Bacaterus / Misteri Karakter / Misteri Dan Cooper, Membajak Pesawat Lalu Hilang Tanpa Jejak

Misteri Dan Cooper, Membajak Pesawat Lalu Hilang Tanpa Jejak

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Desember 2019

Berdasarkan sejumlah penelitian, pesawat merupakan moda transportasi paling aman dibanding moda transportasi lainnya. Meski begitu, tetap saja ada beberapa kejadian yang terjadi di pesawat atau melibatkan pesawat. Dengan jumlah yang bisa dibilang sedikit, kejadian di pesawat biasanya menjadi tajuk berita di mana-mana. Salah satunya adalah misteri Dan Cooper.

Kita sering mendengar peristiwa perampokan, di jalanan, toko, bahkan bank. Dan Cooper melakukan sesuatu yang berbeda yaitu melakukan perampokan dan pembajakan pesawat. Bahkan lembaga sekelas FBI pada tahun 2016 mengaku menyerah menyelidiki kasus Dan Cooper. Seperti apa kejadian lengkapnya? Kita akan membahas lebih dalam di sini.

Kronologi Pembajakan Pesawat Oleh Dan Cooper

Misteri Dan Cooper

Di hari perayaan Thanksgiving, tepatnya 24 November 1971 seorang pria tiba di bandara Portland, Oregon. Berpenampilan rapi menggunakan jas, dasi dan kacamata hitam, dia membeli tiket penerbangan ke Washington seharga 200 USD dengan tujuan Seattle. Dia menulis nama Dan Cooper ketika membeli tiket.

Dia mendapat kursi nomor 18C di pesawat Boeing 727 dengan maskapai Northwest Orient Airlants dan nomor penerbangan 305. Waktu penerbangan adalah 30 menit untuk sampai ke tujuan. Cooper duduk di kursinya layaknya orang-orang biasa. Dia menyalakan rokok lalu memesan bourbon dan soda.

Pesawat hanya terisi 1/3 dari kapasitas penumpang. Pesawat akan meninggalkan Portland pada pukul 2:50. Dengan posisi kursi di dekat kabin, dia menyerahkan sebuah catatan pada pramugari bernama Florence Schaffner. Merasa bahwa catatan itu berisi nomor telepon atau rayuan, maka Schaffner mengabaikannya dengan memasukkannya ke dalam sakunya.

Cooper memanggil Schaffner dan berbisik bahwa Schaffner sebaiknya membuka catatan itu dan mengaku bahwa Cooper membawa sebuah bom. Schaffner kemudian mengambil catatan itu dari sakunya dan membukanya ternyata ada sebuah tulisan menggunakan huruf kapital yang menyatakan Cooper membawa bom di dalam kopernya.

Schaffner kemudian diminta untuk duduk di samping Cooper, dan menanyakan kebenaran catatan tadi. Cooper memperlihatkan isi kopernya, 8 silinder merah yang terhubung oleh 1 kabel. Cooper menutup kopernya lalu meminta tebusan sebesar 200.000 USD dalam pecahan 20 dollar, 4 buah parasut dengan ketentuan 2 parasut inti dan 2 parasut cadangan.

Dia juga meminta sebuah truk yang berisi bahan bakar pesawat untuk mengisi bahan bakar pesawat yang ditumpanginya ketika sampai di Seattle. Schaffner menyampaikan permintaan Cooper pada pilot kemudian kembali ke dekat Cooper yang sudah mengenakan kacamata hitam.

Kronologi Pembajakan Pesawat Oleh Dan Cooper

William Scott, pilot yang bertugas di pesawat menghubungi pusat pengendali bandara Seattle – Tacoma, yang kemudian menghubungi kepolisian setempat dan FBI. Penumpang lain yang berjumlah 36 orang diberitahu bahwa pesawat akan tiba terlambat di Seattle karena ada masalah teknis.

Presiden Northwest Orient, Donald Nyrop memerintahkan karyawannya untuk memenuhi keinginan Cooper dan berkoordinasi sebaik mungkin supaya nggak ada korban. Pesawat kemudian mengelilingi Puget Sound selama 2 jam. Mereka perlu memberi waktu pada kepolisian menyiapkan uang dan parasut seperti keinginan Cooper dan mencari cara untuk menyelamatkan penumpang.

Schaffner menyatakan melihat Cooper berbicara dengan seseorang bahwa dia melihat Tacoma di bawah pesawat yang ditumpanginya. Dia juga menyatakan sebuah pangkalan udara Amerika berada 20 menit dari bandara jika menggunakan kendaraan roda empat. FBI berhasil mengumpulkan 10.000 USD dalam pecahan 20 dollar dan parasut yang diambil dari sekolah militer.

Pukul 5:39 sore, pesawat mendarat di bandara Tacoma-Seattle. Cooper memerintahkan pilot untuk memarkirkan pesawat di tempat yang paling terlihat di apron dan meminta semua jendela pesawat ditutup untuk menghindari sniper.

Manajer operasional Northwest Orient daerah Seattle, Al Lee menyerahkan uang dan parasut ke pesawat dengan bantuan salah satu kru pesawat. Setelah menerima tuntutannya, Cooper memerintahkan semua penumpang untuk meninggalkan pesawat termasuk Schaffner. Selama pesawat diisi bahan bakar, Cooper menjelaskan rute pesawat yang dia inginkan yaitu ke Mexico City.

Dia meminta pesawat terbang dengan kecepatan rendah pada ketinggian 3 km. Dia meminta detil lain pada pilot agar proses kaburnya berjalan dengan baik. Sayangnya pesawatnya hanya mampu terbang sampai Nevada dan membutuhkan pengisian bahan bakar lagi. Sebuah pesawat mengikuti pesawat yang ditumpangi Cooper untuk berjaga-jaga menghindari kemungkinan terburuk.

Ketika bahan bakar pesawat sudah penuh terisi, Cooper langsung memerintahkan pesawat untuk terbang. Nggak lama kemudian Cooper menyuruh seluruh kru pesawat yang tersisa untuk masuk ke ruang kokpit. Pada pukul 20.00 kru pesawat melihat indikator menyala dan tekanan berubah sebuah tanda bahwa pintu belakang pesawat terbuka.

Saat itu sedang hujan deras. Karena khawatir akan keselamatan mereka, mereka melanjutkan perjalanan sampai tiba di Nevada pukul 22:15. Polisi langsung mengepung pesawat tapi Cooper sudah berhasil meloloskan diri bersama 2 koper berisi uang dan yang tersisa hanya 2 parasut, dasi hitam beserta penjepitnya serta puntung rokok.

Investigasi Polisi atas Hilangnya Dan Cooper

Investigasi Polisi atas Hilangnya Dan Cooper

FBI langsung turun tangan menghadapi pembajakan dan perampokan yang dilakukan Dan Cooper. Mereka langsung mencari sidik jari dan menanyai penumpang pesawat yang berinteraksi dengan Cooper di Portland, Nevada dan Seattle. Setelah mendapat keterangan, mereka membuat sketsa wajah Cooper.

Kepolisian dan FBI membuat daftar yang berisi orang-orang yang dicurigai sebagai Cooper. Ada 800 orang yang masuk dalam daftar. Pencarian kemudian diperluas dengan menyelidiki di daerah yang dilewati pesawat ketika Cooper melompat dari pesawat. Tapi nggak ada bukti apapun yang memberi tanda keberadaan Cooper.

Berselang 7 tahun setelah kejadian, seorang pemburu menemukan plakat yang berisi instruksi menurunkan pintu pesawat yang lokasinya nggak jauh dari pendaratan yang Cooper rencanakan. Lalu 2 tahun kemudian, 3 bundel uang kertas ditemukan penduduk lokal di tepi sungai Columbia.

Setelah diidentifikasi ternyata benar, uang itu adalah uang yang diambil Cooper. Polisi dan bank setempat membuat ciri tertentu agar lebih mudah menemukan Cooper dengan membuat nomor seri berhuruf L pada setiap lembar. Uang itu ditemukan 20 mil dari dari lokasi yang direncanakan oleh Cooper.

Lokasi tersebut berlawanan dengan arah angin yang membuat pendaratannya akan berakibat fatal. Seorang ahli geologi meneliti uang itu dan menyimpulkan bahwa uang itu sudah dikubur selama 3 tahun yang artinya terlalu sebentar dibandingkan dengan waktu Cooper lolos.

Investigasi Polisi atas Hilangnya Dan Cooper

Berbagai analisis dilakukan tentang cara Cooper melompat dari pesawat. Beberapa ahli berpendapat bahwa Cooper kemungkinan besar nggak akan selamat karena cuaca yang buruk serta jenis parasutnya yang mudah terbawa angin.

Lake Merwin adalah tempat dia mendarat kalau langsung menarik parasutnya tetapi kalau dia baru mengambil waktu beberapa saat sampai menarik parasutnya kemungkinan dia akan mendarat di Lewis River. Namun di mana pun dia mendarat, kecil kemungkinan untuk dia bisa selamat. Masalahnya, jasadnya nggak pernah ditemukan.

Ada banyak orang yang diduga sebagai Dan Cooper. Namun setelah diinterogasi dan dites, DNA mereka nggak ada yang sama dengan DNA Cooper yang ditemukan di dasi yang ditinggalkan dalam pesawat. Nggak ada bukti sama sekali untuk menangkap orang-orang yang diduga Cooper. Apakah dia tewas? Apakah dia selamat setelah melompat?

Misteri Dan Cooper yang membajak pesawat lalu menghilang tanpa jejak belum terselesaikan sampai saat ini. Apakah misteri ini masih ada kemungkinan akan terungkap? Kalau mau ikut menambahkan, kolom komentar sudah disediakan. Kamu bisa membagikan apa pun yang bermanfaat di sana. Simak juga artikel misteri Frederick Valentich, pilot yang hilang saat menerbangkan pesawatnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *