Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Black Knight Satellite, Satelit Asing di Orbit Bumi

Misteri Black Knight Satellite, Satelit Asing di Orbit Bumi

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Keberadaan satelit memang menjadi hal yang penting bagi setiap negara. Saking pentingnya, satelit bahkan bisa memicu persoalan seperti pada kasus Black Knight Satellite pada tahun 1950. Munculnya benda asing yang mengorbit Bumi tersebut telah membuat para ilmuan yang ada di seluruh dunia bingung.

Kehadiran satelit yang satu ini memang cukup mengundang rasa penasaran banyak pihak. Berbagai spekulasi pun akhirnya berdatangan dari para ahli setelah kemunculan objek asing tersebut, mulai dari dugaan satelit spionase milik negara lain sampai teori tentang satelit makhluk luar angkasa yang sedang mengintai Bumi.

Bila kamu salah satu pecinta teori konspirasi UFO atau Unidentified Flying Object yang penasaran dengan objek yang satu ini, kamu bisa membaca bahasan singkatnya di bawah ini.

Sinyal Asing Makhluk Luar Angkasa

Satelit ASing

* sumber: pixabay.com

Teori mengenai makhluk luar angkasa memang sering dibahas, bahkan jauh sebelum peradaban modern seperti sekarang. Kamu tentu sudah pernah mendengar kisah mengenai ras alien yang bernama Annunaki yang dipercaya oleh bangsa Sumeria, Mesopotamia sebagai dewa. Kisahnya begitu populer hingga menimbulkan pro dan kontra di antara para peneliti dan sejarawan di seluruh dunia.

Meskipun demikian, hingga saat ini informasi mengenai keberadaan makhluk luar angkasa memang selalu menjadi topik yang menarik. Seperti pada kasus munculnya Black Knight Satellite yang pada awal kemunculannya dikira sebagai satelit milik mahkluk luar angkasa yang mengorbit dan mengintai bumi selama hampir puluhan ribu tahun.

Kepercayaan mengenai keberadaan makhluk luar angkasa bermula pada tahun 1899, saat seorang penemu terkenal dunia bernama Nikola Tesla sedang bereksperimen membangun radio bertegangan tinggi yang dikenal dengan Colorado Spring di laboratoriumnya. Tesla kemudian mengklaim bahwa dirinya telah menerima sinyal asing dari luar angkasa.

Hal tersebut yang kemudian menimbulkan kepercayaan masyarakat pada masa itu tentang adanya makhluk luar angkasa yang hidup di luar bumi. Setelah beberapa tahun berlalu, hal senada kemudian diungkapkan oleh seorang insinyur bernama Jorgen Hals di Oslo, Norwegia yang mengatakan bahwa dirinya menerima sinyal dan gema yang cukup misterius.

Menurutnya, sinyal tersebut diduga mirip dengan sinyal yang diterima oleh Nikola Tesla pada tahun 1899. Hal tersebut yang kemudian membuat beberapa ahli dan pengamat UFO mulai berspekulasi bahwa sinyal yang diterima oleh Tesal dan Hals tersebut berasal dari satelit yang sama yang telah dibuat oleh mahkluk luar angkasa dari salah satu bintang di rasi Bootes bernama Epsilon Bootes.

Para pengamat UFO juga mempercayai bahwa satelit tersebut telah mengorbit mengitari bulan selama hampir 13.000 tahun. Berawal dari informasi tersebut, kemudian banyak teori yang berkembang mengenai kemunculan Black Knight Satellite, mulai dari isu makhluk luar angkasa sampai persaingan dua negara super power Amerika Serikat dan Uni Soviet (Rusia).

Kemunculan Black Knight Satellite

Satelit Black Knight

* sumber: www.express.uc.uc

Kabar kemunculan Black Knight Satellite menyeruak ke tengah publik ketika dimuat oleh salah satu surat kabar di Amerika Serikat pada tahun 1954. Kala itu pensiunan angkatan udara sekaligus peneliti UFO bernama Donald Keyhoe mengatakan bahwa Angkatan Udara Amerika sempat mendekteksi kehadiran dua satelit yang mengorbit Bumi.

Padahal pada masa itu belum ada satu pun negara yang mengorbitkan satelit. Informasi yang dikemukakan pun ditanggapi skeptis oleh sebagian pihak karena menganggap itu bagian dari usaha Keyhoe untuk mengangkat isu sehubungan dengan buku yang sedang ia promosikan berkenaan dengan UFO.

Hingga pada tahun 1960, majalah TIME kemudian melaporkan bahwa Angkatan Udara Amerika Serikat telah mendeteksi kemunculan sebuah benda asing yang telah mengorbit Bumi. Hal tersebut kemudian menimbulkan spekulasi di Amerika bahwa satelit tersebut adalah satelit mata-mata milik Uni Soviet.

Kemunculan benda asing tersebut memang telah menimbulkan polemik, sehingga memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Pada tahun 1963, seorang astronot NASA bernama Gordon Cooper pun membuat kehebohan dengan mengklaim bahwa sebuah UFO telah memberikan sinyal padanya selama misi Mercury 9.

Namun, hal tersebut tak memberikan bukti bahwa itu pernah terjadi. Polemik mengenai Black Night Satellite pun masih tetap bergulir dan menjadi misteri yang belum bisa dipecahkan. Sehingga, hal itu membuat seorang penulis Skotlandia bernama Duncan Luman pada tahun 1973 kemudian menganalisa gema radio yang pernah diterima operator Jorgen Hals di Norwegia pada tahun 1928.

Ia pun kemudian mengeluarkan pendapat bahwa sinyal tersebut berasal dari satelit berusia 13.000 yang telah mengorbit Bumi. Ia juga mengatakan bahwa Black Knight Satellite berasal dari Epsilon Bootes.

Namun pernyataan itu kemudian ia tarik kembali sebagai sebuah kesalahan karena menggunakan metode tidak ilmiah dalam proses analisa. Selama hampir beberapa tahun, keberadaan Black Knight Satellite pun masih tetap menjadi misteri yang belum bisa terungkap.

Fakta Mengenai Black Knight Satellite

Fakta Satelit Black Night

* sumber: www.thinkingsidewayspodcast.com

Keberadaan Black Knight Satellite memang sering dikaitkan dengan UFO yang berasal dari makhluk asing yang tinggal di luar angkasa. Keberadaannya memang selalu mendapat sorotan dari banyak pihak.

Setelah hampir puluhan tahun menjadi misteri, pada tahun 1998 beberapa foto akhirnya berhasil diambil selama misi STS-88. Benda asing tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Black Knight Satellite.

Namun kemudian sebuah video NUA yang berjudul “Black Knight Satellite UFO Documentary-Truth Exposed” pada tahun 2015 mengklaim bahwa Black Knight Satellite tidak lebih hanya sebuah selimut termal milik NASA.

Mereka kemudian mencoba menjelaskan dengan memperlihatkan sebuah video selimut termal dalam video NASA pada misi Endeavour dengan benda yang selama bertahun-tahun menjadi misteri. Mereka kemudian menjelaskan bahwa benda yang selama ini dianggap Black Knight Satellite hanya sebuah selimut termal yang mengalami perubahan bentuk.

Hal tersebut kemudian di konfirmasi oleh pihak NASA bahwa foto-foto yang diambil pada tahun 1988 adalah benar selimut termal. Seorang jurnalis tentang luar angkasa bernama James Oberg mengatakan bahwa kemungkinan selimut termal milik NASA itu adalah termal yang hilang selama misi yang dilakukan Jerry Ross dan James Newman.

Hal tersebut pun telah dikonfirmasi dalam situs NASA yang mengatakan bahwa foto-foto yang dianggap Black Knight Satellite tersebut hanya bagian dari puing-puing luar angkasa. Hanya saja para pengamat UFO dan pencinta teori konspirasi UFO bersikeras bahwa objek misterius yang mengorbit di luar angkasa tersebut adalah satelit milik mahkluk luar angkasa yang sedang mengintai Bumi.

Kamu tentu memiliki sebuah teori tersendiri mengenai kemunculan Black Knight Satellite yang mengorbit Bumi, jika ada tulis komentar kamu di bawah, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *