Bacaterus / Misteri Laut / Misteri Flying Dutchman, Kapal Hantu yang Tak Pernah Berlabuh

Misteri Flying Dutchman, Kapal Hantu yang Tak Pernah Berlabuh

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Penggemar cerita horor pasti pernah mendengar nama “The Flying Dutchman”. Bahkan, kamu tidak perlu menyukai cerita horor untuk bisa mengetahui legenda kapal hantu tersebut. Sosok “The Flying Dutchman” pernah tampil dalam acara TV Spongebob Squarepants. Di Spongebob, “The Flying Dutchman” digambarkan sebagai sosok hantu kapten kapal dengan badan berwarna hijau.

Flying Dutchman sendiri merupakan cerita kapal hantu yang sudah tak asing lagi di telinga para pelaut. Bahkan, sejumlah awak kapal melaporkan pernah melihat penampakan kapal hantu ini di lautan lepas.

Nah, penasaran dengan semua misteri seputar Flying Dutchman? Bacaterus sudah mengumpulkan misteri-misterinya buatmu.

Sejarah The Flying Dutchman

Sejarah The Flying Dutchman

* sumber: piratemc.com

The Flying Dutchman” bukan nama sebuah kapal, melainkan ini merupakan nama dari kapten kapal. Usut punya usut, sang kapten ini bernama Bernard Fokke, tapi ada juga versi lain yang menyebutkan bahwa nama kapten kapal adalah Hedrick Van der Decken.

Singkat cerita, pada tahun 1641 Kapten Van der Decken harus berlayar dengan awal kapalnya dari Amsterdam menuju ke Pulau Jawa dan memiliki tujuan akhir di Tanjung Harapan. Ada yang mengatakan bahwa kala itu kapten meminta bantuan iblis untuk menjalankan kapalnya dengan cepat. Namun, ada juga versi yang mengatakan bahwa ketika menjalankan kapal si kapten dalam kondisi mabuk minuman keras.

Ketika kapal tersebut melewati Tanjung Harapan yang terkenal sebagai medan berbahaya, datanglah badai kencang yang membuat ombak semakin tinggi. Kapal menjadi oleng dan situasi pun kian tak terkendali.

Di tengah cuaca yang semakin buruk, para awal kapal memohon kepada sang kapten agar pelayan segera dihentikan dan menepikan kapal. Akan tetapi, justru kapten semakin marah dan mengatakan: “Aku bersumpah tidak akan menghentikan pelayan dan terus maju sampai ke tujuan, jika tidak maka aku dan awak kapalku akan terkutuk selamanya!”

Sontak badai menghantam kapal tersebut dan menenggelamkan kapal beserta seluruh isinya. ‘Sumpah’ yang diucapkan oleh Kapten Van der Decken menjadi kenyataan. Mereka semua terkutuk untuk berlayar di tujuh samudera selama-lamanya.

Awak Kapal Terserang Penyakit

Awak Kapal Terserang Penyakit

* sumber: www.ancient-origins.net

Ada sejumlah versi dari sejarah The Flying Dutchman, salah satunya adalah versi yang menceritakan bahwa kapten dan anak buah kapalnya terserang penyakit menular yang berbahaya. Akibatnya, kapal mereka tidak diijinkan untuk berlabuh di mana pun karena masyarakat takut tertular oleh penyakit tersebut.

Karena terus berlayar dalam kondisi sakit, akhirnya seluruh awak kapal tewas mengenaskan karena tidak memperoleh pengobatan yang tepat. Cerita versi ini juga cukup dipercaya selain versi yang menyebutkan bahwa kapal memang terhantam badai di Tanjung Harapan.

Penampakan Kapal Flying Dutchman

Penampakan Kapal Flying Dutchman

* sumber: Penampakan%20Kapal%20Flying%20Dutchman

Misteri The Flying Dutchman tidak berakhir begitu saja. Konon, sejak peristiwa nahas yang menimpa kapal dan awak kapalnya tersebut, bangkai kapalnya tidak pernah ditemukan. Yang ada justru muncul sejumlah laporan bahwa awak kapal lain sering melihat penampakan kapal hantu tersebut di lautan lepas.

Sebagai contoh, di tahun 1823 Kapten Oweb, HMS Leven melaporkan bahwa ia melihat kapal kosong terombang-ambing di laut. Setelah kapalnya mendekati kapal tersebut, kapal misterius itu seketika hilang.

Lain lagi dengan cerita yang dibagikan oleh awak kapal berbendera Inggris. Kejadian yang dialami pada tahun 1835 ini menyebutkan bahwa kapal Inggris tersebut sedang terjebak badai di tengah samudera. Dari kejauhan mereka melihat kapal yang diduga Flying Dutchman mendekat dan seakan hendak menabrak kapal mereka. Sebelum kedua kapal saling berbenturan, kapal hantu itu lenyap dari pandangan.

200 tahun sejak raibnya Kapal Flying Dutchman, ternyata kapal hantu ini masih meneror sejumlah kapal lain. DI tahun 1941 misalnya, sejumlah orang di Pantai Glencairn mengaku melihat kapal usang menabrak batu karang lalu terpecah belah. Namun, setelah dilakukan penyelidikan di tempat, ternyata tidak ditemukan bangkai kapal, bahkan puing-puingnya pun tidak nampak.

Masih banyak laporan lain yang menyebutkan bahwa Kapal Flying Dutchman masih kerap menebar teror di kalangan awak kapal maupun orang-orang yang beraktivitas di tepi pantai. Yang jelas, Kapal Flying Dutchman ini adalah satu dari sekian banyak kapal hantu di dunia yang paling ditakuti.

Bisa Mencelakakan Kapal Lain

Bisa Mencelakakan Kapal Lain

* sumber: allthatsinteresting.com

Desas-desus yang mengatakan bahwa Kapal Flying Dutchman dapat mencelakakan kapal lain memang benar adanya. Konon, kapal terkutuk ini bisa membuat kapal lain celaka dan menewaskan para awak kapalnya.

Diceritakan pada tahun 1881 ada tiga orang anak buah kapal HMS Bacchante termasuk King George V melihat kapal kosong yang terus berlayar menentang arus kapal mereka. Keesokan harinya, salah satu anak buah kapal ditemukan tewas dalam kondisi yang mengerikan.

Kapal Flyiung Dutchman sering terlihat oleh kapal lain. Bahkan, kapal hantu ini kerap menebar terror dengan berlayar ke arah kapal lain seperti hendak menabraknya. Alhasil, kejadian ini membuat kapal lain memutar arah untuk menghindari tabrakan. Ketika tabrakan berhasil dihindari, kapal misterius tersebut tidak terlihat lagi.

Tak hanya sekadar menebar teror ketakutan, Flying Dutchman juga pernah beberapa kali membuat kapal lain celaka hingga menabrak batu karang atau terumbu yang tersembunyi. Ketika kapal menabrak benda keras, bukan hal yang mustahil jika kapal tersebut pecah hingga menewaskan para awaknya.

Mitos untuk Melihat The Flying Dutchman

Mitos untuk Melihat The Flying Dutchman

* sumber: www.1zoom.net

Keberadaan Kapal Flying Dutchman masih menjadi misteri. Penampakan kapal hantu ini memang sudah jarang terlihat akhir-akhir ini. Akan tetapi, masih banyak orang yang bertekad ingin melihat kapal hantunya.

Menurut mitos yang beredar, jika kamu ingin melihat Kapal Flying Dutchman, kamu cukup berlayar dengan kapal di tengah badai di kawasan Tanjung Harapan (seperti ketika Kapal Flying Dutchman berlayar hingga celaka). Percaya atau tidak, kapal tersebut akan menampakkan diri di waktu badai yang menerpa lautan Tanjung Harapan.

Flying Dutchman, Kapal Terkutuk yang Tidak Pernah Berlabuh

Flying Dutchman, Kapal Terkutuk yang Tidak Pernah Berlabuh

* sumber: www.barraques.cat

Sesuai dengan sumpah yang dikatakan oleh Kapten Hedrick Van der Decken, kapal yang ditumpanginya itu akan tetap terombang-ambing di lautan. Bedanya, kapal ini bukan berlayar dalam wujud nyata, melainkan wujud astral atau tak kasat mata.

Kutukan bagi Kapal Flying Dutchman ini memang terbawa hingga akhir hayat mereka. ‘Mereka’ yang berada di dalam kapal tersebut akan terus berlabuh di tujuh samudera sampai dengan hari kiamat.

Apakah kamu percaya dengan misteri The Flying Dutchman ini? Percaya atau tidak, itu semua kembali lagi pada keyakinan diri masing-masing. Yang pasti hingga saat ini The Flying Dutchman masih menjadi legenda yang tetap seram jika diceritakan kembali.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *