Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Buku yang Belum Terpecahkan, Codex Seraphinianus

Misteri Buku yang Belum Terpecahkan, Codex Seraphinianus

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bayangkan ketika kamu tengah melangkah menyusuri rak-rak dalam toko buku atau perpustakaan kemudian menemukan sebuah buku dengan bahasa dan gambar yang aneh. Kemungkinan besar kamu akan langsung tertarik untuk membaca buku tersebut.

Kebanyakan orang akan semakin penasaran bila disuguhkan sesuatu misterius yang tak dapat dipecahkan dengan mudah. Akan tetapi, ketika kode tersebut dapat terpecahkan kita akan merasa sangat puas.

Namun, percayakan kamu di dunia ini ada buku yang hingga detik ini belum bisa diartikan oleh siapapun? Terdengar mustahil, bukan? Tetapi tidak. Di dunia nyata ini ada beberapa buku yang memang belum bisa dipecahkan oleh siapapun, termasuk para ahli code-breaker ternama di dunia. Salah satu buku yang dimaksud adalah Codex Seraphinianus.

Hadir dalam Bentuk Ensiklopedia

Misteri codex seraphinianus_hadir dalam bentuk ensiklopedia (Copy)

* sumber: www.grapheine.com

Buku ini didesain seperti ensiklopedia yang penuh dengan ilustrasi-ilustrasi aneh dari tumbuhan, sains, permainan, adat istiadat, kendaraan, dan makhluk lainnya. Codex Seraphinianus dipublikasikan pertama kali pada tahun 1981 dalam dua volume.

Sejak kemunculannya pertama kali, buku ini sudah menarik perhatian masyarakat karena keunikan dan misteri yang dipercaya oleh orang-orang mengenai buku tersebut.

Ada yang mengatakan buku ini seolah-olah menggambarkan dunia paralel. Pasalnya, ilustrasi-ilustrasi yang dibuat dalam buku ini memadukan banyak benda serta makhluk yang ada di bumi namun dalam bentuk berbeda dan sulit diterima akal sehat.

Selain berisi gambar-gambar aneh, terdapat huruf-huruf aneh yang runtut seperti membentuk sebuah kalimat dan paragraf padu yang diyakini mendeskripsikan arti dari tiap gambar. Karakteristik ini menjadikannya persis seperti enskilopedia yang kebayakan memuat gambar dan penjelasan dari gambar.

Tetapi perlu diingat, meski memiliki banyak gambar dan tulisan buku tetap ini ditujukan untuk orang dewasa. Pasalnya, terdapat unsur-unsur seksual yang dituangkan dalam bentuk aneh dan tidak patut untuk dilihat anak-anak dibawah umur.

Sang Pengarang yang Tak Kalah Misterius

Misteri codex seraphinianus_Sang pengarang yang tak kalah misterius (Copy)

* sumber: www.youtube.com

Bila biasanya pengarang buku misterius sangat enggan menampilkan identitasnya atau hanya menggunakan nama pena, penulis buku ini yaitu Luigi Serafini, terang-terangan mengakui bahwa Codex Seraphinianus lahir dari tangannya.

Pria kelahiran Italia tahun 1949 tersebut merupakan desainer sekaligus arsitek yang penuh dengan rahasia. Koleganya mengaku bahwa Serafini tidak pernah datang ke kantor sejak pertama kali manuskrip buku buatannya ditemukan hingga akan dipublikasi.

Setiap kali ditanya mengenai arti dari Codex Seraphinianus, Serafini hanya menjawab bahwa buku tersebut merupakan ensiklopedia dari dunia imajinasi. Setelah itu, ia tidak mau bicara lebih jauh lagi. Usut punya usut, terdapat kabar burung yang mengatakan bahwa Luigi Serafini sempat berurusan dengan obat-obatan kala menciptakan karya-karyanya yang aneh.

Tapi, Serafini mengaku bahwa penggunaan obat-obatan tidak terlalu membantunya dalam mengasah kreativitas maupun menghasilkan karya-karyanya yang nyeleneh namun unik. Jadi bisa dipastikan, ketika menyusun Codex Seraphinianus, Luigi Serafini tidak berada dalam pengaruh obat-obatan.

Serafini juga konon menghabiskan waktu hingga 30 bulan untuk menyelesaikan manuskrip Codex Seraphinianus. Dan selama itu pula, ia tak hanya diam di dalam apartemennya untuk menulis dan menggambar. Namun ia juga melakukan hal-hal lain seperti bepergian keluar negeri.

Isi dari Codex Seraphinianus

* sumber: www.abebooks.it

Codex Seraphinianus hadir dalam dua volume. Buku ini berisikan tulisan yang merupakan tulisan tangan dan dilengkapi gambar ilustrasi  dengan warna-warna mencolok.

Volume pertama atau jilid pertama, berisikan tema-tema alam seperti flora dan fauna. Sementara Codex Seraphiniaus jilid 2 berisikan tentang kehidupan manusia yang disajikan dalam bentuk aneh seperti memparodikan apa yang ada kehidupan nyata. Codex Seraphinianus sendiri terdiri dari 11 bab terpisah dengan isi yang secara singkat dijabarkan sebagai berikut.

  • Bab pertama berisikan tentang ragam flora aneh.
  • Bab kedua menghadirkan gambar serta ilustrasi berbagai macam hewan seperti kuda, burung, ayam bertelur, dan ikan yang disajikan dalam  bentuk tak masuk akal.
  • Bab tiga berisikan ilustrasi dari bangunan.
  • Bab empat penuh dengan ilustrasi abstrak dari peradaban manusia yang ganjil.
  • Pada bab lima terdapat ilustrasi mesin, alat-alat, dan kendaraan aneh.
  • Bab enam menyajikan ilustrasi fisiologis dan sains dari anatomi tubuh manusia hingga gambar yang mengandung unsur seksualitas
  • Bab tujuh menyuguhkan gambar-gambar yang seolah-olah menampilkan sejarah manusia.
  • Bab delapan berisikan sistem penulisan yang diyakini sebagai codex alien.
  • Pada bab sembilan menampilan ilustrasi dari makanan dan pakaian-pakaian aneh.
  • Bab 10 berisi permainan dan kegiatan olahraga yang aneh.
  • Bab 11 berisi ilustrasi arsitektur.

Meski kita bisa mengetahui apa saja gambar yang disajikan dalam buku ini, namun tidak ada yang tahu pasti makna dan arti dari isi Codex Seraphinianus. Hanya Luigi Serafini yang dapat menjelaskan rahasia ini.

Belum Ada yang Bisa Memecahkan Isinya

Misteri codex seraphinianus_Belum ada yang bisa memecahkan isinya (Copy)

* sumber: www.juxtapoz.com

Memang hanya Luigi Serafini sang Penulis yang tahu dengan pasti apa isi dari Codex Seraphinianus. Sayangnya, meski sudah menghadiri berbagai wawancara dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari media, tidak ada yang bisa mendapatkan informasi lebih dalam mengenai buku misterius ini. Hingga akhirnya, orang-orang mulai mencoba untuk memecahkan sendiri isi dari Codex Seraphinianus.

Dimulai dari para seniman, filsuf, hingga matematikawan pernah mencoba memecahkan arti dari buku ini. Namun tidak ada satupun yang berhasil mendapatkan kesimpulan.

Kemungkinan Terinspirasi dari Naskah Voynich

Misteri codex seraphinianus_terinspirasi dari naskah voynich (Copy)

*

Konsep yang dituangkan oleh Luigi Serafini dalam buku Codex Seraphinianus disebut-sebut terinspirasi dari naskah Voynich. Naskah ini merupakan manuskrip codex bergambar yang ditulis tangan dalam sistem penulisan yang tidak diketahui.

Bahkan ada yang beranggapan sistem penulisan tersebut tidak berarti apapun. Dan, ya, naskah yang konon lahir pada tahun 1500an tersebut belum ada yang dapat memecahkannya. Meski begitu, kepopuleran naskah ini menjadikannya bahan spekulasi dan imajinasi bagi siapapun yang membacanya.

Banyak kriptografis, linguist, dan ilmuan yang sudah mencoba untuk memecahkan naskah Voynich. Bahkan Alan Touring, sang code breaker paling berpengaruh sekaligus computer scientist yang dikenal dunia juga belum bisa memecahkan kode dari naskah ini.

Bisa Saja Tak Memiliki Arti

Misteri codex seraphinianus_Tidak memiliki arti (Copy)

* sumber: www.wired.com

Sama seperti naskah Voynich, Codex Seraphinianus juga bisa jadi tidak memiliki arti apapun meski sudah dibuat dengan gambar dan huruf-huruf yang disusun dengan rapi.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh TheWorld pada salah seorang novelist Kane Faucher yang berdedikasi tinggi pada buku Codex Seraphinianus, Faucher mengatakan bahwa ia telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memecahkan Codex Seraphinianus.

Faucher bahkan mencoba menggambar matriks dari huruf-huruf yang tertulis dalam buku, hingga sampai pada kesimpulan bahwa ternyata buku misterius ini tidak memiliki arti apapun.

Alberto Manguel, yang menjadi penemu pertama manuskrip Codex Seraphinianus juga mengungkapkan persetujuan atas penyataan Faucher. Ia menambahkan bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk percaya bahwa sesuatu yang mengelilingi kita adalah bahasa yang dikodekan.

Bahwa hal-hal tersebut mencoba untuk memberitahu kita sesuatu. Kita cenderung percaya dengan apa yang ada di dunia ini, guna bertahan hidup. Sekalipun saat dunia tidak masuk akal.

Buku Misterius yang Tetap Menginspirasi

Misteri codex seraphinianus_Tetap Menginspirasi (Copy)

* sumber: www.cie-dca.com

Siapa sangka bila karya yang belum dapat dipecahkan isinya oleh siapapun, yang dianggap tidak memiliki arti apapun bagi beberapa pihak, ternyata tetap dapat menjadi inspirasi para kreator di dunia. Salah satunya adalah seorang koreografer ternama Philipe Découflé.

Découflé menjadikan Codex Seraphinianus sebagai inspirasinya membuat gerakan balet unik dalam pertunjukan trilogi berjudul Codex, Decodex, dan Tricodex. Memadukan gerakan tarian yang unik dengan kostum yang tidak biasa, ketiga pertunjukan ini sukses menghibur para penonton.

Secara keseluruhan, isi dari Codex Seraphinianus merupakan misteri yang belum terkuat oleh siapapun. Walaupun ada yang beranggapan bahwa buku ini tidak memiliki arti apa-apa.

Meskipun begitu, Luigi Serafini sang penulis pernah mengatakan bahwa ia ingin siapapun yang membaca buku ini memiliki perasaan seperti seorang balita yang mencoba membaca buku.

Para balita yang tidak mengerti arti dari buku, namun tertarik dengan keunikan dan warna-warni dari gambar serta tulisan yang tertera. Bagaimana, apakah kamu percaya bahwa Codex Seraphinianus memiliki arti tersembunyi?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *