Bacaterus / Tokoh Misteri / Misteri Anak-Anak Hijau dari Woolpit, Legenda Abad ke 12

Misteri Anak-Anak Hijau dari Woolpit, Legenda Abad ke 12

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kita pasti pernah mendengar kutipan yang bilang kalau setiap tempat punya cerita. Ada beragam cerita yang dimiliki oleh sebuah tempat. Mulai dari cerita pribadi yang menjadi kenangan untuk seseorang, sampai cerita rakyat atau legenda yang menjadi misteri untuk banyak orang.

Desa Woolpit di Suffolk, Inggris punya cerita menarik. Cerita yang kemudian menjadi legenda karena misterinya. Kali ini, kita akan membahas tentang misteri anak-anak hijau dari Woolpit, legenda abad ke 12. Disebutkan kalau anak-anak itu mempunyai kulit berwarna hijau dan berbicara dengan bahasa yang asing.

misteri anak-anak hijau dari woolpit (Copy)

Sesuatu yang nggak biasa untuk kebanyakan orang, maka dari itu misteri anak-anak hijau dari Woolpit seringkali diceritakan dengan versi yang berbeda-beda. Ada yang bilang mereka berasal dari suku pedalaman yang kabur, ada juga yang bilang kalau mereka adalah alien yang tersesat di bumi. Kita akan membahas lebih dalam di sini.

Awal Mula Anak-Anak Hijau Dari Woolpit

Awal Mula Anak-Anak Hijau Dari Woolpit

Waktu itu sekitar abad ke 12, masa pemerintahan Raja Stephen. Di Woolpit, ada seorang petani yang menemukan seorang anak laki-laki dan sudara perempuannya. Mereka ditemukan di parit yang digunakan untuk menangkap serigala. Saat ditemukan, mereka terlihat seperti manusia normal kecuali warna kulitnya yang hijau.

Pakaian yang mereka kenakan juga terbuat dari bahan yang belum pernah dilihat sebelumnya. Ketika petani itu mencoba berkomunikasi, dia nggak bisa paham apa yang dikatakan anak-anak itu. Kemuda mereka dibawa dan dijamu oleh Sir Richard de Caine di daerah Wilkes.

Mereka disuguhi makanan, tapi mereka nggak mau makan. Kecuali kacang yang kebetulan dibawakan oleh warga. Selama berbulan-bulan mereka cuma makan kacang, sampai kemudian mereka mencoba makan roti dan makanan lainnya. Mereka juga belajar bahasa Inggris supaya bisa menceritakan asal-usul mereka.

Anak lelaki itu tersebut meninggal karena sakit, sebaliknya si anak perempuan tampak sehat. Malah, warna hijau di kulitnya perlahan-lahan memudar. Setelah bisa berbahasa Inggris, anak perempuan itu bercerita kalau mereka berasal dari Saint Martin. Letaknya ada di bawah tanah, nggak ada matahari dan semua penduduknya berwarna hijau seperti mereka.

Penyebab mereka bisa terdampar di Woolpit adalah karena mereka mencari ayah mereka. Dalam pencarian itu mereka masuk ke sebuah gua dan berjalan dalam gelap sampai kemudian mereka keluar dan melihat cahaya yang sangat terang.

Catatan Sejarah Anak-Anak Hijau Dari Woolpit

Catatan Sejarah Anak-Anak Hijau Dari Woolpit

Cerita di atas ditemukan dalam catatan kontemporer Chronicum Anglinacum karya Ralph, seorang kepala biara Cistercian dari Cogeshall yang meninggal tahun 1228. Lalu cerita anak-anak hijau dari Woolpit juga ditemukan dalam Historia rerum Anglicarum karya William, seorang sejarawan dan kanon Inggris di Newburgh Priority Agustinian.

Keduanya menyatakan kalau peristiwa itu terjadi antara pemerintahan Raja Stephen atau Raja Henry II. Cerita itu bertahan meski fakta kebenarannya belum diketahui. Penemuan kembali kisah itu terjadi pada abad ke 19. Sebuah buku karya Uskup Francis Godwin yang berjudul The Man in The Moone menceritakan catatan milik William.

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit

 Cerita yang sudah ada selama berabad-abad ini memancing banyak teori bermunculan dari berbagai sudut pandang. Bagaimana pun semua orang yang punya ketertarikan pasti akan pendapat sendiri ketika mendengar cerita ini. Makanya, ada banyak teori yang berkembang dari waktu ke waktu. Beberapa teori itu adalah:

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit (Copy)

1. Ada sebuah laporan yang menduga kalau anak-anak hijau itu menderita Anemia Hipokromik yang awalnya dikenal sebagai Chlorosis. Penyebabnya adalah pola makan yang buruk lalu mempengaruhi sel darah merah mereka. Itulah yang membuat kulit mereka berubah menjadi kehijauan. Banyak yang mempercayai teori ini. Salah satu hal yang menguatkan teori ini adalah, kembalinya warna kulit si anak perempuan ketika dia sudah menjalani pola makan yang sehat dan teratur.

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit2 (Copy)

2. Paul Harris berpendapat kalau anak-anak itu berasal dari Flemish. Banyak imigran dari Flemish yang tiba di Inggris Timur pada masa itu. Paul mengira kalau orang tua anak-anak itu tewas disiksa dan kemungkinan besar mereka datang dari desa Fornham St Martin. Mereka kabur lalu mengembara sampai ke Woolpit. Dengan pakaian dan bahasa Flemish, anak-anak itu akan tampak asing di mata orang-orang yang ada di Woolpit. Belum lagi kondisi mereka yang kekurangan makanan sampai membuat kulit mereka kehijauan akan membuat anak-anak itu semakin aneh.

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit3 (Copy)

3. Misteri anak-anak hijau dari Woolpit adalah cerita rakyat biasa yang ditulis di abad ke 12. Sejarawan bernama Charles Oman mengatakan kalau jalan masuk menuju dunia lain lewat gua memang cukup populer. Teori ini juga dipercaya oleh banyak orang karena nggak ada bukti spesifik tentang jejak anak-anak hijau selain catatan. Mereka berpendapat kalau anak-anak hijau cuma cerita rakyat yang menggambarkan perjumpaan fiktif dengan mahluk asing. Herbert Read, yang seorang penyair dan kritikus mengakui cerita itu adalah fantasi. Herbert menurutkan itu dalam karyanya yang berjudul English Prose Style yang terbit tahun 1931.

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit4 (Copy)

4. Duncan Lunan, seorang astronom memberikan teori dalam artikel yang diterbitkan majalah analog tahun 1996. Dia berhipotesis kalau anak-anak itu adalah mahluk dari luar bumi yang dipindahkan secara nggak sengaja ke Woolpit. Warna kulit yang hijau disebabkan oleh makanan asing yang termodifkasi secara genetik. Selain Lunan, ada juga cendekiawan Robert Burton yang berpendapat kalau anak-anak hijau dari Woolpit adalah mahluk luar bumi.

Dalam karyanya yang berjudul The Anatomy of Melancholy, Burton mengatakan kalau mungkin mereka jatuh dari langit. Karya itu terbit pada tahun 1621. Jadi, belum banyak informasi dan teknologi yang ada pada masa itu. Gagasan itulah yang diduga diambil oleh Francis Godwin, seorang sejarawan dan Uskup Hereford dalam karya fiksi spekulatifnya itu. Nggak akan perkembangan lebih lanjut karena The Man in The Moone terbit setelah dia meninggal pada tahun 1638.

Teori Tentang Misteri Anak-Anak Hijau Dari Woolpit5 (Copy)

Selain teori-teori di atas, masih banyak lagi teori yang berkembang berkaitan dengan misteri anak-anak hijau dari Woolpit. Dari mulai teori medis, teori historis, sampai teori-teori mistis. Bukan nggak mungkin kalau teori-teori serupa akan semakin beragam karena memang sampai saat ini belum ada kesimpulan mutlak tentang misteri anak-anak hijau dari Woolpit.

Hal paling bijak yang dapat kita lakukan adalah menerima cerita itu sebagai bagian dari sejarah. Malah, untuk menghargai sejarah itu, sebuah papan tanda desa dibuat dengan menggambarkan dua anak-anak hijau. Papan itu dipancangkan pada tahun 1977.

Papan itu mengartikan kalau warga sudah menerima anak-anak hijau itu sebagai bagian dari sejarah mereka. Meski belum bisa dijelaskan secara ilmiah, cerita itu telanjur menjadi bagian dari sejarah yang sudah seharusnya nggak dilupakan begitu saja.

Demikianlah misteri anak-anak hijau dari Woolpit, legenda abad ke 12. Kalau kebetulan kamu punya informasi tambahan yang berkaitan, kamu bisa ikut menambahkan di kolom komentar yang sudah disediakan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

  1. Kak tolong update misteri tentang Raymond Robin, Mad Geyser, dan Phantom barber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *