Bacaterus / Tokoh Misteri / Misteri Kematian Bruce Lee, Aktor Bela Diri Ternama Dunia

Misteri Kematian Bruce Lee, Aktor Bela Diri Ternama Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bruce Lee adalah seorang aktor laga yang terkenal pada era 90-an. Pria kelahiran 27 November 1940 di San Fransisco, Amerika Serikat ini adalah salah satu aktor laga legendaris dunia yang mempopulerkan teriakan “Waattaa” saat bertarung dengan musuh-musuhnya dalam sebuah film.

Kiprahnya di industri perfilman dunia memang telah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Kehadirannya dalam berbagai judul film selalu dinanti oleh para peenggemarnya di seluruh dunia. Meskipun sudah hampir setengah abad berlalu, gaya bertarungnya yang ikonik masih tetap dikenang oleh para penggemar yang ada di seluruh dunia.

Kisah kehidupan sang aktor yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Hong Kong ini memang menarik untuk dibahas. Seperti apa sepak terjang sang legenda yang terkenal karena aksi Khung Fu tersebut? Berikut telah Bacaterus rangkum misteri kematian sang legenda kung fu, Bruce Lee.

Murid Sang Legenda Wing Chun, Ip Man

Murid Sang Legenda Wing Chun, Ip Man

* sumber: www.thevintagenews.com

Kemampuan Bruce Lee dalam seni bela diri memang tidak bisa diragukan lagi. Setiap aksi laga yang ditampilkan olehnya selalu berhasil membuat decak kagum para penonton di seluruh dunia. Perhatikan saja aksinya saat memainkan Nunchaku, senjata yang terbuat dari dua bilah kayu yang disambung dengan rantai besi saat menghadapi lawan-lawannya dalam film.

Kelincahan sang aktor dalam memperagakan alat yang juga telah dipopulerkan olehnya ini memang sungguh mengagumkan. Namun, apakah kamu tahu bahwa dibalik kemampuannya tersebut ada sosok hebat yang ikut berperan hingga membuatnya terkenal seantero dunia?

Keahlian yang dimiliki Bruce Lee memang berkat didikan sang guru yang tak lain adalah Ip Man, master Wing Chung yang juga menjadi legenda dalam seni bela diri tersebut. Bagaimana kisah pertemuan antara Ip Man dan Bruce Lee? Berikut sejarah singkatnya;

Ip Man pertama kali tertarik dengan bela diri Wing Chun ketika usianya 11 tahun. IP Man sendiri diketahui pertama kali mengajar Wing Chun pada tahun 1917 di Foshan, China.

Pada masa invasi Jepang yaitu pada tahun 1937 sampai dengan tahun 1941. Ketika ia dan para tentara melakukan perlawanan terhadap penjajah Jepang.

Ip Man harus rela kehilangan rumah dan seluruh harta bendanya saat berperang. Hingga kemudian setelah perang selesai. Ip Man pun kemudian direkrut menjadi seorang polisi oleh salah satu partai Nasionalis.

Hanya saja, karena pada saat partai komunis China berkuasa, yaitu pada tahun 1949. Kehidupan Ip Man pun mulai terancam. Hingga ia memutuskan untuk melarikan diri ke Hong Kong. Pada saat berada di Hong Kong, Ip Man mulai membuka fasilitas latihan untuk bela diri Wing Chun.

Hingga pada tahun 1953, Bruce Lee yang pada saat itu usianya masih 13 tahun mendaftar menjadi salah satu murid dari master Wing Chun terbaik yang pernah ada. Di bawah didikan sang guru. Bruce Lee pun mulai menunjukan karir yang cemerlang saat dirinya didapuk menjadi bintang laga dalam film action berjudul the Green Hornet.

Karena ketenaran yang berhasil diraih oleh Bruce Lee. Nama Ip Man dan tempat latihannya semakin hari semakin terkenal. Hingga akhirnya ia kemudian memutuskan untuk membuka Vin Tsun Athletic Association pada tahun 1967. Hubungan antara guru dan murid ini kemudian menjadi hubungan persahabatan yang semakin erat.

Nafas Terakhir Sang Aktor Laga

Nafas Terakhir Sang Aktor Laga

* sumber: people.com

20 Juli 1973 adalah hari yang kelam bagi sejarah perfilman dunia. Sang aktor laga yang memiliki karir cemerlang di industri tersebut diketahui meninggal dunia di sebuah apartment milik aktris Taiwan, Betty Ting di 67 Beacon Hill Road, Kowloon Tong, Hong Kong setelah berdiskusi mengenai naskah film bersama sang artis dan produser film, Raymond Chow.

Bruce Lee sendiri pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh kedua partner-nya tersebut saat hendak membangunkan Lee untuk jamuan makan malam bersama aktor James Bond, Geiger Lazenby. Kejadian menyedihkan itu bermula saat Lee mengeluhkan rasa sakit pada bagian kepala setelah selesai mendiskusikan naskah film dengan kedua rekannya tersebut.

Betty yang memiliki kebiasaan mengonsumsi Equagesic, sebagai anti nyeri pun akhirnya memberinya obat tersebut dan membiarkan Lee untuk beristirahat. Namun pada pukul 19.30, saat Raymond dan Betty mencoba membangunkannya. Lee tak memberikan respon hingga akhirnya keduanya memanggil ambulance dan membawanya ke Queen Elizabeth Hospital.

Namun sayang, setelah beberapa waktu, Lee pun akhirnya dinyatakan meninggal dalam usia yang terbilang cukup muda yaitu 32 tahun. Kematian sang aktor legendaris tersebut tentu membuat publik dunia gempar. Sehingga menimbulkan rasa penasaran masyarakat mengenai penyebab meninggalnya sang bintang. Apakah inia bagian dari konspirasi? Tak ada yang mengetahui dengan pasti.

Teori Kematian Bruce Lee

Teori Kematian Bruce Lee

Kematian sang legenda memang menyisakan rasa penasaran masyarakat dunia. Berbagai teori pun mulai berembus kencang. Mulai dari isu racun sampai keterlibatan organisasi ninja dalam kematian sang aktor. Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan kematian sang aktor?

Setelah Lee dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. Jasad Lee pun kemudian di autopsi untuk mengetahui penyebab pasti dari kematiannya. Setelah melakukan autopsi, hasil yang keluar pun cukup mengejutkan. Pasalnya, selain ditemukan senyawa Equagesic, dalam tubuhnya pun ditemukan ganja.

Sementara hasil lain pun menunjukan adanya pembengkakan pada bagian otak dari ukuran normal 1400 gram menjadi 1575 gram. Seorang Cardiologist asal Hong Kong kemudian menyimpulkan bahwa kematian sang aktor diduga karena Hypersensitive terhadap Equagesic yang menyebabkan pembengkakan pada otak Lee.

Namun, ada pula teori yang menyebutkan bahwa kematian Lee disebabkan oleh Heat Stroke. Seperti yang ditulis oleh jurnalis asal Amerika bernama Matthew Polly dalam sebuah buku biografi sang aktor berjudul “Bruce Lee: A Life”.

Menurutnya hal tersebut berdasarkan riwayat sakit yang pernah dialami Bruce. Dimana pada tahun 1973, Lee sempat mengalami pingsan sebanyak dua kali saat berada di ruang panas. Ia juga mengalami kejang hingga membuatnya harus dibawa ke rumah sakit. Para dokter pun menduga bahwa otaknya mengalami pembengkakan. Menurut Polly hal tersebut sama persis seperti pada kasus Heat Stroke.

Heat stroke sendiri adalah sebuah kondisi tubuh yang mengalami peningkatan suhu lebih dari 40 derajat celsius yang bisa menyebabkan penderita merasa mual, pusing, kehilangan kesadaran, bahkan mungkin mengalami koma sampai menyebabkan kematian.

Bruce Lee sendiri pada akhirnya dimakamkan di 15th Ave E. Seattle, Amerika serikat. Makam yang sama dimana putranya, Brandon Lee telah meninggal saat umur yang sama dengan sang ayah karena kecelakaan saat proses syuting sebuah film. Kasus yang menimpa Bruce dan Brandon pun menjadi bagian dari sejarah menarik dalam dunia perfilman.

Nah, itulah misteri sang legenda Khung Fu, Bruce Lee yang berhasil Bacaterus rangkum buat kamu. Nantikan misteri lainnya yang lebih menarik yang akan kita bahas hanya untuk kamu. Simak juga artikel misteri Black Dahlia, kematian aktris Hollywood yang dimutilasi secara tragis.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *