Bacaterus / Mitos / Misteri Mapinguari, Mahluk yang Masih Dipertanyakan

Misteri Mapinguari, Mahluk yang Masih Dipertanyakan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kita hidup di alam semesta berdampingan dengan berbagai mahluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan. Ada yang sehari-hari sering kita lihat, ada juga yang belum pernah kita lihat. Bahkan beberapa masih dipertanyakan keberadaannya. Malah ada yang menyebutnya sebagai mitos belaka meski nggak menutup kemungkinan sebetulnya hewan tersebut ada atau pernah hidup.

mapiguari

Mapinguari adalah salah satu hewan yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan mengenai keberadaannya. Apakah hewan tersebut benar-benar nyata atau hanya mitos yang diungkapkan sebagian orang? Untuk mengetahui misteri tentang Mapinguari, mahluk yang masih dipertanyakan, kita akan bahas lebih jauh di sini.

Cerita tentang Mapinguari

Cerita tentang Mapinguari

Dalam dunia cryptozoology, ada banyak hewan-hewan aneh yang dianggap sebagian orang nggak pernah ada. Suku Indian yang tinggal di daerah Amazon mengatakan bahwa ada sebuah mahluk besar dan berbulu yang tinggal di dalam hutan. Mahluk itu bernama Mapinguari atau raksasa penjaga hutan.

Nama mapinguari semakin menyeruak seiring dengan makin banyaknya pemburu yang mendatangi hutan Amazon. Salah satunya adalah Joao Batista Azevedo yang pernah melihat sosok mapinguari ketika sedang berada di atas kano. Dia mendengar suara jeritan kemudian ada sosok seperti pria keluar dari hutan tapi badannya dipenuhi oleh rambut.

Geovaldo Karitiana juga pernah menemukan sosok yang disebutnya mirip Mapinguari. Dia mengatakan bahwa ketika dia sedang berburu di hutan dekat desanya dia menemukan gua yang disebutnya sebagai tempat tinggal Mapinguari.

Dia kemudian melihat Mapinguari keluar dari guanya dan berjalan menuju desa tetapi dia berhenti di dekat Geovaldo, saat itu dia mencium bau yang menyengat sehingga menyebabkan dia pingsan. Waktu dia bangun, Mapinguari sudah menghilang.

Di abad ke-19, Gubernur Santa Cruz bernama Ramon Lista yang diberi tugas untuk menjelajahi gunung di kawasan Patagonia melihat sosok misterius yang bergerak ke arah pepohonan dan menghilang. Lista menggambarkan mahluk itu seperti trenggiling tanpa sisik dengan bulu berwarna abu-abu kemerahan. Dia sempat menembak tapi peluru justru memantul dari kulitnya.

David Oren, seorang ilmuwan yang pada awalnya nggak percaya keberadaan mapinguari melakukan perburuan selama beberapa tahun. Dia mendapatkan cerita lebih dari 50 orang yang pernah menyaksikan Mapinguari dengan matanya sendiri.

Mario Pereira de Souza, salah satu saksi yang pernah Oren temui mengatakan bahwa pertemuannya dengan mapinguari terjadi pada tahun 1975 saat dia bekerja sebagai pemburu di sebuah tambang minyak di sekitar sungai Jamauchim. Sama dengan Geovaldo, Mario juga mencium bau menyengat saat melihat Mapinguari yang membuat kepalanya pusing.

Bentuk fisik Mapinguari

Bentuk fisik Mapinguari

Sebagai sebuah mahluk cryptid, ada banyak versi yang menggambarkan sosok Mapinguari. Wajar saja, karena nggak pernah ada bukti yang benar-benar jelas yang menggambarkan sosoknya. Dari kesaksian beberapa saksi bentuk fisik mapinguari digambarkan seperti ini:

  1. Berdasarkan mitologi Brazil, mapinguari digambarkan sebagai sebuah sosok bermata satu, bercakar panjang, kulitnya bersisik, memiliki dua kaki belakang dan memiliki mulut kedua di perutnya.
  2. Mapinguari memiliki tubuh seperti beruang raksasa, mempunyai kaki seperti armadillo, berwajah seperti monyet dan dapat mengeluarkan suara seperti gemuruh.
  3. Mapinguari menyerupai kera besar dengan lengannya yang panjang, memiliki cakar kuat, punggungnya miring dan tubuhnya ditutupi bulu yang tebal dan kusut serta mempunyai tinggi mencapai 2,1 meter.
  4. Mapinguari bergerak lamban tapi sangat ganas dan berbahaya. Kemampuannya bergerak tanpa suara dapat mengejutkan siapa saja yang ada di dekatnya.
  5. Mapinguari dapat mengeluarkan bau busuk.
  6. Mapinguari menghindari wilayah berair karena membuatnya terbatas untuk bergerak.
  7. Mapinguari adalah mahluk karnivora. Sebuah laporan dari Brazil Tengah pada tahun 1937 menyatakan bahwa mapinguari pernah menewaskan 100 ekor sapi dalam waktu tiga minggu.
  8. Mapinguari bersifat agresif, berbeda dengan mahluk cyrptid lain yang takut akan kehadiran manusia. Mapinguari akan memburu manusia yang berada di dekatnya.

Teori tentang Mapinguari

Teori tentang Mapinguari

Setelah kita mengumpulkan kesaksian orang yang pernah melihat Mapinguari, kita bisa membayangkan seperti apa bentuk fisiknya. Oleh karena itu, kita bisa membandingkannya dengan mahluk cryptid lain yang menyerupai mapinguari berdasarkan teori-teori yang ada:

1. Mapinguari mirip dengan Giant Ground Sloth

Mapinguari mirip dengan Giant Ground Sloth

Sosok mapinguari yang besar memiliki kemiripan dengan giant ground sloth atau kukang tanah raksasa. Seperti Mapinguari, giant ground sloth juga memiliki bau tertentu dan ganas. Spesies tersebut sudah dibuktikan keberadaannya secara ilmiah. Walaupun dinyatakan sudah punah tapi bukan nggak mungkin masih ada beberapa yang tersisa di dalam hutan Amazon.

2. Mapinguari adalah Megatherium yang tersisa

Mapinguari adalah Megatherium yang tersisa

Megatherium merupakan genus dari giant ground sloth yang sudah punah 10.000 tahun yang lalu. Bukti keberadaanya ada di beberapa museum. Megatherium memiliki kemiripan dengan mapinguari, yaitu berjalan dengan empat kaki tapi berdiri dengan kaki belakangnya.

Megatherium juga mempunyai tinggi yang bisa mencapai 3 meter. Selain itu, Megatherium juga dapat mengeluarkan bau karena mempunyain kelenjar bau di tubuhnya. Perbedaan Megatherium dengan Mapinguari adalah Megatherium termasuk ke dalam hewan herbivora.

3. Mangipuari adalah mahluk semacam Bigfoot

Mangipuari adalah mahluk semacam Bigfoot

Bigfoot merupakan mahluk cryptid yang melegenda, bahkan beberapa menyatakan bahwa Bigfoot itu nyata keberadaannya. Jika dibandingkan dengan mapinguari, Bigfoot mempunyai beberapa kesamaan. Salah satu kesamaannya adalah badannya yang tinggi dan tubuhnya yang ditutupi bulu.

Bedanya, Bigfoot nggak tinggal di wilayah Amerika Selatan. Tempat paling dekat yang dinyatakan para peneliti sebagai tempat hidup Bigfoot adalah Amerika Utara. Selain itu nggak ada saksi yang mengatakan bahwa Bigfoot bisa mengeluarkan bau menyengat. Ini bersebrangan dengan kesaksian orang-orang yang pernah melihat atau bertemu dengan Mapinguari.

Pendapat para ahli terhadap Mapinguari

Pendapat para ahli terhadap Mapinguari

David Oren yang pernah mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi percaya bahwa mapinguari itu ada. Namun dia menyatakan bahwa mapinguari adalah mahluk yang sangat sulit dipahami, jarang ditemui dan sepertinya menghindari kontak langsung dengan manusia. Tentang spesies, Oren yakin Mapinguari mewakili giant ground sloth yang masih ada di hutan Amazon.

Paul S. Martin mengatakan bahwa pencarian mapinguari merupakan sesuatu yang biasa dilakukan olah para pecinta cryptozoology. Dengan simpang siur berita tentang keberadaan mapinguari dia mempunyai banyak kemiripan dengan giant ground sloth tapi nggak bisa memastikan karena menurutnya Mapinguari sudah punah.

Sementara itu Bernard Heuvelmans, seorang cyptozoologist memberi pernyataan bahwa mapinguari mungkin sebuah spesies baru yang belum bisa dijabarkan tapi dari bentuk fisiknya lebih menyerupai primata.

Pendapat para ahli dan kesaksian orang-orang yang pernah melihat Mapinguari nggak akan bisa menjawab pertanyaan tentang keberadaan Mapinguari. Pertanyaan itu baru bisa terjawab kalau kemudian ada bukti nyata, bisa itu berupa fosil atau foto. Kemungkinan Mapinguari sebagai sebuah spesies baru yang belum ditemukan masih sangat terbuka.

Walau begitu, Mapinguari masih menjadi mitos bagi sebagian orang dan magnet bagi para cryptozoologist untuk membuktikan keberadaannya. Menurutmu apakah keberadaannya akan terbukti suatu hari nanti? Kamu bisa mengisi kolom komentar kalau seandainya punya tambahan atau pendapat yang ingin dibagikan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *