Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Jonbenet Ramsey, Pembunuhan Ratu Kecantikan Anak-anak

Misteri Jonbenet Ramsey, Pembunuhan Ratu Kecantikan Anak-anak

Ditulis oleh - Diperbaharui 27 November 2019

Pembunuhan adalah kejahatan yang sudah ada sejak dulu kala. Tindakan menghilangkan nyawa orang lain masuk pada kategori kriminal berat dan akan mendapat hukuman yang berat pula. Ada banyak kasus pembunuhan yang di dunia ini, tapi beberapa akan selalu dikenang karena caranya yang keji, motifnya yang nggak masuk akal atau pemilihan korban yang nggak biasa.

Salah satu korban pembunuhan yang sampai saat ini masih menjadi bahan perbincangan adalah Jonbenet Ramsey. Seorang anak berusia 6 tahun dilaporkan hilang setelah terakhir dilihat orang tuanya berada di rumah mereka sendiri. Dia merupakan ratu kecantikan anak-anak West Virginia yang namanya sudah dikenal publik.

Nggak berselang lama setelah melapor, polisi menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sekitar rumah. Jonbenet Ramsey sudah tewas di ruang bawah tanah rumahnya sendiri dengan kondisi mengenaskan. Kasus ini menjadi menjadi perbincangan karena misteri yang terkandung di dalamnya. Mari kita telusuri kejadiannya lebih jauh.

Kronologi Hilangnya Jonbenet Ramsey

Kronologi Hilangnya Jonbenet Ramsey

Pada 25 Desember 1996, ayah dan ibu Ramsey yang bernama John dan Patsy Ramsey baru saja kembali dari perayaan Natal di kediaman keluarga Fleet White sekitar jam 9 malam. Mereka menidurkan Jonbenet Ramsey di lantai dua rumah sementara mereka tidur di lantai tiga. Mereka punya rencana liburan pada esok harinya sehingga mereka memilih untuk beristirahat lebih awal.

Keesokan harinya, Patsy sudah bangun pukul 5 pagi untuk mempersiapkan berbagai keperluan berlibur. Ketika turun ke lantai bawah menuju dapur, dia menemukan 3 pucuk surat yang menyatakan bahwa anak bungsunya, Jonbenet telah diculik. Sang penculik meminta uang tebusan sebesar 118.000 USD. Karena panik, Patsy segera menghubungi 911.

Jonbenet Ramsey

Boulder, tempat keluarga Ramsey tinggal merupakan sebuah kota di pinggiran negara bagian Colorado. Sebagaimana sebuah kota di pinggiran, aktivitasnya nggak akan berlangsung 24 jam. Maka, ketika panggilan terhadap 911 dilakukan di pagi hari, ada sedikit hal yang nggak biasa apalagi Boulder dinobatkan sebagai kota dengan tingkat kejahatan yang rendah.

Sekitar 7 menit setelah panggilan, polisi datang ke rumah keluarga Ramsey. Sayangnya petugas polisi itu kurang cekatan sehingga abai untuk memeriksa keadaan rumah dan membiarkan tetangga keluar masuk tempat kejadian perkara. Padahal, bukan begitu aturan yang biasanya diterapkan.

Siang hari tanggal 26 Desember 1996, Linda Arndt yang merupakan seorang detektif mendatangi rumah keluarga Ramsey. Dia langsung memerintahkan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di tempat kejadian perkara. Dengan rumah yang megah, polisi membutuhkan banyak waktu untuk memeriksanya.

Mereka menemukan tubuh Jonbenet yang sudah tertutup selimut, sementara mulutnya ditutup dengan lakban, kedua tangannya diikat di atas kepalanya, lehernya dililit oleh kabel dan banyak bercak hitam di tubuhnya yang disebut mirip luka akibat sengatan listrik. Fakta yang mengguncang dan sangat sulit diterima oleh keluarga.

Kejanggalan dalam Kasus Jonbenet Ramsey

Kejanggalan dalam Kasus Jonbenet Ramsey

Kematian Jonbenet Ramsey yang hanya berjarak 8 jam sejak terakhir dilihat orang tuanya dan terjadi di dalam rumah sendiri menimbulkan banyak pertanyaan. Bahkan, orang awam sekalipun akan sulit menerima kejadian ini. Oleh karena itu, mari kita bahas kejanggalannya satu per satu:

  1. Keluarga Ramsey mempunyai rumah megah dengan banyak sudut dan lorong. Asisten rumah tangga mereka bahkan mengaku sempat beberapa kali tersesat. Janggal rasanya kalau si pembunuh bisa begitu saja membawa Jonbenet ke ruang bawah tanah.
  2. Ditemukan jejak kaki di dalam rumah tapi nggak ada jejak kaki sama sekali di luar rumah padahal saat itu sedang musim salju.
  3. Hasil otopsi menyatakan ada buah nanas yang sempat dimakan Jonbenet sebelum tewas. Keluarga Ramsey mengaku sama sekali nggak tahu-menahu mengenai urusan tersebut.
  4. Pembunuh Jonbenet meninggalkan 3 pucuk surat yang intinya meminta tebusan. Untuk apa membunuh korban kalau pihak keluarga belum mengetahui anaknya diculik?
  5. Surat dari pembunuh terdiri dari 3 lembar. Bagaimana mungkin seseorang sempat menulis surat sepanjang itu dalam waktu singkat? Lagipula, pola penculik ketika menulis surat adalah langsung pada intinya tanpa perlu bertele-tele. Setelah diselidiki ternyata tulisan di surat mempunyai kemiripan dengan tulisan Patsy.
  6. Jumlah uang tebusan yang diminta sama persis dengan jumlah uang bonus yang diterima John. Dia kemudian berasumsi mungkin ada rekan bisnisnya yang iri sehingga melakukan pembunuhan pada anak bungsunya.
  7. Tali yang melilit Jonbenet menghadap ke depan, sementara kecenderungannya adalah menghadap ke belakang agar sulit untuk dibuka oleh korban. Selain itu, ikatan talinya pun longgar.
  8. Untuk mengikat tali di leher Jonbenet, pembunuh menggunakan sebuah kuas lukisan. Kuas itu merupakan barang milik Patsy.
  9. Keluarga Ramsey menyewa pengacara nggak lama setelah kejadian. Padahal mereka merupakan keluarga korban yang nggak butuh bantuan pengacara.

Hasil Otopsi dan Barang Bukti di Tempat Kejadian Perkara

Hasil Otopsi dan Barang Bukti di Tempat Kejadian Perkara

Setelah otopsi, muncul kesimpulan Jonbenet meninggal kehabisan napas akibat dicekik dan adanya kerusakan pada tengkorak akibat pukulan. Nggak ditemukan adanya pemerkosaan tapi nggak menutup kemungkinan adanya kekerasan seksual. Waktu memeriksa alat kelamin, seorang patologis menyatakan alat kelamin Jonbenet seperti sudah dibersihkan oleh pakaian.

Ditemukan DNA pada kuas untuk melukis milik Patsy yang digunakan pelaku untuk mengencangkan lilitan kabel di leher Jonbenet. DNA yang sama juga ditemukan pada celana dan baju tidur Jonbenet. Sayangnya DNA itu nggak berhasil diungkap milik siapa, karena identitasnya nggak diketahui. Sampai tahun 2004, penyelidikan DNA itu belum membuahkan hasil.

Sehari setelah Jonbenet terbunuh, kepolisian setempat menyelidiki surat yang ditinggalkan pelaku. Ada kalimat di surat yang nggak mengarah pada penculikan. Ada juga perintah agar keluarga Ramsey nggak melapor pada pihak berwajib disertai ancaman akan dibunuhnya putri mereka. Selain itu, pulpen dan kertas yang digunakan pelaku untuk menulis surat berasal dari dalam rumah.

Dugaan Pelaku Pembunuhan Jonbenet Ramsey

Dugaan Pelaku Pembunuhan Jonbenet Ramsey

Masih menjadi misterinya kematian Jonbenet Ramsey mengakibatkan beberapa orang diperiksa oleh pihak kepolisian. Kedua orang tua Jonbenet termasuk kakak lelakinya pun nggak luput dari pemeriksaan. Apalagi masyarakat sudah mencurigai bahwa merekalah yang menjadi pelaku tewasnya Jonbenet.

Berbagai teori bermunculan tentang kematian Jonbenet. Pertama menunjuk Patsy sebagai pelakunya. Patsy dicurigai membunuh Jonbenet tanpa sengaja sehingga dia memalsukan kematiannya dengan menjadikannya tindakan penculikan dan pembunuhan. Selain Patsy, Burke yang merupakan kakak Jonbenet juga dianggap bisa melakukan skenario serupa.

Jonbenet Ramsey 1

Orang luar yang dicurigai adalah Bill McReynold. Dia mengunjungi rumah keluarga Ramsey 2 hari sebelum kejadian. Kecurigaan terhadapnya diakibatkan adanya motif sakit hati karena anak perempuannya juga diculik 22 tahun sebelum kasus Jonbenet. Selain itu istrinya pernah menulis cerita tentang anak kecil yang dianiaya dan dibunuh di ruang bawah tanah.

Bill kadang-kadang menggunakan pakaian Santa Claus yang dianggap bisa memudahkan dia untuk membujuk Jonbenet ikut ke ruang bawah tanah. Tuduhan itu gugur setelah diperiksa ternyata dia mempunyai hubungan yang erat dengan Jonbenet. Jonbenet pernah memberi sebotol glitter pada Bill. Padahal ketika Bill menjadi Santa, nggak ada satu anak pun yang memberinya hadiah.

Jonbenet Ramsey 2

Gary Olivia menjadi salah satu orang dicurigai sebagai pembunuh Jonbenet. Polisi menemukan foto Jonbenet di dompetnya ketika melakukan pemeriksaan. Selain itu teman dekatnya pernah dihubungi oleh Olivia sehari setelah kejadian dan Olivia bercerita dia sudah menyakiti seorang anak perempuan.

Sementara itu, di Boulder nggak ditemukan kasus kekerasan terhadap anak perempuan yang lain pada malam itu.  Olivia semakin dicurigai karena teknik membunuh Jonbenet dengan menggunakan kabel, Olivia pernah melakukan hal yang sama pada ibunya. Hanya saja DNA-nya nggak cocok dengan yang dimiliki kepolisian.

Jonbenet Ramsey 3

John Mark Karr mengirim email yang menyatakan bahwa dialah pelaku pembunuhan Jonbenet setelah 10 tahun kejadian. Polisi menangkapnya di Bangkok, Thailand. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut ternyata Karr yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar hanya mencari popularitas. Sampai saat ini pelaku pembunuhan Jonbenet belum diketahui.

Setelah membaca misteri Jonbenet Ramsey, apakah kamu punya pandangan sendiri? Mungkinkah kasus ini pada akhirnya akan terungkap atau sebaliknya? Atau, kamu ingin menambahkan informasi baru? Tuliskan di kolom komentar, yuk! Kalau kamu ingin berbagi, di sanalah tempat yang tepat untuk berbagi. Baca juga artikel misteri Zodiac Killer, pembunuh berantai yang belum terungkap ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *