Bacaterus / Misteri Dunia / Misteri Annunaki, Dewa Bangsa Sumeria yang Dianggap Alien

Misteri Annunaki, Dewa Bangsa Sumeria yang Dianggap Alien

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Teori-teori tentang keberadaan makhluk yang satu ini cukup sering kita saksikan. Mulai dari acara televisi, berita sampai sebuah film pun ramai mengangkat kisah makhluk ekstraterestrial ini. Segala hal yang menyangkut mahkluk luar angkasa memang selalu bisa menarik perhatian banyak orang, termasuk kisah Annunaki yang ada di Sumeria.

Annunaki, nama ini mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat awam. Namun, bagi para pecinta teori konspirasi tentang alien, nama tersebut sudah tentu tidak asing lagi. Menyelusuri jejak keberadaan makhluk yang satu ini memang sungguh menarik.

Selain dapat membawa kita pada cerita sejarah peradaban kuno yang ada di Mesopotamia selatan (saat ini dikenal dengan Republik Irak), kontroversi tentang eksistensi makhluk yang satu ini pun menjadi sebuah perdebatan panjang yang akan terus menjadi misteri.

Untuk menambah wawasan dan pengetahuanmu, kali ini Bacaterus akan mengulas misteri Annunaki, dewa bangsa Sumeria yang dianggap sebagai alien. Berikut adalah rangkumannya.

Annunaki Pada Masa Peradaban Kuno Mesopotamia

Annunaki Pada Masa Peradaban Kuno Mesopotamia

* sumber: www.allthatinteristing.com

Keberadaan alien memang masih menjadi sebuah tanda tanya bagi sebagian orang. Makhluk luar angkasa yang sering digambarkan berwarna hijau dan memiliki pengetahuan tinggi terhadap teknologi canggih ini memang kerap mengundang rasa penasaran bagi beberapa orang.

Salah satu yang cukup terkenal dan sering dibahas adalah Annunaki. Siapakah Annunaki sampai bisa membuat orang penasaran dan mencari tahu tentangnya?

Annunaki pada awalnya merupakan dewa dalam mitologi bangsa Sumeria yang berada di wilayah Mesopotamia, satu wilayah yang berada di antara dua sungai besar, yaitu Sungai Eufrat dan Sungai Tigris.

Mesopotamia sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno yang memiliki arti “tanah yang berada di antara sungai-sungai”. Wilayah Mesopotamia meliputi daerah Sumeria, Akkadia, Asyur dan Babilonia di masa lalu. Karena letaknya yang cukup strategis, wilayah ini menjadi daerah subur yang melahirkan banyak peradaban kuno yang maju.

Mesopotamia sendiri dikenal sebagai salah satu peradaban tertua yang ada di dunia dan menjadi awal terbentuknya peradaban yang ada di wilayah Asia Barat.

Sampai saat itu Annunaki masih dipercaya sebagai dewa oleh bangsa Sumeria. Sama halnya seperti mitologi Yunani dan mitologi yang ada di beberapa negara di dunia, di mana para dewa tersebut memiliki tatanan kemasyarakatan sendiri.

Kontroversi Annunaki dan Keberadaan Planet Nibiru

Kontroversi Annunaki

* sumber: www.annunaki.org

Kontoversi mengenai Annunaki sebenarnya bermula saat seorang penulis kelahiran Rusia-Amerika yang tinggal di Palestina, bernama Zechariah Sitchin. Ia mengemukakan teori yang cukup membuat publik heboh dalam sebuah buku yang sudah ia terbitkan di tahun 1976.

Zechariah Sitchin sendiri adalah seorang penulis yang pernah menempuh pendidikan di London School of Economics and Political Science, Universitas London. Ia pernah bekerja sebagai jurnalis sekaligus editor di Israel untuk menyelidiki sejarah bahasa di Timur Tengah dan arkeologi selama berada di sana.

Sitchin dalam pernyataannya mengatakan bahwa dirinya telah melakukan penelitian lebih jauh mengenai Enuma Elish, sebuah manuskrip kuno peninggalan bangsa Sumeria. Dalam bukunya Sitchin membuat sebuah teori yang cukup membuat gempar seisi dunia.

Hal itu membuat beberapa peneliti menyebutnya sebagai menganut Pseudoscience atau ilmu semu dan Pseudohistory atau sejarah semu. Itu karena semua teori yang dikemukakan oleh dirinya dianggap subjektif dan bertentangan dengan banyak bidang keilmuan.

Menurut Sitchin, Annunaki adalah mahkluk luar angkasa yang menjadi nenek moyang dari umat manusia. Apa yang menjadi teorinya tersebut tentu sangat bertentangan dengan konsep keagamaan yang ada di dunia. Pernyataannya tersebut menimbulkan gejolak panas terhadap teori yang dianggap radikal oleh beberapa pihak.

Sampai-sampai beberapa film yang mengangkat tema Annunaki dilarang diputar hampir di seluruh dunia. Dalam buku tersebut ia juga mengklaim bahwa Annunaki dipercaya datang dari planet Nibiru, planet ke-11 yang menurutnya berada di dalam orbit elips yang memiliki jarak terhadap matahari selama 3600 tahun cahaya.

Hal tersebut menimbulkan lagi banyak kritikan dari para ilmuan, sejarawan dan arkeolog ternama yang kemudian mempertanyakan penerjemahan manuskrip kuno yang diklaim olehnya serta pemahamannya mengenai ilmu fisika.

Perdebatan yang melibatkan para ilmuan di seluruh dunia ini memang cukup menarik. Meskipun demikian, bersikap bijak adalah hal terpenting dalam menyikapi setiap teori-teori yang ada.

Peradaban Kuno yang Dikaitkan dengan Annunaki

Peradaban Kuno yang Dikaitkan dengan Annunaki

Annunaki memang pertama kali tercatat dalam sejarah bangsa Sumeria pada 6000 tahun yang lalu. Namun, dalam perkembangan sejarahnya, keberadaan Annunaki cukup membuat kontrovesi dengan munculnya teori-teori yang dikemukakan oleh Sitchin dalam setiap karyanya.

Setelah peradaban kuno Mesopotamia runtuh. Annunaki kembali dikaitkan dengan beberapa peradaban baru setelahnya. Salah satunya yaitu peradaban Mesir Kuno. Menurut Sitchin, pembangunan Piramida yang ada di Mesir bukan dilakukan oleh orang-orang Mesir.

Hal tersebut ia kemukakan setelah informasi mengenai patung Sphinx yang dibangun 2000 tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya. Sehingga hal tersebut membuat spekulasi lain darinya mengenai campur tangan makhluk asing tersebut terhadap bangunan peninggalan peradaban kuno tersebut.

Kamu tentu memiliki pendapat yang berbeda dengan Sitchin. Bagaimana menurut kamu tentang teori yang satu ini? Tulis komentar kamu di bawah ya!

Tujuan Annunaki ke Bumi dan Ciri-Ciri Fisik Annunaki

Tujuan Annunaki ke Bumi

* sumber: www.pinterest.com

Gagasan tentang makhluk cerdas luar angkasa yang menjelajahi Bumi pertama kali diperkenalkan oleh Charles Fort dan Erick Von Daniken pada tahun 1919, yang dikenal dengan Paleocontact Theory.

Sampai saat ini teori-teori tersebut masih terus diperkenalkan oleh para penulis. Salah satu di antaranya adalah Zechariah Sitchin yang bukunya telah terjual jutaan eksemplar hampir di seluruh dunia.

Menurutnya, kedatangan Annunaki ke Bumi untuk membuat ras manusia hybrid dengan cara merekayasa DNA antara ras manusia dan Annunaki untuk dijadikan pekerja di Bumi. Oleh karena itu, Annunaki dianggap sebagai dewa oleh bangsa Sumeria. Hal tersebut lantas diriwayatkan melalui artefak-artefak kuno yang ditinggalkan manusia pada masa itu.

Bentuk fisik yang digambarkan mengenai alien yang satu ini pun cukup menghebohkan publik dengan beredarnya sebuah foto beberapa tahun lalu.

Menurut para pecinta teori Alien, penampakan Annunaki tidak terlalu menyeramkan seperti yang selalu kita sering lihat dalam sebuah film. Annunaki sendiri memiliki tinggi tubuh sekitar 3 meter, berambut pirang dengan kulit putih bersih.

Annunaki dapat dideskripsikan seperti orang Barat yang memiliki tinggi di atas rata-rata manusia pada umumnya. Secara garis besar, Annunaki memiliki kecerdasan di atas manusia. Meskipun demikian, itu bukanlah gambaran sebenarnya dari Annunaki. Karena pada kenyataannya hal tersebut masih sebuah teori dan belum terbukti kebenarannya.

Nah, itulah misteri Annunaki, dewa bagi bangsa Sumeria yang dianggap alien. Kebenaran sejatinya hanya milik Tuhan. Apa pun teorinya, mohon untuk ditanggapi dengan bijak.

Jika kamu menyukai topik yang berhubungan dengan misteri dunia, kamu bisa mendapatkan banyak informasi menarik mengenai hal tersebut di sini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *