Bacaterus / Mitos / Misteri Coelacanth Indonesia, Punah Tapi Ditemukan Kembali

Misteri Coelacanth Indonesia, Punah Tapi Ditemukan Kembali

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 Februari 2020

Bumi yang kita tempati ini sudah ada jauh hari sebelum kita lahir. Begitu juga mahluk-mahluk yang mendiaminya, pasti banyak sekali mahluk-mahluk yang hidup di dunia ini jauh hari sebelum kita lahir. Kalau kita pergi ke museum kita bisa melihat mahluk-mahluk yang hidup di jaman dulu yang mana ukuran dan bentuknya berbeda dengan yang biasa kita lihat saat ini.

misteri coelacanth indonesia

Di antara berbagai binatang purba, yang sering luput dari perhatian adalah ikan. Kebanyakan lebih tertarik melihat jenis-jenis dinosaurus. Padahal banyak juga ikan yang hidup di jaman purba dan fosilnya dipajang di museum. Dari sekian banyak ikan yang disebut sudah punah jutaan tahun lalu, ada ikan Coelacanth yang baru saja ditemukan di Indonesia.

Fisik Coealacanth

Fisik Coealacanth

Secara etimologi, Coelacanth berasal dari dua kata bahasa Yunani yaitu coelia dan acanthos. Coelia berarti berongga dan acanthos berarti duri. Sementara dalam bahasa Latin, disebut Coelacanthus atau dalam bahasa Inggris adalah hollow spine yang berarti tulang belakang berlubang. Pengertian itu merujuk pada ikan berongga yang kemudian diberi nama coelacanth.

Coelacanth merupakan ikan yang tubuhnya dapat tumbuh sampai lebih dari dua meter dan beratnya mencapai 90 kg. Walaupun bentuk tubuhnya dari kejauhan terlihat sebagaimana ikan pada umumnya tapi coelacanth mempunyai delapan sirip, yaitu dua sirip punggung, dua sirip dada, dua sirip panggul, satu sirip di bagian anus dan satu sirip di bagian ekor.

Sirip ikan tersebut memiliki daging. Sisiknya berwarna coklat berduri dan mempunyai bintik putih. Soal masa hidup, ikan itu dapat hidup selama 60 tahun bahkan lebih. Dibandingkan dengan ikan lain, coelacanth termasuk ikan yang malas bergerak. Ikan coelacanth yang masih hidup pertama kali ditemukan oleh Kapten Hendrick Goosen dari Laut India, nggak jauh dari sungai Chalumma.

Pada 23 Desember 1938, seorang kurator museum di East London, Afrika Selatan bernama Marjorie Courtenay-Latimer menyerahkan ikan tersebut kepada ahli ikan dari Rhodes University bernama Prof. J.L.B. Smith. Sebagai penghormatan pada Courtenay-Latimer, ikan itu diberi nama Latimeria chalumnae oleh Smith sebelum dikenal dengan nama coelacanth.

Penemuan Coelacanth Indonesia

Penemuan Coelacanth Indonesia

Sejak tahun 1938, pencarian tempat tinggal coelacanth terus dilakukan. Penemuan pertama terjadi di perairan Kepulauan Komoro, sebelah barat Madagaskar. Di sana ditemukan jumlah ikan tersebut mencapai ratusan ekor dan hidup dalam kedalaman lebh dari 150 m.

Lalu itu sampai tahun 1990-an, banyak ikan-ikan sejenis yang tertangkap di perairan Mozambique, Madagaskar dan Afrika Selatan. Semua yang ditemukan memiliki kemiripan dan disimpulkan sebagai bagian dari populasi yang pernah ditemukan sebelumnya di Komoro.

Banyaknya coelacanth yang ditemukan di benua Afrika dan berasal dari populasi yang sama dengan yang ditemukan pertama kali di Komoro membuat nama jenis ikan itu ditambah menjadi coelacanth Komoro.

Di berbagai perairan Afrika terus dilakukan pencarian namun nggak menemukan hasil. Karena sulit menemukan ikan berjenis sama maka para peneliti menganggap bahwa coealacanth di benua Afrika itu yang terakhir yang masih bisa bertahan hidup.

Berselang 60 tahun setelah pertama kali coelacanth ditemukan, kabar penemuan coealcanth baru muncul lagi tapi kali ini lokasinya berada di Indonesia, tepatnya di perairan Manado Tua, Sulawesi Utara. Ikan itu tertangkap oleh jaring nelayan yang belum mengetahui jenis ikan itu adalah coelacanth, bahkan warga sekitar memberinya nama ikan raja laut karena bentuknya yang besar.

Penemuan ikan coelacanth oleh para nelayan di Sulawesi Utara sontak membangkitkan kembali rasa ingin tahu terhadap coelacanth. Untuk diteliti lebih lanjut, para nelayan mengirim ikan tersebut kepada seorang peneliti asal Amerika yang tinggal di Manado yaitu Mark Edmann.

Edmann bersama dua koleganya yaitu R.L. Caldwell dan Moh. Kasim Moosa dari LIPI kemudan menerbitkan hasil penemuan tersebut di majalah ilmiah Nature pada tahun 1998. Istilah coelacanth Indonesia pun lahir.

Penelitian Keberadaan Coelacanth Indonesia

Penelitian Keberadaan Coelacanth Indonesia

Ditemukannya coelacanth Indonesia tentu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya ikan tersebut hanya ditemukan di beberapa perairan benua Afrika yang kalau dilihat dari sisi geografi sangat jauh dari Indonesia. Sementara populasi sebuah mahluk biasanya akan berada di sebuah wilayah saja, apalagi coelacanth Indonesia dan Komoro dianggap identik.

Seorang ahli geologi dan naturalis, Alfred Russel Wallace pernah melakukan penelitian di wilayah Sulawesi yang dulu masih bernama Celebes. Dia mengatakan bahwa mengadakan eksplorasi di permukaan bumi, dapat membaca masa lampau bumi dan memperkirakan gerakan terakhirnya. Berlaku untuk di atas atau di permukaan laut.

Wallace beropini bahwa Celebes adalah salah satu bagian tertua dari Nusantara. Dia menambahkan bahwa Celebes kemungkinan besar bukan terbentuk dari pemisahan pulau-pulau seperti Sumatera, Borneo dan Jawa. Dengan umurnya yang tua, Celebes mempunyai keunikan dengan karakteristik hewan yang sama dengan Afrika, bukan India atau Australia.

Perbedaan Coelacanth Komoro dan Coelacanth Indonesia

Perbedaan Coelacanth Komoro dan Coelacanth Indonesia

Pada saat coelacanth Indonesia ditemukan, banyak ilmuwan yang mengira bahwa mahluk itu sama dengan ceoelacanth Komoro yang lebih dahulu ditemukan dan diteliti. Berdasarkan penelitian DNA-mitokondria dan isolasi populasi ternyata didapat kesimpulan bahwa dua coelacanth itu masih satu ordo tapi berbeda.

Perbedaan itu sempat membuat beberapa peneliti mengusulkan untuk memberi nama khusus pada coelacanth Indonesia yang ditemukan di Manado. Menururt Ika Rachmatika dari Pusat Penelitian Biologi Lipi, ada beberapa perbedaan coelacanth Komoro dengan coelacanth Indonesia berdasarkan karakter morfologi dan genetika.

Coelacanth Komoro berwarna kebiru-biruan dengan noda putih nggak beraturan pada sisiknya. Sementara Coelacanth Indonesia berwarna kecoklat-coklatan walaupun noda putihnya sama-sama nggak beraturan pada sisiknya.

Dari segi genetika, setelah diteliti ternyata coelacanth Komoro telah terpisah selama 1.220.000 tahun dari nenek moyangnya. Sementara coelacanth Indonesia telah terpisah selama 1.420.000 tahun. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa kedua coelacanth merupakan jenis yang berbeda tapi keduanya masih berkerabat dekat.

Ikan Coelacanth Terancam Punah

Ikan Coelacanth Terancam Punah

Ikan Coelacanth oleh para peneliti diperkirakan sudah punah sekitar 65-70 juta tahun lalu. Sementara itu kemunculannya pertama kali disebut-sebut terjadi 400 juta tahun yang lalu. Karena dianggap sudah punah, ketika coelacanth Komoro ditemukan, ikan itu dianggap sebagai ikan fosil.

Ada banyak jenis coelacanth lain yang pernah ditemukan oleh para peneliti. Namun semuanya sudah pundah dan hanya menyisakan coelacanth Indonesia dan coelacanth Komoro. Dengan jenisnya yang tinggal sedikit, keberadaannya semakin terancam punah karena potensi reproduksinya yang rendah dan penyebarannya yang terbatas.

Menurut IUCN, coelacanth Komoro masuk ke dalam kategori spesies yang terancam pundah sementara coelacanth Indonesia masuk dalam kategori rentan punah. Kita cuma bisa berharap agar spesies itu bisa terjaga kelestariannya. Menurutmu apakah ikan coelacanth Indonesia akan bertahan lama atau kembali dinyatakan punah? Ayo bagikan pendapatmu di kolom komentar, teman-teman!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

One Response

  1. ♠️♥️♦️♣️PELANGI KOIN♣️♦️♥️♠️
    Ayo Buruan Login Dan Raih Kemenangan Sebanyak Banyaknya Di PELANGIKOINASIA.COM
    Proses Depo & Withdraw Tercepat Di Seluruh Asia
    DEPOSIT MINIMAL HASIL MAKSIMAL $_$
    Untuk Kartu Ringan & Muda Menangnya …
    Buktikan Sekarang Juga Hanya Di PELANGIKOINASIA.COM

    Situs Impian Para pecinta dan peminat Taruhan Online !!!
    Hanya Dengan 1 Id bisa main 9 Games Boss!!!

    INFO STATUS BANK :
    ♠️BCA : ONLINE
    ♥️BNI : ONLINE
    ♦️BRI : ONLINE
    ♣️MANDIRI : ONLINE
    ♠️DANAMON : ONLINE

    Tunggu apalagi bos!! langsung DAFTAR diri anda di PELANGIKOINASIA.COM
    Dicoba di Kunjungi Website Kami PELANGIKOINASIA.COM
    atau bisa juga melalui live chat dan cs kami akan membantu anda 24 jam boss!!

    CONTACT US :
    ♦️WA : +62 859-3225-4259
    ♦️TELEGRAM : Pelangikoin Jenny
    ♦️LINE: Pelangikoin
    ♦️INSTAGRAM : Pelangi_koin

    Ditunggu Kehadrian Nya Bermain Boss $_$ Salam Hoki dari PELANGIKOINASIA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *