Bacaterus / Tempat Angker di Dunia / Misteri Amber Room, Ruang Berlapis Emas Milik Kaisar Rusia

Misteri Amber Room, Ruang Berlapis Emas Milik Kaisar Rusia

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Desember 2019

Kita mungkin sering melihat sebuah kubah, candi atau patung berlapis emas di tempat wisata yang ada di seluruh dunia. Sebut saja pagoda Shwedagon yang ada di Myanmar atau patung Budha yang ada di Wat Traimit, Thailand. Bahkan, di Tugu Monas yang ada di Jakarta pun memiliki hal yang serupa.

Tempat-tempat tersebut memang menarik karena memiliki cerita sejarah serta bentuknya yang unik karena berlapis emas dengan nilai yang cukup fantastis. Nah, karena kita membahas sesuatu yang berlapis emas. Salah satu ruangan ini juga terkenal tidak hanya berlapis emas tapi juga, berlian dan batu amber yang nilai totalnya bisa mencapai 500 juta dollar. Sungguh angka yang fantastis, bukan!

Nah, biar tidak menambah penasaran dengan ruangan super mahal ini. Inilah misteri Amber Room, ruang berlapis emas dan permata milik kaisar Rusia yang telah Bacaterus rangkum untuk kamu. Berikut adalah ulasannya:

Berlapis emas dan batu amber

Berlapis emas dan batu amber

Ruangan yang satu ini memang telah menjadi incaran bagi banyak orang. Selain memiliki nilai sejarah yang panjang. Ruangan yang memiliki desain interior mewah ini juga berlapis emas dan juga dihiasi oleh berlian, permata dan batuan Amber. Para sejarawan menyebutnya dengan ruangan Amber atau Amber Room. Ruangan yang menjadi misteri pada masa Perang dunia.

Yantarnaya Komnata adalah nama lain dari ruangan bersejarah milik kaisar Rusia yang sering disebut dengan Amber Room atau Ruang Amber. Ruang Amber adalah ruang bersejarah milik kekaisaran Rusia sebelum akhirnya dinyatakan menghilang saat meletusnya Perang Dunia II pada tahun 1939.

Hadiah untuk Peter Agung Rusia

Hadiah untuk Peter Agung Rusia (Copy)

Ruang Amber dibangun raja Prusia abad ke-18 pada masa kepemimpinan raja Frederick William I sebagai hadiah untuk istri keduanya bernama Sophia Charlotte. Prusia sendiri adalah kerajaan kekaisaran Jerman yang berdiri dari tahun 1701 sampai tahun 1918 dengan basis kekuatannya berada di wilayah Bradenburg.

Amber Room sendiri adalah bagian dari Charlottenburg Palace yang di desain secara apik melibatkan seniman terbaik asal Jerman bernama Andreas Schluter dan Gottfied Wolfram dari Denmark sampai pada tahun 1707. Kemudian pembangunannya dilanjutkan sampai tahun 1716 oleh Gottfied Turau dan Erns Schacht.

Suatu hari kaisar Tsar Peter The Great atau Peter Agung dari kerajaan Rusia mengunjungi kerajaan Prusia pada tahun 1716. Keindahan Amber Room membuat Peter Agung sangat mengaguminya. Kerajaan Prusia dan Rusia memang memiliki hubungan diplomatik cukup baik.

Sehingga pada akhirnya Raja Frederick pun memberikan Amber Room sebagai bentuk imbalan agar kedua kerajaan membentuk aliansi melawan Swedia. Peter Agung pun menyetujui dan membawa Amber Room ke Rusia.

Amber Room kemudian diletakan di Chaterine Palace Rusia sebagai tempat peristirahatan dan berkumpul bersama keluarga. Selama berada di Rusia, Amber Room mengalami perluasan dan hampir beberapa kali mengalami renovasi dengan menambahkan lapisan emas dan permata pada dinding dan ornamen ruangan bersejarah tersebut.

Nama Amber Room sendiri diambil karena ruangan tersebut dipenuhi dengan batuan Amber yang di koleksi oleh raja Alexander II pada abad ke-19. Konon, jumlah batuan Amber yang berada di Amber Room mencapai 6 ton lebih. Batuan Amber sendiri adalah batuan resin pohon yang menjadi fosil. Meski tak termineralisasi, batuan Amber sering digolongkan sebagai sebuah permata.

Invasi Jerman ke Rusia

Invasi Jerman ke Rusia

Meletusnya Perang Dunia II pada tahun 1939 memang menjadi mimpi buruk bagi masyarakat dunia. Pasukan Jerman di bawah Adolf Hitler hampir menguasai wilayah daratan Eropa. Ia kemudian banyak melakukan invasi ke wilayah-wilayah lain termasuk pada wilayah Rusia.

Pada tahun 1941, Jerman pun mulai menginvasi Rusia. Amber Room pun sempat dipindahkan ke Lenningrad untuk menyembunyikannya dari pasukan Jerman. Namun, usaha itu diketahui oleh Army Group North, pasukan khusus Jerman. Pada 14 Oktober 1941, Amber Room pun dibongkar oleh pasukan Jerman dengan waktu kurang dari 36 jam.

Semua harta jarahan tersebut kemudian dibawa ke Koningsberg yang berada di Prusia timur lalu disimpan di Town Castle. Hingga pada tahun 1944, saat Jerman mulai digempur habis-habisan oleh pasukan Inggris dan sekutu yang membuat Jerman akhirnya mengalami kekalahan.

Koningsberg, tempat menyimpan hasil jarahan Amber Room dari Rusia kemudian dibom oleh pasukan Royal Air Force. Sejak saat itu, Amber Room pun tak pernah diketahui lagi keberadaannya. Beberapa meyakini bahwa Amber Room telah dialihkan dan disembunyikan oleh pasukan Jerman sebelum diluluh lantahkan.

Namun, keberadaan ruangan Amber masih menjadi misteri yang belum dipecahkan. Amber Room pun hilang bagai di telan bumi seiring berakhirnya Perang Dunia II. Banyak kalangan berspekulasi tentang keberadaan Amber Room. Namun hingga saat ini belum ada yang bisa menemukannya.

Spekulasi keberadaan Amber Room

Spekulasi keberadaan Amber Room

Setelah Perang Dunia II usai, Amber Room pun menjadi perhatian para peneliti, arkeolog, sejarawan bahkan warga sipil yang ingin mengetahui keberadaan Amber Room. Sebelumnya pernah timbul spekulasi tentang keberadaan harta Amber yang di bawa Wilhelm Gustloff dalam peti-peti saat Perang Dunia II dalam sebuah kapal.

Namun dalam perjalanan di laut Baltik, kapal yang ditumpangi Gustloff hancur akibat dibom oleh pasukan Uni Soviet. Spekulasi lain pun akhirnya bermunculan mengenai keberadaan Amber Room. Amber Room ditaksir memiliki nilai yang cukup fantastis yaitu sekitar 500 juta dollar. Dengan nilai yang begitu tinggi beberapa pemburu harta bahkan menghabiskan waktu untuk menemukan Amber Room.

Seorang pemburu barang berharga bernama Helmut Gaensel mengatakan bahwa ia diminta oleh mantan perwira Schutztaffel yang meyakini bahwa Amber Room berada di pertambangan Nicolai Stollen berusia 800 tahun yang berada di perbatasan Jerman dan Republik Ceko.

Kabar tentang keberadaan Amber Room di sana juga diketahui oleh Peter Haustein dan timnya yang kemudian menjadi pesaingnya saat melakukan pencarian di sisi lain di Republik Ceko.

Sementara itu, pada tahun 1997 ada sebuah titik terang mengenai keberadaan Amber Room yang ditemukan oleh penyelidik Jerman. Setelah melakukan penyelidikan yang dilakukan Jerman di Bremen, mereka mengetahui ada satu panel Mosaik Florentine yang muncul dalam sebuah pelelangan.

Sang penjual yang merupakan anak veteran perang tentara Wehrmacht mengatakan sang ayah tak pernah menceritakan asal usul panel yang diotentikan sebagai bagian dari Amber Room. Sampai saat ini keberadaan Amber Room pun tetap misteri dan menjadi incaran banyak orang.

Tahun 1982, Rusia membangun replika ruangan Amber di Catherine Palace St, Petersburg yang ditaksir mencapai 15 juta dollar. Replika bangunan tersebut dibuat sangat mirip dengan bangunan aslinya. Mulai dari interior sampai ornamen yang menghiasi ruangan tersebut.

Nah, itulah misteri Amber Room, ruang berlapis emas dan permata milik kaisar Rusia yang hilang bagai ditelan bumi. Nantikan misteri lainnya yang akan Bacaterus bahas untuk kamu.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *