Bacaterus / Tokoh Misteri / Misteri Carl Tanzler, Kisah Cinta Sang Teknisi Radiologi

Misteri Carl Tanzler, Kisah Cinta Sang Teknisi Radiologi

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kisah asmara yang akan dibahas kali ini memang bisa membuat kamu merinding bahkan geleng-geleng kepala. Pasalnya, kisah asmara yang satu ini memang berbeda dengan kisah asmara pada umumnya. Bahkan bisa dibilang sangat aneh dan berada di luar logika manusia normal. Bila kita sering mendengar istilah “cinta itu buta”. Maka, sepertinya hal itu pula yang telah berlaku pada pria yang satu ini.

Kisah cintanya pada seorang wanita telah membuatnya hilang akal bahkan membuatnya rela melakukan apapun untuk bisa hidup bersama perempuan yang menjadi pujaan hatinya. Benarkah apa yang dilakukan pria ini atas dasar cinta yang besar? Adakah kemungkinan lain yang membuatnya nekag untuk melakukan tindakan tersebut?

Nah, biar kamu tidak semakin penasaran dengan kisah cinta pria yang satu ini. Kali ini Bacaterus telah rangkum misteri Carl Tanzler, kisah cinta sang teknisi radiologi yang membuat gempar dunia. Berikut adalah ulasannya:

Cinta mati sang teknisi Radiologi

Cinta mati sang teknisi Radiologi (Copy)

Kisah cinta yang satu ini memang tidak seperti kisah Romeo dan Juliet atau kisah-kisah romantis yang sering kita lihat di dalam sebuah film atau drama percintaan. Kisah cinta Carl Tanzler bahkan bisa membuatmu bergidik ngeri atau bahkan ketakutan. Bukan karena sikapnya yang kejam. Akan tetapi, karena sikap romantisnya yang aneh pada mayat perempuan yang telah ia curi.

Kisah Carl Tanzler pun sempat mengguncang masyarakat Key West, Florida pada tahun 1930-an. Carl Tanzler sendiri bernama asli Count Carl Tanzler Von Cassel. Carl dan istrinya adalah imigran dari Jerman yang pindah ke Amerika Serikat.

Setelah beberapa lama tinggal di Amerika Serikat. Kehidupan keluarga Carl mulai bermasalah, hingga kemudian Istri dan anaknya memutuskan untuk meninggalkannya. Carl pun akhirnya harus menjalani kehidupannya hanya seorang diri tanpa keluarga.

Carl sendiri bekerja sebagai seorang teknisi radiologi yang bekerja di rumah sakit US Marine. Pertemuannya dengan seorang pasien perempuan bernama Elena Milagro de Hoyos kemudian menjadi awal kisah kehidupannya yang baru sekaligus menguak sisi lain dirinya yang mampu menggemparkan dunia.

Carl bertemu dengan perempuan tersebur ketika sedang menjalani perawatan di rumah sakit tempat Carl bekerja. Elena diketahui menderita penyakit tuberkulosis yang rutin menjalankan perawatan di rumah sakit tersebut. Sejak pertemuan pertamanya dengan Elena, Carl pun langsung jatuh cinta pada perempuan cantik berambut cokelat tersebut.

Carl sebenarnya sempat menyatakan cintanya pada perempuan itu dengan memberikannya sebuah perhiasaan dan pakaian yang bagus. Namun, Carl harus kecewa karena cintanya bertepuk sebelah tangan. Elena tidak membalas cinta yang diberikan Carl untuknya.

Hanya saja, karena perasaan cinta yang sangat besar terhadap Elena. Carl pun rela melakukan apapun agar dapat menarik perhatian Elena. Berbagai cara Carl lakukan untuk membantu kesembuhan sang gadis pujaan hati. Mulai dari memberikan obat-obatan terbaik sampai mencuri peralatan medis yang perempuan tersebut butuhkan selama masa pengobatan.

Meskipun berbagai cara sudah Carl lakukan untuk menyelamatkan Elena. Namun, takdir kemudian berkata lain. Karena pada tanggal 31 Oktober 1931, Elena pun pada akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Ia meninggal karena penyakit tuberkulosis yang dideritanya. Penyakit tersebut memang salah satu penyakit yang mematikan saat itu.

Pengidap Necrophilia

Pengidap Necrophilia (Copy)

Kematian Elena membuat Carl merasakan kesedihan yang mendalam. Carl pun semakin terobsesi dengan perempuan tersebut. Setelah meminta ijin pada keluarga besar Elena. Carl pun kemudian memutuskan untuk membangun sebuah makam yang cukup besar untuk gadis pujaan hatinya tersebut.

Hampir setiap hari Carl mengunjungi makam wanita pujaannya tersebut dengan membawa karangan bunga. Ia bahkan memegang kunci makam hingga membuat dirinya bebas datang kapanpun yang ia inginkan. Selama hampir dua tahun, Carl melakukan rutinitas kesehariannya dengan berkunjung pada makan Elena.

Hingga akhirnya pada tahun 1933. Carl pun melakukan aksi nekat dengan mencuri mayat Elena dan membawanya ke rumah. Carl kemudian melakukan rekontruksi jasad Elena yang mulai hancur dengan menggunakan alat-alat sederhana. Seperti lakban, lem, kawat hingga kain sutra untuk melapisi jasad wanita itu yang telah rusak.

Carl juga menggunakan disinfektan dan parfum untuk menghilangkan aroma tak sedap dari jasad Elena yang sudah menjadi mumi. Carl lantas menempatkan tubuh Elena dalam tempat tidurnya. Ketika Carl mulai bosan, ia juga terkadang menempatkan tubuh Elena di kursi. Carl bahkan sering mengajak jasad wanita yang sudah menjadi mumi itu untuk berdansa.

Perilaku menyimpang Carl tersebut memang mirip dengan sebuah penyakit kejiwaan yang disebut dengan Necrophilia. Necrophilia sendiri adalah kelainan seksual dimana seseorang memiliki hasrat seksual pada mayat.

Hanya saja, apa yang terjadi pada Carl memang tidak diketahui dengan pasti, apa dirinya seorang pengidap Necrophilia atau bukan, mengingat ia sendiri tak menjalani perawatan medis setelah kasus pencurian mayat yang menghebohkan tersebut.

Rahasia Carl Tanzler yang terbongkar

Rahasia Carl Tanzler yang terbongkar

Kehidupan Carl yang terlihat aneh membuat para tetangga merasakan adanya sesuatu yang salah. Warga mulai menaruh curiga pada pria tersebut. Kecurigaan warga memang cukup beralasan. Pasalnya warga sering melihat pria tersebut kedapatan membeli pakaian seorang wanita. Sementara warga tempat tinggalnya mengetahui bahwa Carl hidup sendiri tanpa seorang istri.

Saat salah seorang warga pun kemudian memastikan kecurigaannya dengan mengintip melalui jendela rumah Carl. Mereka pun dikejutkan saat melihat Carl berdansa dengan sesuatu yang mirip dengan boneka. Karena warga merasa ada yang aneh. Merekapun memutuskan untuk melaporkan pria tersebut kepada pihak yang berwajib.

Carl pun akhirnya mendapat laporan polisi dari warga yang bertempat tinggal di sana. Saat proses pemeriksaan oleh petugas kepolisian. Mereka pun dikejutkan dengan penemuan mumi yang diketahui sudah hampir 7 tahun menemani Carl di rumah tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pada akhirnya polisi mengetahui bahwa mumi itu adalah Elena yang telah meninggal beberapa tahun silam. Kasus Carl pun dengan cepat menyebar dan menghebohkan masyarakat Key West, Florida. Ribuan warga bahkan memadati kediaman Carl untuk melihat kondisi mumi Elena. Kasus Carl pun menjadi pemberitaan media Amerika.

Setelah pemeriksaan mayat Elena pun kemudian dimakamkan kembali di Key West Cemetary tanpa identitas untuk menjegah pencurian kembali oleh pria tersebut. Sementara Carl mendapat penahanan sementara dikepolisian untuk proses interogasi.

Karena pada saat itu belum ada undang-undang yang mengatur tentang mencurian mayat. Carl pun akhirnya dibebaskan dan kasusnya pun ditutup. Ia kemudian pindah ke Pasco County, Florida dan mulai menulis otobiografi tentang kisah kehidupannya. Kasus Carl pun menjadi kasus yang unik sekaligus menakutkan yang pernah ada.

Nah, itulah kisah Carl Tanzler, kisah cinta sang teknisi radiologi yang menakutkan. Nantikan misteri lain yang lebih seru yang akan Bacaterus bahas untuk kamu!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *