Bacaterus / Misteri Kalimantan / Misteri Kota Saranjana, Kota Gaib di Selatan Borneo

Misteri Kota Saranjana, Kota Gaib di Selatan Borneo

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Desember 2018

Kalau Anda mencari nama “Saranjana” di peta Indonesia, Anda pasti tidak akan menemukan kota atau kabupaten tersebut meskipun Anda sudah berkali-kali menelusuri peta. Saranjana bukan nama kota atau desa yang ada di Indonesia. Ini merupakan nama sebuah kota gaib di mana seluruh penghuninya adalah jin, tetapi memiliki rupa seperti manusia.

Anda pasti sudah pernah mendengar istilah kerajaan gaib di Indonesia. Bahkan, ada beberapa lokasi di Indonesia yang konon menjadi tempat berdiri kerajaan gaib tak kasat mata, seperti Tol Cipularang, Segitiga Masalembo, sampai dengan Alas Purwo.

Namun, Bacaterus memastikan bahwa Saranjana bukan kerajaan gaib. Ini hanya sebuah kota gaib dengan peradaban yang cukup maju, yang dihuni oleh mahluk astral. Konon, memang tidak semua orang bisa melihat atau masuk ke Saranjana ini.

Tak hanya itu saja, jin-jin yang menghuni Saranjana ini tidak suka mengganggu atau mencelakakan manusia. Jin yang tinggal di Saranjana ini beraktivitas seperti manusia pada umumnya. Ingin tahu lebih banyak mengenai misteri Kota Saranjana? Simak ulasan berikut ini selengkapnya.

Lokasi Kota Saranjana

Lokasi Kota Saranjana

Meskipun sudah dicari berkali-kali dalam peta Indonesia, Anda pasti tidak akan menemukan nama Saranjana. Pasalnya, kota gaib ini memang benar-benar tak kasat mata. Namun, usus punya usut misteri Kota Saranjana ini dipercaya berada di sebuah bukit kecil yang berada di Desa Oka-Oka, Kec. Pulau Laut Kelautan, Kalimantan Selatan.

Hanya orang-orang terpilih atau memiliki indera keenam saja yang dapat melihat tampilan Kota Saranjana ini. Secara geografis, lokasi Kota Saranjana ini memang berada di tengah laut. Kota ini dikelilingi oleh lautan dan gunung. Sayangnya, meskipun saat ini Anda melewati perairan di tempat berdirinya Kota Saranjana ini mungkin Anda tidak akan menemukan apa-apa.

Penghuni Kota Saranjana

Penghuni Kota Saranjana

Sama seperti sebuah kota-kota lain yang ada di Indonesia, Kota Saranjana juga dihuni oleh banyak penduduk. Yang membedakan kota Saranjana dengan kota lain yang ada di Indonesia adalah penduduknya. Dapat dipastikan bahwa penghuni Saranjana adalah bangsa jin. Akan tetapi, jin-jin ini memiliki wujud seperti manusia.

Selain itu, mayoritas jin yang menempati Kota Saranjana ini memeluk agama Islam. “Penduduk” Saranjana ini sanga rajin beribadah. Mereka bekerja sebagai petani dan mengumpulkan uang untuk pergi ke tanah suci. Meskipun dari bangsa jin, penduduk tak kasat mata yang mendiami Kota Saranjana ini sangat taat kepada Allah.

Sebuah kota yang maju dan megah

Sebuah kota yang maju dan megah

Di balik cerita misteri Kota Saranjana, mungkin Anda membayangkan bahwa kota gaib ini nampak seperti kerajaan kuno di mana mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Akan tetapi, sekali lagi Anda salah. Deceritakan bahwa peradaban di kota gaib ini sangat megah dan luar biasa maju.

Ada banyak gedung pencakar langit yang menjulang di kota gaib ini. Bagi orang-orang yang dapat melihat Kota Saranjana, rumah-rumah penduduk di sini juga sangat megah dan modern. Maka tak salah jika Saranjana konon merupakan destinasi wisata bagi para jim muslin di seluruh dunia.

Saranjana sendiri menganut sistem kepemimpinan kerajaan sehingga kota ini dipimpin oleh seorang raja. Sekilas Anda pasti mengira Saranjana ini nampak seperti sebuah ibukota karena tampak sangat maju dan modern. Namun, sekali lagi tidak semua orang bisa melihat atau masuk ke dalam Saranjana.

Meskipun Anda menunggu di lokasi yang konon menjadi tempat berdirinya Saranjana, maka Anda tidak akan segera melihat kota ini jika memang tidak berjodoh.

Kesaksian orang-orang yang pernah melihat Saranjana

Kesaksian Saranjana

Misteri Kota Saranjana ini nampaknya bukan hoax atau sekedar isapan jempol belaka. Hampir sebagian besar masyarakat yang tinggal di Kalimantan Selatan percaya dengan adanya kota gaib ini. Tidak hanya sekedar percaya saja, beberapa dari mereka pernah berkunjung ke Saranjana.

Ada seorang pria warga Kotabaru yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Dicari ke mana-mana pun tidak ada. Konon, pria tersebut diambil oleh “penduduk” Kota Saranjana untuk menjadi imam yang memimpin mereka sholat.

Selain itu, pernah juga ada kisah nelayan yang mendapat musibah ketika mencari ikan. Nelayan tersebut tidak pernah kembali dan jasadnya juga tidak ditemukan. Menurut orang yang dapat melihat dengan mata batin, nelayan itu diselamatkan oleh warga Kota Saranjana dan hingga saat ini nelayan itu hidup bahagia di kota gaib tersebut.

Bukan satu dua orang saja yang memberikan kesaksian bahwa Saranjana memang ada. Warga yang tinggal di dekat perairan di mana tempat Saranjana itu berada mengaku sering mendengar alunan musik dari sebuah bukit kecil yang diduga sebagai lokasi kota gaib ini.

Kesaksian Saranjana 2

Pernah suatu ketika, ada toko yang menjual alat-alat berat menerima sejumlah pesanan dengan alamat pengantaran di Saranjana. Pesanan tersebut sudah dibayar lunas, tetapi kurir yang hendak mengantar kebingungan karena tidak menemukan alamat yang dimaksud.

Kasus ini juga serupa dengan pesanan rotan dan beberapa mobil mewah dari Surabaya yang ditujukan dengan alamat Saranjana. Pesanan tersebut sudah dilunasi, tetapi ketika diantar kurir tidak menemukan alamat Saranjana. Ketika bertanya kepada masyarakat sekitar, maka masyarakat menjelaskan bahwa hal tersebut adalah ulah dari “penduduk” Saranjana.

Perbedaan Saranjana dan dunia manusia

Perbedaan Saranjana dan dunia manusia

Menurut kesaksian yang kami dapatkan, penduduk Saranjana tampak cantik dan tampan. Jika dilihat sekilas mereka memang nampak seperti manusia, tidak jauh berbeda dengan diri kita sendiri. Akan tetapi, ada perbedaan yang tampak mencolok jika Anda memperhatikan wajah mereka. Bangsa jin di Saranjana tidak memiliki garis yang biasanya terletak di antara bibir dan hidung.

Perbedaan lain antara Saranjana dengan dunia manusia adalah ukuran makanannya. Makanan di sana memiliki ukuran 2-3 kali lipat lebih besar dibanding makanan kita. Menurut orang yang pernah masuk ke Saranjana, buah jambu yang tumbuh di kota gaib itu bisa berukuran hingga 3 kali lebih besar dari jambu yang ada di sini.

Selebihnya, penduduk gaib di Saranjana juga beraktivitas sama seperti manusia. Bahkan, mereka juga makan nasi, minum air, dan juga merokok. Menurut Pua Leba, warga Desa Tanjung Lalak, yang mengaku sering keluar-masuk Kota Saranjana, anak-anak penduduk Saranjana banyak yang disekolahkan di sekolah manusia.

Misteri Kota Saranjana

Bagi orang-orang yang pernah dibawa masuk ke Kota Saranjana, maka jangan pernah makan sesuatu apa pun disana. Pasalnya, jika kita makan sesuatu di Kota Saranjana, kita tidak akan bisa kembali lagi ke dunia manusia dan akan tinggal selamanya di sana.

Bagaimana menurut Anda? Apakah misteri Kota Saranjana ini memang benar adanya atau hanya mitos semata? Tidak ada yang tahu mana jawaban yang pasti.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa sebagai manusia kita memang hidup berdampingan dengan mahluk dari alam lain. Sudah sepantasnya jika sebagai manusia kita juga turut menghargai kehidupan di alam lain tersebut dengan tidak mengganggu atau mencela kehidupan mereka.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *