Bacaterus / Tokoh Misteri / Misteri Isdal Woman, Jasad Tanpa Identitas yang Dibakar

Misteri Isdal Woman, Jasad Tanpa Identitas yang Dibakar

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ada berbagai kejadian misteri di dunia yang nggak bisa dipecahkan sampai saat ini. Bahkan sampai-sampai ada jasad yang nggak diketahui identitasnya, terlebih lagi nggak ada pihak keluarga yang mengakui. Beberapa misteri yang berujung demikian adalah adalah misteri Tamam Shud atau Somerton Man.

Dua dekade kemudian kejadian serupa terjadi lagi. Kali ini berlokasi di Norwegia, ada jasad yang ditemukan dengan kondisi terbakar. Ditemukan di sebuah tempat yang bisa dianggap sebagai antah-berantah. Itu jasad wanita dan kemudian dijuluki Isdal Woman. Bagaimana cerita lengkapnya? Mari kita bahas lebih dalam mengenai misteri Isdal Woman, jasad tanpa identitas yang dibakar.

Kronologi Penemuan Isdal Woman

Kronologi Penemuan Isdal Woman (Copy)

Siang tanggal 29 November 1970, seorang pria bersama 2 anak perempuannya pergi mendaki di sebuah lokasi di utara Ulriken, salah satu dari 7 gunung tertinggi di Norwegia. Salah satu anak mencium bau terbakar, kemudian dia menemukan jasad yang hampir seluruh tubuhnya terbakar. Karena ketakutan mereka segera pergi ke kota dan melpor pada polisi.

Penemuan jasad wanita itu terjadi di area yang dikenal dengan sebutan Isdalen. Isdalen dalam bahasa Inggris berarti Death Valley atau dalam bahasa Indonesia berarti lembah kematian. Tempat itu sering digunakan untuk bunuh diri di abad pertengahan, serta banyak pendaki yang celaka di sana. Karena identitasnya nggak diketahui, orang-orang menyebutnya Isdal Woman.

Investigasi Polisi Terhadap Isdal Woman

Investigasi Polisi Terhadap Isdal Woman (Copy)

Kepolisian Bergen sebagai otoritas berwajib di sekitar Isdal langsung melakukan investigasi secara menyeluruh. Mereka menemukan bahwa Isdal Woman ditemukan dengan kondisi terlentang dan kedua tangannya sedang memegang dada. Bagian depan badannya dan pakaiannya hampir seluruhnya terbakar dan penampilannya sulit untuk dikenali.

Ada beberapa barang bukti yang diduga milik korban yaitu botol alkohol yang sudah kosong, 2 botol plastik, plastik untuk paspor, sepatu karet, pakaian hangat, syal, stoking nilon, payung, dompet, kayu api, jam, 2 anting dan sebuah cincin. Ditemukan juga bekas kertas terbakar dan sebuah topi bulu dengan bekas bensin. Merk pakaian yang ditemukan semuanya sudah tercabut.

Tiga hari kemudian, Polisi menemukan koper di stasiun Bergen. Di dalamnya ditemukan uang, pakaian, sepatu, wig, alat makeup, koin mata uang Norwegia, Swiss, Belgia dan Britania, peta, kertas jadwal, 3 buah kacamata (1 di antaranya cocok dengan sidik jari korban), kosmetik dan sebuah catatan. Namun alat bukti yang menunjukkan identitas korban sudah menghilang.

Hasil otopsi menyatakan bahwa penyebab kematian Isdal Woman adalah terbakar dan tekena racun karbon monoksida. Adanya noda di paru-paru menandakan bahwa korban dibakar hidup-hidup. Ada luka memar di leher. Berdasarkan analisis pada darah dan perutnya, diduga korban menelan 50-70 butir obat tidur dan ada 12 butir ditemukan di sekitar jasad.

Saksi-Saksi Isdal Woman

Saksi-Saksi Isdal Woman

Polisi menyebar informasi mengenai Isdal Woman pada media setempat. Ada informasi dia terakhir kali terlihat tanggal 23 November saat check out dari kamar 407 Hotel Hordaheimen. Staf hotel bilang tingginya sekitar 163 cm, berambut coklat tua, matanya coklat dan berpenampilan menarik. Dia membayar dengan uang tunai dan sempat minta dicarikan taksi sebelum pergi.

Sebuah catatan dalam koper diinvestigasi dan menemukan tempat-tempat yang dikunjungi Isdal Woman. Dia bepergian ke Oslo, Trondheim, Paris dengan 8 paspor dan identitas palsu. Keberadaannya di Bergen diketahui oleh petugas hotel yang pernah berkomunikasi dengannya. Dia sering pindah hotel dan mengatakan bahwa dia pengusaha dan penjual barang antik.

Seorang saksi mengatakan bahwa dia pernah mendengar Isdal Woman berbicara dalam bahasa Flam dan bahasa Inggris yang kurang lancar. Beberapa saksi lain mengatakan bahwa Isdal Woman sering menggunakan wig. Ciri-ciri dari saksi kemudian dikirim pada Interpol untuk dibuatkan sketsa wajah Isdal Woman, tapi tetap nggak menemukan bukti lebih lanjut.

Tahun 1991, sopir taksi yang mengantar Isdal Woman dari hotel mengatakan bahwa setelah taksinya ditumpangi, dia menjemput seorang wanita kemudian menjemput seorang pria sebelum pergi ke stasiun.

Tahun 2005, seorang penduduk Bergen mengatakan pada sebuah surat kabar lokal bahwa dia sempat melihat Isdal Woman lima hari sebelum jasadnya ditemukan. Saat itu, dia berpakaian dengan warna mencolok dan nggak wajar untuk ukuran seseorang yang ingin mendaki.

Dia digambarkan diikuti dua orang pria di belakangnya dan sempat terlihat ingin menyampaikan sesuatu tapi tertahan oleh alasan tertentu. Saksi sempat mencoba melapor pada polisi setelah kejadian tersebut namun nggak dihiraukan.

Teori Misteri Isdal Woman

Teori Misteri Isdal Woman (Copy)

Banyaknya pertanyaan yang nggak terjawab mengenai siapa pelaku pembunuhan atas Isdal Woman membuat kasus ini masih menjadi misteri. Kalau pelaku belum ditemukan, motifnya pun nggak mungkin bisa terungkap. Polisi setempat menyimpulkan bahwa Isdal Woman meninggal karena bunuh diri dengan membakar dirinya sendiri.

Kasus ini menyebar dan menarik perhatian banyak orang. Banyak orang memberikan pendapatnya untuk misteri Isdal Woman. Beberapa pendapat mengatakan Isdal Woman dibunuh karena dia adalah seorang mata-mata. Pendapat ini terbentuk dan dikuatkan oleh fakta-fakta yang ditemukan selama investigasi dilakukan:

  1. Nggak ada identitas di barang-barang yang ditemukan dalam koper merupakan cara klasik untuk mengaburkan penyelidikan agar identitasnya nggak diketahui. Hal serupa terjadi pada misteri Tamam Shud.
  2. Dalam catatan yang ditemukan dalam koper ada sebuah alamat dokter yang disobek. Ini merupakan langkah agar penyelidikan dibuat buntu. Kalau alamat dokter itu masih dapat dibaca, penyelidikan bisa dilakukan karena dokter mempunyai rekam medis dan data pasiennya.
  3. Ada 8 paspor dan alias palsu yang ditemukan merupakan hal yang hanya dilakukan oleh mata-mata. Haram hukumnya bagi mata-mata untuk diketahui identitasnya sehingga dia membuat banyak identitas dan paspor. Selain itu dia dilihat beberapa saksi menggunakan wig dan ada wig di dalam kopernya. Artinya dia memang menyembunyikan penampilan aslinya.
  4. Adanya noda di paru-paru yang menguatkan dugaan dia dibakar hidup-hidup. Bekas bensin di topi bulu merupakan bukti bahwa Isdal Woman dibakar hidup-hidup setelah dipaksa menelan obat tidur dalam jumlah banyak namun sempat memuntahkan 12 di antaranya. Luka memar di lehernya diduga akibat benda tumpul yang membuat dia hilang kesadaran.
  5. Cara Isdal Woman tewas dengan dibakar merupakan cara untuk melenyapkan berbagai bukti dari mulai sidik jari dan catatan dental. Selain itu dengan jasad yang terbakar dan dibuang di atas bebatuan lama-kelamaan akan semakin dikotori debu dan membuatnya nggak terlihat oleh para pendaki yang melewati Isdalen.
  6. Kesimpulan polisi yang menyatakan Isdal Woman meninggal atas kemauannya sendiri nggak masuk akal dengan ditemukannya bensin di topi bulu. Kalaupun dia ingin bunuh diri mana mungkin jasadnya dalam posisi terlentang dengan tangan di dada. Saat seseorang dibakar tubuh akan bereaksi dengan melakukan gerakan tertentu.
  7. Walaupun sketsa wajahnya sudah disebar, nggak ada satu keluarga pun yang mengakui Isdal Woman sebagai anggota keluarga.
  8. Norwegia mempunyai sejarah kelam dengan banyaknya orang yang menghilang dengan cara yang aneh ketika Perang Dingin berlangsung. Isdal Woman adalah salah satunya.

Demikian misteri Isdal Woman, jasad tanpa identitas yang dibakar. Sampai saat ini, misteri itu belum terpecahkan. Apa kamu pernah mendengar kasus ini? Kalau punya sesuatu dan ingin ikut menambahkan, kolom komentar sudah disediakan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *