Bacaterus / Tempat Angker di Dunia / Misteri Kutub Selatan, Daerah Terdingin yang Ada di Bumi

Misteri Kutub Selatan, Daerah Terdingin yang Ada di Bumi

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 November 2019

Kalau bicara tentang wilayah terdingin yang ada di Bumi, maka benua Antarktika atau yang lebih dikenal dengan Kutub Selatan adalah jawabannya. Antartika adalah benua terluas kelima setelah Eurasia, Afrika, Amerika Utara dan Amerika Selatan. Wilayah Antartika dikelilingi oleh 3 samudera yakni samudera Pasifik, samudera Hindia dan samudera Atlantik dengan luas mencapai 14 Juta Km persegi.

Suhu Antartika terdingin bisa mencapai minus 89.2 derajat Celsius. Hal tersebut pernah dicatat oleh stasiun Vostok milik Rusia pada 21 Juli 1983. Berada di ketinggian sekitar 2.300 di atas permukaan laut. Menjadikan benua Antartika menjadi wilayah tertinggi yang ada di Bumi.

Berhubung sedang membahas kutub Selatan. Kali ini Bacaterus telah merangkum misteri yang menyelimuti Kutub Selatan, wilayah terdingin yang ada di belahan Bumi selatan. Berikut adalah ulasannya:

Peradaban kuno yang terkubur di Antarktika

Peradaban kuno yang terkubur di Antartika (Copy)

Benua Antarktika memang menjadi laboratorium raksasa bagi para peneliti yang ada di seluruh dunia. Selain menyimpan banyak misteri yang tersembunyi, benua yang satu ini juga menjadi tempat menarik bagi para penggagas teori konspirasi dunia. Salah satu yang sering terdengar adalah keberadaan peradaban kuno Atlantis yang menjadi misteri sampai saat ini.

Menurut sebuah teori ilmiah menyatakan bahwa wilayah Antartika adalah wilayah yang dapat dihuni manusia sebelum akhirnya lenyap karena Zaman Es pada 12 ribu tahun lalu yang dikenal dengan teori ‘Pergeseran Kerak’. Atlantis pun disebut sebagai peradaban kuno yang menghuni wilayah Antartika.

Hal tersebut didukung pula oleh peta kuno yang tersusun pada tahun 1513 berdasarkan data intelijen militer yang dikenal dengan peta Piri Reis. Namun hal tersebut tidak serta merta membuat para ilmuan mengeluarkan pendapat yang sama.

Teori tentang keberadaan peradaban kuno yang terkubur di wilayah kutub Selatan memang masih menjadi misteri. Meskipun sejumlah foto telah yang diterbitkan NASA bisa digunakan sebagai penunjang teori tersebut.

Namun hingga saat ini hal tersebut masih belum bisa terpecahkan. Nah, kalau kamu salah satu yang menyukai teori konspirasi. Kamu bisa menuliskan pendapat kamu tentang teori yang satu ini di kolom komentar.

Objek misterius di bawah lapisan es

Objek Misterius Di Bawah Lapisan Es (Copy)

Misteri yang menyelimuti Kutub Selatan memang seakan tidak akan pernah habisnya untuk dibahas. Setelah sebuah teori mengenai keberadaan peradaban kuno yang terkubur di bawah  Antartika. Kini para ilmuan disibukkan dengan sebuah penemuan yang dapat menambah ilmu pengetahuan akan sejarah dunia.

Bermula saat satelit NASA melihat perubahan gravitasi melalui keberadaan sebuah objek besar yang berlokasi di tengah kawah benturan berdiameter 482 Km. Keanehan alam yang dikenal dengan ‘Wilkes Land Gravity Anomaly’ tersebut telah menarik para ilmuan untuk meneliti lebih jauh tentang keberadaan objek yang berada di bawah lapisan Es Antartika.

Para peneliti percaya bahwa objek yang berada di kedalaman 823 meter di Wilkes Land tersebut adalah sisa-sisa asteroid yang cukup besar, bahkan melebihi asteroid Chicxulub yang memusnahkan Dinosaurus.

Menurut para ilmuan jika teori yang mereka kemukakan tentang asteroid itu benar maka asteroid tersebut adalah yang menjadi penyebab kepunahan era Pemian-Triassic, yang telah membunuh hampir 96% makhluk yang ada di laut dan 70% makhluk yang hidup di tanah.

Teori tentang benda luar angkasa yang berada di Antartika ini memang bukan menjadi satu-satunya. Sebelumnya sebuah situs website bahkan mengemukakan tentang penemuan teknologi luar angkasa yang terkubur di bawah lapisan es tebal di Antartika. Meskipun belum terbukti kebenarannya.

Keberadaan piramida di Antartika

Keberadaan Piramida di Antartika (Copy)

Penampakan sebuah Piramida yang diambil dari Google Earth yang diklaim berada di Antartika ini memang sempat membuat publik heboh.

Karena video yang dibagikan sebuah saluran Third Phase of Moon tersebut. Teori-teori aneh mengenai keberadaan Piramida tersebut pun mulai bermunculan. Mulai dari sisa-sisa peninggalan peradaban kuno sampai teori tentang keberadaan Alien yang memang sering dibahas oleh saluran tersebut.

Keberadaan Piramida di Antartika tersebut memang sempat menjadi polemik. Menurut Nigel Watson seorang penulis UFO Investigatif Manual dalam sebuah wawancara dengan MailOnline, Piramida yang ada dalam video tersebut bisa jadi merupakan hasil photoshop yang membuat pegunungan tersebut mirip dengan Piramida.

Nigel juga mengatakan hal tersebut bisa jadi adalah formasi alami yang terbentuk akibat pergeseran gletser dan erosi, bukan oleh laser yang dilakukan Alien.

Kawasan hijau dibalik tembok es Antartika

Kawasan Hijau dibalik Tembok Es Antartika (Copy)

Antartika memang menjadi wilayah tidak berpenghuni yang menyimpan banyak rahasia bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang ada di dunia. 46 negara yang menjadi anggota ikut serta menandatangani perjanjian yang diprakarsai oleh Amerika sebagai bentuk perlindungan bagi wilayah yang sebagian besar diselimuti Es tersebut.

Meskipun Antartika adalah wilayah yang bebas dari kegiatan militer dan hanya diperbolehkan untuk penelitian. Namun pada kenyataannya wilayah tersebut menjadi wilayah terlarang. Beberapa teori tentang larangan tersebut pun mulai menjadi bahan perbincangan banyak orang.

Terlebih setelah munculnya keterangan mengejutkan yang diberikan oleh Admiral Byrd saat melakukan wawancara setelah menjalankan misi yang dilakukan di benua tersebut. Admiral Byrd menjelaskan sebuah keterangan yang cukup menyita perhatian banyak pihak mengenai keberadaan minyak bumi serta tambang Batubara yang besar terkandung di Antartika.

Hal tersebut sontak membuat publik bertanya-tanya mengenai proteksi yang dilakukan Amerika pada Antartika. Hal mengejutkan lain yang diungkapkan Admiral Byrd adalah penemuan kawasan hijau dengan perairan hangat yang ada dibalik tembok besar yang mengelilingi Antartika.

Sebelumnya tembok besar yang mengelilingi Antartika juga sempat dibahas dalam ekspedisi menakjubkan yang dilakukan oleh James Cook pada tahun 1772-1775. James Cook sendiri diketahui sebagai orang pertama yang sukses menginjakkan kakinya di benua Antartika.

Selama 3 tahun berkeliling menyusuri Antartika, James hanya menemukan dinding tebal es tanpa menemukan celah untuk bisa masuk ke dalam tembok. Nah, bagaimana menurut kamu mengenai teori yang satu ini?

Misteri air terjun darah di Antartika

Misteri Air terjun darah di Antartika (Copy)

Banyak hal unik yang sering ditemukan di Antartika. Mulai dari waktu siang yang panjang hingga mencapai 6 bulan lamanya. Sampai keberadaan air terjun ‘darah’ yang menjadi hal menarik bagi para ilmuan di seluruh dunia.

Keberadaan air terjun darah di gurun Es Antartika memang menjadi fenomena unik yang terjadi di sana. Air terjun darah ditemukan di wilayah lembah kering McMurdo. McMurdo Dry Valley sendiri adalah wilayah terkering yang ada di dunia.

Air terjun berwarna merah yang mengalir seperti darah di gletser tersebut memang cukup mengerikan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Alaska Fairbanks. Alasan perubahan warna air tersebut akibat reaksi yang terjadi antara kandungan zat besi dan natrium yang terkandung dalam air dengan oksigen saat terpapar udara dingin Antartika.

Nah, itulah misteri yang menyelimuti Kutub Selatan, wilayah terdingin yang ada di belahan Bumi. Nantikan informasi lainnya dari Bacaterus yang lebih menarik.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar