Bacaterus / Misteri Karakter / Misteri Anneliese Michel, Korban Ritual Pengusiran Roh Jahat

Misteri Anneliese Michel, Korban Ritual Pengusiran Roh Jahat

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Oktober 2019

Bagi para pecinta film dengan tema horor, mungkin sudah tidak asing dengan film yang berjudul The Exorcism of Emily Rose yang diputar pada tahun 2005 silam. Film horor yang sempat menghiasi layar lebar ini memang menjadi film box office pada saat dirilis.

Bercerita mengenai kehidupan seorang gadis bernama Emily Rose yang mengalami kejadian aneh di luar logika. Film ini memang cukup menimbulkan rasa penasaran para penggemar film misteri. Satu hal yang menarik mengenai film produksi Hollywood ini, yaitu mengenai tokoh utama wanitanya, Emily Rose.

Kisah Emily Rose sendiri ternyata diangkat dari kisah nyata kehidupan seorang gadis berumur 23 tahun bernama Anneliese Michel yang tinggal di Klingenberg, Bavaria, Jerman.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Anneliese Michel hingga sosoknya menarik untuk diangkat ke dalam sebuah film layar lebar? Di artikel ini, Bacaterus akan membahas mengenai kehidupan Anneliese Michel yang dipenuhi dengan segudang misteri dengan ritual pengusiran roh yang dilakukan padanya, yang sanggup membuat bulu kuduk berdiri.

Kehidupan Gadis Religius yang Menyedihkan

Kehidupan Gadis Religius yang Menyedihkan

* sumber: www.horrorgalore.com

Anneliese Michel lahir tanggal 21 September 1952 di Leiblfing, Bavaria, Jerman Barat. Anneliese tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat taat dalam menjalankan ritual keagamaan gereja Katolik. Ia melalui masa kecilnya seperti Kebanyakan anak-anak biasa yang menjalankan kehidupannya yang penuh keriangan dan keceriaan.

Kehidupan Anneliese mulai berubah ketika usianya mulai beranjak 16 tahun. Ia sedang berada di sekolah ketika tubuhnya mulai mengalami kejang dan akhirnya tidak sadarkan diri. Setahun kemudian ia kembali mengalami kejadian serupa. Namun tidak hanya itu, kali ini ia kerap kali histeris dan mengalami halusinasi saat berdoa yang terkadang membuatnya susah untuk dikendalikan.

Kedua orang tuanya kemudian memutuskan membawanya ke seorang dokter di sebuah rumah sakit. Pada awalnya, ia diagnosis mengalami penyakit epilepsi yaitu penyakit akibat adanya gangguan sistem saraf pusat. Namun ternyata, ia juga di diagnosis mengalami gangguan kejiwaan hingga membuatnya harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa selama hampir satu tahun.

Kejadian Misterius yang Menimpa Anneliese

Kejadian Misterius yang Menimpa Anneliese

* sumber: www.moriareviews.com

Setelah setahun menjalani perawatan di rumah sakit jiwa Akhirnya Anneliese bisa kembali ke dalam kehidupan keluarganya dan di bawah pengawasan dokter. Ia pun mulai melanjutkan kegiatan pendidikannya yang sempat tertunda.

Tahun 1970, Anneliese lulus dari sekolah dengan meraih prestasi yang cukup baik. Namun pada tahun 1973, saat Anneliese kembali menunjukkan gejala-gejala aneh. Bahkan lebih buruk dari perilaku sebelumnya.

Ia terkadang melakukan hal-hal di luar akal sehat yang cukup membuat bingung anggota keluarganya. Mulai dari menggonggong seperti hewan, memakan lalat dan laba-laba, meminum air kencingnya sendiri, bersikap kasar bahkan berusaha melukai diri sendiri dan anggota keluarganya yang lain.

Selama bertahun-tahun ia berusaha menjalani pengobatan yang tak kunjung menunjukkan perbaikan bagi perilaku anehnya tersebut.

Mulai Dikaitkan dengan Hal-hal Mistis

Mulai Dikaitkan dengan Hal-hal Mistis

* sumber: www.thesun.co.uk

Tahun 1975, saat itu Anneliese berusia 23 tahun. Anneliese yang kerap menunjukkan perilaku aneh dan misterius, membuat kerabat yang memperhatikannya mulai menyarankan pada keluarga untuk mengadakan ritual pengusiran roh atau yang yang lebih kenal dengan sebutan exorcism.

Exorcism sendiri biasanya tidak dilakukan oleh orang sembarangan tetapi memang harus dilakukan oleh pendeta yang sudah mendapat pelatihan khusus. Untuk bisa melakukan exorcism haruslah mendapatkan ijin dari seorang uskup setempat dengan persyaratan yang sesuai dengan ketentuan kitab hukum Kanonik.

Atas ijin dari uskup Joseph Stangl, Pastor Arnold Renz dan Pendeta Ernst Alt akhirnya melakukan ritual exorcism pada Anneliese. Ritual exorcism pada gadis malang tersebut dilakukan sebanyak 67 sesi dengan waktu 4 jam pada setiap sesi.

Saat proses pengusiran roh, Anneliese sering kali menunjukkan tingkah menakutkan. Dalam beberapa sesi yang berhasil direkam dan didokumentasikan oleh sang pendeta, ia juga kerap memaki orang tuanya dengan kata-kata kotor dan selalu melakukan tindakan-tindakan di luar nalar yang bisa membahayakan nyawanya maupun orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kondisi Tubuh yang Mulai Memprihatinkan

Kondisi Tubuh yang Mulai Memprihatinkan

Pada tahun 1976, Anneliese mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan. Ia mengalami kerusakan pada beberapa bagian tubuhnya. Hal tersebut diperparah dengan keadaan fisiknya yang semakin melemah akibat menolak semua makanan dan minuman yang diberikan untuknya. Meskipun begitu, ritual pengusiran roh yang dilakukan oleh Pastor Renz dan Pendeta Alt masih tetap dilaksanakan.

Selain itu, saat proses ritual Anneliese sering sekali mengatakan sesuatu tentang kematiannya. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ia kerap kali menunjukkan sikap yang berubah-ubah yang menyatakan bahwa sosok-sosok seperti Judas Iscariot, Cain, Hitler, Nero, Fisherman dan yang paling kuat, Lucifer adalah roh-roh yang merasuk di dalam tubuhnya.

Setelah menjalani ritual pengusiran roh yang menyakitkan selama hampir satu tahun tanpa melibatkan petugas medis Anneliese akhirnya menyerah dengan kondisi tubuhnya yang semakin parah yang mengakibatkan penurunan bobot tubuh yang sangat drastis.

Di malam sebelum Anneliese meninggal, ia sempat mengatakan sesuatu pada ibunya yaitu, “Ibu, aku takut”. Kalimat itu adalah kalimat terakhir dari Anneliese sebelum ia dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 1 juli 1976.

Tindakan Hukum Atas Kematian Anneliese

Tindakan Hukum Atas Kematian Anneliese

* sumber: www.bizarrepedia.com

Setelah polisi melakukan penyelidikan atas kasus kematian gadis malang tersebut dengan melakukan autopsi pada tubuh Anneliese. Polisi menyimpulkan bahwa kematian Anneliese akibat dari malnutrisi dan dehidrasi hebat yang dialaminya.

Kedua orang tua, pastor dan pendeta dinyatakan terlibat atas kematian Anneliese dan dinyatakan bersalah karena tindakan lalai yang menyebabkan seseorang kehilangan nyawa. Mereka pun harus menerima hukuman dari pengadilan atas perbuatannya selama 3 tahun dengan masa percobaan selama 6 bulan.

Penyebab Kerasukan Anneliese Michel

Penyebab Kerasukan Anneliese Michel

* sumber: allthatsinteresting.com

Apa yang menimpa Anneliese memang masih meninggalkan misteri. Dari sumber yang belum diketahui kebenarannya. Konon, apa yang menimpa Anneliese adalah akibat dari tindakan sang ibu yang selalu mendorongnya untuk melakukan penebusan-penebusan dosa atas perbuatan buruknya, yaitu melahirkan anak perempuan dari hasil hubungan gelapnya, bernama Martha, sebelum ia lahir.

Kisah Memilukan yang Diangkat ke Layar Lebar

Kisah Memilukan yang Diangkat ke Layar Lebar

* sumber: alexandruvalentincraciun.wordpress.com

Kisah kehidupan Anneliese memang banyak mengundang rasa penasaran publik, sehingga kisahnya diangkat ke dalam dua film layar lebar yang berjudul Requiem produksi Jerman karya sutradara Hans-Christian Schmid dan The Exorcism of Emily Rose produksi Hollywood karya Scott Derrickson. Bagi yang ingin mengetahui kehidupan Anneliese, kedua film tersebut bisa menjadi rekomendasi.

Nah, itulah kisah hidup Anneliese Michel yang penuh misteri sekaligus memilukan. Setiap kejadian pasti menyimpan banyak cerita menarik. Meskipun demikian, bersikap bijak dalam menyikapi sesuatu adalah keharusan. Kunjungi artikel film bertema pengusiran roh jahat ini jika kamu ingin menonton film yang mengangkat kisah sejenis dengan yang dialami Anneliese Michel.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar