam waktu yang cepat. Salah satu awak kapal disebut-sebut pernah memotretnya. Hasilnya terlihat kalau mahluk itu bukan seperti gumpalan gunung es melainkan seperti manusia.

Ada juga sebuah video yang diunggah di internet. Dalam video itu menunjukkan sesosok mahluk dalam ukuran besar sedang berenang di dalam laut. Video itu berlangsung singkat dan kualitas gambarnya kurang memadai. Banyak orang yang kemudian menebak bahwa sosok itu adalah ningen yang terkenal.

Sampai saat ini belum ada foto yang secara jelas menunjukkan sosok ningen. Kebanyakan adalah foto yang memperlihatkan kemiripan sosok ningen dengan objek padat di foto tersebut. Sosok itu kemudian dikaitkan dengan teori konspirasi bahwa pemerintah Jepang sebetulnya mengetahui tentang ningen tapi nggak mau memberikan pernyataan resmi pada publik.

Teori Tentang Ningen

Teori Tentang Ningen

Keberadaan mahluk yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah atau disebut mahluk cryptid semacam ningen sebenarnya menarik minat banyak orang untuk meneliti. Sementara belum ada perkembangan signifikan atas sosoknya, dia akan terus dianggap sebagai mahluk cryptid. Semuanya berputar dalam pertanyaan apakah benar ningen itu ada?

Dari bukti-bukti dan kesaksian yang ada, rasanya sulit untuk menjawab pertanyaan apakah ningen sebetulnya ada. Foto dari Google Earth nggak cukup kuat untuk menunjukkan bahwa objek padat berwarna putih itu adalah ningen. Sementara foto-foto lain yang konon berhasil menangkap gambar ningen masih diragukan keasliannya karena bisa saja foto itu editan.

Bisa juga objek di foto itu memang objek padat tapi dia bukan ningen melainkan gumpalan es. Namun karena adanya keinginan untuk membuktikan bahwa ningen ada, dibuatlah narasi bahwa objek itu merupakan ningen.

Kesaksian awak kapal yang melihat ningen terasa masuk akal. Namun bisa saja mahluk yang disebutnya mendekat dan menghilang dengan cepat itu bukan ningen melainkan sosok lain tapi karena belum ada kata yang tepat untuk menggambarkannya, maka sosok ningen yang dipilih. Berbagai keterangan tentang ningen membuat kita membayangkan bagaimana sosoknya.

Ada kemungkinan sosok itu adalah mahluk lain yang tersamarkan karena sifat ningen yang sering keluar pada malam hari. Terbatasnya penerangan akan membuat kita salah menafsirkan penglihatan. Berikut ini ada beberapa sosok yang menyerupai ningen atau mungkin saja sosok yang dilihat oleh beberapa saksi yang pernah melihat ningen:

  • Ikan Pari

Ikan Pari

Ikan pari mempunyai kemiripan cukup dekat dengan ningen. Wajah ikan pari menyerupai manusia yang mempunyai mata dan mulut tapi nggak mempunyai hidung. Ini mendekati keterangan bentuk fisik ningen yang diungkapkan saksi. Selain itu beberapa spesiesnya berukuran besar. Pari manta yang paling besar bisa mencapai 7-8 meter serta berat mencapai 1.600 kg.

  • Gurita

Gurita

Gurita memang sekilas terlihat berbeda jika dibandingkan dengan ningen. Namun kalau dari bentuk kepalanya yang bulat dan berlengan panjang bisa jadi mirip dengan mahluk cryptid tersebut. Selain itu kalau gurita terlihat malam hari dengan keterbatasan penglihatan, bisa membuat bentuknya seperti ningen.

Walaupun keberadaannya masih dipertanyakan, nggak ada salahnya kita menikmati setiap perkembangan yang berkaitan dengan ningen. Bukan nggak mungkin semakin lama, kita akan segera menemukan fosil atau foto yang lebih jelas menggambarkan sosoknya. Waktu yang akan menjawab apakah ningen benar-benar ada?

Demikianlah ulasan misteri ningen, makhluk yang menghuni perairan antartika. Kalau kamu punya informasi tambahan, kamu bisa ikut menambahkan melalui kolom komentar yang sudah disediakan. Selain ningen, ada juga makhluk perairan yang tak kalah seram dalam artikel misteri kraken ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *