Bacaterus / Misteri Karakter / Misteri Pembunuh Berdarah Dingin, Delphine Lalaurie

Misteri Pembunuh Berdarah Dingin, Delphine Lalaurie

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 November 2019

Delphine Lalaurie, wanita kaya dari keluarga terpandang ini memang cukup populer di seantero Amerika. Bukan karena prestasinya yang memukau. Namun karena kekejaman yang dilakukan pada budak yang bekerja untuknya. Apa yang dilakukan oleh wanita yang satu ini memang di luar nalar manusia normal.

Bahkan menjadi yang terburuk yang pernah ada dalam sejarah perempuan yang ada di Amerika. Meskipun kejadian memilukan yang dilakukan Delphine Lalaurie telah lama berlalu. Namun, kejadian tersebut menjadi hal yang menarik untuk dibahas.

Meskipun dari beberapa cerita mungkin membuat pembaca sedikit tidak nyaman karena ulah yang dilakukan mesin pembunuh berkedok sosialita tersebut. Bagi kamu yang penasaran dengan sosok wanita yang satu ini. Kali ini Bacaterus akan membahas misteri tentang sosialita pembunuh berdarah dingin, Delphine Lalaurie. Berikut adalah rangkumannya:

Sejarah keluarga sang sosialita keji

Sejarah keluarga sang sosialita keji (Copy)

Istilah ‘sosialita’ memang kerap diidentikkan dengan wanita yang cantik dan kaya raya. Berdasarkan hal tersebut Delphine Lalaurie memang masuk ke dalam kriteria sebagai seorang sosialita. Bernama asli Marie Delphine MacCarty, wanita berhati kejam ini lahir dari pasangan Barthelmy Louis de MacCarty dan Madam Lacompte pada tahun 1787 di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat.

Lalaurie sendiri merupakan keturunan pejuang Irlandia bernama Bartholomeuw yang sangat disegani di Perancis. Barthelmy, ayah dari Lalaurie adalah seorang tentara yang mengikuti jejak sang kakek. Ia sempat ditugaskan ke Louisiana selama perang. Sebelum akhirnya memutuskan untuk tinggal menetap bersama keluarganya di New Orleans setelah perang tersebut usai.

Namun kemudian, pada saat terjadi pemberontakan budak yang terjadi di wilayah tempat tinggalnya, orang tua Lalaurie diketahui tewas mengenaskan. Keluarga MacCarty merupakan keluarga bangsawan yang terkenal di New Orleans. Selain memiliki kekayaan yang luar biasa, beberapa anggota keluarganya pun menempati posisi penting yang ada di pemerintahan saat itu.

Salah satunya adalah sepupu Lalaurie yang menjabat sebagai Walikota New Orleans bernama Augustine de MacCarty. Kehidupan keluarga Lalaurie di wilayah tersebut memang cukup disegani oleh lingkungan sosialnya.

Lalaurie sendiri dikenal sebagai pribadi yang sopan dan anggun di mata publik. Wanita itu sering kali mengadakan jamuan pesta mewah dengan mengundang para tamu dari kalangan bangsawan dan pejabat penting.

Budak korban pembunuhan madam Lalaurie

Budak pembunuhan madam Lalaurie (Copy)

* sumber: thecarpetbagger.org

Sekilas memang tidak ada yang salah dengan sosialita kaya tersebut. Namun, berkat kejadian naas yang terjadi di mansion mewah miliknya saat jamuan pesta. Perlahan kedok wanita yang dikenal sebagai sosialita yang baik tersebut berubah menjadi sangat mengerikan. Bahkan lebih mengerikan dari apa yang bisa dibayangkan oleh orang-orang.

Bermula saat seorang budak berusia 20 tahun ditemukan tewas karena terjatuh dari balkon mansion miliknya. Ia diduga terpeleset saat menghindari hukuman yang akan diberikan Lalaurie hanya karena kesalahan kecil saat menyisir rambutnya.

Kejadian tersebut sempat menyita perhatian publik. Sehingga sepupunya yang menjabat sebagai gubernur saat itu bertandang ke rumahnya untuk memastikan kebenaran tentang kejadian tersebut. Lalaurie pun akhirnya dibawa ke pengadilan dan harus membayar denda yang tidak sepadan sebagai hukuman atas kelalaiannya karena kecelakaan tersebut.

Hingga suatu hari pada tanggal 11 April 1834, Lalaurie mengadakan pesta mewah saat sebuah kebakaran terjadi di dapur yang berada terpisah dari ruang utama tempat sosialita itu mengadakan pesta bersama para bangsawan dan pejabat.

Saat pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Mereka dikejutkan dengan penemuan para pelayan yang tewas dengan tangan terikat. Petugas pun kembali melakukan pencarian korban, hingga pada sebuah ruangan isolasi yang sulit untuk dibuka.

Para petugas berusaha memasuki ruangan tersebut melalui pintu yang berada di atas loteng. Mereka pun akhirnya dikejutkan dengan penemuan mengerikan berupa puluhan pelayan yang tewas dengan cara mengerikan.

Beberapa bahkan berbentuk cukup mengerikan hingga membuat para petugas hampir saja tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Mulai dari wanita yang tangannya diiris halus hingga mirip seperti ulat, seorang pelayan laki-laki yang kehilangan alat kelamin, potongan tubuh yang disambung membentuk binatang kepiting, mayat-mayat bergelantung yang sudah membusuk, sampai beberapa pelayan dengan mulut terjahit yang di dalamnya diisi dengan kotoran.

Selain itu mereka juga melihat seorang wanita yang meronta dalam sebuah kandang dengan kaki yang patah karena dipaksakan untuk masuk dan mayat-mayat dengan tubuh yang dikuliti. Semua korban yang jumlahnya ratusan adalah para budak yang diperkerjakan psikopat tersebut.

Mansion mewah lokasi pembantaian

Mansion mewah lokasi pembantaian (Copy)

Lalaurie diketahui telah menikah sebanyak tiga kali. Sebelum akhirnya menempati rumah tersebut setelah menikah dengan suami ketiganya. Lalaurie pertama kali menikah dengan seorang bangsawan Spanyol bernama Don Ramon Lopez Y Angulo. Ia dianugerahi seorang putri dalam pernikahan pertamanya. Suaminya sendiri diketahui meninggal dunia tahun 1804.

Kemudian, Lalaurie menikah dengan suaminya yang kedua bernama Jean Blanque yang diketahui meninggal pada tahun 1816. Setelah itu pada tahun 1825, Lalaurie kembali menikah dengan seorang dokter bernama Leonard Louis Lalaurie. Ia kemudian pindah bersama sang suami ke sebuah mansion mewah yang berada di 1140 Royal St, New Orleans, Louisiana pada tahun 1831.

Kejadian mengerikan yang terjadi di mansion Lalaurie memang cukup menghebohkan warga New Orleans. Masyarakat yang tak terima dan marah karena perbuatan psikopat wanita itu, akhirnya menyerbu kediamannya. Saat masa mulai menyerang mansion milik wanita tersadis se-Amerika itu. Lalaurie pun diketahui telah melarikan diri.

Tak ada yang mengetahui dengan pasti mengenai keberadaan Lalaurie hingga saat itu. Namun, menurut cerita yang beredar. Lalaurie kabur ke Alabama sebelum bertolak ke Paris. Delphine Lalaurie sendiri diketahui meninggal di usia 68 tahun pada tanggal  7 Desember 1842.

Rumah paling berhantu di New Orleans

Rumah paling berhantu di New Orleans (Copy)

Lalaurie House adalah mansion yang dibangun di atas lahan seluas 10 ribu kaki persegi. Memiliki enam kamar tidur dan tujuh kamar mandi. Selama bertahun-tahun rumah yang dikenal angker tersebut telah dipakai sebagai sekolah, tempat pertunjukan musik, panti asuhan, hingga menjadi bangunan apartemen.

Namun pada tahun 2007. Aktor kawanan Nicolas Cage akhirnya membeli rumah tersebut. Hanya saja pada tahun 2009, aktor tersebut kembali memasarkan mansionnya sebesar US$ 3,55 juta. Namun pada akhirnya hanya berhasil terjual seharga US$ 2,3 juta.

Konon, penduduk setempat dan orang yang pernah menempati tempat tersebut. Mereka sering  mendengar teriakan yang mampu membuat bulu kuduk merinding. Mereka juga kerap mendapat bisikan dan melihat bayangan menyeramkan dari dalam rumah.

Sehingga Lalaurie House dianggap rumah paling berhantu karena sejarah kelam yang pernah terjadi di dalamnya. Apa yang terjadi di Lalaurie House memang kerap dikaitkan dengan tindakan kejam Lalaurie pada pelayan malang tersebut.

Nah, itulah misteri sosialita pembunuh berdarah dingin, Delphine Lalaurie. Nantikan informasi tentang misteri lainnya yang akan Bacaterus rangkum untuk kamu.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *