Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Mothman, Makhluk Bersayap yang Membawa Tanda Bahaya

Misteri Mothman, Makhluk Bersayap yang Membawa Tanda Bahaya

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kelompok masyarakat nggak akan terlepas dari cerita rakyat yang sudah hidup lama bahkan masih dipercaya sebagian orang sampai saat ini. Cerita rakyat itu bisa berupa tentang tokoh, mitos, tempat sampai binatang tertentu. Walau terasa nggak masuk akal, kita tetap perlu menghormati itu semua yang sudah melekat dalam waktu yang lama.

Salah satu cerita rakyat dari luar negeri adalah mothman. Cerita tentang mothman menyeruak pada tahun 1966 di West Virginia, Amerika. Penampakannya yang intens selama setahun membangkitkan lagi sosoknya yang mulai terlupakan. Ia terlihat terbang dengan sayapnya, badannya diperkirakan sebesar manusa, bahkan ada yang menyebut di atas rata-rata manusia.

Kemunculan mothman kemudian menjadi berita besar di Amerika, bahkan menjadikannya sebagai salah satu legenda di West Virginia. Namanya semakin dikenal berkat Gray Barker di tahun 1970 dan semakin dipopulerkan oleh buku karya John Keel berjudul Mothman Prophecies yang dia sebut berkaitan dengan runtuhnya Silver Bridge. Yuk kita simak misteri tentang mothman.

Penampakan Mothman

Penampakan Mothman

Penampakan mothman untuk pertama kalinya terlihat di West Virginia pada 12 November 1996. Lima orang yang sedang berada di pemakaman melihat sesosok mahluk yang terbang dari pohon melintasi mereka. Ukurannya jauh lebih besar daripada burung dan mereka menyebutnya seperti manusia yang terbang menggunakan sayap.

Kemunculan kedua mothman terjadi 3 hari setelah penampakan pertama. Dua pasang kekasih berkendara di utara Point Pleasant, West Virginia yang sudah lama nggak digunakan. Mereka melihat sepasang mata berwarna merah berukuran mencapai 2 meter dengan sayap. Mahluk itu kemudian bergerak ke arah pintu pabrik di dekat mereka.

Penampakan Mothman

Mereka melarikan diri, nggak lama kemudian mereka melihat mahluk sejenis di lereng bukit. Mahluk itu mengejar mereka sampai tiba di daerah yang lebih ramai padahal mereka berkendara dengan kecepatan tinggi. Karena penasaran mereka kembali mendatangi pabrik tadi dan di sana mereka melihat mahluk bersayap tinggi besar. Ketika disorot oleh lampu mobil, ia pergi.

Mereka melaporkan kejadian tersebut pada kepolisian setempat dan kemudian menjadi berita di surat kabar lokal. Mereka menemukan mothman berkeliaran di area TNT yang sudah terbengkalai. Konon, area itu adalah tempat tinggal bagi mothman karena berada di tengah hutan sehingga aman untuk menjadi tempat bersembunyi.

Hal itu diperkuat dengan kesaksian warga yang tinggal di dekat area tersebut yang sering melihat dua cahaya merah terbang dan mereka yakin itu bukanlah pesawat. Bahkan mereka pernah menyaksikan langsung seperti apa mothman.

Cerita Rakyat Tentang Mothman

Cerita Rakyat Tentang Mothman

Pada tanggal 15 Desember 1967, Silver Bridge runtuh dan menewaskan 46 orang. Secara keilmuan disimpulkan ada kesalahan konstruksi pada saat pembangunan. Namun beberapa orang menyatakan, mothman beberapa kali terlihat di sana. Bahkan ada saksi yang melihat dan memotretnya. Cerita baru pun lahir, mothman membawa tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Pada 26 April 1968 sebuah reaktor di pembangkitan listrik tenaga nuklir milik chernobyl yang berada di Uni Soviet meledak. Ledakan itu membawa efek dahsyat yang membuat para penduduk dan pekerja pabrik meninggalkan kota tersebut. Akhirnya, kota menjadi kosong dan disebut-sebut seperti kota mati karena banyak bangunan rusak yang berdiri tanpa penghuni.

Cerita Rakyat Tentang Mothman

Sebelum kejadian, beberapa orang menyatakan melihat mahluk melayang di sekitar tempat kejadian. Mahluk itu seperti burung tapi badannya menyerupai manusia, persis seperti ciri-ciri mothman yang kala itu dipercayai masyarakat sebagai mahluk yang membawa tanda bahaya.

Kejadian 11 September 2001 akan selalu diingat orang-orang sebagai salah satu kejadian paling mengerikan yang dilakukan oleh teroris. Sebelum World Trade Center ditabrak pesawat, ada saksi yang menyatakan melihat mahluk terbang di sekitar lokasi. Dengan ukuran yang lebih besar daripada burung pada umumnya, banyak yang meyakini itu adalah mothman.

Jembatan Interstate 35W runtuh pada 1 Agustus 2007. Naasnya kejadian itu terjadi pada saat orang-orang berangkat kerja di pagi hari. Banyak kendaraan yang menggunakan jembatan tersebut ketika runtuh. Sebanyak 13 orang dilaporkan meninggal dan 50 kendaraan terperosok ke sungai di bawah jembatan.

Sebulan sebelum kejadian, seorang saksi melihat mahluk mirip mothman saat sedang berkendara di daerah Stewartville, Minessota dekat dengan tempat kejadian. Sekali lagi, ia datang sebelum terjadinya sesuatu yang buruk. Karena itulah banyak orang percaya mothman itu dan dia dia membawa tanda bahaya.

Bentuk Fisik Mothman

Bentuk Fisik Mothman

Dari hampir seluruh saksi yang pernah melihat mahluk yang dianggap mothman, semuanya memberi pernyataan yang hampir sama. Mothman mempunyai 2 mata yang bersinar merah dengan tubuh manusia dan 2 sayap untuk terbang. Mothman diperkirakan memiliki tinggi sekitar 2 meter dengan lebar sayap mencapai 3 meter dan kecepatan terbangnya mencapai 100 mph.

Ada yang menyatakan warnanya coklat tua, ada juga yang menyatakan warnanya hitam. Mothman disebut-sebut dapat mengeluarkan suara melengking. Salah satu saksi di dekat area TNT menyatakan pernah mendengar suara yang belum pernah dia dengar sebelumnya. Selain itu ada suara dengung yang keluar ketika mothman mengepakkan sayapnya dan terbang.

Surat kabar dari Point Pleasant bernama Point Pleasant Register yang pertama kali mengangkat cerita dari saksi yang melihat mothman awalnya hanya menjuluki mahluk itu sebagai burung dengan ukuran manusia. Setelah itu, kabar tersebut menyebar sampai akhirnya muncul istilah mothman mengambil inspirasi dari karakter televisi Batman yang sedang populer saat itu.

Analisis tentang Mothman

Analisis tentang Mothman

Jan Harold Brunvand, seorang yang mendalami cerita rakyat menyatakan bahwa kemunculan mothman pada periode 1966-1967 merupakan periode kemunculan mothman paling tinggi. Ada sekitar 100 laporan masyarakat yang menyatakan melihat mahluk tersebut, bahkan jumlahnya bisa jauh lebih banyak tapi banyak yang merasa takut untuk melapor.

Dia menyatakan bahwa mothman yang disebut orang-orang hanyalah istilah untuk menggambarkan mahluk yang belum teridentifikasi jenisnya. Itu diambil dari cerita rakyat yang dahulu dibuat dengan tujuan untuk menakut-nakuti dan kemunculan mothman membangkitkan suasana tersebut.

Joe Nickell, seorang pria yang mempunyai pandangan skeptis pada hal-hal yang berbau mistis berpendapat bahwa kemunculan mothman kebanyakan adalah hoax. Kemunculan mothman di dekat area TNT merupakan ulah pekerja di sana dengan menggunakan lampu senter. Menurutnya, yang dilihat orang-orang kemungkinan UFO atau mothman merupakan burung hantu.

John Keel yang mempercayai mothman menduga bahwa kesaksian orang-orang yang melihat mothman merupakan dampak dari banyaknya burung hantu yang mereka lihat di jalanan. Burung hantu yang menyerupai mothman adalah jenis barn owl (Tyto Alba). Barn owl memang berukuran lebih besar, ia juga tinggal di pepohonan atau bangunan yang sudah nggak terpakai.

Mark A. Hall, seorang criptozoology menyatakan bahwa ada spesies burung hantu berukuran besar yang pertama kali ditemukan di Point Pleasant, West Virgina. Dari ciri-ciri yang dia jelaskan, banyak kemiripan dengan sosok mothman sehingga banyak yang menyimpulkan bahwa mothman memang spesies dari burung hantu.

Mothman Sebagai Legenda

Mothman Sebagai Legenda

Keberadaan mothman masih belum ditemukan kenyataannya secara ilmu pengetahuan. Dunia barat sangat mementingkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan. Ketika sesuatu belum terungkap secara sains, orang-orang akan menganggapnya bukan sesuatu yang nyata. Mothman dianggap sebagai sosok mistis atau beberapa berpikir bahwa mothman hanyalah sebuah mitos.

Warga Point Pleasant menunjukkan apresiasi terhadap mahluk tersebut. Sebuah festival mothman diadakan untuk memperingati kemunculan mothman. Festival diselenggarakan tiap tahun pada minggu ketiga bulan September dan menarik banyak wisatawan. Di sana juga dibangun patung mothman, seolah menobatkan mothman sebagai mahluk legenda dan salah satu ikon.

Itulah misteri mothman, mahluk bersayap yang membawa tanda bahaya. Apakah kamu percaya akan adanya mahluk seperti mothman? Atau punya pengalaman pribadi tentang mahluk sejenis mothman? Berbagi di kolom komentar, yuk! Sekecil apa pun yang kamu bagikan, akan menjadi informasi baru yang menyenangkan. Baca juga artikel makhluk mitologi Indonesia ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *