Bacaterus / Misteri Karakter / Misteri Kematian Geli Raubal, Wanita yang Dicintai Hitler

Misteri Kematian Geli Raubal, Wanita yang Dicintai Hitler

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 Januari 2020

Ada banyak perempuan yang dikenal di dunia karena prestasinya. Ada pula yang dikenal karena keanggunannya. Beberapa tokoh besar biasanya mempunyai sosok wanita di belakangnya. Nggak terkecuali seorang Adolf Hitler. Beberapa nama wanita dikabarkan menjalin kasih dengannya walau kehidupan pribadinya disimpan dengan sangat baik oleh Partai Nazi yang dia pimpin.

Wanita yang dikabarkan pernah mengisi hati Hitler adalah Geli Raubal. Banyak yang meyakini Geli merupakan wanita yang paling dicintai Hitler. Bahkan ketika dia meninggal, Hitler menjadi seorang vegetarian karena daging mengingatkannya pada Geli. Tragisnya, Geli meninggal karena bunuh diri. Apa yang sebabnya? Kita bahas misteri kematian Geli Raubal lebih dalam, yuk!

Mengenal Sosok Geli Raubal

Mengenal Sosok Geli Raubal

Geli Raubal lahir dengan nama Angela Maria Raubal. Dia lahir di Linz pada 4 Juni 1908 dan mempunyai saeorang saudara perempuan bernama Elfriede. Geli kehilangan ayahnya yang meninggal waktu usianya masih dua tahun. Bersama saudara perempuan dan ibunya, mereka membantu Hitler di rumahnya untuk pekerjaan rumah tangga.

Ibu Geli, Angela Raubal mempunyai ayah yang sama dengan Hitler yaitu Alois Hitler tapi status mereka adalah saudara tiri. Dengan status keponakan tiri bukan hal yang mengejutkan kalau mereka mempunyai kedekatan. Namun kedekatan mereka diyakini bukan hanya sebatas saudara, melainkan ada hubungan asmara walau perbedaan usia mereka mencapai 19 tahun.

Hubungan Cinta Geli Raubal dengan Hitler

Hubungan Cinta Geli Raubal dengan Hitler

Tanggal 20 Desember 1924, Hitler baru saja bebas dari masa hukumannya selama satu tahun di penjara. Kondisi Jerman yang jauh membaik dengan sistem demokrasinya membuat sistem yang dibangun oleh Hitler ditinggalkan rakyat. Hal itu dibuktikan dengan kalahnya Partai Nazi yang dipimpin Hitler pada pemilihan umum tahun 1924.

Hitler yang sedang terpuruk memutuskan untuk pindah ke Berchtesgaden, sebuah wilayah pinggiran di dekat Pegunungan Alven. Hitler menemukan kembali hidupnya di tempat baru yang dia sebut sebagai masa paling membahagiakan. Dia hidup jauh dari politik dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca buku dan mengelilingi desa dengan mobilnya.

Setahun setelah pindah ke Berchtesgaden, Hitler meminta bantuan saudara tirinya, Angela Raubal untuk mengurusi pekerjaan rumah tangga di tempat barunya. Angela yang setuju atas permintaan Hitler, membawa putrinya Geli Raubal untuk ikut bersamanya. Waktu itu Geli masih berusia 17 tahun.

Hitler pernah menyatakan bahwa dia mempunyai tipe wanita kesukaan, yaitu wanita yang nggak terlalu cerdas. Dia dengan tegas mengakui nggak tertarik dengan wanita yang memahami isu-isu politik dan kenegaraan. Selain itu, Hitler sebelumnya pernah disebut mempunyai hubungan spesial dengan seorang gadis berusia 16 tahun bernama Maria Reiter.

Dengan fakta itu, muncul dugaan Hitler cenderung menyukai wanita yang usianya jauh lebih muda darinya. Geli memenuhi kedua kriteria tersebut. Geli nggak terbilang menonjol dalam soal penampilan hanya saja dia sangat pandai menempatkan diri.

Hubungan Cinta Geli Raubal dengan Hitler 2

Kedekatan mereka semakin terjalin. Hitler tampak sangat jatuh hati pada Geli. Dia memberi Geli sebuah kalung dengan logo swastika yang terbuat dari emas. Sifat Hitler berubah menjadi posesif pada Geli. Sopirnya yang bernama Emil Maurice bahkan dipecat karena dicurigai dekat dengan Geli. Jadi, Geli hanya diijinkan ke luar rumah dengan orang-orang kepercayaan Hitler.

Pada tahun 1928, Angela ditgaskan untuk mengurusi vila Berghof, sementara Hitler pindah ke apartemen di Munich dengan membawa Geli. Geli mulai merasa risih dengan sikap posesif Hitler. Setelah dua tahun berhubungan, hubungan mereka mulai memburuk. Ditambah lagi dengan hobi Hitler berjalan-jalan dengan seorang wanita bernama Eva Braun yang membuat Geli cemburu.

Kronologi Meninggalnya Geli Raubal

Kronologi Meninggalnya Geli Raubal

Geli yang merasa semakin terpenjara oleh sikap Hitler mempunyai keinginan untuk kabur ke Vienna lalu mendalami kemampuannya dalam bernyanyi. Selain itu dia juga mempunyai hubungan spesial dengan seorang pria bernama Linz. Hitler nggak merestui hubungan itu dan melarang Geli untuk pergi ke Vienna karena khawatir Geli akan semakin leluasa menjalin hubungan dengan Linz.

Hitler kemudian pergi meninggalkan Geli di apartemennya karena akan menghadiri pertemuan di Nuremberg. Tanggal 19 September 1931, Hitler dihubungi dan diminta untuk pulang ke Munich karena Geli meninggal di apartemen Hitler.

Geli ditemukan meninggal dengan pistol Walther milik Hitler di dalam genggaman tangannya dan sebuah peluru menembus paru-parunya. Usianya baru menginjak 23 pada saat itu. Di dekat jasadnya ditemukan surat yang berisikan rencana kepergiannya ke Vienna.

Polisi yang menyelidiki kematian Geli menyatakan bahwa Geli meninggal karena bunuh diri. Hitler dilanda kesedihan yang mendalam karena ditinggal Geli. Sampai-sampai dia memilih untuk menyepi ke sebuah rumah di pinggiran Tegernsee Lake tanpa menghadiri pemakaman Geli di Vienna pada 24 September.

Dia baru mengunjungi makam Geli dua hari kemudian. Hitler kemudian menyatakan bahwa Geli adalah satu-satunya wanita yang dia cintai. Kamarnya di Berghof dikosongkan sebagai bentuk kecintaannya pada saudara tirinya. Selain itu, foto Geli dipajang di kamar Hitler dan di apartemennya di Berlin.

Teori-Teori Kematian Geli Raubal

Teori-Teori Kematian Geli Raubal

Pernyataan polisi tentang penyebab kematian Geli Raubal membuat sebagian pihak merasa nggak puas. Banyak yang menganggap Geli nggak meninggal karena bunuh diri, ada juga teori lainnya. Beberapa teori kematian Geli Raubal yang beredar di antaranya:

  • Geli meninggal memang karena bunuh diri. Dia merasa frustasi dikekang oleh Hitler dan nggak diijinkan untuk pergi ke Vienna. Tuduhan nggak diijinkannya Geli pergi ke Vienna kemudian dibantah oleh Hitler tapi itu nggak dipercayai begitu saja.
  • The Munchner Post melaporkan bahwa mereka menemukan jasad Geli dengan tulang hidung yang retak. Muncul dugaan bahwa Hitler melakukan kekerasan pada Geli.
  • Geli meninggal karena Hitler nggak sengaja menembaknya. Hitler yang emosi karena mendengar keinginan Geli kehilangan kontrol dan menggunakan pistol Walther miliknya untuk membunuh.
  • Wilhelm Stocker, seorang anggota Nazi yang bertugas menjaga apartemen Hitler mengatakan bahwa ketika Hitler perg untuk keperluan partai, Geli akan mencari pria lain untuk menemaninya bahkan mempunyai hubungan gelap dengan beberapa pria. Wilhelm nggak melaporkan kejadian itu karena menyimpan rasa suka pada Geli dan Geli menjadikannya teman untuk berbagi cerita. Walaupun begitu, Geli bercerita bahwa dia nggak mau kehilangan Hitler yang mulai menunjukkan sikap nggak peduli. Jadi ada kemungkinan Geli melakukan bunuh diri karena frustasi Hitler mulai meninggalkannya.
  • Dari kesaksian Stocker, bukan nggak mungkin muncul teori bahwa Hitler mengetahui hubungan gelap Geli bersama pria lain sehingga dia merasa kecewa dan melampiaskan rasa sakitnya dengan menembak Geli.
  • Geli ditembak oleh orang suruhan Hitler. Hitler nggak senang dengan keinginan Geli sehingga menyuruh seseorang untuk mengeksekusi Geli.
  • Geli hamil oleh Hitler. Hitler yang menyatakan dirinya aseksual dan menikah dengan rakyat Jerman marah mengetahui hal tersebut. Teori ini didukung oleh pernyataan William Stuart-Houston, keponakan Hitler yang menyatakan bahwa Hitler kerap berhubungan intim dengan Geli. Hitler yang nggak mau mempunyai anak, membunuh Geli dengan pistol miliknya.

Demikian misteri kematian Geli Raubal, wanita yang dicintai Hitler. Karena terjadi di masa lalu, misteri kematian Geli Raubal beredar dengan beragam versi. Belum lagi fakta bahwa dia adalah orang dekat Hitler. Apa kamu punya informasi lain tentang misteri kematian Geli Raubal? Kalau mau ikut menambahkan, kolom komentar sudah disediakan. Simak juga kisah gadis korban kekejaman semitisme dalam artikel misteri Anne Frank.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *